Menara telekomunikasi bersama jadi standar nasional

Lukman Hutagalung, Direktur Standarisasi Ditjen Postel Depkominfo, mengatakan “pemerintah pusat berencana mewajibkan seluruh pemprov untuk menerbitkan ketentuan mengenai pemanfaatan menara bersama. "Saat ini kami tengah menggarap masalah teknis pelaksanaannya termasuk pembiayaan, permodalan, dan unsur daya ancar frekuensi radio untuk setiap operator," ujarnya. Menurut Lukman, petunjuk pelaksanan mengenai pemanfaatan menara bersama tersebut rencananya akan ditetapkan dalam sebuah keputusan Menkominfo sekitar dua bulan mendatang. Dia menyatakan penyusunan standar teknis menara telekomunikasi bersama terebut merupakan wewenang dari Ditjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi dan Ditjen Postel. Penyusunan tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi pegeluaran investasi dan aspek keindahan tata ruang kota, keamanan, dan kesehatan. Meski belum ditetapkan sebagai peraturan yang mengikat, sejumlah pemprov seperti DKI Jakarta dan Otorita Batam te Lah mulai mengimplementasikan pemanfaatan menara bersama. Pemprov di dua lokasi itu ingin semua menara baru dibangun mengunakan konsep menara bersama. Bahkan, mereka juga meminta operator untuk menggunakan menara lama (existing) sebagai menara bersama. Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan pemutihan terhadap menara lama yang belum berizin. Menurut Pemprov DKI, saat ini terdapat 300 unit menara telekomunikasi yang tidak memiliki izin. Pemprov DKI juga sempat mengancam akan merobohkan menara telekomunikasi tak berizin untuk kemudian dibangun menara bersama.Dikelola operator. Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Rudiantara mengatakan pembangunan menara bersama sudah dilakukan sejak lama oleh operator yang tergabung dalam ATSI. "Pasar telekomunikasi saat ini tenghah menuju ke pasar yang memiliki daya beli rendah sehingga untuk menyeimbangkan margin perlu pengurangan investasi da- lam pembangunan infrastruktur," ujarnya kepada Bisnis, kemarin. Daya beli rendah ditandai dengan nilai pendapatan rata-rata per pelanggan atau average revenue per user (ARPU) yang makin rendah dari tahun ke tatun. Rudi menilai eksekusi pemanfaatan menara bersama sebaiknya diserahkan kepada operator dengan tujuan murni bisnis karena desain satu operator dengan lainnya tidak sama. "Bisnis pemanfaatan menara bersama bisa dalam bentuk barter, sewa, atau lainnya tergantung

belum lama ini.kesepakatan." ujar Sekjen Aspimtel Indra Gunawan.co." tuturnya.000 unit di seluruh Indonesia. (arifpitoyo@bisnis. Sementara pada 2010 bisa mencapai 43. Asosiasi pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (Aspimtel) memperkirakan tatun ini menara pemakaian bersama akan mencapai 2.id) Sumber :Bisnis Indonesia . Asosiasi yang mewadahi kontraktor pembangunan dan penyewaan menara telekomunikasi.000 unit dengan investasi setiap menara mencapai Rp 1.5 miliar sedangkan biaya sewanya berkisar Rp 10 juta hingga Rp 15 juta per operator. sehingga tidak memungkinkan bila hanya menyediakan untuk tiga operator. "Satu menara umumnya bisa dipakai oleh tiga operator kecuali terdapat kebutuhan yang mendesak dan besar.

potongan. Gambar konstruksi 3. Izin Mendirikan Bangunan bangunan gedung. jika menara telekomunikasi yang dimohon berada di kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara 9. apabila menara telekomunikasi yang dimohon didirikan di atas bangunan gedung 12. Rekomendasi tim survey didasarkan pada Keputusan Bupati tentang Persebaran Menara dan ketentuan lain yang berhubungan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan tata ruang wilayah 2.Izin Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi Dasar Hukum 1. Membayar Retribusi Izin Gangguan (HO) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undagan yang berlaku . meliputi  Peta lokasi  Peta situasi  Denah bangunan 1:100  Tampak. Gambar teknis. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk menara telekomunikasi pemancar radio dan televisi lokal yang berada di atas lahan lebih besar atau sama dengan 1 (satu) hektar 11. Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 55 Tahun 2008 tentang Pembangunan dan Penataan Menara Telekomunikasi di Kabupaten Karanganyar Objek Setiap badan usaha yang bergerak di bidang usaha pertelekomunikasian baik yang berbadan hukum maupun bukan badan hukum yang berada di Kabupaten Karanganyar Subjek Setiap orang atau badan hukum yang memiliki usaha menara telekomunikasi Persyaratan 1. Perhitungan dan hasil penyelidikan tanah (sondir) yang disahkan oleh laboratorium terakreditasi 4. Surat rekomendasi dari Komandan Pangkalan Udara Adi Sumarmo. Bukti kepemilikan tanah dan atau perjanjian sewa menyewa 6.5 (satu koma lima) kali tinggi menara dan diketahui oleh kepala kelurahan/desa dan camat setempat 13. rencana pondasi 1:100  Perhitungan struktur/konstruksi  Uji penyelidikan tanah  Grounding (penangkal petir) 8. Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) dari instansi yang berwenang 10. Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB) dari dinas pekerjaan umum dan lalu lintas angkutan jalan 7. Surat persetujuan dari warga di sekitar lokasi menara telekomunikasi dalam radius 1. Surat kuasa yang sah dari perusahaan apabila diurus oleh pihak lain 5. Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 5 Tahun 2008 2. Kajian teknis dari Konsultan Konstruksi Bangunan.

000.000.000.000.000.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara diatas 92 meter : Rp 275.000.000.000.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara 42 – 52 meter : Rp 800.000.000.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara diatas 92 meter : Rp 110.000.500.00 per lima tahun  Ketinggian menara 62 – 72 meter : Rp 150. Membayar Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan harga satuan bangunan dan gedung menara telekomunikasi yang ditetapkan oleh dinas/instansi terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku 15.000.000.00 per lima tahun Retribusi Izin Penyelenggara Menara Telekomunikasi Non Operator Selular  Ketinggian menara dibawah 42 meter : Rp 600.00 per lima tahun  Ketinggian menara 42 – 52 meter : Rp 40.000.000. Membayar pajak reklame (papan nama perusahaan) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku 16.00 per lima tahun  Ketinggian menara 52 – 62 meter : Rp 1.00 per lima tahun  Ketinggian menara diatas 92 meter : Rp 2.00 per lima tahun  Ketinggian menara 52 – 62 meter : Rp 125.000.000.500.500.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara 82 – 92 meter : Rp 100.00 per lima tahun  Ketinggian menara 72 – 82 meter : Rp 1.000.000.200.00 per lima tahun  Ketinggian menara 72 – 82 meter : Rp 187.000.000.000.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara 82 – 92 meter : Rp 2.000.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara 42 – 52 meter : Rp 100.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara 62 – 72 meter : Rp 1.00 per lima tahun  Ketinggian menara 62 – 72 meter : Rp 60.000.00 per lima tahun Retribusi Izin Penyelenggara Menara Telekomunikasi Tunggal  Ketinggian menara dibawah 42 meter : Rp 75.00 per lima tahun  Ketinggian menara 52 – 62 meter : Rp 50.000.000.00 per lima tahun Balik nama izin dan perpanjangan izin dikenakan tarif retribusi sebesar 50% (lima puluh persen) dari pengenaan retribus    Waktu Penyelesaian Jangka waktu penyelesaian izin adalah 12 (dua belas) hari kerja sejak berkas dan persyaratan lengkap diterima Masa Berlaku Izin Masa berlaku izin 5 (lima) tahun dan wajib daftar ulang .00 per lima tahun  Ketinggian menara 72 – 82 meter : Rp 75.14.000.00 per lima tahun  Ketinggian menara 82 – 92 meter : Rp 250. Surat pernyataan bersedia membongkar atas biaya sendiri apabila menara sudah tidak difungsikan lagi di kemudian hari Rincian Biaya Retribusi  Retribusi Izin Penyelenggara Menara Telekomunikasi Bersama  Ketinggian menara dibawah 42 meter : Rp 30.000.000.

