Anda di halaman 1dari 4

Anatomi system endokrin

Kelenjar pada system hormone : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Kelenjar hipofisis anterior posterior Kelenjar thyroid Empat kelenjar parathyroid Dua kelenjar adrenal Pulau langerhans Dua ovarium Dua testis Kelenjar pineal Kelenjar timus

Kelenjar hipofisis Merupakan kelenjar kecil, garis tengahnya kurang dari 1 cm dan berat sekitar 0,5 sampai 1 gram yang terletak dalam sel latursica pada basis otak dan dihubungkan dengan hipotalamus oleh tangkai pituitary, atau infundibulum hipotalami. Pembagian hormone hipofisis Secara fisiologis hipofisis dibagi dalam dua bagian : 1. Hipofisis anterior, juga dikenal sebagai adehipofisis Sekresi hipofisis anterior diatur oleh hormone yang dinamakan releasing dan inhibitory hormones (factor) hipotalamus yang disekresi dalam hipotalamus sendiri dan kemudian dihantarkan ke hipofisis anterior melalui pembuluh darah kecil yang dinamakan pembuluh portal hipotalamikhipofisial. a. Growth hormone (GH) atau somatotropic hormone (STH) adalah sejenis hormone protein yang mengendalikan pertumbuhan seluruh sel tubuh dengan merangsang seluruh jaringan tubuh untuk menambah ukuran sel dan memperbanyak mitosis sehingga jumlah sel bertambah. b. TSH (thyroid stimulating hormone) Kelenjar tyroid terletak tepat di bawah laring sebelah kanan dan kiri depan trakea, menyekresi tyroksin, triyodotironin, yang mempunyai efek nyata pada kecepatan metabolisme tubuh. c. ACTH (adrenocortricotropic hormone), adrenocorticotropin, corticotrophin Pengaturan sekresi kortisol hamper seluruhnya diatur oleh hormone adrenocorticotropic (ACTH) yang disekresi oleh kelenjar hipofisis anterior. Hormone ini juga dinamakan kortikotropin dan adrenokortikotropin, yang juga mengikat pembentukan androgen adrenal oleh korteks adrenal. ACTH dalam jumlah sedikit dibutuhkan untuk sekresi aldosteron, memberikan peranan permisif yang memungkinkan factor lain yang lebih penting untuk menimbulkan pengaturanya yang lebih kuat. d. Hormone perangsang folikel dan luteinizing hormone Hormone ini disebut gonadtropin karena hormone ini mengatur fungsi gonad.

e. Prolaktin Disekresikan selama masa kehamilan dan saan menyusui setelah melahirkan efek fisiologis Prolaktin memicu dan mempertahankan sekresi air susu dari kelenjar mamae yang sebelumnya juga telah dipersiapkan untuk laktasi melalui kerja hormone lain. 2. Hipofisis posterior, juga dikenal sebagai neurohipofisis Sekresi hipofisis posterior diatur oleh serabut saraf yang berasal dari hipotalamus dan berakhir pada hipofisis posterior. Kelenjar hipofisis posterior juga dikenalsebagai neurohiofisis, terutama terdiri dari sel sel seperti sel glia yang dinamakan pituisit.akan tetapi pituisit tidak menyekresi hormone, mereka bekerja sebagai struktur penyokong untuk srabut saraf terminal yang jumlahnya banyak dan di ujung ujung saraf terminal dari traktus saraf yang berasal dari nuclei supraoptikus dan paraventrikularis hipotalamus. Hormone hipofisis posterior ADH dan Oksitosin Kedua hormone ini disintesis oleh sel-sel saraf dalam hipotalamus, di bawah disepanjang aksonya dan disimpan dalam neurohipofisis untuk dilepaskan keujung akson. Masing masing disekresi oleh sekelompok neuron yang terpisah.

Kelenjar tiroid Kelenjar tiroid terdiri dari dua lobus lateral yang dihubungkan melalui sebuah ismus yang sempit. Organ terletak diatas permukaan anterior kartilago tiroid trakea, tepat dibawah laring. Kelenjar tiroid mensekresi dua jeis hormone,yaitu : 1. Tiroksin atau tetraiodotironin (T4),90% dari seluruh sekresi kelenjar tiroid 2. Triiodotironin (T3), sekresi dalam jumlah kecil.

Kelenjar paratiroid Kelenjar paratiroid adalah empat organ kecil yang masing-masing berukuran sebesar biji apel, terletak pada permukaan posterior kelenjar tiroid dan dipisahkan dari kelenjar tiroid oleh kapsul jaringan ikat. Dalam keadaan normal terdapat empat kelenjar paratiroid pada manusia; kelenjar ini terletak tepat dibelkang tiap katub atas dan tiap dibelakang katub bawah setiap kelenjar tiroid. Setiap kelenjar paratirroid kira-kira panjang 6mm, lebar 3 mm, dan tebal 2 mm dan mempunyai gambaran makroskopik lemak coklat tua. Kelenjar paratiroid manusia dewasa mengandung sel-sel utama dan oksifil, tetapi sel oksifil tidak terdapat pada banyak binatang dan manusia muda. Sel utama mensekresi sebagian besar hormone paratiroid. Fungsi sel oksifil tidak diketahui; mungkin mereka merupakan sel utama yang sudah tua yang tetap mengekresi sedikit hormone. selama bertahun-tahun telah diketahui bahwa peningkatan aktivitas kej]lenjar paratiroidmenyebabkan absorbs garam-garam kalsium yang cepat dari tulang dengan akibat hiperkalsemia pada cairan ekstrasel; sebaliknya hipofungsi kelenjar paratiroid menyebabkan hipokalsemia, seing dengan akibat tetani.hormon paratiroid juga penting pada metabolisme fosfat sera metabolism kalsium.

Kelenjar adrenal Adalah dua masa triangular pipih berwarna kuning yang terutama pada jaringan adipose. Orga ini berada di kutupatas ginjal. Hormone yang dihasilkan adalah 1. Hormone medular, yang disekresi oleh sel-sel kromatin medulla adrenal untuk merespons stimulus preganglion simpatis. Hormone ini antara lain adalah katekolamin,epineprin dan neopineprin. Secara keseluruhan fungsi hormone ini adalah untuk mempersiapkan tubuh terhadap aktivitas fisik yang merespon stress, kegembiraan, cedera, latihan dan penurunan kadar gua darah. 2. Hormone kortikal adrenal, kelenjar adrenal terletak pada katub superior kudua ginjal, masingmasing terdiri atas dua bagian, medulla adrenal dan korteks adrenal. Medulla adrenal secara fungsional berhubungan dengan susunan saraf simpatis, dan ia mensekresi hormone epinerfrin dan neropinerprin akibat rangsangan simpatis.

Pancreas endokrin Sel endokrin dapat ditemukan dalam pulau langerhans, yaitu kumpulan sel kecil yang tersebar diseluruh organ. Ada empat jenis sel penghasil hormone yang teridentifikasi dalam pulau-pulau tersebut : 1. Sel alfa, mensekresi glucagon yang meningkatkan kadar gula darah. 2. Sel beta mensekresi insulin, yang menurunkan kadar gula darah. 3. Sel delta mensekresi stomatostatin atau hormone penghalang hormone pertumbuhan yang menghambat sekresi glucagon dan insulin. 4. Sel F, mensekresi polipotida pancreas, sejenis hormone pencernaan untuk fungsi yang tidak jelas, yang dilepaskan setelah makan.

Kelenjar pineal Kelenjar pineal terbentuk dari jaringan saraf terletak dilangit-langit ventrikel ketiga otak. Kelenjar ini terdiri dari pinealosit dan sel neuroglia penopang Hormone yang disekresikan melatonin yang memiliki beberapa efek yaitu pada manusia seperti memiliki efek inhibisi terhadap pelepasan gonadotropin dan menghambat produksi melanin oleh melanosit dikulit.

Kelenjar timus Factor yang diproduksi oleh kelenjar ini adalah meliputi enam peptide yang secara kolektif disebut timosin. Fungsi dari timosin adalah

1. Mengendalikan perkembangan system imun dependen timus dengan menstmulasi diferensiasi dan poliferasi sel limfosit T 2. Mungkin berperan dalam penyakit immune defisiensi congenital, seperti agamaglobulinemia, yaitu ketidak mampuan total untuk memproduksi antibody.