P. 1
Legend of Legaia Walkthrough

Legend of Legaia Walkthrough

5.0

|Views: 101|Likes:
Dipublikasikan oleh Herma Wan
Jalan cerita game legend of legaia
Jalan cerita game legend of legaia

More info:

Published by: Herma Wan on May 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2015

pdf

text

original

Jaman dahulu Tieg menciptakan manusia dan Seru dengan dua dunia berbeda.

Dunia Legaia untuk manusia dan dunia Seru-kai untuk Seru. Untuk menjaga keduanya dia menciptakan sepuluh pohon Genesis di dunia manusia dan satu pohon Genesis induk di Serukai. Untuk pemerintahan Seru-kai, Tieg menciptakan kelompok Seru dengan bantuan khusus Ra-Seru. 100 tahun (menurut kalender dunia Legaia), muncul Rogue yang berhasil membuka batas antara manusia dengan Seru. Rogue berhasil memasuki dunia Legaia dan menciptakan manusia menjadi bawahannya. Dunia Legaia pun diselimuti kegelapan. Tieg lalu mencoba untuk menyegel Rogue kedalam pohon Genesis. Tapi sisa dari Seru yang sudah berada di dunia manusia menjadi lepas kendali. Hingga dia memilih tiga orang terpilih untuk mengembalikan semuanya seperti semula....

Cerita dimulai disuatu pagi di Rim Elm, daerah yang tidak dipengaruhi oleh kabut misterius. Vahn keluar dari rumahnya lalu berdoa di depan pohon Genesis. Dia bertemu dengan kepala desa yang memberi tahu bahwa besok dirinya akan menjadi pemburu (hunter). Setelah selesai berbincang-bincang dengannya, Vahn lalu bertemu dengan Mei di depan rumahnya. Dia telah mempersiapkan baju hunter untuk dipakai olehnya. Sore harinya semua hunter telah pulang kembali ke Rim Elm. Tapi Juno telah terluka karena serangan monster Seru. Mei yang melihat ayahnya terluka menjadi sangat sedih. Malam harinya ketika semua orang terlelap tidur terjadi insiden di Rim Elm. Vahn yang terbangun lalu pergi memeriksa keluar. Dia menemukan banyak Gimard bawahan Zeto yang menyerang semua orang. Zeto juga ternyata membawa serta Juggernaut untuk menjebol pintu gerbang. Kabut pun berhasil masuk kedalamnya yang membuat semua orang menjadi panik. Setelah itu Zeto pun pergi menghilang. Vahn lalu melihat pohon Genesis dikelilingi oleh cahaya. Penasaran dia lalu mendekati pohon tersebut. Tiba-tiba Vahn mendengar suara yang memanggil dirinya. Ternyata itu suara Meta RaSeru yang memintanya untuk mengumpulkan semua orang untuk berdoa di depan pohon Genesis. Ra-Seru ini lalu masuk dan bersatu ke dalam tangannya. Vahn bergegas menemui kepala desa untuk mengumpulkan semua orang. Semua orang pun berdoa di depan pohon Genesis. Ajaib, pohon Genesis kembali tumbuh dan hasilnya kabut pun menghilang dari Rim Elm. Meta lalu berterima kasih pada Vahn karena telah membangkitkannya kembali. Meta meminta Vahn untuk menghidupkan kembali pohon Genesis yang lain. Besok harinya semua orang yang tewas dalam insiden semalam dihanyutkan ke laut termasuk Juno. Beberapa jam kemudian kepala desa memberitahukan satu rahasia pada Vahn tentang Maya, ibunya Mei. Dia meminta Vahn untuk membawanya pulang kembali ke Rim Elm. Menurut kabar terakhir dia berada di biara Biron. Maka Vahn pun memulai perjalanan dari sini. Sebelum pergi Mei memberikan pakaian yang di janjikan sebelumnya. Ketika melewati markas hunter, Vahn bertemu dengan Lezam. Dari dia Vahn mendapat informasi bahwa semua orang di kastil Drake telah berubah menjadi zombie. Lezam lalu menyuruh Vahn untuk menghilangkan kabut misterius yang diduga menjadi penyebabnya. Vahn pun bersedia dan meneruskan perjalanan. Setelah diselidiki kedalam kastil, Vahn membaca surat dari Drake III. Dia mengatakan bahwa ada pohon Genesis di gunung Rikuroa. Sesampainya di kaki gunung, Meta merasakan ada salah satu Ra-Seru di gunung tersebut. Pindah ke tempat lain, Noa yang bersama serigala putih (titisan Terra) sedang menjalani latihan. Setelah latihan selesai terjadi gempa yang membuka jalan menuju gunung Rikuroa. Terra menyuruh Noa untuk segera pergi menuju pohon Genesis yang ada disana. Setelah sampai di puncaknya, mereka bertemu dengan Zeto. Dia malah mengirimkan Caruban

sebagai penghalang Noa dalam menghidupkan kembali pohon Genesis. Setelah itu dia pergi menghilang. Terra mencoba melawannya namun masih kurang kuat darinya. Kembali ke Vahn, Meta menyuruhnya untuk segera pergi ke puncak gunung karena ada temannya yang sedang menunggu bantuan. Sesampainya disana, Meta berbicara pada Terra dan memperkenalkan Vahn padanya. Tanpa diperintah dua kali, Vahn langsung membantu Noa melawan Caruban. Setelah itu pohon Genesis dihidupkan kembali oleh Vahn dan Noa. Terra yang berada dalam tubuh serigala putih lalu keluar dan bersatu kedalam tangan Noa. Sementara binatang tersebut kembali ke habitat asalnya. Mereka lalu kembali ke kastil Drake. Vahn dan Noa lalu disambut oleh Drake di pintu gerbang. Dia mengetahui bahwa merekalah yang telah menghilangkan kabut di kastilnya. Vahn lalu mengutarakan maksud tujuannya untuk pergi ke biara Biron. Drake tentu saja bersedia membantunya. Dia menutup saluran irigasi untuk bisa dilewati oleh mereka. Di Biron mereka diantarkan penjaga untuk menemui Master Zopu dan kedua muridnya yaitu Gala dan Songi. Zopu meminta Vahn dan Noa untuk jangan pulang dulu karena nanti malam akan diadakan pesta. Di biara ini Vahn bertemu juga dengan Maya yang sedang sibuk memasak. Maya bertanya sedikit tentang keadaan Vahn dan semua orang di Rim Elm. Malam harinya di gelar pesta besar-besaran. Vahn menceritakan kematian Juno pada Maya. Maya menjadi sangat sedih ketika mendengarnya. Vahn lalu mengajak Maya untuk kembali ke Rim Elm. Tapi ditolaknya karena masih ada suatu urusan disini. Zopu mengatakan ada dua pohon Genesis di hutan Voz. Dia meminta Vahn dan Noa untuk pergi ke salah satunya. Zopu meminta Vahn untuk memilih yang mana. Vahn lalu memilih yang sebelah timur namun ditentang oleh Songi. Dengan berat hati Zopu memberikan sebelah timur pada Songi. Sementara Vahn dan Noa dibantu Gala pergi menuju hutan Voz sebelah barat. Besoknya dua tim pun berangkat menuju tempat yang ditentukan. Di hutan sebelah barat, terjadi kejadian aneh. Pohon Genesisnya ternyata sudah mati. Tiba-tiba dari dalam pohon muncul telur Ra seru (Ozma). Meta dan Terra sangat terkejut kenapa masih ada telur Ra-Seru yang tersisa. Menurut Meta, telur tersebut bisa menjadi kekuatan bagi pohon Genesis yang lain. Vahn lalu membawa telur tersebut untuk diberikan pada pohon yang lain. Selanjutnya terjadi gempa bumi dan Biron diselimuti oleh kabut. Gala meminta mereka untuk segera kembali kesana. Setelah sampai, banyak orang yang mati. Gala lalu membawa mereka menuju tempat pengungsian. Zopu memberitahu mereka bahwa semua itu ulahnya Songi. Dia meminta Vahn untuk menghentikan usahanya. Mereka lalu pergi ke hutan Voz sebelah timur. Di hutan ini pohon Genesisnya masih hidup. Ketika akan menghidupkan kembali datang Songi yang mengganggu. Dia menantang bertarung duel satu lawan satu dengan Gala. Gala pun kalah darinya. Sebelum pergi Songi mengeluarkan Theeder untuk dilawan oleh mereka. Setelah pertarungan, mereka lalu menghidupkan kembali pohon Genesis dan berhasil membuka selubung kastil Zeto. Telur Ra-Seru yang dibawa Vahn lalu menetas menjadi Ozma dan memilih Gala sebagai tuannya. Di Biron, Zopu sangat senang dengan usaha mereka. Dia menyuruh Gala untuk mengejar Songi. Datang Maya yang mengatakan bahwa kastil Zeto berada di dekat hutan Voz sebelah barat. Mereka lalu melanjutkan perjalanan kesana. Di pintu gerbang, Ozma memberitahu bahwa kabut yang muncul di kastil Drake itu berasal dari sini. Dia meminta Vahn cs. untuk menghancurkan generatornya. Setelah masuk ke dalam kastil dan berjalan beberapa lama, muncul Songi yang menghadang. Terjadi kembali duel antara Songi dan Gala. Namun kali ini Gala menang lagi darinya. Songi yang kalah lalu pergi dan mengatakan bahwa Zeto telah menunggu mereka di ruang generator. Di ruang generator muncul Zeto yang telah menunggu mereka. Terjadilah adu

fisik dengannya hingga dimenangankan oleh Vahn cs. Dengan kekuatan dari Ra-Seru generator pun berhasil dihancurkan. Tapi menurut Terra ini hanya awalnya saja. Mereka harus mencari tahu siapa yang menciptakan generator tersebut. Mereka kembali ke Biron dan menceritakan semua yang terjadi pada Zopu. Zopu mengatakan masih ada dua negeri lagi yaitu kepulauan Sebucus dan Karisto Kingdom yang masih diselimuti kabut. Datang Maya yang minta pamit untuk pulang ke Rim Elm. Dia mengucapkan terima kasih pada Vahn dan menunggu kepulangannya. Vahn cs. lalu melanjutkan perjalanan menuju negeri berikutnya. Di tengah perjalanan karena kelelahan mereka pergi untuk istirahat. Mereka bertiga lalu bermimpi berada di suatu daerah asing (Octam). Mereka mendengar suara Hari yang memintanya untuk segera datang ke Octam di kepulauan Sebucus. Setelah terbangun mereka membicarakan apa yang ada di dalam mimpi. Vahn sangat kaget kok mimpinya bisa sama ^-^. Vahn cs. lalu melanjutkan perjalanan hingga sampai di Jeremi. Mereka melihat semua penduduknya berubah menjadi zombie sama seperti di kastil Drake. Dari salah satu zombie penduduk mereka mengetahui bahwa ada Seru di lantai menara paling atas. Setelah pergi memeriksa ternyata ada Berseker yang sedang menyerap energi pohon Genesis. Vahn cs. pun harus melawannya lagi. Setelah berhasil memusnahkannya pohon Genesis pun dihidupkan kembali oleh mereka. Semua penduduk pun kembali normal. Vahn cs. lalu bertemu dengan Zalan. Dia meminta mereka untuk mengantarkan surat buat istrinya Yuma dan anaknya Pepe di Vidna. Dia tidak bisa ke Vidna karena adanya kabut yang menghalangi jalan. Vahn pun bersedia dan segera berangkat kesana. Ajaib (lagi!) ternyata kota ini tidak diselimuti kabut seperti Jeremi. Vahn lalu berkeliling dan berhasil mememukan Pepe. Pepe lalu menceritakan bahwa ibunya sudah lama meninggal. Dia lalu memberikan cincin ibunya untuk diberikan pada Zalan. Di rumah lainnya Vahn bertemu dengan Sashia dan beberapa murid perguruan Biron. Sashia mengatakan bahwa dia disuruh Hari untuk menunggu kedatangan mereka bertiga disini. Dia juga mengatakan ada empat prasasti petunjuk dari Hari di Octam. Dia meminta Vahn dan tim untuk mencarinya disana. Sesampainya Octam, Gala merasakan bahwa tempat tersebut berada didalam mimpinya. Noa lalu berteriak memanggil-manggil nama Hari. Gala lalu menjelaskan bahwa Octam sekarang diselimuti kabut dan mana mungkin ada manusia yang hidup. Noa berpikir dengan membangkitkan kembali pohon Genesis berarti Octam bisa terbebas. Noa menjadi kegirangan dan menanyakan pada Terra dimana tempat pohon Genesis berada. Terra menjawab bahwa tidak ada tanda-tanda pohon tersebut disini. Mereka lalu pergi berkeliling dan menemukan empat prasasti yang dicari. Setelah diperiksa terbuka jalan menuju bawah tanah. Mereka melihat ada elevator disana. Ketika akan memasukinya datang Cara. Dia memberitahu bahwa semua penduduk Octam telah mengungsi ke bawah tanah dengan elevator tersebut. Itu disebabkan penduduk Octam sudah mengetahui bahwa akan datangnya kabut misterius.Dia juga memberi tahu bahwa elevatornya sudah tidak aktif lagi. Untuk menuju kesana mereka harus melewati jalan lain dengan menggunakan benda Star Pearl. Benda tersebut diduga berada di tangan Zalan. Setelah mengatakan hal tersebut cara lalu pergi berlalu. Vahn cs. lalu kembali ke Jeremi dan menanyakan Star Pearl pada Zalan. Dia tentu saja tahu dan mempunyainya. Dia memberikan benda tersebut pada Vahn sebagai rasa terima kasih padanya. Selanjutnya dari penduduk Vidna mereka mendengar ada gerbang kegelapan (Gate of Shadow) dekat Octam. Mereka lalu pergi kesana dan bertemu dengan Gi Delilas yang tidak terima bahwa Zeto dikalahkan oleh grup kanak-kakak seperti mereka ^-^. Tidak lama datang dua saudaranya Lu Delilas dan Che Delilas. Setelah memperkenalkan nama grupnya (The Delilas Family), mereka langsung pergi untuk menahan emosinya.

Vahn melihat ada bunga batu yang langsung membuka ketika bereaksi dengan Star Pearl. Dengan perantaranya mereka memasuki daerah bawah tanah Octam (Underground Octam). Tiba Octam Underground, terjadi gempa yang merubuhkan salah satu rumah. Vahn dan tim lalu pergi menemui kepala desa (Mayor). Mayor mengatakan bahwa dis daerahnya sering terjadi gempa. Mereka tidak bisa melarikan diri ke atas permukaan karena di atas (Octam) telah diselimuti kabut. Dia juga mengatakan andaikan Hari bisa bangun mungkin kejadian ini tidak akan terulang lagi. Tiba-tiba datang penjaga yang mengatakan bahwa Hari sudah bangun. Mereka lalu bergegas pergi kesana dengan diikuti oleh Vahn dan tim. Vahn cs. bertemu dengan 3 bayi Hari (masa lalu, masa kini dan masa depan). Hari masa lalu menceritakan awal munculnya kabut misterius itu berasal dari ulah manusia itu sendiri. Karena serakahnya mereka lalu saling serang dengan menggunakan kekuatan Seru. Hari masa kini menceritakan tentang adanya Seru. Dari Hari masa depan, dia memberitahu bahwa dunia akan diselimuti kegelapan. Menberitahu bahwa kedua orang tua Noa masih hidup di Conkram. Serta memberitahu Gala bahwa Songi adalah bayangan gelap darinya. Setelah semua selesai Hari pun kembali tidur. Ketika akan pergi keluar terjadi gempa lagi dan rumah tempat Hari berada pun lenyap kedasar bawah tanah. Vahn dan tim mendengar suara Hari yang menyuruh mereka untuk mencari penyebab gempa dulu. Setelah mengatakan hal tersebut Hari pun menghilang. Mayor lalu memberitahu jalan menuju pusat gempa. Setelah sampai di lantai dasar mereka bertemu dengan monster kerbau, Xain. Dia disuruh Dohati untuk melakukan hal tersebut. Vahn cs pun akhirnya bertarung dengannya dan sebelum mati dia merubah semua lava disana menjadi es beku. Mayor mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada Vahn cs. Sebelum Vahn kembali ke atas dia meminta Vahn untuk mengambil garam dari mata air di Vidna. Mayor lalu mengantarkan mereka menuju elevator untuk kembali ke atas. Kembali ke Vidna, ternyata sekarang giliran kota ini yang diselimuti kabut. Gala mengetahui itu diakibatkan oleh berhentinya kincir angin. Hal tersbut terjadi karena ada hubungannya dengan lava yang membeku di Octam Underground. Setelah diperiksa kesana kemari mereka menemukan ruangan pengungsian semua orang. Salah satu dari penduduk lalu memberitahu tempat garam berada. Setelah mendapatkannya mereka lalu kembali ke Underground Octam. Vahn menceritakan bahwa Vidna sekarang telah diselimuti kabut. Mayor memberitahu bahwa ada pohon Genesis di gunung Letona dekat Ratayu. Mungkin bila mereka kesana bisa menghilangkan kabut di Vidna. Sesampainya di Ratayu Vahn dan tim melihat semua orang menjadi zombie. Hingga sampai di kastil Ratayu. Disana mereka bertemu dengan Saryu. Vahn menceritakan maksud dan tujuan padanya. Dia lalu memberikan izin untuk memasuki gunung Letona. Gala memandang curiga dengan semua tindakan dari Saryu, tapi dibuangnya jauh-jauh pikiran tersebut. Sesampainya diatas puncak gunung, pohon Genesis telah disegel oleh Songi. Songi pun muncul dan menantang Vahn dan tim untuk bertarung. Dia lalu melenyapkan pelindung pada pohon tersebut karena kalah. Setelah itu dia pergi lagi dan meminta mereka untuk tetap menjadi lebih kuat. Setelah pohon Genesis kembali mekar mereka kembali ke Ratayu. Semua orang disana sudah kembali normal. Di penginapan Vahn cs. bertemu dengan Eliza. Dia mengatakan bahwa Saryu akan menjadikannya sebagai tumbal kepada Juggernaut. Noa yang cemas dengan keadaaannya lalu menggantikan posisinya. Tidak lama datang utusan dari Saryu yang membawa Noa. Dia lalu dibawa mereka ke lab rahasia. Ternyata banyak cewek muda seumuran dengan Eliza yang siap untuk dikorbankan. Noa melihat cewek-cewek itu disedot oleh Juggernaut. Noa berniat untuk kabur namun kepergok oleh Saryu. karena melawan Noa lalu dibuat pingsan oleh penjaga. Sementara itu di luar kastil, Meta memberi tahu Vahn bahwa Noa dalam bahaya. Vahn dan Gala lalu bergegas pergi untuk menyelamatkannya. Di lab rahasia Gala langsung memukul alat penyedot Juggernaut. Datang Saryu yang menantang mereka bertiga.

Setelah selesai pertarungan Saryu kembali menjadi normal. Dia meminta maaf pada Noa yang telah menjadikannya tumbal. Selanjutnya menghancurkan alat kontrol pada Jugggernaut. Besoknya, Saryu menceritakan kejadian sebelumnya telah kedatangan Dohati. Dohati membawa benda Sim-Seru dan memasangkan di tubuhnya. Dohati juga memerintahkan untuk menciptakan Juggernaut. Dia lalu meminta Vahn cs. untuk menghancurkan Generator dan mengalahkan Dohati serta Juggernaut. Setelah diberi tahu posisi kastilnya, mereka pun pergi. Di kastilnya, ketika akan menghancurkan generator, datang Dohati yang menghadang. Dia memberitahu bahwa Juggernaut yang menyerang Rim Elm adalah miliknya. Terjadilah pertarungan sengit hingga Dohati mati ditangan Vahn dan tim. Generator pun dihancurkan Vahn cs. Dan hasilnya kepulauan Sebucus terbebas dari kabut misterius. Vahn menceritakan pada Saryu bahwa Juggernaut telah menghancurkan desanya. Saryu yang merasa bersalah lalu meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia memberitahu ada kereta gantung yang ditarik Seru di Octam yang menjadi sarana transfortasi menuju Karisto. Tapi sudah lama tidak dioperasikan karena ada kabut. Dengan tidak mengulur-ngulur waktu Vahn cs. lalu menuju ke stasiun Octam. Untungnya kabut sudah hilang dari Octam dan kereta gantung pun bisa dioperasikan. Diperjalanan Gala menceritakan bahwa Conkram dan Sol telah lama bermusuhan sebelum kabut menyelimuti dunia. Perbincangan terhenti karena kru kereta tidak akan mengantarkan mereka sampai ke stasiun Karisto. Mereka khawatir dengan keadaan Seru-nya bila terkena kabut. Dengan menambah kecepatan tinggi kereta pun meluncur ke Karisto Kingdom. Ketika sudah dekat Seru dan penariknya meloncat kelaut, sementara kereta menabrak dinding stasiun Karisto ^-^. Vahn cs. lalu tersadar setelah dibangunkan oleh Cara. Tiba-tiba langit menjadi gelap. Setelah melihat keatas ternyata ada kastil mengapung yang melintas. Gala bertanya pada Cara kenapa dia bisa sampai di sini. Cara lalu mengeluarkan telur Ra-Seru dan langsung pergi entah kemana. Mereka lalu melanjutkan perjalanan hingga sampai di menara Sol. Keadaan disana sama seperti di Karisto masih diselimuti kabut. Setelah masuk kedalam Ozma memberitahu masih ada tanda-tanda kehidupan dilantai bagian atas. Setelah naik beberapa lantai mereka bertemu dengan Gaza. Kakek ini sedang membasmi monster Seru di menara tersebut. setelah sedikit perbincangan dia pergi lagi dan menyerahkan sisanya pada Vahn cs. Ketika melewati pub mereka mendengar percakapan Cara dengan Grantes. Melihat Grantes yang cuek-cuek saja pada Cara, Noa lalu menendangnya hingga terpental jauh ^-^. Untung saja Gala menahan Noa untuk jangan mencampuri urusan mereka. Mereka melanjutkan ke lantai paling atas dan bertemu dengan Master Deez, pimpinan cabang perguruan Biron. Setelah mendengar tujuan Vahn datang kesana, Deez lalu memberikan mini pohon Genesis. Dia mengatakan bahwa pohon itu diperkecil untuk menghindari dari kejaran monster Seru. Dia lalu menyuruh Vahn cs. untuk mencari ruangan Warrior’s Square di lantai paling dasar. Ketika akan turun kembali ke lantai bawah, muncul Gaza. Terjadi salah pahan diantara mereka hingga pertarungan tidak bisa dihindarkan. Setelah Gaza kalah, datang Songi yang membawanya pergi. Vahn cs. lalu pergi ke lantai dasar menara. Disana mereka menemukan suatu mesin dengan munculnya hologram Dr. Usha. Dia memberitahu cara untuk membesarkan mini pohon Genesis. Tidak lama sampai di ruangan yang dituju, datang Songi yang membawa Gaza dengannya. Ternyata Gaza yang sekarang telah dipengaruh Sim-Seru miliknya. Terjadi lagi pertarungan dengannya hingga salah satu kalah. Sebelum mati Gaza meminta maaf atas perlakuannya tadi. Selanjutnya jiwanya Gaza masuk dan bersatu dengan pohon Genesis. Pohon Genesis pun kembali mekar dan semua kabut hilang dari Sol. Mereka kembali ke atas dan pergi istirahat di penginapan. Disana mereka bertemu dengan raja Etona VIII yang mengucapkan rasa terima

kasih. Dia lalu meminta mereka untuk pergi ke lab Dr. Usha. Sementara itu di dalam kastil mengapung, terjadi percakapan antara Delilas bersaudara dan Zora. Zora memberi perintah untuk melindungi Seru Koru. Terlihat juga Songi dengan senyumnya yang dingin. Kembali ke Vahn cs., mereka singgah dulu di Buma. Di kota ini mereka melihat tiga pohon Genesis yang membeku. Mereka lalu mencoba untuk menghidupkannya kembali tapi gagal terus. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke lab Dr. Usha. Vahn menceritakan semua perjalananannya hingga menemukan pohon Genesis yang tertutup es di Buma. Dr. Usha mengatakan sangat sulit untuk pergi ke kastil terapung. Mereka membutuhkan semacam alat terbang untuk menuju kesana. Dia juga memberitahu bahwa ada Seru Koru di gunung Nivora Ravine. Tugas mereka sekarang adalah menghancurkannya dengan bom waktu. Namun untuk membuat bom waktu, dia membutuhkan benda Fire Droplet. Maka mereka ditugasi untuk mencari benda tersebut di reruntuhan Uru Mais. Menurutnya lagi bila mereka bermimpi disana dan bertemu dengan Tieg. Maka mereka akan mendapatkan benda tersebut. Di dalam Uru Mais, mereka satu persatu masuk kedalam mimpi di masa lalunya. Mimpinya Vahn : Ketika itu Vahn masih berumur 6 tahun ( kira - kira ). Dia dimarahi Maya karena telah mencuri dengar perbincangan antara kepala desa dengan Val, ayahnya. Dia memberi tahu ada obat darke water untuk menyembuhkan Nora, ibunya Vahn. Karena dia telah kehilangan banyak darah setelah melahirkan Nene. Obat itu diduga berada di kastil Drake. Tapi Val tidak bisa pergi kesana karena ada kabut disepanjang jalan. Vahn yang mengetahui hal tersebut lalu pergi keluar rumah. Hingga malam tiba Vahn tidak kunjung pulang juga. Val menjadi cemas dan pergi menyusulnya. Singkat cerita Vahn kembali ke Rim Elm dengan selamat, sementara Val diserang monster Seru yang mengakibatkan salah satu kakinya patah. Mimpinya Noa : Ketika itu terjadi perbincangan antara raja Nebula dan ratu Minea. Dia memberi nama Noa pada bayi yang baru dilahirkan istrinya. Datang Jette yang memberitahukan tentang hasil penemuan Cort. Nebula lalu pergi bersamanya untuk menemuinya. Sementara itu Minea dengan membawa bayinya lalu menitipkan Noa pada Grantes. Dia tahu bahwa di Conkram akan terjadi sesuatu. Dia berharap bahwa Noa akan menyelamatkan dunia di masa depan nanti. Grantes yang membawa terbang Noa lalu terjatuh di gunung Rikuroa. Datang serigala putih yang mendekati mereka. tidak lama Terra juga muncul dan merasuki serigala putih. Di mimpinya Gala : Ketika itu di Biron, Zopu mengatakan bahwa sudah delapan tahun kabut misterius menyelimuti dunia. Besok hari perayaan turnamen untuk menentukan siapa yang terkuat diantara Gala dan Songi. Dia meminta keduanya untuk menggunakan ilmu fisik dan jangan menggunakan ilmu sihir. Setelah pertemuan usai, Songi mengatakan akan menggunakan rumput Jugul untuk pertarungan besok. Gala mengingatkan bila Songi memakannya maka tubuhnya akan mati rasa. Malamnya Songi meminta rumput Jugul pada seorang pembantu. Songi menemui Gala lagi dan mengatakan bahwa dia akan menggunakan obat peningkat stamina pada pertandingan besok. Songi juga memberikan satu pada Gala agar semuanya menjadi adil. Besoknya turnamen pun dimulai. Ternyata obat yang diberikan pada Gala adalah rumput Jigul. Tubuh Gala tidak bisa bergerak sedikit pun dan Songi menang dengan mudah. Dengan rasa tidak percaya Zopu pun mengangkat Songi sebagai pendekar Biron No. 1. malamnya Songi menjenguk ke kamar Gala. Dia masih tertidur karena tubuhnya masih lemas. Sebelum pergi dia mengatakan bahwa Gala tidak akan menang darinya sampai kapan pun. Setelah semua mimpi selesai muncul para spirit yang memberikan informasi tentang manusia dan Seru dan semua hubungan diantara keduanya (lihat Prologue!). Setelah mendapat Fire Droplet dari Tieg, mereka akan kembali ke Dr. Usha. Tapi baru beberapa langkah, mereka

bertemu Juggernaut. Monster ini tanpa pikir panjang langsung menghancurkan Uru Mais. Tidak lama muncul Cara yang mengagetkan mereka. Noa lalu meminta Cara untuk memberikan telur Ra-Seru miliknya. Cara berjanji memberikannya asal mereka mau menghidupkan kembali pohon Genesis di Buma. Setelah dia pergi mereka lalu kembali ke Dr. Usha. Dr. Usha sangat senang sekali dengan hasil yang didapat. Setelah beberapa lama bom waktu pun berhasil dibuat. Dr. Usha menjelaskan bahwa mereka harus memasang empat bom. Satu di pintu masuk dan tiga lagi di tempat Koru berada. Mereka harus berpencar untuk memasang ketiga bom sisanya. Setelah berhasil memasang bom di pintu masuk, mereka pergi berpencar. Sementara itu diatas bukit ada tiga ras Soren yang sedang berbincang-bincang. Salah satunya mengatakan bahwa Sol sudah terbebas dari kabut. Tapi mereka masih belum cukup kuat untuk melawan Zora. Lucdes lalu menyuruh kedua temannya diam. Terlihat dibawahnya Vahn dan tim sedang berjalan. Mereka lalu pergi terbang untuk menghindari keberadaannya dari mereka. Kembali ke Vahn cs., Noa merasakan ada kehadiran orang lain (tiga Soren tadi). Namun Vahn dan Gala tidak merasakannya. Mereka lalu saling berpencar dan sampai di tiga bagian dimana Koru sedang tidur. Ketika akan memasang ketiga bom, datang Delilas bersaudara. Terjadilah duel diantara mereka. Vahn vs Gi Delilas, Noa vs Lu Delilas dan Gala vs Che Delilas. Karena kalah berduel mereka terjatuh ke jurang. Vahn dan tim lalu memasang bom waktunya dan boom.... Ternyata Delilas bersaudara selamat dari ledakan. Mereka melihat bahwa Koru masih hidup. Karena tugasnya gagal mereka lalu memberikan jiwanya kepada Koru. Koru pun menjadi terbangun dan menyerang Vahn cs. Setelah Koru kalah, terjadi ledakan yang menyebabkan semua es di Buma meleleh. Mereka pergi ke Buma untuk menghidupkan kembali pohon Genesis. Setelah pohon Genesis mekar datang Cara secara tiba-tiba. Noa lalu meminta telur RaSeru yang dijanjikannya. Cara diam saja dan menunduk dihadapan pohon tersebut mengenang masa lalunya dengan Grantes. Di masa itu dia mengubur catatan not musik miliknya. Setelah berjalan beberapa langkah diatas mereka melayang tiga Soren. Gala menjadi terinspirasi olehnya. Kenapa dia tidak meminta bantuan mereka untuk menuju kastil terapung. Sebelum pertanyaannya terjawab mereka keburu terbang lagi. Cara lalu mendekati Noa dan memberikan catatan not musik tersebut padanya. Vahn cs. lalu pergi ke pub di Sol. Dia memberikan catatan tersebut pada seorang pianis untuk dimainkan olehnya. Vahn cs. lalu membujuk Grantes untuk menemui Cara. Mereka mengatakan bahwa es di buma sudah mencair. Grantes menceritakan bahwa cinta mereka berdua terhalang oleh hukum Soren. Bahwa ras Soren tidak boleh menikahi manusia. Grantes lalu pergi sendirian ke Buma untuk menemui Cara. Di Buma Grantes lalu menceritakan awal keretakan cinta mereka. Sepuluh tahun yang lalu Grantes bertemu dengan Zora. Zora sanggup memberikan Seru Wing (sayap Seru) pada Cara, tapi harus ditukar dengan telur Ra-Seru dan membangunkan kastil untuknya. Grantes merasa bahwa Zora akan menipunya. Oleh sebab itu dia hanya memberikan dua telur Ra-Seru padanya, sedangkan satu lagi diberikan pada Cara. Tapi sialnya segala tindakannya itu diketahui oleh teman Soren yang lain. Mereka melaporkan tindakan Grantes pada kepala suku dan dia pun dihukum dengan dilepaskannya sayap Seru dari tubuhnya. Semenjak kejadian itu dia menjadi merasa bersalah pada Cara dan mencoba meninggalkannya. Gala lalu menanyakan cara untuk bertemu dengan Soren. Grantes lalu memberi benda peluit sebagai media pemanggil mereka. Dia menyuruh mereka menggunakan peluit tersebut di puncak gunung Dhini. Sementara itu Cara memberikan telur Ra-Seru pada Noa. Di puncak gunung Dhini, Vahn menggunakan peluit tersebut. Muncul empat Soren pimpinan Luctes. Luctes lalu menanyakan kenapa mereka bisa mempunyai peluit.

Noa lalu menjelaskan bahwa peluit itu pemberian Grantes. Luctes mengatakan bahwa Grantes adalah penghianat. Dia yang membangun kastil terapung untuk digunakan Zora. Setelah selesai dibuat, banyak Soren yang mati terbunuh ketika akan menghancurkan kastil tersebut. Vahn lalu mengungkapkan tujuannya memanggil mereka. Dia ingin menghancurkan generator kabut. Keempatnya pun berunding dan didapatkan kesepakatan bahwa Vahn dan tim harus berbicara dulu pada Cruktes, pimpinan ras. Mereka lalu menemui Cruktes dan menceritakan tujuannya. Dia lalu memberi izin padanya untuk menuju kastil terapung. Vahn dan tim lalu diajak terbang oleh Luctes dan dua temannya. Setelah pergi menjelajah hingga sampai di ruangan singgasananya, mereka tidak melihat Zora. Sementara itu di luar kastil Luctes memerintahkan dua temannya untuk segera terbang menjauh. Tidak lama datang Zora yang masuk ke dalam kastil. Kembali ke Vahn dan tim, mereka tidak memperdulikan Zora ada atau tidak. Mereka akan melanjutkan ke tempat generator. Tapi baru saja melangkah ke pintu keluar, datang Zora yang sudah mengenal Noa. Noa menanyakan dimana Zora menyimpan telur Ra-Seru. Dia akan memberi tahukan tempatnya asal bisa mengalahkannya. Setelah bertarung dengannya, Zora mengatakan bahwa telur RaSeru digunakan sebagai bahan utama generator. Semua orang menjadi kaget dibuatnya. Ozma pun angkat bicara bahwa generator itu selain dibuat dari telur Ra-Seru juga terbuat dari Ra-Seru itu sendiri. Dan kabut yang muncul di dunia itu asalnya dari Ra-Seru. Perbincangan pun terpotong karena Songi datang. Dengan tanpa pikir panjang dia menghancurkan generator oleh tangannya sendiri. Gala menanyakan alasannya dia menghancurkannya. Ternyata semua itu adalah jebakannya dia untuk mengundang Vahn dan tim untuk datang kesini. Setelah generator hancur kastil pun akan jatuh kebawah. Setelah itu kematian lah yang akan menjemput Vahn cs. serta Zora. Zora lalu datang dan mengatakan kenapa Cort tega untuk mencoba membunuhnya. Songi mengatakan bahwa Cort sangat benci wanita yang sombong dan bermulut besar. Setelah berbicara hal tersebut Zora pun dibunuhnya. Gala lalu menanyakan dimana generator yang asli di Karisto Kingdom. Songi tidak memberitahunya, dia hanya mengatakan bahwa kastil ini akan jatuh dalam 6 menit. Setelah itu dia pun pergi dengan menaiki monster Seru miliknya. Vahn cs. lalu berlari sekuat tenaga untuk segera keluar dari sana. Setelah sampai diluar mereka pun diselamatkan oleh Luctes dan dua temannya. Mereka kembali menemui Cructes dan menceritakan semua yang terjadi. Ozma lalu memberitahu bahwa didalam generator itu tersegel satu Ra-Seru. Untuk itu mereka harus menghancurkan Ra-Seru yang ada didalam generator. Crustes lalu mendapat kabar bahwa generator Karisto berada di dekat Conkram. Kemungkinan disana juga bisa mencari informasi siapa kedua orang tuanya Noa. Vahn cs. dengan diantarkan Luctes pergi menuju kesana. Ternyata keadaan Conkram sangat menyedihkan. Semua tubuh manusia menjadi satu kedalam lingkungan. Noa lalu mendengar ada seseorang yang meminta tolong. Ketika akan ditolong, Terra mencegahnya. Terra mengatakan bahwa ada Huge Seru (Seru yang sangat besar) didalam kastil. Di dalam kastil, Noa menemukan ratu Minea, ibunya. Minea yang buta tapi masih bisa merasakan kedatangan anakknya. Dia sudah lama menunggu kedatangannya. Dia meminta Noa untuk mendekatinya. Minea lalu memberi tahu bahwa generator terakhir berada di kastil-nya Jette (Absolute Fortress) yang disebut gerbang neraka ^-^. Untuk menuju kesana mereka membutuhkan batu permata Nemesis (Nemesis Gem). Namun sekarang batu tersebut sudah hilang. Dia memberitahu masih ada satu cara yaitu pergi ke Conkram di masa lalu. Minea menyuruh Vahn cs. untuk menemui raja Nebular di laboratorium bawah tanah. Dia mempunyai api Seru (Seru Flame) yang bisa membawa mereka ke masa lalu.

Setelah berjalan cukup lama akhirnya sampai juga di lab. Nebular sudah mengetahui bahwa Noa akan datang untuk mengambil Seru Flame. Dia memberi tahu untuk menggunakan benda tersbut di ruangan dengan cermin besar. Noa lalu berjanji untuk membawa batu permata Nemesis dan menghilangkan kabut. Mereka pergi ke ruangan cermin dan memasang Sru Flame ditempatnya. Terbukalah suatu lorong dimensi lain didepan cermin. Ditengah perjalanan menuju masa lalu Terra memberitahu Noa agar jangan memberi tahu identitas aslinya atau amsa depan akan kacau balau. Sesampainya di Conkram masa lalu ternyata hari sudah malam. Mereka lalu pergi ke penginapan untuk beristirahat. Dari pemilik penginapan mereka mendengar informasi bahwa besok ada pameran hasil penelitian Cort. Hari pameran pun dimulai, raja Nebular mengumumkan bahwa anaknya pangeran Cort telah berhasil membuat senjata baru. Senjata itu diberi nama The Mist (kabut). Zeto lalu angkat bicara dan mulai memperagakan senjata tersebut. Sementara itu di laboratorium bawah tanah Cort bersama Jette memberi aba-aba telah siap. Selanjutnya masuk seorang prajurit kedalam tabung. Kabut pun dialirkan ke dalamnya. Terjadi kerusakan pada alat tersbut yang menyebabkan tabung pecah. Kabut pun menyebar keluar serta menyebabkan semua orang yang terkena menjadi zombie. Noa lalu mengajak Vahn dan Gala untuk menuju laboratorium bawah tanah. Disana mereka menemukan telur Ra-Seru yang muncul dari suatu lubang. Terra mengatakan bahwa telur tersebut muncul dari lubang menara Rogue, yang diduga sebagai pintu gerbang menuju Seru–kai. Mereka lalu masuk kedalammnya untuk menemui Rogue. Setelah serangkaian pertarungan dengannya, menara Rogue pun runtuh. Dengan bantuan tiga Ra-Seru mereka kembali ke dunia manusia. Sementara itu di depan kastil Nebular memarahi Cort, Jette, Dohati dan Zora yang hampir saja mencelakakan semua penduduk Conkram. Tidak lama muncul Vahn cs. dihadapan mereka. Nebular lalu menanyakan siapa mereka sebenarnya. Gala lalu angkat bicara dan mengatakan bahwa mereka yang telah menghilangkan kabut di Conkram. Nebular sangat senang dan mengajak mereka untuk masuk ke istananya. Nebular lalu memberikan Nemesis Gem pada Vahn cs. sebagai hadiah penghargaan. Cort yang melihatnya menjadi iri dengan mereka. Dia menyuruh ayahnya jangan memberikan batu permata tersebut pada mereka. Tapi Nebular tidak peduli malahan memarahinya ^-^. Cort lalu pergi dengan begitu saja karena ayahnya tidak menuruti permintaannya. Beberapa jam kemudian, Cort bersama Jette dan Zora membicarakan rencana lain. Cort meminta mereka untuk membangun generator untuk menyebarkan kabut ke seluruh dunia. Vahn dan tim yang sudah selesai dengan misinya lalu kembali ke masa depan. Minea mengatakan pada Vahn cs. bahwa Cort adalah kakaknya Noa. Dia juga mengatakan setelah insiden di Conkram, muncul dua Seru. Satu berubah menjadi Sim-Seru yang mengendalikan manusia dan satunya lagi menjadi Rogue. Dengan Ra-Seru dan telur Ra-Seru Cort membuat generator dan Sim-Seru. Dia berambisi untuk menguasai dunia. Setelah selesai pembicaraan, Vahn dan tim melanjutkan perjalanan menuju Absolute Fortress. Di pintu gerbang Noa lalu melemparkan Nemesis Gem dan berhasil membuka pintu. Di dalam mereka menemukan suatu danau kabut yang dialiri kabut dari atas. Gala mengatakan bahwa di atas pasti ada generatornya. Setelah memutar ke atas ternyata di dalam danau tersebut ada Juggernaut. Mereka lalu melanjutkan ke ruang kontrol. Setelah menekan tombol mereka dikejutkan dengan kedatangan Jette. Dia mengetahui bahwa dirinya pernah bertemu dengan Vahn cs. sewaktu dulu di Conkram. Jette memberi tahu bahwa dengan mendirikan generator maka mereka bisa menciptakan Sim-Seru. Dan kastilnya adalah pusat dari semua generator. Jette pun menantang Vahn dan tim untuk bertarung dengannya. Setelah Jette kalah dan lenyap untuk selama-lamanya, Vahn dan tim melanjutkan perjalanan untuk mencari generator. Akhirnya setelah bersusah payah menaiki

beberapa lantai mereka menemukan juga. Ketika akan menghancurkannya, kepala Noa mendadak kesakitan. Datang Cort yang mengetahui bahwa Noa adalah adiknya. Dia juga merasa pernah bertemu dengan mereka waktu dulu di Conkram. Cort lalu mencoba untuk membunuh Vahn dan tim. Namun keadaan menjadi terbalik, Pihak Vahn yang menang. Cort mengatakan bahwa bila dia mati maka generator juga akan hancur. Dia lalu terjatuh ke bawah dan menimpa Juggernaut. Monster ini pun terbangun dari tidurnya yang panjang. Noa lalu sangat sedih dengan keadaan yang sekarang. Generator pun hancur dan mereka berlari untuk segera keluar dari tempat tersebut. Di pintu gerbang terjadi ledakan yang menyebabkan ketiganya terpental keluar. Cara yang menunggu diluar lalu menolong mereka. Tidak lama datang Grantes yang sudah bersayap lagi. Cara menghawatirkan keadaan mereka ketika memasuki Absolute Fortress. Untuk itu dia bersama dengan Grantes menunggunya dari atas langit. Ketika ada sinar yang datang dari dalam benteng, dia lalu mendekatinya. Mereka lalu kembali ke Conkram karena semua sudah selesai. Namun apa yang terjadi disana, Conkram dan semua penduduknya sudah rata dengan tanah. Yang tertinggal hanya debu-debu saja yang ditiup angin. Ozma lalu mengatakan bahwa bila generator di Absolute Fortress hilang maka Conkram juga hilang. Hal itu disebabkan karena Conkram adalah bagian dari generator tersebut. Noa yang mengetahui kedua orang tua dan kakaknya tidak kembali lalu menangis sangat kencang ^-^. Kemudian nama Vahn, Noa dan Gala pun menjadi pahlawan di Legaia. Tapi semua belum berakhir... Beberapa hari kemudian Vahn yang masih tidur dibangunkan oleh Nene. Dia mengatakan bahwa Noa dan Gala sudah menunggu diluar. Vahn lalu menemui Gala di pohon Genesis. Gala mengatakan bahwa dia masih ada uneg-uneg dengan Songi ^-^. Setelah menghancurkan empat generator, Cort serta Juggernaut kemungkinan Songi masih hidup. Vahn lalu meninggalkan Gala untuk menemui Noa. Vahn menemukan Noa sedang berada di rumah kepala desa. Ternyata Noa masih tidak menerima keadaannya yang sekarang dia tetap menyalahkan Terra. Sampai kini pun Terra tetap diam. Tiba-tiba datang anak kecil yang mengatakan ada tamu untuk Vahn dan Noa. Dia mengaku bernama Songi. Noa yang marah padanya lalu pergi untuk menemuinya. Gala menanyakan maksud dan tujuan Songi datang ke Rim Elm. Dia mengatakan hanya untuk memberi selamat saja. Setelah itu dia meloncat ke atas dan melancarkan pukulan ke arah semua orang. Dia memberi tahu bahwa Cort dan Juggernaut masih hidup. Cort telah bersatu kedalam tubuh Juggernaut, yang membuatnya lebih kuat. Dan sekarang dia sedang menuju ke Rim Elm. Namun terlambat, Juggernaut sudah muncul dan menjadikan Rim Elm menjadi kota Seru kedua setelah Conkram. Semua orang di Rim Elm sudah menjadi bagian dari Juggernaut. Hanya Vahn dan tim serta Songi saja yang selamat karena dilindungi Ra-Seru. Songi mengatakan tujuan sebenarnya yang ingin menciptakan kembali dunia baru tanpa adanya manusia dan Seru. Dia lalu menyegel pintu masuk ke Juggernaut, setelah itu pergi ke dunia Seru-kai. Gala menjadi takut bila Songi berhasil masuk ke Seru-kai maka dia pun akan menghilang. Ozma memberi tahu Gala bahwa untuk mengejar Songi mereka harus pergi ke Uru Mais. Karena hanya itu satusatunya jalan untuk menuju kesana. Dengan perantara Tieg, mereka bisa memasuki Seru-kai. Setelah menjelajahi dunia Seru, mereka sampai di tempat pohon Genesis induk. Terra mengatakan bila pohon Genesis induk mati maka semua Ra-Seru juga mati. Setelah didekati ternyata Songi sedang mencoba untuk menyerap energinya. Songi mengatakan bukan Cort yang akan menguasai dunia. Setelah Seru-kai hilang otomatis dia yang akan menguasai dunia. Dia memberi tahu bahwa Ra-Seru

miliknya berasal dari telur Ra-Seru di hutan Voz sebelah timur. Dia juga memberi tahu bahwa Cort akhirnya berubah menjadi Sim-Seru karena kekuatannya telah banyak berkurang. Songi pun berubah menjadi wujud aslinya dan pertarungan pun tidak bisa dihindarkan. Selesai pertarungan Songi terlihat kesakitan. Menurut Meta itu diakibatkan bila di dunia Seru-kai, manusia kehilangan Ra-Seru-nya maka dia akan hilang dari dunia. Tidak lama Songi menghilang untuk selama-lamanya. Masalah baru muncul, Vahn dan tim tidak bisa menghidupkan kembali pohon Genesis induk. Tiba-tiba langit di Seru-kai berubah menjadi gelap. Lalu datang tiga Hari yang memberikan jiwanya demi menghidupkan pohon Genesis induk. Akhirnya dengan bantuan dari Hari, Vahn cs. berhasil menghidupkan pohon Genesis induk. Mereka lalu kembali ke Legaia dan sampai di gunung Rikuroa karena pohon Genesis di Rim Elm sudah mati. Kembali ke Rim Elm, Vahn menjadi sangat sedih. Dia takut bila kejadian di Conkram terjadi juga di Rim Elm. Dia takut bila sudah menghancurkan Juggernaut maka semua teman dan keluarganya menjadi hilang juga. Tapi dengan dukungan dari kedua temannya, Vahn akhirnya siap mental dan masuk ke Juggernaut, tempat terakhir. Dengan bantuan tiga Ra-Seru segel pun terbuka dan mereka memasuki tubuh Juggernaut melalui mulutnya. Di tengah perjalanan mereka bertiga terlempar oleh derasnya lautan darah yang mengalir. Hingga mereka terbangun di tempat Cort yang sudah menyatu dengan Juggernaut. Noa mencoba untuk menyadarkannya namun tidak berhasil. Cort sekarang tidak mengenal Noa dan dia sudah tertutup oleh ketamakan hatinya. Pertarungan terakhir pun terjadi dengan kemenangan di pihak Vahn. Setelah Cort mati, dunia Legaia pun kembali damai. Semua penduduk Rim Elm terselamatkan berkat bantuan dari tiga Ra-Seru. Setelah kejadian tersebut tiga Ra-Seru menghilang dan mengucapkan terima kasih kepada mereka bertiga.

ENDING
Ada 3 ending berbeda yang terjadi setelah Vahn di tanya oleh Dr. Usha. 1. Vahn akan pergi bersama Mei mengelilingi dunia. Dengan di antar para penduduk dan tetap akan menunggu mereka kembali. 2. Vahn akan menemui Noa dan mengungkapkan perasaannya. Sementara Mei akan menikah dengan Igunas. 3. Vahn akan pergi menuju perguruan Biron. sementara Mei akan menunggunya untuk kembali. Adegan ditutup dengan Noa yang menggendong seorang bayi di Sky Garden, Gala yang menjadi guru tunggal di perguruan Biron, cara yang hidup bahagia dengan Grantes, penelitian gagal yang dilakukan istrinya Dr. Usha, serta pemandangan Sol dan media transfortasi Octam – Karisto. ~ THE END ~ Keterangan : Dimuat pada Majalah HotGame Edisi 150, Minggu Kesatu Agustus 2005

Daftar Lokasi di Legend Of Legaia

Map Legend Of Legaia

Mini Games di Legend Of Legaia

Ra Seru

Seru

ARTS

Armor

Boss Rahasia :
Ada 3 boss rahasia yang ada di Legend of Legaia, setidaknya ada 2 karena yang pertama kurang kuat kalau disebut boss, nah berikut daftarnya :

 1. Queen Bee – Setelah mengambil Fire Droplet dari Uru Mais kembalilah ke Rim Elm. Disana berdirilah
di sebuah pohon pojok kiri bawah layar desa Rim Elm, pohon yang ada didekat Tetsu. Periksalah pohon tersebut, maka akan ada event dimana Nene memperingatkan Vahn kalau dipohon tersebut ada lebah, dan kita akan masuk dalam sebuah battle melawan Queen Bee dan 3 lebah biasa. Kalahkan kawanan lebah tersebut maka kita akan mendapatkan Honey, item favoritku karena bisa meningkatkan semua stats secara permanen. Dan mulai sekarang kita bisa bertemu dan melawan Queen Bee sebagai musuh biasa di World Map. Tapi jangan sekali-kali berbicara pada Nene dirumah karena ia akan meminta Vahn memberikan Honey sebagai bahan Elm Cake dan Vahn secara otomatis akan memberikan Honey tersebut secara otomatis tanpa konfirmasi dan kita tidak akan menerima apapun dari Nene.

2.Tetsu – Setelah kita mengalahkan Cort di Jette Fortress, kita akan melewati suatu scene di Cokram
dan pada akhirnya karakter kita tiba-tiba sampai di Rim Elm. Nah pada saat inilah kita bisa menantang Tetsu untuk bertarung 1-1 melawan Vahn. Pertarungan ini tidak begitu sulit, tapi cukup menantang. Kalau menang kita akan mendapatkan Mettle Gem, yang jika dipakai akan membuat konsumsi AP si pemakai berkurang 50%, sangat membantu untuk melancarkan Miracle Art yang notabene dapat menguras seluruh AP dalam kondisi normal (tanpa Mettle Gem).

3.Lapis – Setelah event Juggernaut datang ke Rim Elm untuk kedua kalinya, dengan kata lain setelah
muncul dungeon terakhir, pergilah ke Mt.Dhini dimana sebelumnya kita bertemu bangsa Soren. Pergilah ke puncak gunung maka otomatis kita akan berhadapan dengan Lapis. Perlu diketahui bahwa Lapis ini merupakan boss terkuat, boss paling susah, jauh lebih susah dibanding boss terakhir. Salah satu alasan karena begitu ketemu, kita akan berada dalam kondisi Ambush dimana boss langsung berkesempatan untuk menjalankan aksinya dan sialnya aksi pertama yang dilakukan adalah melancarkan Lapis Wave yang akan menguras habis MP ketiga karakter kita, dengan kata lain kita akan menjalani battle melawan boss ini tanpa Magic. Memang kita bisa menyembuhkan MP dengan item, tapi item terbaik untuk penyembuhan MP, Magic Fruit hanya menyembuhkan 200MP, tidak sampai full. Apakah kita akan menyia-nyiakan turn untuk mengembalikan MP jadi full? Belum sampai isi setengah MP karakter kita bisa dilibas duluan, lah normal attack Lapis sekali turn mencapai 6000an damage, bahkan kalau kita menggunakan Spirit pada turn itu damage yang dihasilkan tetap mencapai 3000an dalam 1 turn. Diriku masih belum punya tips buat ngelawan nie boss, lah diriku aja masih belum bisa menang, paling pol cuma bisa bertahan ampe 4 turn. Setiap turn pasti ada yang koid. Belum sempat pakai Phoenix buat nge-revive, eh udah dilibas duluan. Walau pada saat itu salah satu karakterku, Noa, bisa menghasilkan damage sampai 11.000an per turn dengan Miracle Art tapi tetep aja belom cukup buat ngalahin nie boss, abiz pada turn selanjutnya juga Noa bakal digaruk pakai cakar Lapis ampe koid, scara pada level itu karakterku HP-nya pada dibawah 3000, cuma Gala yang HP-nya diatas 3000, itupun g’ sampai 3100, nah yang gawat Vahn ma Noa ntu yang HP -nya dibawah 3000, walau pakai Spirit sekali serang langsung koid. Tapi yang jelas ada 1 tips buat ngelawan nie boss, tingkatkan dulu level ketiga karakter sampai level 99 biar sekalian dapet Juggernaut (walau tetep aja nggak bakal kepakai dalam pertarungan).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->