Anda di halaman 1dari 45

MODUL PEMROGRAMAN ALGORITMA C

++

DIO ARIS SETIAWAN, SKOM

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA FAKULTAS ILMU KOMPUTER

PERTEMUAN PERTAMA A. Definisi Algoritma :Algoritma adalah suatu urutan untuk memcahkan suatu masalah secara logis B. Contoh KONDISI: Hari Rabu : ada dua buah hardisk bertipe sama, berkapasitas sama maka hardisk tersebut dapat di cloning (berarti ada aksi men cloning hardisk) Hari Kamis: ada dua buah hardisk bertipe sama,berkapasitas tidak sama maka hardisk tersebut dapat di cloning (berarti ada aksi men cloning hardisk) Hari Jumat: ada dua buah hardisk yang tidak bertipe sama,berkapasitas tidak sama maka hardisk tersebut tidak bisa di cloning ( berarti tidak ada aksi men cloning hardisk ) Hari Sabtu : jika ada dua buah hardisk yang tidak bertipe sama, berkapasitas sama maka hardisk tersebut tidak bisa di cloning(berarti tidak ada aksi men cloning hardisk) C. Contoh PERULANGAN:

Karena mendapatkan suatu pesanan maka kentang yang harus di kupas 500 buah tetapi kalau belum cukup: kupas 1 kentang lagi Sudah cukup: selesai sudah D. 1. 2. 3. 4. Jenis Proses Algoritma: Sequence Proses: instruksi dikerjakan secara berurutan Selection Proses: instruksi dikerjakan jika memenuhi criteria tertentu Iteration Proses: instruksi dikejakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu Concurent Proses: beberapa instruksi dikerjakan secara bersama.

E.

Contoh Algoritma :

Algoritma menghitung luas persegi panjang; Masukan panjang (P) Masukan lebar (L) Luas Tulis Luas P*L

F.

Pseudo code :

Pseudo code merupakan suatu tanda yang menyerupai (pseudo) program atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah. Pseudo code sering digunakan manusia untuk menuliskan algoritma

G.

Flowchart :

Flowchart merupakan bentuk gambar atau diagram yang mempunyai satu atau dua arah aliran secara sekuensial berfungsi untuk mendesain program dan mempresentasikan program.

H.

Lambang-lambang flowchart

.

Program utamanya berekstensi (. pada saat kompilasi program utama bersama degnan file header (.OBJ). selanjutnya file objek ini bersama-sama dengan file obyek lain dan file library (.LIB) dikaitkan menjadi satu oleh linker. Pengenalan Struktur Program C++ Berikut ini adalah contoh program C++ yang sederhana . J.I.h) akan diterjemahkan oleh compiler menjadi file objek (.CPP).EXE) esecutable. Hasilnya adalah file (. Pengenalan Bahasa C++ Program C++ Program C++ dapat dibuat menggunakan sembarang editor teks sekaligus compilernya.

. Cara penulisan fungsi main() Tidak mutlak seperti diatas. Hal ini karena merupakan cirri OOP. { dalam pascal identik dengan BEGIN. Berikut ini cara penulisan yang lain: #include”iostream. Dalam hal ini { merupakan tanda awal blok dan } adalah tanda akhir blok.hasil ketika program di compile dan di run K. Fungsi ini merupakan bagian yang diapit dengan { dan } disebut blok (tubuh fungsi). Sebuah program C++ minimal memiliki satu fungsi yaitu main(). sedangkan } identik dengan END. Fungsi Main() Program C++ memang tidak akan pernah lepas dari suatu fungsi/function. return0. Perintah void bermakna bahwa fungsi main() tidak mengembalikan nilai/value.h” int main() { cout<<”selamat datang adik2 mahasiswa FIK\n”. Seperti halnya dalam pascal.

