Anda di halaman 1dari 16

Narkoba Itu Apa Sich?

Narkoba itu singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya. Narkoba adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. Selain narkoba, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Jenis-jenis Narkoba
Opiat atau Opium (Candu)
Merupakan golongan Narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap (inhalasi). Efeknya: Menimbulkan rasa kesibukan (rushing sensation) Menimbulkan semangat Merasa waktu berjalan lambat. Pusing, kehilangan keseimbangan/mabuk. Merasa rangsang birahi meningkat (hambatan seksual hilang). Timbul masalah kulit di sekitar mulut dan hidung.

1

Cara pemakaiannya disuntik di bawah kulit. Dapat menyebabkan pingsan.Opium Morfin Merupakan zat aktif (narkotika) yang diperoleh dari candu melalui pengolahan secara kimia. Umumnya candu mengandung 10% morfin. Mulut kering dan warna muka berubah. Tekanan darah menurun. Heroin atau Putaw Merupakan golongan narkotika semisintetis yang dihasilkan atas pengolahan morfin secara kimiawi melalui 4 tahapan sehingga diperoleh heroin paling murni berkadar 80% hingga 99%. Mual. Gelisah dan perubahan suasana hati. Efeknya: Menimbulkan euforia. jantung berdebar-debar. Heroin murni berbentuk bubuk putih sedangkan heroin tidak murni berwarna putih keabuan (street heroin). Otot-otot menjadi lemas/relaks. Zat ini sangat mudah menembus otak sehingga bereaksi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri. - 2 . Ingin selalu menyendiri untuk menikmatinya. ke dalam otot atau pembuluh darah (intravena). Efeknya: Timbul rasa kesibukan yang sangat cepat/rushing sensastion (± 30-60 detik) diikuti rasa menyenangkan seperti mimpi yang penuh kedamaian dan kepuasan atau ketenangan hati (euforia). Denyut nadi melambat. Umumnya digunakan dengan cara disuntik atau dihisap. Berkeringat. muntah. Kebingungan (konfusi). sulit buang hajat besar (konstipasi).

kesulitan membuang hajat besar. Kadang-kadang menjadi agresif bahkan kekerasan. Cara penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama yaitu tetrahidrokanabinol. Merasa lebih santai. menipu. 3 .- Diafragma mata (pupil) mengecil (pin point). kriminal. Jika sudah toleransi. Daun ganja (Kanabis) Efeknya: Denyut jantung atau nadi lebih cepat. mencuri. kanabinol dan kanabidiol. Ketergantungan dapat terjadi dalam beberapa hari. Mulut dan tenggorokan kering. Penyimpangan perilaku: berbohong. kemerahan dan gatal di sekitar hidung. Membentuk dunia sendiri (dissosial): tidak bersahabat. jantung berdebar-debar. Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi. Sulit mengingat sesuatu kejadian. semakin mudah depresi dan marah sedangkan efek euforia semakin ringan atau singkat - Ganja atau kanabis Berasal dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. banyak bicara dan bergembira. reaksi yang cepat dan koordinasi. Mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan diri. timbul gangguan kebiasaan tidur. Efek samping timbul kesulitan dorongan seksual.

Selera makan bertambah. rasa sedikit pahit dan lebih mudah larut dibanding bentuk basa bebas yang tidak berbau dan rasanya pahit. coke. Depresi. Denyut jantung dan tekanan darah meningkat. Flashback (mengingat masa lalu) selama beberapa minggu atau bulan kemudian. snow. srepet. Menghirup kokain berisiko luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam. Sensitif dan gelisah. Nama lainnya: koka. Berkeringat. Diafragma mata melebar dan demam. Kokain Mempunyai 2 bentuk yakni bentuk asam (kokain hidroklorida) dan bentuk basa (free base). Ada juga yang berbentuk pil atau kapsul. Cara lain adalah dibakar bersama tembakau yang sering disebut cocopuff. Cara menggunakannya dengan meletakkan LSD pada permukaan lidah dan bereaksi setelah 30-60 menit kemudian dan berakhir setelah 812 jam. Berfantasi. LSD atau lysergic acid atau acid. 4 . putih. rasa letih/capek. charlie. Kokain asam berupa kristal putih. salju. Pusing Panik dan rasa takut berlebihan. Gangguan kebiasaan tidur. Kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas. mual yang berkepanjangan. Biasanya halusinasi ini digabung menjadi satu hingga timbul obsesi terhadap yang dirasakan dan ingin hanyut di dalamnya.- Bilamana pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala. Kokain disalahgunakan dengan cara menghirup yaitu membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. tabs Termasuk sebagai golongan halusinogen (membuat khayalan) yang biasa diperoleh dalam bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar ¼ perangko dalam banyak warna dan gambar. trips. warna dan waktu. Efeknya: Timbul rasa yang disebut Tripping yaitu seperti halusinasi tempat. Menjadi sangat indah atau bahkan menyeramkan dan lama kelamaan membuat perasaan khawatir yang berlebihan (paranoid). Gangguan persepsi seperti merasa kurus atau kehilangan berat badan. happy dust. Disorientasi.

