P. 1
arirmetika-sosial1

arirmetika-sosial1

|Views: 170|Likes:
Dipublikasikan oleh sicilia firaisti

More info:

Published by: sicilia firaisti on May 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2014

pdf

text

original

Standar Kompetensi : 2.

Memahami dan dapat melakukan operasi bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, himpunan serta dapat menggunakan dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar:

2.3 Menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi

Tujuan Pembelajaran siswa diharapkan dapat: 1. melakukan simulasi aritmetika sosial tentang kegiatan ekonomi sehari-hari 2. Menghitung nilai keseluruhan, nilai per unit, dan nilai sebagian 3. Menentukan besar dan presentse laba, rugi, harga jual, harga beli, rabat, netto, pajak, dan bunga tunggal dalam kegiatan ekonomi.

Apakah itu…..?
Pernahkah kalian pergi ke pasar atau swalayan???

Kegiatan yang terjadi adalah jual dan beli barang

PABRIK

Rp 4.000,00

PEDAGANG

Rp 5.000,00

PEMBELI

Harga Pembelian = Rp 4.000,00

Harga Penjualan = Rp 5.000,00

J A D I

Harga pembelian adalah harga barang dari pabrik, grosir, atau tempat lainnya Harga penjualan adalah uang yang diterima oleh pedagang dari hasil penjualan barang itu

Perdagangan

Untung HJ > HB
U = HJ - HB
Keterangan : HJ = Harga Penjualan HB = Harga Pembelian

Rugi

HJ < HB
R = HB - HJ

U = Besarnya Keuntungan R = Besarnya Kerugian

Contoh 1 :
Pak Panjul membeli sebuah televisi dengan harga Rp 250.000,00. Televisi tersebut kemudian dijual dengan harga Rp 300.000,00. Untung ataukah rugi yang dialami Pak Panjul? Berapa besarnya keuntungan / kerugian yang dialami Pak Panjul ?

Penyelesaian :

Diketahui : harga pembelian = Rp 250.000,00 harga penjualan = Rp 300.000,00 Ditanya : 1. untung ataukah rugi 2. besarnya keuntungan / kerugian Jawab : HJ = Rp 250.000,00 dan HB = Rp 300.000,00 Karena HJ > HB, maka mengalami untung Besarnya keuntungan : U = HJ – HB = Rp 300.000,00 – Rp 250.000,00 = Rp 50.000,00 Jadi Pak Panjul mengalami untung dan besarnya keuntungan adalah Rp 50.000,00

Contoh 2 :
Pak Ali membeli 25 Kg jeruk dengan harga seluruhnya Rp 125.000,00. Pak Ali menjual jeruk itu dengan harga rata-rata Rp 4.500,00 per Kg. Untung ataukah rugi yang dialami Pak Ali? Berapa besarnya keuntungan / kerugian yang dialami Pak Ali ?

Penyelesaian :

Diketahui : harga pembelian 25 Kg jeruk = Rp 125.000,00 harga penjualan = Rp 4.500,00 per Kg Ditanya : 1. untung ataukah rugi 2. besarnya keuntungan / kerugian Jawab : HB = Rp 125.000,00 HJ = 25 x Rp 4.500,00 = Rp 112.500,00 Maka HJ < HB, sehingga mengalami rugi Besarnya kerugian : R = HB – HJ = Rp 125.000,00 – Rp 112.500,00 = Rp 12.500,00 Jadi Pak Ali mengalami kerugian dan besarnya kerugian adalah Rp 9.000,00

Selanjutnya…..
Berapa prosentase keuntungan / Kerugian?

untung Prosentase Untung   100 % harga pembelian

rugi Prosentase Rugi   100 % harga pembelian

Analog Contoh 1 :
Diketahui : harga pembelian = Rp 250.000,00 harga penjualan = Rp 300.000,00 untung = Rp 50.000,00 Ditanya Jawab : Prosentase keuntungan…? :

Prosentasekeuntungan 

untung  100% harga pembelian Rp50.000,00   100% Rp250.000,00  20%

Jadi prosentase keuntungan Pak Panjul adalah 20%

Analog Contoh 2 :
Diketahui : harga pembelian = Rp 135.000,00 harga penjualan = Rp 126.000,00 rugi = Rp 9.000,00 Ditanya Jawab : Prosentase kerugian…? :