Pembiayaan menara telekomunikasi Asosiasi Pengembang Menara Telekomunikasi (Aspimtel) memperkirakan harga sewa menara telekomunikasi pada tahun ini meningkat 10% karena kenaikan harga bahan baku baja lokal sebesar 15%. saat ini komponen baja merupakan bahan utama pembangunan menara yang berkontribusi hingga 50%. Permintaan menara baru setiap tahun mencapai 6. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aspimtel. China mengeluarkan kebijakan dalam industri strategis. supaya terjadi titik temu soal harga sewa. Peter Simanjuntak mengungkapkan. meski Krakatau Steel juga memimpin di pasar ekspor. Harga sewa menara akan kembali naik jika harga baja terus meningkat. Durasi sewa operator biasanya 8 tahun-10 tahun. dengan masa perpanjangan hingga 5 tahun. dari segi persaingan dengan China tetap kalah. Krakatau berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih pada kebijakan baja nasional. tekanan produk baja dari luar negeri cukup besar. bagaimana baja khusus untuk menara menara (tower) telekomunikasi (BTS). tetap lebih baik dibandingkan Jepang dan Korea yang hanya menguasai pangsa pasar dalam negeri di negaranya masing-masing sebesar 35%. anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). penyewa utama menara telekomunikasi adalah operator telekomunikasi. Irvan memberi contoh. Rabu (27/2). sampai pabrikasi di sini tinggal distel. Mengapa? Sebab. "Baja tower (China itu). Perusahaan menara. Untuk itu. lanjut Peter. Naiknya harga baja lokal sebesar 15% akan mempengaruhi pembangunan menara telekomunikasi terutama di daerah baru Meningkatnya harga baja lokal. menurut Peter akan berpengaruh kepada belanja modal dan biaya operasional perusahaan-perusahaan menara.” paparnya di Jakarta. Saat ini. kata Irvan. harga pabrikasinya lebih murah dibanding bahan baku.Direktur Marketing Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim menuturkan. Namun. tetapi juga didorong kenaikan tarif listrik sebesar 15% dan upah minimum provinsi (UMP) di beberapa daerah. Sementara itu. diharapkan melakukan negosiasi dengan operator telekomunikasi yang menjadi penyewa menaranya.” ujarnya. misal dari China. pangsa pasar KS sampai 2014 di kisaran 65 %. “Kenaikan harga sewa menara tidak hanya disebabkan kenaikan harga baja.000 unit dan 60% dari permintaan tersebut didorong dari kebutuhan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Sementara permintaan menara dari operator code division multiple access (CDMA) cenderung stagnan. itu harganya bisa lebih murah . Saat ini. “Kenaikan harga sewa merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

Tentunya. karena kita baru ekspansi 2014. Dengan adanya program pembangunan infrastruktur tersebut." kata dia. kuncinya untuk memenangkan pertarungan di sisi ekspor. Untuk tahun ini (2013). Namun demikian. "Dahulu pernah biji besi diolah di Krakatau Steel (KS) namun KS belum berhasil menjadi barang jadi." katanya. pangsa pasar KS di Indonesia masih sebesar 65%. Safiun mengatakan bahwa 100% bahan baku baja adalah impor. Irvan menambahkan. kami memprediksi akan tumbuh sekitar 20% lantaran pembangunan yang semakin banyak dan juga program MP3EI pemerintah turut mendorong penggunaan besi baja. harus banyak diungkapkan masalah kebijakan ini dan banyaknya komitmen perdagangan bebas. Senin (18/2). dari sisi penguasaan pasar. Pasalnya produsen lokal tidak mampu memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia untuk dijadikan bahan baku besi baja. hingga sekarang KS belum mampu memprdoksi besi dari mineral. PT Krakatau Steel Tbk (KS) optimis bisa menjadi raja baja di tingkat nasional. permintaan besi semakin meningkat. Maka dari itu. Pangsa pasar ini tidak bergerak dibandingkan tahun ini. Andalkan Impor Pembangunan infrastruktur menjadi pendorong utama dalam penggunaan besi terlebih dengan adanya program Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). tahun depan. Krakatau jauh lebih baik dibanding perusahaan baja milik negara seperti di Jepang dan Korea. Justru." ujarnya. Perusahaan baja nasional. "65% itu sampai 2014. "Realisasi konsumsi besi baja Indonesia 2012 telah mencapai 9 juta ton. Bahkan.dari bahan baku." kata Irvan. karena ada kebijakan yang mendukung. KS hanya memanfaatkan besi-besi tua untuk didaur ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali. Direktur Marketing Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim menuturkan. di kala permintaan semakin meningkat. Hal ini seperti dikemukakan Ketua Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (Aplindo) Achmad Safiun ketika ditemui seusai press conference Pameran Indometal 2013 di Jakarta. Bagaimana mungkin? Itu kan. . tidak satupun produsen lokal bahan baku besi bisa memasoknya. kata dia. Namun.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful