P. 1
Presentari Tranparansi Dan Pelayanan Publik (Wabup Aceh Barat)

Presentari Tranparansi Dan Pelayanan Publik (Wabup Aceh Barat)

|Views: 454|Likes:
Dipublikasikan oleh R. Khairil Adi S.Hut

More info:

Published by: R. Khairil Adi S.Hut on Apr 09, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2011

pdf

text

original

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik dan Pencegahan Korupsi Melalui Partisipasi dan Pengawasan Masyarakat di Kabupaten Aceh Barat

Oleh: Fuadri, S.Si. Wakil Bupati Aceh Barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Makalah Ini Disampaikan Pada Konferensi Nasional “ Keterlibatan Masyarakat Warga dan Tata Pemerintahan Yang Partisipatif: Tantangan dan Peluang untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Daerah” Jakarta 6-8 Mei 2008, USAID-LGSP

Posisi Geografis Kabupaten Aceh Barat

Meulaboh , Aceh Barat

Aceh Pemerintahan:
  

Kabupate n Aceh Barat Kerusakan Tsunami :

Penduduk hilang : 15.276 jiwa, Rumah Rusak : 14.229 Unit, sudah dibangun : 9.935, sedang berlangsung : 4108,

 

Jumlah Penduduk 174.415 Jiwa Jumlah 47.081 Kepala Keluarga 12 Kecamatan (4 Kecamatan wilayah dilanda Tsunami)  Kec. Johan Pahlawan : 17 Gampong/Kelurahan,  Kec. Meureubo : 16 Gampong/Desa  Kec. Samatiga : 16 Gampong/Desa,  Kec. Arongan Lambalek : 13 Gampong/Desa. 321 Gampong Jumlah PNS : 4113 yang terdiri Guru 2.064, Medis 659, ADM/Non Guru dan Medis 1.390,

POTENSI

Pertambangan
        

Minyak dan Gas (perkiran 87.040 Km2) Minyak (perkiraan 1.712 MMPBL) Gas (perkiraan 4.29 TCF) Batu Bara (1.820.000.000 ton) Andesit (2.081.945.000 ton) Limestone (35.138.651.000 ton) Clay (1.217.740.000 ton) Marble (336.160.000 ton) Sandstone (26.000.000 ton)

Perkebunan
Kepala Sawit (15.404 ha)  Karet (20.721 Ha)  Kelapa (2.334 ha)  Tanah cadangan untuk perkebunan Sawit (12.987) Perikanan

Sangat potenasila khusus di wilayah Barat Selatan

PERMASALAHAN DAN KOMITMEN
MASALAH  47 Kantor Desa dan 4 Kantor Kecamatan lumpuh karena stunami dan 205 kantor desa dan 5 kantor kecamatan tidak berfungsi karena konflik.  Kepercayaan masyarakat kurang (Kantor Bupati, DPRK dibakar)  Pelayanan Administrasi menyebar dan tidak standar.  Disfungsi kinerja aparatur, terutama di level gampong dan kecamatan.  TIdak ada akses infromasi dan aspirasi kurang.  Kurangnya tranparansi penyelenggaraan pemerintahan
KOMITMEN  Mengfungsikan pusat – pusat pelayanan yang berorientasi rakyat dengan melibatkan masyarakat  Menumbuhkan kepercayaan masyarakat  Pelayanan terpadu, mudah dan tranparan  Restrukturisasi pemerintahan desa (Kepala Desa dan Tuha Peut Gampong)  Membukan akses infromasi dan saluran aspirasi.  Melakukan pencegahan KKN.  Membentuk Tim Penguatan Transparansi Anggaran.  Penguatan terhadap kinerja Bawasda.

Mengfungsikan pusat – pusat pelayanan yang berorientasi rakyat dengan melibatkan masyarakat

Mengfungsikan Keuchik dan aparatur gampong.
  

Pemilihan keucik Pemilihan Tuha Peut. Membangun atau Mengfungsi Kantor Desa dan Kantor Camat serta Mukim

 

Mengeluarkan standar pelayanan untuk level kecamatan dan desa Restrukturisasi kelembagaan, Qanun Kecamatan,Mukim dan desa. Dana Gampong mencapai ………… Membuka KPTSP

Perbaikan Pelayanan di Kantor Kecamatan dan Kelurahan
Monev Kerjasama

Kebijakan

Survey Kepuasan

Kontrak Pelayanan

Workshop

Perbaikan Pelayanan Satu Pintu Kecamatan & Kelurahan

• Waktu 1-5 hari & biaya tidak ada petunjuk yg jelas, bisa 3 – 4 kali lipat • Pungli dianggap hal yang wajar • Melalui banyak seksi di kantor kecamatan • Pelayanan yang tidak memuaskan

SETELAH :
  

 

Waktu, biaya jelas & pasti Dijamin tidak ada pungli Seluruh ijin diproses bersamaan, selesai di satu tempat, kecuali beberapa rekomendasi yang harus dibawa ke kabupaten Mudah, cepat, transparan, nyaman Masyarakat sudah lebih senang dalam mengurus administrasi

Perbaikan Pelayanan
 

Monev

Kerjasama

Kebijakan

Survey Kepuasan

 

 

Kontrak Pelayanan

Workshop

Menumbuhkan budaya kerja aparatur dalam pelayanan Membuka KPTSP dan layanan loket di kecamatan dan kelurahan. Akan diterbitkan Ranqanun tentang partisipasi masyarakat dalam pelayanan publik. Monitoring dan evaluasi Mendekatkan pelayanan publik di desa dan tempat ramai melalui mobil UP3SK Melimpahkan kewenangan Membubarkan Badan Permusywaratan (Tuha Peut) Masyarakat di Desa yang direkruit secara tidak fair. Tranparansi anggaran.

Proses Pembentukan KPTSP Kabupaten Aceh Barat
IZIN
800 700 600 500 400 300 200 100 0 NOV '07 DES '07 J AN '08 FEB '08 MAR '08 198 175 273 216 668

AKTIVITAS

TAHAPAN

Diskusi Tim Teknis

Menyusun mekanisme persyaratan dan standar pelayanan Kepala, Ksb. Tata Usaha, Kasie Pelayanan, Kasie. Perizinan serta Kasie. Bina Program dan Informasi Dinas Perijinan Kota Malang Jawa Timur dan BPT Kab. Sragen Jawa Tengah

Pelantikan struktural KPTSP Studi banding/pembelajaran pelayanan terpadu

RETRIBUSI
Rp90.000.000 Rp80.000.000 Rp70.000.000 Rp60.000.000 Rp50.000.000 Rp40.000.000 Rp30.000.000 Rp20.000.000 Rp10.000.000 RpRp76.202.440

Rp30.663.750

Rp37.252.500 Rp24.630.100

Rp31.425.000

NOV '07

DES '07

J AN '08

FEB '08

FEB '08

Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Melalui Partisipasi Masyarakat

Pembentukan Badan Penyantun

Kerjasama

Janji Perbaikan Pelayanan

Survey Pengaduan

Workshop

Perbaikan Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (KTP, KK & Akte Capil)

Sosialisasi dan Penerapan kebijakan KTP,KK dan Akte Kelahiran (gratis semua umur) dengan SIAK. Pengajuan KTP,KK, Akta Capil dilakukan melalui kecamatan. Mobil pelayanan keliling sampai ke gamponggampong. Kerjasama pengurusan Akta Kelahiran denga Bidan Desa dan Kepala Desa. Penerbitan Peraturan bupati terkait kebijakan Administrasi Kependudukan dan Capil.

DATA PERBANDINGAN KTP,KK DAN AKTA KELAHIRAN 2006 DAN 2007
60.000 50.000 40.000 30.000 20.000 10.000 0 KTP Nasioanl 0 KK Nasional 15.345 2.068 3.581 Akte kelahiran 52.851 46.334 2006 2007

Menumbuhkan Partisipasi Masyarakat (SMS Pengaduan (SMS: 9123)

Latar Belakang

Poster SMS Pengaduan

Komitmen melibatkan masyarakat memperbaiki pelayanan berikut ketidakpuasan mereka terhadap pelaksanaan pembangunan. Memberikan saluran kepada masyarakat untuk menyampaikan pengaduan Dapat diperoleh informasi langsung dari masyarakat tentang setiap permasalahan yang mereka hadapi Mencegah kegiatan-kegiatan oleh aparat pemerintah yang tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat. Ada upaya perbaikan pelayanan dari unit yang melaksanakan pelayanan umum.

Maksud dan Tujuan

Manfaat

Partisipasi Masyarakat Melalui Pembentukan Pos Pengaduan

Latar Belakang

Masyarakat lebih suka datang ke kabupaten untuk melaporkan kinerja Kepala Desa, Aparat Desa dan Penyelewengan lainnya, terutama menyangkut penggunaan dana ADG, Beras Raskin dan Bantuan dalam kaitannya dengan rekonstruksi dan rehabilitasi. Masyarakat kurang bergairah mengadukan persoalan mereka kepada camat karena dinilai kurang direspon dan tidak diselesaikan secara sistematis. Perlu ditumbuhkan kepercayaan kepada pemerintah kecamatan dengan membentuk Pos Pengaduan yang juga didalamnya ada tokoh masyarakat Pengaduan ke kecamatan sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menumbuhkan keprcayaan kepada pemerintah kecamatan.

Maksud dan Tujuan

Manfaat
 

TRANPARANSI ANGGARAN
 

Melibatkan masyarakat (Road Show sampai ke pembahasan di Dewan) Membentuk Tim Penguatan Tranparansi Anggaran Membentuk LITA (Layanan Informasi Transparansi Anggaran) Membuat kebijakan terhadap standar pelayanan. Menindak tegas setiap upaya KKN.

Pendidikan
ANGKA KELULUSAN UAN DAN UAS
4.000 3.500 3.000 2.500 2.000 1.500 1.000 500 YANG MENGIKUTI UJIAN YANG LULUS UJIAN % 100 96,2386,39 3.500 2.700 2.352 3.500 2.600 2.032 SD/MI SMP/MTSN SMA/SMK/MA

Tantangan dan Hambatan Melibatkan Partisipasi Masyarakat
 

 

Biaya besar Pihak-pihak tertentu menyuarakan kepentingannya. Hambatan Aparatur baik desa maupun di kabupaten karena masalah kemapanan. Waktu pelaksanaan lebih lama Sarana dan prasarana yang lebih banyak. Khusus KTP perlu instalasi di level kecamatan.

RENCANA KE DEPAN

Persiapan Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Unit Layanan Pengadaan Terpadu (ULPT) Qanun tentang pelayanan publik, tranparansi, partisipasi. Penguatan tranparansi di SKPD Membuat fakta Integritas

Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat yang:

Visi:
MEWUJUDKAN ACEH BARAT YANG DAMAI, BERMARTABAT DAN BERPERADABAN TINGGI, SERTA SUMBERDAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS DENGAN LANDASAN IMAN DAN TAQWA KEPADA ALLAH SUBHANAHUWATA’ALA SERTA SEBAGAI MITRA TERDEPAN IBUKOTA PROVINSI DALAM MENGHADAPI DUNIA GLOBAL 2015

MISI
  

  

   

Mewujudkan perdamaian abadi. Supremasi hukum negara dan syari’at Islam serta hak asasi manusia. Pelayanan publik yang tidak bersifat koruptif dan kolusif Meningkatkan kerjasama pembangunan Pembangunan pada masyarakat dan pedesaan Pembangunan sarana dan prasarana perhubungan, transportasi, penerangan dan pasar Kualitas pendidikan Kualitas pelayanan kesehatan Meningkatkan daya saing Tatanan kehidupan mayarakat yang berperadaban tinggi

TERIMA KASIH Wassalamualaikum..

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->