Anda di halaman 1dari 31

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN DAN KOPERASI

Jl. Prof Dr. Soepomo, SH Bantul, Yogyakarta Kode Pos. 55714 Telp/Fax : (0274) 367407 Website : www.perindagkop.bantul.go.id Email :
disperindagkop@bantulkab.go.id

Dokumen Pengadaan Secara Elektronik
(DOKUMEN PEMILIHAN)

Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha
Untuk Metode e-Seleksi Sederhana dengan Prakualifikasi

2

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul

2 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : 04.a/Panitia/Perindagkop/Btl/2013 Tanggal : 21 Februari 2013

Untuk PENGADAAN

PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PENANAMAN MODAL KAWASAN PERUNTUKAN INDUSTRI SEDAYU

Panitia Pengadaan : Pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2013

3 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana

4 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana .

Nama paket pekerjaan : Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 6. 3.BAB III. B. Alamat Pokja ULP/Panitia Pengadaan : Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul.go. Uraian singkat pekerjaan : Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 7. Pokja ULP/Panitia Pengadaan : Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu Tahun Anggaran 2013 2.bantulkab.Sumber Dana C. Alamat website LPSE : lpse.d____ Tempat : __________ 5 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana .Lingkup Pekerjaa n 1.go.perindagkop. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A.bantul.Pemberi an Penjelas an Dokume n Pemiliha n D. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 120 (seratus dua puluh) hari kalender. Penin jauan Lapanga n (apabila diperluk Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2013 Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi SPSE : Peninjauan Lapangan akan dilaksanakan pada : Hari : __________ Tanggal : __________ Waktu : ____s.id 5. Alamat website www.id 4.

Pembayaran dilakukan dengan cara secara sekaligus Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak tanggal batas akhir pemasukan penawaran G. Batas Akhir Pemasuk an Penawar an I. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi/PPK/pemilik pekerjaan. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah 2. Evaluasi Teknis Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi SPSE Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi SPSE Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi SPSE Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. Apabila tidak dilengkapi referensi/kontrak 6 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Masa Berlaku Penawar an 1. b. Mata Uang Penawar an dan Cara Pembay aran F. Jadw al Pemasuk an Dokume n Penawar an H. Pembuka an Penawar an J. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi/kontrak sebelumnya. Unsur Pengalaman Perusahaan : 20% a.an) E.

Rumusan penghitungan sebagai berikut: Keterangan: X = Nama perusahaan NPL = Nilai Pengalaman di Lokasi JPPL = Jumlah Pengalaman Perusahaan di Lokasi f. dan ketentuan penilaian sub unsur : Dihitung jumlah paket pengalaman perusahaan pada pekerjaan yang sesuai. dengan bobot sub unsur 40%. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. Nilai yang diperoleh dikali dengan bobot sub unsur. Rumusan penghitungan sebagai berikut: Keterangan: X = Nama perusahaan NP = Nilai Pengalaman JPP = Jumlah Pengalaman Perusahaan e. c. Jumlah paket pengalaman perusahaan yang paling banyak dijadikan pembanding untuk mendapatkan nilai. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi kegiatan. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. dan ketentuan penilaian sub unsur : Dihitung jumlah paket pengalaman perusahaan pada pekerjaan yang sesuai pada lokasi kegiatan (Provinsi/Kabupaten/Kota di DIY). dijadikan pembanding untuk mendapatkan nilai. Sub unsur pengalaman manajerial dan 7 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Sub unsur pengalaman melaksanakan kegiatan sejenis. d. Nilai yang diperoleh dikali dengan bobot sub unsur. Jumlah paket pengalaman perusahaan yang paling banyak di lokasi kegiatan tersebut. dengan bobot sub unsur 20%.sebelumnya maka tidak dinilai.

dihitung dengan rumusan sebagai berikut : 1 Fasilitas utama adalah peralatan utama yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan 8 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Rumusan penghitungan sebagai berikut: Keterangan : X = Nama perusahaan NPK = Nilai Pengalaman Kontrak NK = Nilai Kontrak iii) Ketersediaan fasilitas utama : Bila fasilitas utama tersedia. dijadikan pembanding untuk mendapatkan nilai. Jumlah yang paling banyak. Nilai kontrak yang tertinggi. Nilai yang diperoleh dikali dengan 1/3 (satu per tiga) bobot sub unsur. dijadikan pembanding untuk mendapatkan nilai.fasilitas utama1. Nilai yang diperoleh dikali dengan 1/3 (satu per tiga) bobot sub unsur. dan ketentuan penilaian sub unsur : i) Pengalaman sebagai lead firm : Dihitung jumlah pengalaman menjadi lead firm. Rumusan penghitungan sebagai berikut: Keterangan: X = Nama perusahaan NPLF = Nilai Pengalaman sebagai Lead Firm JPPL = Jumlah Pengalaman Perusahaan sebagai Lead Firm ii) Pengalaman mengelola kontrak: Dihitung nilai kontrak tertinggi dari pekerjaan yang sejenis. dengan bobot sub unsur 20%.

[sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. NFU bernilai 1 (satu) apabila : Fasulitas utama yang diusulkan dalam Penawaran Teknis memenuhi seluruh kriteria dalam KAK. iv) Nilai pengalaman manajerial dan fasilitas utama = NPLF + NPK + NFU g. namun tidak diusulkan di dalam Penawaran Teknis. (b)fasilitas utama yang dibutuhkan dicantumkan di dalam KAK. untuk kemudian dijadikan pembanding untuk 9 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. Nilai yang diperoleh dikali dengan bobot sub unsur. dengan bobot sub unsur 20%. dan ketentuan penilaian sub unsur : Dihitung jumlah tenaga ahli tetap terbanyak untuk kemudian dijadikan pembanding untuk mendapatkan nilai. (c) fasilitas utama yang dibutuhkan dicantumkan di dalam KAK dan diusulkan dalam Penawaran Teknis. Rumusan penghitungan sebagai berikut: Keterangan: X = Nama perusahaan KP = Kapasitas Perusahaan JTAT = Jumlah Tenaga Ahli Tetap h. Dihitung dengan jumlah unsur lain yang dipersyaratkan yang tertinggi/terbanyak.Keterangan : X = Nama perusahaan NFU = Nilai Fasilitas Utama NFU bernilai 0 (nol) apabila : (a) fasilitas utama yang dibutuhkan tidak dicantumkan di dalam KAK. namun tidak memenuhi salah satu kriteria.

3) apabila memberikan tanggapan dengan cukup baik yang menggambarkan pemahaman peserta atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. diberi nilai 20 (dua puluh). 2. 2) apabila memberikan tanggapan baik menggambarkan pemahaman peserta atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. 8) Nilai Sub Unsur Pemahaman Atas Jasa Layanan Yang Tercantum dalam KAK = 10 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN = NP + NPL + Nilai Pengalaman Manajerial dan Fasilitas Utama + KP + Nilai Sub Unsur Lainnya. diberi nilai 80 (delapan puluh). Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. diperoleh i. diberi nilai 40 (empat puluh). dengan bobot sub unsur 30%. maka tidak diberikan nilai. 4) apabila memberikan tanggapan yang kurang menggambarkan pemahaman peserta atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. diberi nilai 60 (enam puluh). diberi nilai 100 (seratus). 5) apabila memberikan tanggapan yang sangat kurang menggambarkan pemahaman peserta atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Unsur Pendekatan dan Metodologi : 20% a.] 6) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 7) Apabila peserta tidak memberikan tanggapan atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Nilai yang dikali dengan bobot sub unsur. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) [apabila memberikan tanggapan dengan sangat baik yang menggambarkan pemahaman peserta atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % j.mendapatkan nilai.

cukup baik. diberi nilai : 20 s/d 100 8) organisasi [sangat baik. diberi nilai : 60 4) dukungan data yang tersedia terhadap KAK kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai: 40 5) uraian tugas sangat kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. jadwal pekerjaan.nilai yang didapatkan X bobot sub unsur. diberi nilai : 80 3) apresiasi terhadap inovasi cukup baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 20 s/d 100 9) kebutuhan fasilitas penunjang [sangat baik. sangat kurang] sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 100 2) konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. cukup baik. baik. diberi nilai : 20 6) jangka waktu pelaksanaan sangat baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. kurang. sangat kurang] sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur kualitas metodologi. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ketepatan analisa yang disampaikan dan langkah pemecahan yang diusulkan sangat baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. baik. kurang. diberi nilai : 20 s/d 100 10) apabila peserta tidak menyajikan maka tidak diberikan nilai. dengan bobot sub unsur 30%. 11) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 12) ketentuan kriteria penilaian : sangat baik = 100 baik = 80 cukup baik = 60 11 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . b. cukup baik. baik. diberi nilai : 20 s/d 100 7) program kerja. dan jadwal penugasan [sangat baik. kurang. sangat kurang] sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