atau dibakar dengan memakai botol kaca yang dirancang 5 . Nama lainnya shabu. kegelisahan. kesulitan bernafas. Penggunaan jangka panjang mengurangi berat badan. Metamfetamin bekerja lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih kuat. Ada 2 jenis amfetamin yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ectacy. Kokain Amfetamin Nama generik/turunan amfetamin adalah D-pseudo epinefrin yang pertama kali disintesis pada tahun 1887 dan dipasarkan tahun 1932 sebagai pengurang sumbatan hidung (dekongestan). Merasa seperti ada kutu yang merambat di atas kulit (cocaine bugs). SS. Merokok kokain merusak paru (emfisema). Memperlambat pencernaan dan menutupi selera makan. Nama lain fantacy pils. Sering mengeluarkan dahak atau lendir. Gangguan penglihatan (snow light). Paranoid. kegembiraan yang berlebihan (ecstasy). Hasutan (agitasi). Kebingungan (konfusi). Timbul masalah kulit.Efeknya: Menimbulkan keriangan. inex. Dalam bentuk kristal dibakar dengan menggunakan kertas alumunium foil dan asapnya dihisap melalui hidung. Berupa bubuk warna putih dan keabu-abuan. Kejang-kejang. Bicara seperti menelan (slurred speech). kewaspadaan dan dorongan seks. Cara penggunaan dalam bentuk pil diminum. ice.

6 . Merasa sangat bergembira (euforia). Dosis mematikan/letal tidak diketahui dengan pasti. Dum. Dalam bentuk kristal yang dilarutkan dapat juga melalui suntikan ke dalam pembuluh darah (intravena). Efeknya: Akan mengurangi pengendalian diri dan pengambilan keputusan. Banyak bicara (talkativeness). Gigi rapuh. Suhu badan naik/demam.khusus (bong). Umumnya dokter memberi obat ini untuk mengatasi kecemasan atau panik serta pengaruh tidur sebagai efek utamanya. Berkeringat. disuntik intravena. putauw bisa berakibat fatal karena menekan sistem pusat pernafasan. Rohip. MG. Menjadi lebih berani/agresif. Terjadi gangguan konsentrasi dan keterampilan yang berkepanjangan. Sakit kepala. Cara pemakaian BDZ dapat diminum. Mual dan merasa sakit. Perilaku aneh atau menunjukkan tanda kebingungan proses berpikir. Menimbulkan hasutan (agitasi). Efeknya: Jantung terasa sangat berdebar-debar (heart thumps). gusi menyusut karena kekurangan kalsium. pusing. Mulut kering dan merasa haus. Ada yang minum BDZ mencapai lebih dari 30 tablet sekaligus. Menghilangkan kekhawatiran dan ketegangan (tension). Tekanan darah meningkat. takut dan depresi dalam beberapa hari. Menjadi sangat acuh atau tidak peduli dan bila disuntik akan menambah risiko terinfeksi HIV/AIDS dan hepatitis B & C akibat pemakaian jarum bersama. Nampak bahagia dan santai. Nama jalanan BDZ antara lain BK. Sedatif-Hipnotik (Benzodiazepin/BDZ) Sedatif (obat penenang) dan hipnotikum (obat tidur). Timbul rasa letih. Obat tidur/hipnotikum terutama golongan barbiturat dapat disalahgunakan misalnya seconal. Kehilangan nafsu makan. Bicara seperti sambil menelan (slurred speech). tremor/gemetar. dan melalui dubur. Lexo. Bila BDZ dicampur dengan zat lain seperti alkohol. misalnya aprazolam/Xanax/Alviz. Tidak bisa tidur.