Prosentasekerugian 

rugi  100% harga pembelian Rp12.500,00   100% Rp125.000,00  10%

Jadi prosentase kerugian Pak Ali adalah 10%

Soal :
1. Diketahui harga pembelian selusin bolpoin Rp 27.500,00 , kemudian dijual dengan harga Rp 3.000,00 per buah. Berapakah besar prosentase keuntungan atau kerugiannya? 2. Pak Didi membeli 5 peti apel yang setiap petinya berisi 15 Kg apel dengan harga setiap peti Rp 75.000,00. Kemudian dijual dengan harga rata-rata Rp 4.500,00 per Kg. Berapa prosentase keuntungan atau kerugian Pak Didi? 3. Koperasi sekolah membeli 4 pak buku tulis yang setiap paknya berisi 10 buah buku dengan harga Rp 12.000,00 setiap pak. Kemudian 30 buah buku tersebut dijual dengan harga Rp 1.500,00 per buah dan sisanya dijual Rp 1.000,00 per buah. Untung ataukah rugi koperasi tersebut dan berapa rupiah keuntungan atau kerugiannya?

Apakah pengertiannya?
Perhatikan gambar berikut…!!!!

Rabat atau lebih dikenal dengan istilah diskon adalah potongan harga

Contoh 3 : Harga sebuah tas adalah Rp 90.000,00. Karena ada obral besar, setiap pembeli mendapat diskon 25%. Berapa pembeli harus membayar untuk sebuah tas tersebut?

Penyelesaian :
Diketahui : harga sebuah tas Rp 90.000,00 diskon 25% Ditanya : berapa pembeli harus membayar sebuah tas tersebut
Jawab : harga kotor sebuah tas Rp 90.000,00 diskon 25 % 25 diskon   Rp90.000,00 100 1   Rp90.000,00 4  Rp22.500,00 Jadi untuk sebuah tas pembeli harus membayar Rp 90.000,00 – Rp 22.500,00 = Rp 67.500,00

Harga bersih = harga kotor - diskon

Soal :
1. Ardian membeli sebuah radio yang harganya Rp 350.000,00. Karena membayar dengan kontan toko elektronik tersebut memberikan diskon 5%. Berapakah Ardian harus membayar untuk sebuah radio tersebut? 2. Heru membeli sebuah pakaian, dan di pakaian tersebut Rp 135.000,00. Berapa persenkah diskon yang diterima Heru? 3. Untuk pembelian sebuah TV akan mendapatkan diskon 20%. Teguh membeli TV tersebut dan dia harus membayar Rp 800.000,00. Berapakah harga TV tersebut sebelum mendapat diskon? tertera harganya Rp 150.000,00. Setelah di kasir ternyata Heru harus membayar

Pernahkah kalian melihat pemandangan seperti gambar berikut???

Apakah maksudnya?

Contoh 4 :
Sebuah karung berisi beras dengan berat beras 100 Kg dan berat karung 0,25 Kg.

Ini Berarti
Netto atau berat beras = 100 Kg Tara atau berat karung = 0,25 Kg Bruto atau berat beras + berat Karung = 100,25 Kg

Kesimpulan :
Netto atau berat bersih yaitu berat kotor dikurangi berat tempat Tara atau berat tempat yaitu berat kotor dikurangi berat bersih Bruto atau berat kotor yaitu berat bersih ditambah berat tempat

Contoh 5 :
1. Seorang pedagang membeli 1 karung kacang kedelai dengan berat seluruhnya 90,5 Kg, dan tara 0,5 Kg. Berapa rupiah yang harus dibayar oleh pedagang itu jika harga 1 Kg kacang kedelai Rp 5.000,00? Diketahui : 1 karung kacang kedelai dengan bruto 90,5 Kg dan tara 0,5 Kg Harga kacang kedelai Rp 5.000,00 / Kg Ditanya : berapa rupiah yang harus dibayar oleh pedagang itu ? Jawab : Netto = bruto – tara = 90,5 Kg – 0,5 Kg = 90 Kg Jumlah yang harus dibayarkan = netto x harga per Kg = 90 Kg x Rp 5.000,00 = Rp 450.000,00 Jadi yang harus dibayar pedagang itu adalah Rp 450.000,00

Penyelesaian :

Contoh 6 :
Seorang pedagang membeli 5 karung beras dengan bruto masing-masing 72 Kg dan tara 1%. Berapa rupiah pedagang itu harus membayar jika harga setiap Kg beras Rp 4.000,00?

