Anda di halaman 1dari 5

Bila Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Diabaikan

Allah SWT mensifati umat Islam dalam Al-Qur'an sebagai umat yang terbaik karena menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. (Ali Imran:110) Firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 110 yang artinya: "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah." Kebaikan Umat Islam ini diperkuat oleh Rasulullah saw.dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Tirmidzi bahwa Rasulullah saw. bersabda tentang ayat 110 surat Ali Imran: "Kamu melengkapi tujuh puluh umat, kamulah yang paling baik dan paling mulia di sisi Allah." Kalau kita perhatikan susunan ayat di atas kita dapatkan bahwa penyebutan amar ma'ruf dan nahy munkar (menyuruh kepada yang baik dan mencegah dari yang munkar) didahulukan dari pada penyebutan iman kepada Allah, padahal iman kepada Allah merupakan derajat tertinggi dan lebih dahulu keberadaannya, bahkan amar ma'ruf dan nahy munkar merupakan konsekwensi iman kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya amar ma'ruf dan nahy munkar, dan umat yang melakukannya adalah umat yang terbaik, karena umat itu telah mencurahkan segala potensi dan kemampuannya untuk mewujudkan kebaikan dan mencegah timbulnya kejahatan bagi umat manusia. Karena pentingnya amar ma'ruf dan nahy munkar, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk melakukannya. Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 104 yang artinya: "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." Sebagai perintah Allah, sudah barang tentu jika dilaksanakan akan menyebabkan lahirnya berbagai macam kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya jika perintah ditinggalkan dan diabaikan akan menyebabkan timbulnya keburukan baik di dunia maupun di akhirat. Dalam tulisan ini akan diuraikan secara singkat akibat-akibat yang akan timbul jika amar ma'ruf dan nahy munkar ditinggalkan dan diabaikan, agar dalam diri kita timbul rasa takut kalau kita mengabaikan dan menyia-nyiakannya, yang pada akhirnya kita terdorong untuk melakukannya.

Jadi pengertian nahy munkar ( mencegah dari yang munkar ) adalah memperingatkan. shaum. malaikatNya. berbuat aniaya dan semacamnya. qishash. Mencakup juga hukum danperundang-undangan seperti mu'amalah maliyyah (transaksi harta). Juga mencakup dusta. zalim. baik perkataan. maupun perbuatan lahir dan batin. Sayyid Muhammad Nuh menjelaskan dalam bukunya Taujihat Nabawiyyah 'Ala alThariq bahwa al-ma'ruf adalah nama yang mencakup semua yang dicintai dan diridhai Allah. menyiapkan sebabsebab dan sarana-sarananya dalam bentuk mengokohkan pilar-pilarnya serta menjadikannya sebagai ciri umum bagi seluruh kehidupan. permusuhan. 'iffah (menjaga diri dari yang haram). Mencakup juga perbuatan-perbuatan keji seperti zina. perjanjian-perjanjian dan semacamnya. seperti shidiq (jujur).Pengertian Amar Ma'ruf Dan Nahy Munkar Untuk menghindari perbedaan penafsiran tentang amar ma'ruf dan nahy munkar. transaksi-transaksi. minum khamar (minuman keras). 'adil. RasulNya. 1. pengecut dan semacamnya. mencakup segala penyakit hati seperti riya'. yaitu iman kepada Allah. pemeliharaan anak. Jadi munkar (kemungkaran) mencakup kemusyrikan dengan segala bentuknya. menyusui anak. Semuanya itu dikatakan ma'ruf ( yang menurut bahasa berarti dikenal) karena fitrah yang bersih dan akal yang sehat mengenalnya dan menyaksikan kebaiakannya. zakat. kebencian dan semacamnya. perbuatan hina. menuduh berzina. zakat. Mencakup juga penyia-nyiaan ibadah seperti shalat. kitabNya. haji. hari akhir dan qadar (takdir). amanah. mencuri. 2. iddah dan semacamnya. hudud (hukuman-hukuman). nikah dan thalaq. yaitu shalat. Pengertian nahy munkar Al-Munkar (kemungkaran) adalah nama yang mencakup semua yang dibenci dan tidak diridhai Allah. nafkah. Juga mencakup ibadah. merampok. Jadi pengertian amar ma'ruf ( menyuruh kepada yang ma'ruf ) adalah mengajak dan memberikan dorongan kepada orang untuk melaksanakannya. Pengertian amar ma'ruf Dr. Jadi al-ma'ruf mencakup keyakinan. terlebih dahulu perlu dijelaskan pengertian amar ma'ruf dan nahy munkar. hasad (iri). kerusakan dan bahaya yang ditimbulkannya. baik perkataan maupun perbuatan lahir dan batin. jihad. Mencakup juga akhlaq. hiqd (dengki). shaum. Kemungkaran dikatakan munkar karena fitrah yang bersih dan akal yang sehat mengingkjari adan menyaksikan kejahatan. haji dan semacamnya. . khiyanat. setia janji dan semacamnya.