h disebut file header. Statement Perintah cout<<”selamat datang adik2 mahasiswa FIK \n”. M. digunakan perintah #include<file header>. maka akan terjadi error. Hal yang menjadi catatan penting di sini bahwa program C++ bersifat Case Senstitive. } . artinya huruf besar dan kecil dianggap beda. Perintahn tersebut digunakan untuk mencetak tulisan pda layar.atau #include”file header” Dalam suatu program bisa jadi melibatkan lebih dari satu file header. Akan tetapi untuk bisa menggunakan printf diperlukan file header stdio. dapat diganti dengan printf(“selamat datang adik2 mahasiswa FIK\n”). iostream.h” Void main() { Printf(“selamat datang adik2 mahasiswa FIK\n”). merupakan salah satu contoh statement. Untuk mengkses file header. Catatan: Perintah cout<<”selamat datang adik2 mahasiswa FIK \n”. Setiap statement harus diakhiri dengan . Tanda \n digunakan untuk pindah baris.h. sebagai contoh #include”stdio.} L. Apabila file header tersebut dihapus. File Header Pada contoh di atas. File header tersebut diperlukan agar perintah cout bisa dijalankan.

cout<<"PASTI BISA SEMANGAT\n".h" clrscr(). Perintah ini akan bisa dijalankan setelah ditambahkan file header conio. digunakan untuk menghapus/membersihkan layar.h" #include "conio. ketikan PROGRAM1 PADA KOTAK FILE NAME.N.h" #include "Iostream. cout<<"ini pertama kalinya kalian belajar C++\n".kemudain pilih LOKASI di drive D. cout<<"saya yakin kalian pasti bisa asal ada kemauan\n". .h Contoh: #include "stdio.C++SOURCE FILE.h" clrscr(). } Buka menu START klik MICROSOFT VISUAL STUDIO 6 klik MICROSOFT VISUAL C++ 6. void main() { cout<<"selamat datang adik2 mahasiswa FIK\n".0 klik FILE. void main() { printf ("selamat datang adik2 mahasiswa FIK\n"). Menghapus Layar Dalam C++ perintah clrscr(). FILE. Buatlah program seperti dibawah ini #include "Conio. NEW. } Latihan 1.

iostream.\n C. Ubahlah salah satu huruf menjadi huruf besar pada perintah include compilelah. Buat kesimpulan berdasarakan analisis kalian pada point A dan B. Dengan menggunakan perintah cout atau printf.Catatan: sebelum kalian mengetikan PROGRAM 1 di drive D kalian harus membuat folder terlebih dahulu di drive D kalian dengan nama NRP masing-masing beserta LOCAL kalian. apa hasilnya? B.buatlah program C++ untuk menampilkan data-data seorang siswa.clrscr.void. Lakukanlah hal yang sama untuk conio.main. File program kalian akan berekstension . tampilan seperti berikut : NAMA : DIISIKAN NAMA KALIAN SENDIRI ALAMAT : ALAMAT SENDIRI TEMPAT LAHIR : TEMPAT LAHIR KALIAN SENDIRI TANGGAL LAHIR : TANGGAL LAHIR KALIAN SENDIRI LOCAL : LOCAL KALIAN SENDIRI Simpan dengan naama NAMAKU.cout. A. TUGAS MANDIRI 1.CPP .CPP.

.

TIPE DATA 2. NIM dan Nim dianggap berbeda. Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus. Panjangnya bebas. dsb. tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai. Tidak boleh mengandung spasi. 4. &. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut : 1. nilai. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. x. ). !.PERTEMUAN 2 VARIABEL. 2. Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap. #. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. *. nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. %. nama_mhs. Untuk memperoleh nilai dari suatu variable digunakan pernyataan penugasan ( assignment statement). =dsb. a. -. . f3098. (.1 VARIABEL Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. ?. kecuali garis bawah (underscore). +. 3. yang mempunyai sintaks sebagai berikut : variable = ekspresi . Jadi antara nim. f4. Contoh penamaan variabel yang benar : NIM. budi.

ada spasi. nim[10].2 DEKLARASI Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program.Contoh penamaan variable yang salah : %nilai_mahasiswa. // Deklarasi x bertipe integer char y. rata-rata. huruf. 80mahasiswa. dsb 2. konstanta dan fungsi.2. penting!. // Deklarasi variable bertipe double int array[5][4]. Contoh : int x.1 DEKLARASI VARIABEL Bentuk umumnya : Nama_tipe nama_variabel . // Deklarasi array bertipe integer CONTOH : . // Deklarasi variable bertipe float double beta. 2. Identifier dapat berupa variable. // Deklarasi variable bertipe char float nilai.

14152965. Berbeda dengan variable.2 DEKLARASI KONSTANTA Menggunakan keyword const Contoh : const float PI = 3. CONTOH : .14152965. kompiler pertama kali mencari symbol #define (oleh sebab itu mengapa # dikatakan preprocessor directive) dan mengganti semua Phi dengan nilai 3.2. karena sebelum kompilasi dilaksanakan.2.14152965 Keuntungan menggunakan #define apabila dibandingkan dengan const adalah kecepatan kompilasi. konstanta bernama tidak dapat diubah jika telah diinisialisasi Menggunakan #define Contoh : #define PI 3.

Tipe Dasar. int p = int(x).3 TIPE DATA Tipe data dapat dikelompokkan menjadi atas dua macam : 1. . Tipe Bentukkan.345.3. 2. misalkan: float x = 3. maka nilai p adalah 3 ( terjadi truncating ). 2. NB : Untuk mengetahui ukuran memori dari suatu tipe digunakan fungsi sizeof(tipe) Tipe data dapat diubah ( type cast ).2.1 TIPE DASAR Adalah tipe yang dapat langsung dipakai.

namun nilai keluarannya diminta.3.Tipe data yang berhubungan dengan bilangan bulat adalah char. Contoh : Outputnya : 18125 Darimana angka 18125 diperoleh ? Jika variable tidak diinisialisai.KARAKTER & STRING LITERAL String adalah gabungan dari karakter Contoh : “ Belajar “ Literal String “ B “ Karakter Panjang String strlen() nama fungsi untuk menghitung panjang string . maka compiler dengan bijak akan menampilkan nilai acak yang nilainya tergantung dari jenis compilernya. 2. long.1.1 . int. Sedangkan lainnya berhubungan dengan bilangan pecahan.

Dalam C++.h. “. ‘ \n ‘ dihitung satu karakter. Endl juga merupakan newline karakter ( sama kegunaannya seperti \n ). Jadi bila anda ingin menggunakan fungsi strlen().h> harus dimasukkan dalam program diatas main(). maka prepocessor directive #include<string. yaitu . bahwa : 1. bahwa disetiap akhir baris pernyataan diakhiri dengan tanda titik – koma (semicolon) “ . Perhatikan. selain \n terdapat juga beberapa karakter khusus yang biasa disebut escape sequence characters. Contoh : Perhatikan. \n disebut newline karakter 2.Fungsi strlen() dideklarasikan dalam file string.

yang memuat nama variable. keyword. return dan endl adalah suatu keyword Token = dan << adalah operator .0 adalah suatu konstanta Token int.2 KEYWORD & IDENTIFIER Dalam bahasa pemrograman. operator dan tanda baca. suatu program dibuat dari elemen-elemen sintaks individual yang disebut token.2. konstanta. OUTPUT = 66 Token n adalah suatu variable Token 66.1.3.

)..... tipe nama_field3. . Field – field tersebut digabungkan menjadi satu tujuan untuk kemudahan dalam operasi.2 TIPE STRUKTUR Suatu tipe data yang merupakan kumpulan dari tipe data lainnya.3. {.Token(. . tipe nama_field2. dan } adalah tanda baca Baris pertama berisi suatu prepocessor directive yang bukan bagian sebenarnya dari Program 2. Bentuk umumnya : tyedef struct{ tipe nama_field1. Struktur terdiri dari data yang disebut field. Contoh : . }nama_variabel.

.Perhatikan bahwa pada akhir dari typedef struct diberi tanda semicolon. 2. Buatlah program dengan menggunakan define untuk menghitung volume Tabung (Rumus Volume Tabung : phi x jari-jari x jari-jari x tinggi) dan Luas Tabung (Rumus Luas tabung : 2 x phi x jari-jari x tinggi )dimana jari-jari 7 dan tinggi 24. Buatlah program untuk mencatat data mahasiswa yang terdiri dari field nama. Latihan : 1. nim dan nilai.

PERTEMUAN 3 MEMBUAT FLOWCHART DAN PROGRAM (IF…ELSE) .

PENGGUNAAN KONDISI (IF…ELSE) .

maka { cout <<"Bilangan ganjil". if(bil%2) //Jika bil habis dibagi 2.h> clrscr(). Statement adalah satu atau lebih perintah yang akan dikerjakan jika kondisi bernilai benar. maka . Contoh program : # include <iostream. "Jika kondisi bernilai benar. } else //Jika bil tidak habis dibagi 2. Untuk keperluan pengambilan keputusan. main () { int bil. Pernyataan If-Else Bentuk umum dari pernyataan If-Else if(kondisi) { statement 1. } Ket : Kondisi adalah pernyataan relasi yang akan diuji kebenarannya.Pernyataan Percabangan If-Else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara sekian pernyataan yang ada. } else { statement 2. Kondisi bisa berbentuk pernyataan relasi tunggal maupun pernyataan relasi majemuk yang dihunbungkan dengan operator logika. Kesimpulan: Pernyataan if mempunyai pengertian. maka statement 1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan statement 2". cout <<"Masukkan bilangan ! : ".h> # include <conio. cin >>bil. Borland C++ menyediakan beberapa perintah antara lain: 1.

.. } getch(). Pernyataan If-Else Multi Kondisi Kondisi yang diperiksa di dalam perintah if bisa berupa kumpulan operasi yang dihubungkan dengan satu atau lebih operator logika. Operator "||" digunakan untuk menghubungkan dua relasi dengan logika OR..... dst adalah beberapa pernyataan relasi yang akan diuji kebenarannya.dst Ket: Kondisi 1. Hasil akhir akan bernilai benar apabila kedua kondisi benar atau salah satunya benar. cin >> N.{ cout <<"Bilangan genap".. } . if(kondisi1 &&/|| kondisi2 .. kondisi 2.. Bentuk umum If-Else Multi Kondisi. Hasil akhir dari seluruh kondisi inilah yang akan menentukan apakah blok statement akan dikerjaka atau tidak. Contoh program : #include <iostream. Operator "&&" digunakan untuk menghubungkan dua relasi dengan logika AND.h> main() { int N. if (N >= 80) cout << "A". if ((N >= 60) && (N < 80)) .dst) { statement.. } 2. Dan bernilai salah apabila kedua kondisi bernilai salah. cout << "Masukkan nilai = ". cout << "Nilai huruf = ". Hasil akhir akan bernilai benar apabila kedua kondisi benar. Dan bernilai salah apabila kedua kondisi atau salah satu kondisi bernilai salah.

(Range nilai 0-200) Dengan kondisi nilai > 100 layak ikut ujian.cout << "B". Buat program untuk menentukan apakah mahasiswa dapat mengikuti ujian atau tidak. nilai < 100 tidak layak ikut ujian Buat flowchartnya!! PERTEMUAN 4 . dan buat flowchartnya !! 2. } TUGAS : 1. Menentukan apakah nilai yang diinput adalah bilangan positif atau negative. Dengan parameter nilai ujian + nilai praktek . if (N < 40) cout << "D". if ((N >= 40) && (N < 60)) cout << "C".

h> void main() { int a. Perhatikan tanda a++.pencacah perulangan juga dapat berupa karakter. Contoh: #include<iostream.a++) cout<<"hello world\n". Apa maksudnya? Selain berupa angka. for(a=1.) {. Contoh: For(huruf=”z”.. } NB: tipe data variable a adalah integer Perintah diatas akan menampilkan teks hello world sebanyak 5 buah.STATEMENT CONTROL A Tujuan Mengenal statement FOR B. Statement FOR Statement FOR digunakan untuk menyatakan perulangan (seperti PASCAL).a<=5.} -ungkapan1 merupakan statetement awal (inisialisasi) -ungkapan2 merupakan kondisi/syarat perulangan dilakukan -unnkapan3 merupakan statement control untuk perulangan. For(ungkapan1.huruf--) . ungkapan3. huruf>=”a”. Sintaksny. ungkapan2.

h> Void main() { Int bil. } Perintah di atas akan menampilkan teks huruf abjad =….bil<n. Cout<<”masukan n=”. For(bil=0.bil++) { If(bil%2++0)cout<<bil<<””.angka<=6. angka+=2) { Cout<<”isi dari angka=”<<angka<<endl. mulai dari Z sampai dengan A. } } . Kok bisa? Perhatikan perintah angka+=2.{ Cout<<”huruf abjad=”<<huruf<<”\n”. Cin>>. #include<iostream. perhatikan perintah huruf For(angka=1.n.5.. Di bawah ini adalah program untuk mencetak bilangan genap yang kurang dari n(n diperoleh dari input).h> #include<conio.3. } Perintah di atas akan menampilkan angka 1.

* ** *** **** ***** 2. Buatlah program C++ untuk membuat tampilan belah ketupat seperti di bawah ini menggunakan FOR * *** ***** *** * . Buatlah program C++ untuk membuat tampilan segitiga seperti di bawah ini menggunakan FOR.Latihan 1.

a<=5. Sintaksnya: While(kondisi) {. (a=1). for (a=1.h> void main() { int a. a++. } Dengan #include <iostream.a++) cout <<”hello world\n”. while(a<=5) cout<<"hello world\n".} Contoh: Dua perintah dibawah ini adalah identik.Statement FOR dengan while Statement FOR juga dapat digunakan dengan WHILE.h> void main() { int a. #include<iostream.. } .

Contoh progam di bawah ini digunakan untuk menjumlahkan sejumlah data angka.jumlah. Setelah itu tampil hasil penjumlahannya. cin>>data. Angka yang akan dijumlahkan diinputkan satu-persatu.h> void main() { int data. data=0. pastikan bahwa suatu saat bagian kondisi sampai bernilai FALSE. jumlah=0.} .. jumlah+=data. Apabila tidak. cacah++. } cout<<"jumlah data adalah:"<<"jumlah"<<endl.cacah. while(data!=-1) { cout<<"masukan data angka:". Proses pemasukan data angka akan berhenti ketika dimasukkan angka-1.Jika anda menggunakan WHILE.. cacah=0. #include<iostream. proses perulangan akan terus berjalan selamanya. } Kondisi dalam WHILE juga dapat menggunakan operator logika misalnya While((kondisi1)&&(kondisi2)) {. cout<<"rata-rata:"<<"jumlah/cacah".

Statement DO…WHILE Perintah DO …. while(a==0). Contoh . } perintah di atas akan muncul satu buah hello world. do cout<<"hello world\n". Bandingkan dengan berikut ini: #include<iostream.h> void main() { int a. perbedaan dengan WHILE sebelumnya yaitu bahwa pada DO WHILE statement perulangannya dilakukan terlebih dahulu baru kemudian di cek kondisinya. while(a==0) { . (a=1). Sedangkan WHILE dimungkinkan perulangan tidak pernah terjadi yaitu ketika kondisinya langsung bernilai FALSE.. Akibatnya dari hal ini adalah dalam DO WHILE minimal 1X23 perulangan.WHILE hamper sama dengan WHILE sebelumnya.h> void main() int a=1. Sedangkan WHILE kondisi dicek dulu baru kemudian statement perulangannya dijalankan.} while(kondisi). #include<iostream. Sintaknya: Do {..

Dengan x. karena kondisinya langsung FALSE Tugas Buatlah program dengan C++ untuk menampilkan semua penyelesaian dari persamaan x+y+z=20.cout<<”hello world\n”. a++. } Perintah di atas sama sekali tidak menampilkan hello world. Contoh tampilan outputnya: --------------------------------------Xyz ---------------------------------------0 0 20 0 1 19 0 2 18 dst .z bilangan bulat >0.y.

Biasanya dikarenakan oleh suatu kondisi Break juga digunakan pada switch Contoh: #include <stdio. } } .i<=1000. if(i==10)break.i++){ printf("%d\n".h> void main() { for (int i=1.i).PERTEMUAN KELIMA BREAK Berfungsi untuk menghentikan suatu proses perulangan yang sedang terjadi.h> #include <conio.

Hasil dan Flowchart Start i=1 i<1000 no output yes i=10 Break no i=i+1 end .

itu semua disebabkan oleh perintah break yang diberikan pada saat kondisi i=10. Angka diatas ditampilkan 1-10 karena perintah untuk mencetak diletakkan sebelum perintah break Contoh lain: #include <stdio. } } . Kenapa bisa seperti itu.i++){ if(i==10)break.i<1000.i).Penjelasannya Program diatas akan menampilkan angka dari 1 sampai dengan 10 saja walaupn diperulangan udah di set dari 1 sampai 1000.h> void main(){ for (int i=1.h> #include <conio. printf ("%d\n".

. Kenapa bisa seperti itu.Start i=1 i<1000 no yes i=10 output Break i=i+1 end Penjelasaanya Program diatas akan menampilkan angka dari 1 sampai dengan 9 saja walaupn diperulangan udah di set dari 1 sampai 1000. itu semua disebabkan oleh perintah break yang diberikan pada saat kondisi i=10.

i++) { if(i==5) continue.Angka diatas ditampilkan 10 tidak ditampilkan karena perintah untuk mencetak diletakkan sesudah perintah break CONTINUE Merupakan proses perulangan kembali ke awal mula perulangan. } } . Contoh: #include <stdio.h> void main() { for (int i=1. dengan mengabaikan statement2 berikutnya setelah continue. printf("%d\n". i<10.i).h> #include <conio.

sehingga perintah mencetak dibagian bawahnya tidak akan dikerjakan dan langsung melanjutkan ke perulangan berikutnya. akan membawa proses program melompat ke bagian program lain yang ditunjukan oleh label bernama Berhenti:. Nama label ini harus ditulis(‘:’). jika nilai b adalah sama dengan nilai nol. pada saat angka 5 akan ditampilkan. LOMPATAN ATAU GOTO Statemen lompatan atau goto dapat digunakan untuk melompat dari suatu proses ke bagian proses yang lainnya di dalam program. maka proses program akan melompat ke bagian yang ditunjukan oleh label yang bernama tak_berhingga: . Bentuk umum dari statemen goto adalah sebagai berikut: goto label.Penjelasannya Program diatas tidak menampilkan angka 5 karena. perintah continue dijalankan . misalnya ni statemennya: goto berhenti. Contoh programnya. Program ini merupakan program yang diguanakan untuk menyeleksi nilai dari variabel b.

a). printf("masukan nilai b?"). selesai: .&a). goto selesai. printf("masukan nilai a?"). scanf("%f". } . scanf("%f".&b).b.a. printf("%f dibagi dengan %f adalah%f\n".#include<stdio. tak_berhingga: printf("%f dibagi dengan nol adalah tak berhingga\n".h> void main() { float a.a/b).b. if(b==0)goto tak_berhingga.

Pada contoh program diatas. Standar ANSI yang baru menyarankan suatu label harus diikuti dengan suatu statemen. Penulisan label ini sebenarnya dapat juga ditulis sebagai berikut: { Selesai: } Penulisan seperti ini walaupun benar. perhatikanlah bahwa label yang bernama selesai: diikuti oleh statemen kosong. Jika suatu label tidak diikuti oleh suatu statemen. maka dapat diikuti dengan statement kosong. /*menunjukan statemen kosong*/ } . sehingga akan berbentuk: { Selesai: . tetapi sekarang sudah tidak sesuai dengan standar dari ANSI lagi. supaya sesuai dengan standar ANSI.

jika tidak diberikan nilai maka isi dari array tidak akan ditentukan ( undetermined) sampai nilai diberikan. Contohnya. Perhatikan contoh dibawah ini : Bagian kosong diatas merepresentasikan elemen array. Inisialisasi array Ketika mendeklarasikan array lokal (didalam fungsi). Maka contoh array diatas dideklarasikan sbb : int billy [5]. Seperti penggunaan variable pada umumnya. maka setiap elemen array billy akan di-inisialisasikan sebagai 0 : : . array harus dideklarasikan terlebih dahulu. dalam kasus ini adalah nilai integer. Angka 0 .4 merupakan index dan selalu dimulai dari 0.Arrays Array adalah himpunan elemen (variable) dengan tipe yang sama dan disimpan secara berurutan dalam memory yang ditandai dengan memberikan index pada suatu nama variable. dengan format sbb : type name [elements]. Jika mendeklarasikan array global array (diluar semua fungsi) maka isi dari array akan diiniisialisasikan sebagai 0 int billy [5]. kita dapat menyimpan 5 nilai dengan tipe int tanpa harus mendeklarasikan 5 identifier variabel yang berbeda.

maka dapat dituliskan: a = billy[2]. : Dan jika nilai elemen ketiga tadi akan diberikan ke variable a. dengan format : name[index] Maka dari contoh sebelumnya nama yang digunakan untuk mengakses masingmasing elemen: Misalkan akan disimpan nilai 75 pada elemen ketiga.Atau dideklarasikan dengan memberikan nilai array yang dituliskan dalam kurung kurawal : int billy [5] = { 16. Nilai array dapat diakses secara individual. Maka elemen array billy akan berisi : Access to the values of an Array. 2. 12071 }. 40. . maka intruksinya billy[2] = 75. 77.

return 0. 12071}. 12206 int main () { for ( n=0 . } cout << result. 2.1.elemen++) { cout<<"data ke-"<<elemen<<":"<<data[elemen]. for(elemen=0.Contoh : Output : // arrays example #include <iostream.h> int billy [] = {16. n<5 . result=0.h> #include <conio. } Contoh lain = program untuk menampilkan data array dari hasil inisialisasi: #include <iostream.8}. int elemen.elemen<=4.0. } } .-9. n++ ) { result += billy[n].h> void main() { int data[5]={4. 77. int n. 40.

int main () { for (n=0. } return 0. Contoh // multidimensional array #include <iostream. int main () { for (n=0.m.m++) { jimmy[n * WIDTH + m]=(n+1)*(m+1). Contoh dibawah ini adalah array berdimensi 2 : Maka pendeklarasiannya : int jimmy [3][5].m.n<HEIGHT.Array Multidimensi Array Multidimensi dapat dikatakan sebagai array dari array.m++) { jimmy[n][m]=(n+1)*(m+1).n<HEIGHT. // pseudo-multidimensional array #include <iostream.m<WIDTH. int n.h> #define WIDTH 5 #define HEIGHT 3 int jimmy [HEIGHT][WIDTH].n++) for (m=0.n++) for (m=0.h> #define WIDTH 5 #define HEIGHT 3 int jimmy [HEIGHT * WIDTH].m<WIDTH. int n. } return 0. } } .

0.-1.1.} {6.} {5. { {3.} {2.9.4. Contoh array dua dimensi #include<iostream.2.j<=4. tetapi akan menyimpan nilai dalam memory seperti dibawah ini : Penggunaan konstanta defined (#define) untuk mempermudah jika akan melakukan perubahan.3.-4.k.k<=2. } } .2.6.h> void main() { int j.k++) cout<<"data["<<j<<"]["<<k<<"]="<< data[j][k]<<endl.h> #include<conio. int data[5][3].Program diatas tidak akan menghasilkan tampilan. j++) { for(k=0.} } for (j=0.} {1.