Penyelesaian :

Diketahui : 5 karung beras dengan bruto masing-masing 80 Kg dan tara 1% Harga beras Rp 4.000,00 / Kg Ditanya : berapa rupiah yang harus dibayar oleh pedagang itu ? Jawab : berat bruto = 5 x 80 Kg = 400 Kg tara = 1% x 400 Kg = 4 Kg Netto = bruto – tara = 400 Kg – 4 Kg = 396 Kg Jumlah yang harus dibayarkan = netto x harga per Kg = 396 Kg x Rp 4.000,00 = Rp 1.584.000,00 Jadi yang harus dibayar pedagang itu adalah Rp 1.594.000,00

Soal :
1. Pak Niman membeli 2 peti jeruk dengan berat masing-masing 25 Kg dan harga Rp 4.000,00 per Kg. Jika tara = 8%, berapa rupiah Pak Niman harus membayar? 2. Seorang pedagang membeli 4 karung kacang tanah dengan berat masingmasing 50 Kg dan harga Rp 5.600,00 per Kg. Jika besar tara = 4%, berapa rupiah pedagang itu harus membayar? 3. Pak Dedi membeli 1 kotak Apel dengan berat seluruhnya 29,2 Kg dan dengan harga Rp 7.500,00 per Kg. Jika Pak Dedi harus membayar Rp 206.250,00. Berapakah tara nya?

Pernahkah kalian menabung di bank……??

Apa yang kita dapat jika kita menabung di bank????

Catatan :
Bunga tabungan biasanya dihitung dalam persen yang berlaku untuk jangka waktu 1 tahun. Bunga 15 % per tahun artinya tabungan akan mendapat bunga 15 % jika telah disimpan di bank selama 1 tahun.

Yang harus diingat…..!!!!!
1. Bunga 1 tahun  persen bunga  modal n 2. Bunga n bulan   persen bunga  modal 12 n   bunga 1 tahun 12 3. Persen bunga selalu dinyatakan untuk 1 tahun, kecuali ada keterangan lain pada soal

Contoh 7 :
Dika memiliki tabungan di Bank sebesar Rp 200.000,00 dengan bunga 18 % per tahun. Hitunglah jumlah uang Dika setelah 6 bulan!

Penyelesaian :
Diketahui : modal = Rp 200.000,00 bunga = 18 % Ditanya : jumalh tabungan Dika setelah 6 bulan? Jawab : 18
Bunga 1 tahun 

 Rp200.000,00 100  Rp 36.000,00 6 Bunga 6 bulan   bunga 1 tahun 12 1   Rp 36.000,00 2  Rp 18.000,00

Jadi jumlah uang Dika setelah disimpan selama 6 bulan menjadi: Rp 200.000,00 + Rp 18.000,00 = Rp 218.000,00

Soal :
1. Bela mempunyai uang sebanyak Rp 600.000,00 dan disimpan di suatu bank dengan bunga 15% per tahun. Karena ada suatu

keperluan Bela mengambil seluruh uangnya setelah 4 bulan. Berapa
uang yang diambil bela? 2. Tias menyimpan uang di bank dengan bunga 15 % per tahun. Jika setelah 3 bulan dia menerima bunga sebesar Rp 9.000,00 , berapakah besar uang simpanan Tias? 3. Lucky meyimpan uangnya di bank sebesar Rp 750.000,00. Setelah 1 tahun dia mengambil seluruh uangnya dan jumlah uangnya menjadi Rp 900.000,00. Berapa persen bunga yang diterima Lucky per tahun nya?

Pajak merupakan suatu kewajiban dari warga negara untuk menyerahkan sebagian kekayaan kepada negara menurut peraturanperaturan yang ditetapkan olek pemerintah, tetapi tanpa mendapat jasa balik dari negara secara langsung.

P  Pajak Pertambahan Nilai  Mengakibatkan harga P bayar menjadi N bertambah  PPh = persen PPh x harga barang

JENIS PAJAK

P P h

 Pajak Penghasilan  Mengakibatkan penerimaan menjadi berkurang  PPh = persen PPh x penghasilan 1 tahun

Contoh 8 :
Aldi membeli sebuah pesawat radio dengan harga Rp 180.000,00 dan dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10%. Berapa rupiah Aldi harus membayar pesawat radio tersebut?

Penyelesaian :
Diketahui : Harga sebuah radio = Rp 180.000,00 PPN = 10 % Ditanya : Berapa Aldi harus membayar? Jawab : Besar PPN  10%  Rp 180.000,00 10   Rp 180.000,00 100  Rp 18.000,00 Jadi untuk sebuah radio Aldi harus membayar : Rp 180.000,00 + Rp 18.000,00 = Rp 198.000,00

Soal :
1. Desti mendapat penghasilan sebesar Rp 900.000,00. Jika besar pajak penghasilan (PPh) 15 %, maka besar penghasilan Desti

adalah….
2. Budi membeli sebuah TV dengan harga Rp 1.650.000,00 dan dikenakan Pajak Pertambahn Nilai (PPN) sebesar 10 %. Berapakah Budi harus membayar?

Good Luck……!!!!

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->