(HR. menjawab: "Ya. Firman Allah: Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu.Al-Anfal: 25). Sayyid Muhammad Nuh dalam bukunya Taujihat Nabawiyyah. bersabda: Sesungguhnya jika orang-orang melihat orang yang berbuat zalim lalu tidak mencegahnya. maka Allah SWT akan menimpakan azab kepada mereka secara menyeluruh baik orang-orang yang jahat maupun orang-orang yang shalih. maka pasti orang-orang yang mengabaikan dan tidak melaksanakannya akan mendapat dosa. Tirmidzi). Allah memerintahkan umat Islam untuk melakukan amar ma'ruf dan nahy munkar. 1. . 2. memutuskan sebab-sebab dan sarana-sarananya dalam bentuk membasminya sampai ke akar-akarnya serta membersihkan kehidupan dari segala bentuk kemungkaran. sedangkan orang-orang yang shalih tidak berusaaha mengingkari dan membendung kerusakan tersebut." Abu Bakar r. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab shahihnya dengan sanadnya dari Zainab binti Jahsy bahwa ia bertanya: Wahai Rasulullah.Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya (QS. Tidak ada satu umatpun yang mengabaikan perintah amar ma'ruf dan nahy munkar kecuali Allah menimpakan berbagai hukuman kepada umat itu. apakah kita akan binasa padahal di tengah-tengah kita ada orang-orang yang shalih? Rasulullah saw. berkata: Saya mendengar Rasulullah saw. Berikut ini akan disebutkan sebagiannya sebagaimana disebutkan oleh Dr. Akibat Mengabaikan Perintah Amar Ma'ruf Dan Nahy Munkar Sebagaimana diungkapkan dalam pendahuluan karena pentingnya amar ma'ruf dan nahy munkar.a.menjauhkan dan menghalangi orang dari melakukannya. Tidak dikabulkannya do'a orang-orang yang shalih Apabila suatu masyarakat mengabaikan amar ma'ruf dan nahy munkar serta tidak mencegah orang yang berbuat zalim dari kezalimannya. Azab yang menyeluruh Apabila kemaksiatan telah merajalela di tengah-tengah masyarakat . maka Allah akan menimpakan siksa kepada mereka dengan tidak mengabulkan do'a mereka. maka hampir saja menimpakan siksa secara menyeluruh kepada mereka. apabila kemaksitan telah merajalela.Muhammad Abdul Qadir Abu Faris dalam bukunya Al-Amru Bil-Ma'ruf Wan-Nahyu 'Anil-Munkar dan Dr. Ketika kewajiban itu diabaikan dan tidak dilaksanakan.

tidak mengingkari dan tidak mencegahnya. Maka ketika demikian keadaan mereka. Allah akan menutup hatimu. yakni terusir dari rahmat Allah sebagaimana yang telah menimpa Bani Israil ketika mengabaikan amar ma'ruf dan nahy munkar. Berhak mendapatkan laknat Di antara hukuman orang yang mengabaikan amar ma'ruf dan nahy munkar adalah berhak mendapatkan laknat. kemudian melaknat kamu sebagaimana melaknat mereka. Inilah yangg diperingatkan ." 4. Kemudian Nabi bersabda: "Tidak. sampai firman Allah (tapi kebanyakan mereka adlah orang-orang yang fasik). Apabila hal ini terjadi dan orang-orang diam. bersabda: "Pertama kerusakan yang terjadi pada Bani Israil. sebagaimana firman Allah: "Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Atau kalau tidak. maka Allah akan menanamkan perpecahan dan permusuhan di kalangan mereka sehingga mereka saling melakukan pembunuhan dan menumpahkan darah. kemudian pada esok harinya bertemu lagi sedang berbuat itu juga. mencegah dari yang munkar dan mencegah orang yang berbuat zalim. bahkan ia telah menjadi teman makan minum dan duduk-duduknya. tetapi ia tidak menegurnya. Timbulnya perpecahan Sudah merupakan aksiomatis bahwa kemungkaran yang paling berat dan dan paling keji dapat menjauhkan syari'at Allah dari realitas kehidupan dan ditinggalkannya hukum-hukumNya dalam kehidupan manusia. dan kamu batasi di dalam hak itu. kamu harus menyuruh kepada yang ma'ruf. sekali-kali jangan seperti mereka. karena perbuatan itu tidak halal bagimu. Tirmidzi). Allah menutup hati masing-masing. yaitu seseorang jika bertemu kawannya sedang berbuat kejahatan ditegur: wahai fulan. ( HR. Abu Daud meriwayatkan dalam kitab Sunannya dengan sanadnya dari Abdullah bin Mas'ud ia berkata: Rasulullah saw. bertaqwalah pada Allah dan tinggalkan perbuatan yang kamu lakukan.Sabda Rasulullah saw. kamu harus mengembalikannya ke jalan hak.: Demi dzat yang diriku ada di tangan-Nya hendaknya kamu menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Demi Allah. 3. atau Allah akan menimpakan siksa kepadamu kemudian kamu berdo'a kepada-Nya lalu tidak dikabulkan.

Cukuplah lima hukuman yang disebutkan di atas menumbuhkan rasa takut bagi seorang mukmin untuk tidak mengabaikan perintah amar ma'ruf dan nahy munkar. Tetapi bisa saja Allah membinasakan umat Muhammad secara mental. Nuh." (HR.Rasulullah saw kepada umatnya dan beliau mohon perlindungan Allah agar umatnya tidak menemukan hal itu." 5." maka mereka dibiarkan dalam kemaksiatan yang mereka lakukan dalam keadaan hina. di sisi Allah tidak ada nilainya sama sekali. pasti kalian akan ditimpa berbagai macam azab. sekaligus mendorongnya untuk melakukan perintah tersebut . serta kawan-kawannya tidak merasa hormat. Shalih. namun walaupun jumlahnya banyak. Ibnu Majah meriwayatkan dalam kitab Sunannya dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r. tetap dalam keadaan hidup. Tidaklah pemimpin-pemimpin kalian tidak berhukum dengan Al-Qur'an dan memilih hukum selain hukum Allah. ketika umat ini takut mengatakan yang hak dan tidak mencegah orang yang berbuat zalim dari kezalimannya. saya berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menemukannya. Luth dan Syu'aib yang telah mendustakan para Nabi dan mendurhakai perintah Allah. Pemusnahan mental Sebagai kehormatan kepada Nabi Muhammad saw. datang kepada kami dengan mengatakan: Wahai golongan Muhajirin. Maksudnya umat ini tidak dimusnahkan fisiknya. musuh-musuhnya tidak merasa takut. Ada lima hal apabila kalian melakukannya . kekayaannya melimpah ruah. Allah tidak memusnahkan umat beliau secara fisik sebagaimana yang telah menimpa umat-umat terdahulu seperti kaum Nabi Hud.a. sekalipun melakukan dosa dan maksiat yang menyebabkan kehancuran dan kebinasaan. Beliau bersabda: "Apabila kamu melihat umatku tidak mau mengatakan kepada orang yang berbuat zalim di antara mereka: "Kamulah orang yang berbuat zalim. Inilah yang diberitakan Rasulullah saw. bahwa ia bekata: Rasulullah saw. Ahmad) Penutup Demikianlah di antara hukuman Allah akibat diabaikannya amar ma'ruf dan nahy munkar. kecuali Allah menanamkan perpecahan di antara kalian.