Dari peragian tersebut dapat diperoleh alkohol sampai 15% tetapi dengan proses penyulingan (destilasi) dapat dihasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi bahkan mencapai 100%. Johny Walker. Manson House. alkohol/etanol disebarluaskan ke suluruh jaringan dan cairan tubuh. Alkohol diperoleh atas peragian/fermentasi madu. Vodca. Tidak mampu berjalan. namun dengan penurunannya orang tersebut menjadi depresi. golongan B. kadar etanol 1%-5% (bir). Merasa senang dan banyak tertawa. gula. Menimbulkan kebingungan. Kadar alkohol dalam darah maksimum dicapai 30-90 menit. Tidak bisa memberi pendapat dengan baik. Setelah diserap. Alkohol 7 . kadar etanol 5%-20% (minuman anggur/wine) dan golongan C. Kamput). Merasa lebih tegar berhubungan secara sosial (tidak menemui masalah). Pada umumnya alkohol: Akan menghilangkan perasaan yang menghambat atau merintangi. Alkohol Merupakan suatu zat yang paling sering disalahgunakan manusia. TKW. Dengan peningkatan kadar alkohol dalam darah orang akan menjadi euforia. Dikenal 3 golongan minuman berakohol yaitu golongan A. sari buah atau umbi-umbian.- Jalan sempoyongan. kadar etanol 20%-45% (Whiskey.

Efeknya: Pada mulanya merasa sedikit terangsang. Perilaku menjadi agresif/berani atau bahkan kekerasan. Jenis narkoba depresan antara lain opioda. Depresan. kerusakan hati dan ginjal dan gangguan pada darah dan sumsum tulang. bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. tenggelam yang umumnya akibat intoksikasi/keracunan dan sering sendirian. yaitu: 1. isi korek api gas. Terlihat mabuk dan jalan sempoyongan. Dapat menghilangkan pengendalian diri atau fungsi hambatan. radang selaput mata. Amphetamin. 8 . Mual. Penggunaan menahun toluen yang terdapat pada lem dapat menimbulkan kerusakan fungsi kecerdasan otak. Bernafas menjadi lambat dan sulit. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. kebakar. Halusinasi. 2. narkoba bisa dibedakan menjadi tiga. Dapat terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian di antaranya karena jatuh. Terjadi kemerahan yang menetap di sekitar hidung dan tenggorokan. 3. gangguan irama jantung.Inhalansia atau Solven Adalah uap bahan yang mudah menguap yang dihirup. Pemakaian yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan syaraf otak menetap. uap bensin. Kokain. dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin.Umumnya digunakan oleh anak di bawah umur atau golongan kurang mampu/anak jalanan. bat intoksikasi/keracunan dan sering sendirian. yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang. Jenis stimulan: Kafein. keletihan otot. merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Stimulan. batuk dan bersin-bersin. - Jenis Narkoba Menurut Efeknya Dari efeknya. tinner. Contohnya aerosol. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw. Halusinogen. aica aibon. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi. Kehilangan nafsu makan. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. cairan untuk dry cleaning. Tidak mampu membuat keputusan. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja. Bisa terjadi henti jantung (cardiac arrest). efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi.

gangguan peredaran darah. 9. suhu tubuh meningkat. Over dosis bisa menyebabkan kematian .khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian. risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B. 8. Secara umum. halusinasi. eksim. kerusakan syaraf tepi. pengerasan jaringan paru-paru.Dampak Negatif Penyalahgunaan Narkoba Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung. Agitatif. alergi. menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal. testosteron). Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi. serta gangguan fungsi seksual. Hilang kepercayaan diri. Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai. dan amenorhoe (tidak haid). murus-murus. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik. hati dan ginjal. bahkan bunuh diri. gangguan kesadaran. 5. 7. seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Dampak Fisik 1. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin. kesukaran bernafas. mual-mual dan muntah. progesteron. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang. perasaan kesal dan tertekan. karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organorgan tubuh seperti jantung. 4. Sering sakit kepala. apatis. 9 . C. ketidakteraturan menstruasi. dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya. kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Cenderung menyakiti diri. 6. 2. 3. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan. paru-paru. penuh curiga. Dampak Psikis 1. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses). pengkhayal. 3. Lamban kerja. 5. 4. Sulit berkonsentrasi. perasaan tidak aman. 2. sering tegang dan gelisah. ceroboh kerja. psikis maupun sosial seseorang. pengecilan hati dan sulit tidur. dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik.

morfin langsung mempengaruhi pada sistem saraf pusat (SSP) untuk meringankan rasa sakit.Dampak Sosial 1. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Percodan). dan diacetylmorphine (heroin). justru keinginan untuk mencoba-coba. Ada pula di antaranya yang berguna. 10 . berwarna putih dan berubah menjadi kecoklatan serta tidak berbau. khususnya di bidang medis (kesehatan). Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja. serta bersenang-senang besar sekali. Morfin memiliki potensi tinggi untuk kecanduan. atau patokan. Biasa dipakai di dunia kedokteran sebagai penghilang rasa sakit atau pembiusan pada operasi (pembedahan). pemarah. Bahaya bagi Remaja Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Pada masa remaja. mengikuti trend dan gaya hidup. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa. Merepotkan dan menjadi beban keluarga. toleransi dan psikologis ketergantungan berkembang dengan cepat. Dampak fisik. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Palladone). mencuri. psikis dan sosial berhubungan erat. morfin dianggap sebagai standar emas. hidromorfon (Dilaudid. 2. dll. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. dikucilkan oleh lingkungan. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba. maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. anti-sosial dan asusila. Percocet. Manfaat Narkoba di Bidang Medis (Kesehatan) Tidak semua narkoba bersifat jelek. Seperti opioid lain. para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. manipulatif. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja. Morfin (Morfina) Morfin adalah getah opium yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu yang memiliki daya analgesik yang kuat berbentuk kristal. Dalam pengobatan klinis. masa depan suram. meskipun Fisiologis ketergantungan mungkin membutuhkan beberapa bulan untuk berkembang. Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba. Pendidikan menjadi terganggu. misalnya oksikodon (OxyContin. Gangguan mental. 3. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. dari analgesik digunakan untuk meringankan penderitaan berat atau sakit dan penderitaan. Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua.

Malas bergerak. Gangguan perhatian/daya ingat. morfin. Acuh tak acuh. Rasa senang. Nafsu makan meningkat. Mata merah. Kokaina diklasifikasikan sebagai suatu narkotika. Mulut kering. Gejala-gejala Pemakaian Narkoba Gejala-gejala pemakaian narkoba yang berlebihan: Opiat (heroin. Bicara cadel. khususnya untuk pembedahan mata. Denyut nadi dan tekanan darah meningkat. Pengendalian diri kurang. Amfetamin (shabu. Santai dan lemah. bahagia. Acuh tak acuh (apati). Sering menguap/ngantuk. ganja) Perasaan senang dan bahagia.Kokain (Kokaina) Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal. Depresi. Mengantuk. Bergairah. hidung dan tenggorokan. karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Pupil mata melebar. Pupil mata mengecil (melebar jika overdosis). Rasa mual. Kurang konsentrasi. ekstasi) Kewaspadaan meningkat. 11 . Ganja Rasa senang dan bahagia. bersama dengan morfina dan heroina karena efek adiktif.

Penyumbatan pembuluh darah. Hilang nafsu makan. 12 . Mudah marah. Euforia/rasa gembira berlebihan. BK. Gangguan pemusatan perhatian. Tekanan darah meningkat. Benzodiazepin (pil nipam. Psikosis. Alkohol Bicara cadel. Mual/muntah. Wajah kemerahan. Kejang. Berkeringat/rasa dingin. Mudah berkelahi. Pupil (manik mata) melebar. mogadon) Bicara cadel. Kewaspadaan meningkat. Kokain Denyut jantung cepat. Nafas bau alkohol. Distonia (kekakuan otot leher). Banyak bicara. Nystagmus horisontal/mata bergerak tak terkendali.- Sukar tidur/ insomnia. Jalan sempoyongan. Banyak bicara. Agitasi psikomotor/gelisah. Jalan sempoyongan. Perdarahan darah otak. Banyak bicara. Rasa harga diri meningkat. Wajah kemerahan.

peredaran gelap narkoba tidak hanya menyentuh lingkungan remaja. contohnya Glutamate yang merupakan neurotransmitter atau syarat yang berfungsi untuk menangkap pembelajaran. Keram perut atau diare. pengawasan dari orang tua terhadap anak menjadi salah satu cara dalam membentengi mereka agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Pupil mata membesar Mual dan ingin muntah. namun juga lingkungan anak. Mengabaikan kebersihan diri. bicara pelo. Berikut ini gejala-gejala kecanduan narkoba pada korban penyalahguna: Perubahan fisik dan lingkungan sehari-hari Gelisah dan sulit untuk tidur. Gangguan pemusatan perhatian. Pada perkembangannya.- Mudah marah. Jalan sempoyongan. Gejala dan Ciri-ciri Penyalahgunaan Narkoba Penyalahgunaan narkoba akan berimplikasi langsung terhadap sistem kerja otak sang penyalahguna. nadi dan suhu tubuh. korek api di kamar / di dalam tas. memahami. Bulu kuduk berdiri (seperti melihat hantu). Sering menerima telepon atau tamu yang tidak dikenal. jarum suntik. Gangguan dalam otak akibat penyalahgunaan narkoba akan menyebabkan pengulangan perilaku yang sulit untuk berhenti dalam menyalahgunakan narkoba meskipun hal tersebut berbahaya bagi tubuhnya.anak. Oleh karena itu. kertas timah. Perubahan perilaku sosial Penyalahgunaan bahan kimia narkoba dalam jangka waktu yang panjang akan mengganggu sistem kerja syaraf di otak. Jika mereka berhenti mengkonsumsi narkoba. Ditemukan obat-obatan. tampak terkantuk-kantuk. Keringat berlebih. Pilek. tubuh sang korban akan menderita secara fisik dan mau tidak mau mereka harus memenuhi rasa ketagihan tersebut. Peningkatan tekanan darah. Kamar tidak mau diperiksa atau selalu terkunci. Terdapat tanda-tanda bekas suntikan atau sayatan di bagian tubuh. Berikut adalah gejala & perubahan sikap yang mesti diwaspadai pada anak-anak. memori dan prilaku seseorang. Sering kehilangan uang/barang di rumah. terhadap penggunaan obat terlarang: 13 .

- Menghindari kontak mata langsung. Kurang disiplin. Mengabaikan kegiatan ibadah. Dengan adanya penyedia layanan ini akan banyak membantu. Bengong atau linglung. Suka berbohong atau memanipulasi keadaan (manipulatif). Kinerja dan nilai di sekolah turun/jelek Perubahan psikologis Perubahan psikologis yang terjadi.tempat tertutup. Badan Narkotika Nasional dalam hal ini menyediakan tempat terapi dan rehabilitasi bagi korban penyalahguna narkoba yang ingin menyembuhkan ketergantungannya tanpa dikenakan biaya. Suka mencoba untuk mencuri. Bermasalah di dalam lingkungan keluarga. Diharapkan pula para pecandu akan merasa diterima dalam upayanya sembuh dari ketergantungan apabila berada dalam komunitas yang serupa. atau tempat. Untuk prosedurnya bisa langsung ditanyakan melalui Call Center BNN 021-80880011 atau SMS Center BNN 081-221-675-675. 14 . Pergaulan bebas. baik dari segi perawatan dan fasilitas yang memadai. atau teman seorang pecandu yang membutuhkan terapi dan rehabilitasi agar segera menghubungi pusat rehabilitasi narkoba. Pendiam. Sering terlibat masalah hukum. Menarik diri dari aktivitas bersama keluarga. antara lain: Malas belajar Mudah tersinggung Sulit berkonsentrasi Penting bagi masyarakat yang memiliki kerabat. Sering menyendiri atau bersembunyi di kamar mandi. Suka membolos. di gudang.

sekaligus menghentikan pemakaian narkoba. Prinsipnya adalah dengan meningkatkan peranan atau kegiatan agar kelompok ini secara nyata lebih sejahtera sehingga tidak pernah berpikir untuk memperoleh kebahagiaan semua dengan memakai narkoba. Itulah sebabnya mengapa pengobatan narkoba tanpa upaya pemulihan (rehabilitasi) tidak bermanfaat. banyak pemakai narkoba yang ketika ”sudah sadar” malah mengalami putus asa. keluarga. otak. dan penderita. kemudian bunuh diri. Setelah sembuh. Tujuannya adalah mengobati ketergantungan dan menyembuhkan penyakit sebagai akibat dari pemakaian narkoba. paru-paru. perubahan karakter ke arah negatif. Selain dilakukan oleh pemerintah (instansi terkait). ormas dan lain-lain.Beberapa Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba Beberapa Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba. asosial. darah. Kunci sukses pengobatan adalah kerjasama yang baik antara dokter. Seperti kerusakan fisik (syaraf. dati dan lain-lain). Program ini ditujukan kepada masyarakat yang belum memakai narkoba. Tujuannya agar ia tidak memakai lagi dan bebas dari penyakit ikutan yang disebabkan oleh bekas pemakaian narkoba. masih banyak masalah lain yang akan timbul. Pemakaian narkoba sering diikuti oleh masuknya penyakit-penyakit berbahaya serta gangguan mental dan moral. kerusakan mental. dan penyakit-penyakit ikutan (HIV/AIDS. ginjal. Semua dampak negatif tersebut sangat sulit diatasi. sifilis dan lain-lain). antara lain: Promotif Disebut juga program pre-emtif atau program pembinaan. Tidak sembarang orang boleh mengobati pemakai narkoba. hepatitis. Inilah sebabnya mengapa pengobatan pemakai narkoba memerlukan biaya besar tetapi hasilnya banyak yang gagal. jantung. 15 . program ini juga sangat efektif jika dibantu oleh instansi dan institusi lain. Program kuratif ditujukan kepada pemakai narkoba. Pengobatannya harus dilakukan oleh dokter yang mempelajari narkoba secara khusus. Pengobatan terhadap pemakai narkoba sangat rumit dan membutuhkan kesabaran luar biasa dari dokter. keluarga dan penderita. atau bahkan belum mengenal narkoba. Preventif Disebut juga program pencegahan. perkumpulan. Rehabilitatif Rehabilitasi adalah upaya pemulihan kesehatan jiwa dan raga yang ditujukan kepada pemakai narkoba yang sudah menjalani program kuratif. lembaga swadaya masyarakat. termasuk lembaga profesional terkait. Program ini ditujukan kepada masyarakat sehat yang belum mengenal narkoba agar mengetahui seluk beluk narkoba sehingga tidak tertarik untuk menyalahgunakannya. Kuratif Disebut juga program pengobatan. Karenanya.

Represif Program represif adalah program penindakan terhadap produsen.wikipedia.id http://www.wikipedia.com/News/DisplayNewsRemaja.org/wiki/Kafein http://id. pengedar dan pemakai berdasar hukum.wikipedia. dan penyalahgunaan narkoba adalah: Badan Obat dan Makanan (POM) Departemen Kesehatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Jenderal Imigrasi Kepolisian Republik Indonesia Kejaksaan Agung/ Kejaksaan Tinggi/ Kejaksaan Negeri Mahkamah Agung (Pengadilan Tinggi/ Pengadilan Negeri) [\ Referensi http://www. program represif berupa penindakan juga dilakukan terhadap pemakai sebagai pelanggar undang-undang tentang narkoba.wikipedia. bandar.bnn.wikimu.go. Program ini merupakan instansi pemerintah yang berkewajiban mengawasi dan mengendalikan produksi maupun distribusi semua zat yang tergolong narkoba.org/wiki/Kokain http://id. Instansi yang bertanggung jawab terhadap distribusi.org/wiki/Alkohol http://id.wikipedia.org/wiki/Morfin http://id. produksi.org/wiki/Heroin 16 . penyimpanan.aspx?id=5691 http://id. Selain mengendalikan produksi dan distribusi.