Anda di halaman 1dari 6

PENYELIA ADALAH ORANG PENTING DALAM PENANGANAN KELUHAN INTERNAL PERUSAHAAN

PENDAHULUAN Pengaduan karyawan yang berbentuk keluhan adalah penting harus

memperoleh perhatian langsung dan penanganan yang penuh keterampilan, karena apabila tidak segera diselesaikan merupakan proses awal masalah hubungan perburuhan.

Pertanyaannya,

siapakah

yang

pertama

kali

bertanggungjawab

untuk

menyelesaikan keluhan? Adalah seorang penyelia (supervisor) sebagai garis depan pertama sebagai wakil perusahaannya di tempat kerja.

Manajemen modern amat menyadari peranan penting yang dimainkan oleh para penyelia didalam melaksanakan penyelesaian permasalahan setiap harinya, karena permasalahan atau keluhan tidak akan pernah berhenti selama perusahaan melakukan aktivitasnya.

Apabila perusahaan memiliki serikat buruh, maka seorang penyelia dapat secara langsung melakukan komunikasi efektif dengan perwakilan buruh tersebut untuk menghasilkan solusi yang saling menguntungkan. Surabaya, September 2007 Disajikan oleh,

ISHAQ JAYABRATA KATAGORI KELUHAN

Bermacam-macam perselisihan yang dapat menimbulkan keluhan, namun kebanyakan keluhanyang terjadi di suatu perusahaan dapat digolongkan atau dikatagorikan sebagai berikut :

1. Disiplin. Mungkin merupakan jenis keluhan yang paling sering terjadi di perusahaan yang dapat disebabkan seperti, terlambat hadir, tidak melaksanakan perintah, dan lainnya.

2. Pemecatan Penghentian pekerjaan merupakan sumber keluhan yang terus menerus, karena apabila dilihat dari aspek karir maka pemecatan tersebut adalah hukuman mati sehingga buruh tidak lagi bisa berada di perusahaan.

3. Penggolongan pekerjaan Kadang kebijakan yang dibuat oleh manajemen tentang penggolongan suatu pekerjaan tidak banyak dipahami oleh para buruh, sehingga terjadi beda tafsir mana yang pekerjaan berat dan mana pekerjaan dapat dianggap ringan.

4. Lembur Pembagian uang lembur merupakan penyebab terjadinya keluhan, terutama dikarenakan pilih kasih atau karena alasan diskriminatif lain sehingga karyawan tidak mengapatkan uang lembur yang adil.

5. Senioritas Keluhan juga akan terjadi manakala perusahaan mengambil kebijakan yang menyangkut promosi atau kenaikan posisi pada jabatan, yaitu serorang buruh semua merasa mampu dalam menjalankan tugasnya.

6. Penugasan kerja Banyak keluhan merupakan hasil tuntutan karyawan, yaitu bahwa mereka tidak diperlakukan secara adil dalam penugasan atas berbagai pekerjaan, sehingga terjadi perdebatan dengan penyelia.

PROSEDUR PENANGANAN KELUHAN

Walaupun dengan kewenangannya seorang Penyelia pada akhirnya siap untuk memutuskan apa yang harus dilakukan, ternyata kenyataannya masih harus membuat keputusan pertimbangan, hal ini mengingat selalu ada perbedaan pendapat atas keputusan yang telah dilakukan oleh penyelia. Oleh kaena itu

seorang penyelia memerlukan petunjuk atau prosedur dalam menangani keluhannya yaitu :

1. Rumuskanlah keluhannya 2. Jadilah pendengan yang baik saat menerima keluhan. 3. Selidikilah dengan hati-hati apabila memerlukan investigasi 4. Pahamilah maksud ketentuan yang tercantum dalam kontrak kerja dengan buruh 5. Berlakulah adil 6. Periharalah catatan-catatan keluhan yang ada dengan baik 7. Usahakan supaya atasan mendapatkan dengan segera informasi keluhannya. 8. Lindungilah hak-hak dari manajemen 9. Carilah nasehat dalam mengambil keputusan atas ketentuan hubungan kerjasama dengan buruh 10. Selesaikan keluhan dengan segera 11. Jangan mencoba menyembunyikan kesalahan 12. Pertimbangkan akibat-akibat jangka pendek maupun jangka panjang 13. Hindarkanlah praktek penipuan 14. Terimalah tanggungjawab kepemimpinan sebagai penyelia

Ada kalanya seorang penyelia dalam penyelesaikan keluhan harus berhadapan dengan buruh yang bersangkutan atau bertatap muka, sehingga untuk

menghasilkan keputusan yang baik yang saling menguntungkan antara para pihak diperlukan teknik penyelesaian sebagai berikut :

TETAP TENANG & SENYUM GUNAKAN NAMANYA SAAT KOMUNIKASI BERSIKAP PROFESIONAL MENDENGARKAN DENGAN BAIK & SIMPATIK HINDARI HAL-HAL YANG BERSIFAT KASAR JANGAN BERDEBAT JANGAN MEMOTONG PEMBICARAAN JANGAN MENUNJUKKAN EMOSI JANGAN SOK TAU AMBIL TANGGUNGJAWAB JANGAN MENGKRITIK KAWAN SEKERJA KITA BERTANYA UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI YANG BENAR MOHON MAAF JIKA MEMANG BERSALAH

IJ