Mutasi DNA

Dio Vaszdly Pramana

. Proses ini sangat penting dalam tubuh dan memiliki tingkat akuratsi yang tinggi. Kode Genetik) → Struktur & karakteristik.PENDAHULUAN Biologi molekuler (DNA. RNA. Proses –Proses yang Melibatkan DNA : • Replikasi (Duplikasi) → Mutasi • Transkripsi (Sintesis DNA) • Translasi (Penerjemahan RNA). Namun tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan selama proses-proses ini terjadi .

atau kesalahan dalam proses perbaikan DNA yang rusak →Fenotip Baru • Mutasi pada dasarnya tidak dapat dihindari.DEFINISI MUTASI • Mutatus yang memiliki arti Perubahan • Mutasi adalah perubahan permanen struktur DNA (Deoxyribonucleid Acid) akibat adanya kerusakan DNA. Sehingga Sel memiliki kemampuan memperbaiki diri (namun tetap memiliki potensi mutasi) . kesalahan dalam proses Replikasi.

Vinil klorida. • Faktor Kimia. etilmetana sulfat. metil nitro urea. agen mutagenik dari faktor fisika umumnya berupa radiasi. safrol. dimetil nitrosamin. Senyawa – senyawa kimia penyebab mutasi • Langsung : Propiolaktan. dan lain sebagainya. • Tidak Langsung Benzo (a) piren. • Faktor biologi Virus dan Bakteri . sinar gamma. sinar kosmis. 2naftilamin. sinar-X. dimetil sulfat. partikel Beta. mustard nitrogen. radiasi tersebut dapat berasal dari sinar UV.Faktor dan Penyebab Mutasi • Faktor fisika.

KLASIFIKASI • Berdasarkan faktor penyebabnya mutasi dibagi menjadi mutasi (Spontan dan Diinduksi) • Mutasi berdasarkan sel yang mengalami perubahan struktur DNA dibagi menjadi (Somtik dan Genom) • Mutasi berdasarkan jumlah materi genetik yang mengalami perubahan struktur di bagi menjadi (Point Mutastion dan Kromosom Mutation) .

KERUSAKAN MUTASI • . Deaminasi merupakan proses hilangnya gugus amina (NH2) secara spontan dari basa DNA. • Akibatnya perubahan ini akan menjadi mutagenik karena efeknya U akan menjadi berpasangan dengan A .

KERUSAKAN MUTASI • Depurinisasi merupakan proses hilangnya • gugus purin (A dan G) dari DNA .

• Akibatnya hasil dari replikasi ini terdapat 2 hasil produk replikasi yang berbeda satu hasil normal dan satu lagi hasil yang lebih panjang. Kesalahan saat replikasi yang terjadi yaitu terjadinya perpanjangan gen akibat adanya perbanyakan kodon CAG (Glutamin) • Perpanjangan ini diakibatkan oleh terselipnya fragmen yang terjadi saat replikasi. . • Jumlah kodon yang terulang (kodon glutamin) berjumlah 36-82 kali sehingga glutamin yang akan diekspresikan akan menjadi sangat banyak. Pada manusia normal glutamat berjumlah 6-31.KERUSAKAN MUTASI • Kesalahan proses replikasi.

A. yaitu kesalahan pasangan satu bsa diantara 4 basa (T. . G.KERUSAKAN DNA • Mismatch. C) yang dapat terjadi pada proses replikasi . atau dapat juga disebabkan karena induksi bahan mutagen.

yaitu merupakan cincincyclobutane primidine dimmers (dimerase/perlekatan 2 basa timin tetangga) akibat sinar UV.• Dimer pirimidin. Cincin ini memberikan efek menghentikan sintesis RNA dan proses replikasi. .

Alkilasi atau metilasi DNA yaitu gugus metil (berasal dari S-adenosil-metionin) yang berikatan dengan O6 milik guanin . Akibat dari ikatan metil (CH3) dengan guanin ini maka guanin menjadi kehilangan satu ikatan hidrogen .

Contohnya GAG yang berubah menjadi GAA jika diekspresikan tetap menjadi Glutamin. Silent mutation. yaitu terjadi perubahan satu asam amino.) • b. perubahan struktur DNA menjadi lebih pendek dari ukuran normalnya Contohnya penyakit Duchenne Muscular Dystrophy (kelemahan otot kaki) yang disebabkan kerusakan protein dystrophin. Akibat buruk dari mutasi ini adalah tingkat fungsionalnya biasanya menurun. jika perubahan asam amino tersebut berubah menjadi asam amino yang tidak sejenis (GAG → GUG menyebabkan anemia sel sabit. Nonsense mutation.AKIBAT MUTASI Akibat point mutation • a. • c.. yaitu terjadi perubahan satu basa nitrogen namun tidak merubah ekspresi basa nitrogen tersebut. . missense mutation.

. • e.• d. Contohnya mutasi pada seldarah putih (CD195) yang diakibatkan oleh virus HIV membuat sel darah putih tidak mampu mendeteksi infeksi. akibatnya karena penurunan enzim tersebut terjadi mudahnya keracunan walaupun pada dosis yang umum. Freameshift mtation.akibat dari mutasi ini terjadi perubahan total asam amino termasuk munculnya kodon stop. Contohnya perubahan basa pada tiopurin S – metiltransferase basa alanin (G238 ) berubah menjadi prolin (C3) . mutasi yang perubahan struktur DNAnya mengakibatkan penurunan aktifitasnya. leaky mutation.

terjadi penambahan fragmen DNA dari satu kromosom satu ke kromosom yang lain Akibat mutasi yang disebutkan di atas.Akibat mutasi kromosom. • c. • b. Translokasi. • a. terjadi kesalahan dalam peletakan DNA saat penyambungan untai DNA yang putus. terjadi kesalahan penyambungan sehingga terjadi pertukaran tempat antar kromosom. Delesi. . inversi. • d. Insersi. mutasi kromosom menyebabkan kekacauan susunan DNA sehingga informasi yang dibawa DNA menjadi berubah. terjadi kehilangan fragmen DNA untai ganda dalam kromosom.

Mutasi juga dimanfaatkan dalam pemberantasan hama.. Mutasi yang menghambat kerja enzim dimanfaatkan untuk mencegah pembusukan makanan seperti pengawet yang mencegah buah. sayur . dan daging menjadi busuk. dan kentang sehingga waktu penyimpanan dan pemasaran dapat diperpanjang.MANFAAT MUTASI • Mutasi pada bidang pertanian (menyempurnakan hasil panen dan mempercepat • • • • • masa panen). wortel. Radioterapi . Mutasi pada juga digunakan untuk mencegah pertunasan pada hasil pertanian seperti bawang. yaitu radiasi yang digunakan untuk mematikan sel kanker. . Mutasi dapat melemahkan bibit penyakit sehingga mutasi bisa dimanfaatkan untuk melemahkan bibit penyakit sehingga berperan sebagai radiovaksin.

DAMPAK MUTASI • Mutasi dapat menyebabkan kemandulan dengan menekan jumlah sel sperma sehingga sel sperma tidak dapat bergabung dengan sel ovum untuk menjadi gamet. menurunya fungsi sel. jaringan. pertumbuhan yang tidak terkontrol. Mutasi menyebabkan munculnya sel kanker yang berakibat rusaknya • c. Mutasi menimbulkan kecacatan permanen yang akan menurunkan produktivitas manusia. • b. . dan lain sebagainya.

• Lindungi sumber radiasi dengan meletakan badan penyerap di sekitar sumber radiasi.MENGHINDARI DAMPAK MUTASI • Jika sangat terpaksa melakukan penyinaran contohnya foto rontgen maka lakukan penyinaran sesingkat mungkin. • Jika terdapat sumber radiasi. . Jika terpaksa mendekat gunakan alat-alat penlindung seperti pakaian khusus dan masker. usahakan sejauh mungkin.

DETEKSI MUTAGEN • Bruce Ames pada 1970 mengembangkan metode tes Ames bersama grupnya di Universitas California. Berkeley • memanfaatkan koloni Sallmonela typhimurium his dalam media tanpa histidin • Jika ditemukan koloni revertan yang tumbuh (Sallmonela typhimurium his yang tumbuh akibat diinduksi bahan yang dicurigair) lebih banyak dibandingkan pada media kontrol maka bahan tersebut dinyatakan positif merupakan bahan mutagen .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful