Anda di halaman 1dari 6

Bab 11 Penulisan Pesan-Pesan Persuasif

A. Perencanaan Pesan-Pesan Persuasif Secara sederhana, persuasi yang efektif adalah kemampuan untuk menyampaikan suatu pesan dengan cara yang membuat audiens (pembaca atau pendengar) merasa mempunyai pilihan dan membuat mereka setuju. Meskipun kebanyakan pesan-pesan bisnis bersifat rutin, dalam beberapa situasi tertentu diperlukan suatu pesan yang didesain untuk memotivasi atau memberi persuasi kepada yang lain. Sebagaiman pesan-pesan rutin, pesan-pesan persuasive dimulai dengan melakukan analisis audiens Anda, mempertimbangkan perbeaan budaya, dan memeilih pendekatan langsung atau tak langsung. Akan tetapi, di samping

mengomunikasikan ide dan alasan Anda, pelisan-pesan persuasif juga berguna untuk memotivasi audiens Anda agar melakukan sesuatu. Untuk melakukan itu, Anda harus memiliki kredibilitas, menyusun kerangka argumentasi, memilih daya penarik, dan memperkuat posisi ketika mengembangkan pesan-pesan Anda. 1. Analisis Audiens Penyampaian pesan-pesan persuasif yang terbaik adalah dengan menghubungkan suatu minat atau hasrat audiens. Untuk mengakomodasi perbedaan individual, analisis audiens Anda dan kemudian susunlah suatu pesan yang dapat memenuhi kebutuhan mereka.
2. Pertimbangan Perbedaan Budaya

Pemahaman terhadap perbedaan budaya yang ada bukan saja akan membantu Anda dalam memuaskan kebutuhan audiens, tetapi juga akan membantu bagaimana cara memandang Anda. Hal ini mengingat cara memberikan persuasi untuk budaya yang berbeda akan berbeda pula. 3. Memilih Pendekatan Organisasional Anda dapat menggunakan pendekatan tak langsung dalam menyampaikan pesanpesan persuasif. Akan tetapi, jika audiens Anda objektif atau jika Anda tahu bahwa mereka lebih suka mendengar pesan-pesan disampaikan secara segera, pendekatan organisasional yang tepat adalah pendekatan langsung.

jadilah seorang yang ahli (pakar) dalam bidang tertentu. Action). objektif dalam melakukan penilaian sesuatu. Desire (hasrat) Pada fase ini. dan pengalaman latar belakang.B. dan hasil riset merupakan bukti objektif yang dapat mendukung kredibilitas Anda. Cara lain untuk menambah kredibilitas antara lain. Kembangkan pernyataan yang telah disampaikan pada fase pertama dengan agak rinci. Jika ide/gagasan Anda sangat kompleks. jaminan. 1. cobalah . a. Attention (perhatian) Pada fase ini. Interest. statistic. 2. Anda menjelaskan relevansi pesan-pesan Anda dengan audiens. baik sikap maupun kepercayaan sebelumnya yang dapat membantu mengidentifikasi audiens Anda. intensitas yang baik akan membantu minat audiens. yaitu . Salah satu cara untuk menumbuhkan kredibilitas seseorang adalah melalui fakta. sikap hormat dapat membantu memfokuskan kebutuhan audiens. kejujuran dapat menumbuhkan respek audiens. antusias terhadap materi yang disampaikan. Perkenalkan audiens kepada suatu masalah atau ide yang membuat mereka mau mendengar pesan-pesan yang akan Anda sampaikan. Anda membuat audiens untuk mengbah keinginannya dengan menjelaskan bagaimana perubahan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi audiens. Semua bentuk dokumen. Anda harus dapat meyakinkan audiens Anda segera di bagian permulaan bahwa Anda mempunyai sesuatu yang berguna untuk Anda sampaikan. Desire. Mengembangkan Pesan-Pesan Persuasif Persuasi yang efektif mencakup empat komponen penting. Hubungkan atau kaitkan pesan yang akan Anda sampaikan dengan manfaat secara spesifik yang dapat dinikmati oleh audiens. Interest (minat) Pada fase ini. b. Kerangka Argumentasi Kebanyakan pesan-pesan persuasif mengikuti rencana organisasional AIDA (Attention. c. Tujuan anda adalah agar audiens mampu berpikir. Menetapkan Kredibilitas Kredibilitas Anda ditentukan oleh sejauh mana tingkat kepercayaan dan keandalan Anda.

harapan Audiens. Dalam hal ini. Anda dapat memnanfaatkan emosi yang dilandasi dengan suatu argumentasi atau dalam bentuk simpati kepada audiens. dan seberapa jauh Anda mampu menjual ide/gagasan Anda tersebut pada audiens. Memilih Daya Pemikat Kebanyakan pesan-pesan persuasif menggunakan daya pemikat logika dan daya pemikat yang emsional untuk melakukan persuasi audiens. Anda dapat menggunakannya untuk melakukan persuasi audiens. Anda menyarankan tindakan spesifik yang Anda inginkan terhadap audiens Anda. Action (tindakan) Pada fase ini. b. Keseimbangan di antara keduanya bergantung pada empat faktor penting. Yang lebih penting adalah bagaimana mempermudah audiens untuk tindakan tersebut. a. pastikan bahwa apapun bukti yang Anda gunakan untuk membuktikan gagasan Anda secara langsung relevan dengan pokok pembahasannya. Selanjutnya. 3. Yang lebih penting lagi. perlu diingatkan kembali bagaimana audiens akan memperoleh manfaat dari tindakan yang dilakukan tersebut. yaitu tindakan yang Anda harapkan.mengimplementasikannya. seperti membuat pengaduan dan selanjutnya memberikan dukungan atas pengaduan tersebt dengan memberikan alasan dan bukti-bukti yang ada. Pemikat Logika Dalam berbagai alasan. Gunakan salah satu dari tiga jenis alasan berikut ini :  Analogi Analogi adalah menggunakan suatu alasan dari bukti-bukti spesifik menuju bukti-bukti spesifik pula. tingkat resistensi yang harus Anda atasi. Anda dapat menggunakan atau memilih kata-kata yang sangat berpengaruh pada emosi seseorang. Pemikat Emosional Untuk melakukan persuasi terhadap audiens. d. selama pemikat emosional tersebut sangat kuat. .

organisasi. mulailah dengan kalimat yang mampu mengundang perhatian pembaca yang menunjukkan bahwa Anda mengetahui sesuatu yang diharapkan pembaca. Menulis Permintaan Persuasif Yang paling penting dalam menyusun permintaan persuasif untuk suatu tindakan adalah tetap menjaga batasan-batasan permintaannya. 1. maka gunakan perencanaan organisasional AIDA untuk merencanakan penulisan pesan-pesan persuasif Anda. Pertimbangan Etika Pelaku bisnis secara etis menginformasikan kepada para pelanggan. gunakan kalimat yang mampu menarik minat dan harapan pembaca. gagasan. Permintaan Persuasif untuk Tindakan Apakah Anda sedang mengajukan surat permintaan peningkatan anggaran atau sesuatu yang menyenangkan. Tunjukkan suatu perhatian kepada audiens Anda dengan mengadopsi sikap audiens dengan perhatian yang jujur untuk dapat memenuhi kebutuhan dan minat mereka. Manfaat langsung permintaan persuasif adalah pengurangan beban kerja seorang supervisor atau memberikn tanggapan atas survei. baik secara langsung maupun tak langsung dalam memenuhi permintaan tersebut. C.  Deduksi Deduksi adalah pemberian alasan dari yang bersifat umum untuk kesimpulan yang spesifik c. ide. produk. Selanjutnya bagian pertengahan. produk. hal yang berkaitan dengan manfaat. organisasi. Oleh karena itu dalam membuat surat permintaan persuasif perlu perhatian khusus terhadap manfaat yang didapat. Adapun manfaat tak langsungnya adalah peningkatan/perbaikan moral karyawan dan peningkatan prestise atau tantangan untuk membuat kontribusi yang berarti bagi perusahaan. atau tindakan tertentu yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Pada kalimat pembuka. Induksi Induksi adalah memberikan alasan dari bukti-bukti spesifik menuju kesimpulan umum. Setelah yakin bahwa pesan yang ingin . atau tindakan tertentu sehingga para pelanggan dapat mengakui betapa baiknya suatu ide.

pilih poin penjualan produk atau manfaat yang paling menarik bagi audiens. minat dan emosional mereka. Perencanaan Pesan-Pesan Penjulan Dengan menggunakan data produk yang telah Anda kumpulkan. Anda harus mampu menjelaskan kebutuhan secara spesifik . Anda dapat membentuk citra produk yang ingin anda jual tersebut. Namun demikian. Mulailah dengan analisis audiens.disampiakan relevan dengan pembaca Anda. dan fokuskan pada bagaimana kebutuhan. pesan-pesan permohonan bantuan dana biasanya dikirim oleh organisasi nirlaba untuk melakukan persuasi kepada pembaca agar memberikan bantuan dana atau lainnya kepada pihak lain. Pesan-pesan penjualan biasanya dikirim oleh organisasi yang berorientasi pada laba untuk meakukan persuasi kepada pembaca agar mengeluarkan sejumlah uang atas produk mereka. Ketika anda melakukan komposisi pesan-pesan persuasive. 2. Di lain pihak. fokuskan pada poin penjualan produk yang mampu menjadi daya pikat audiens. 1. Anda juga dapat menulis surat pengaduan persuasif dengan menambahkan bukti tambahan dan menggunakan teknik yang lebih menarik perhatian pembaca. akhiri dengan suatu permintaan atau permohonan tindakan spesifik. Permintaan dan Persuasif untuk Penyesuaian Kebanyakan surat pengaduan dimulai dengan penyampaian pesan0-pesan rutin. Pengorganisasian dan Komposisi Pesan Penjualan     Menarik Perhatian Membangun Minat Meningkatkan Hasrat Memotivasi Tindakan 3. Langkah selanjutnya. 2. Penulisan Pesan-Pesan Penjualan dan Permohonan Dana Ada dua jenis pesan-pesan persuasif yaitu surat penjualan dan surat permohonan bantuan dana. Perencanaan Pesan-Pesan Permohonan Dana Ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan surat permohonan bantuan dana : a. D.

Tunjukkan kepada pembaca betapa pentingnya donasi yang Anda sumbangkan kepada pihak lain. Jelaskan manfaat atau kegunaan donasi yang telah diberikan pembaca .b. c. Kemukakan secara jelas berapa jumlah donasi yang dibutuhkan d.