kurang. baik. dengan bobot sub unsur 30%.kurang = 40 sangat kurang = 20 13) Nilai Sub Unsur Kualitas Metodologi = Nilai rata-rata komponen sub unsur x Bobot Sub Unsur. baik. baik. sangat kurang] sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 20 s/d 100 2) penyajian spesifikasi teknis dan perhitungan teknis2 [sangat baik. diberi nilai : 20 s/d 100 4) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 5) apabila peserta tidak menyajikan maka tidak diberikan nilai. c. Sub unsur hasil kerja (deliverable). dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penyajian analisis dan gambar-gambar kerja2 [sangat baik. kurang. cukup baik. kurang. sangat kurang] sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. sangat kurang]sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. d. 6) ketentuan kriteria penilaian : sangat baik = 100 baik = 80 cukup baik = 60 kurang = 40 sangat kurang = 20 7) Nilai Sub Unsur Hasil Kerja ( deliverable) = Nilai rata-rata komponen sub unsur x Bobot Sub Unsur. cukup baik. diberi nilai 100 (seratus). diberi nilai : 20 s/d 100 3) penyajian laporan-laporan [sangat baik. dengan bobot sub unsur 10%. cukup baik. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) [apabila gagasan baru yang diajukan oleh peserta sangat baik. 2 dipersyaratkan untuk konsultan konstruksi 12 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK.

dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) Tingkat pendidikan: a) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. dengan 13 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. diberi nilai 80 (delapan puluh). diberi nilai : 0 (nol). e. 3. 8) Nilai Sub Unsur Gagasan Baru Yang Diajukan Oleh Peserta Untuk Meningkatkan Kualitas Keluaran Yang Diinginkan dalam KAK = nilai yang didapatkan X bobot sub unsur . Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 60% a. b) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. 2) Nilai Sub Unsur Tingkat Pendidikan = Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan.2) apabila gagasan baru yang diajukan oleh peserta baik. f. Sub unsur tingkat pendidikan.] 6) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 7) Apabila peserta tidak mengajukan gagasan baru untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. 5) apabila gagasan baru yang diajukan oleh peserta sangat kurang. diberi nilai 40 (empat puluh). diberi nilai : 100 (seratus). diberi nilai 20 (dua puluh). 3) apabila gagasan baru yang diajukan oleh peserta cukup baik. b. maka tidak diberikan nilai. diberi nilai 60 (enam puluh). 4) apabila gagasan baru yang diajukan oleh peserta kurang. [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % g. dengan bobot sub unsur 10%. NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI = Total NILAI seluruh sub unsur X bobot unsur Pendekatan dan Metodologi.

5 s. sesuai adalah : lebih baik dari KAK ii. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam.d 0. maka pengalaman kerja diberi nilai 100 (seratus). diberi nilai : 0 s. diberi nilai : 1 b) tidak sesuai.bobot sub unsur 80%. sesuai adalah : lebihbaik atau sama KAK ii. c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar.90 c) lingkup pekerjaan yang : i. yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli.d 0. menunjang adalah : Sama dengan KAK iii. diberi 14 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . diberi nilai : 1 b) menunjang/terkait.diberi nilai: 0.90 c) posisi yang : i. tidak sesuai adalah : Tidak sesuai KAK (iii) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional (iv) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional (v) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional : a) memiliki ≥ 10 tahun pengalaman kerja profesional pada KAK. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a)apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. b)apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak diberi nilai 0 (nol). : (i) lingkup pekerjaan : a) sesuai. terkait adalah : Kurang memenuhi KAK (ii) posisi : a) sesuai.

15 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . dengan bobot sub unsur 10%. Sub unsur lain-lain yang dibutuhkan dalam KAK. diberi nilai : 100 (seratus) atau dinilai secara proporsional sesuai dengan banyaknya sub unsur yang dinilai . 3) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 4) Nilai Sub Unsur Sertifikat Keahlian/Profesi = nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : 0 (nol). 2) penguasaan bahasa setempat [apabila dibutuhkan]. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi3.nilai 100 (seratus). 3) Nilai Sub Unsur Pengalaman Kerja Profesional = Nilai Jangka Waktu Pengalaman Kerja Profesional X Bobot Sub Unsur. 2) tidak memiliki. dan kondisi ( custom) setempat. c. diberi nilai : 100 (seratus) atau dinilai secara proporsional sesuai dengan banyaknya sub unsur yang dinilai . diberi nilai : 100 (seratus) atau dinilai secara proporsional sesuai dengan banyaknya sub unsur yang dinilai . situasi. aturan. 5) [sebutkan kriteria penilaian lain beserta nilainya apabila ada] 6) Nilai Sub Unsur Lain-Lain = total nilai yang didapatkan X bobot sub unsur lain-lain. diberi nilai : 100 (seratus). dengan bobot sub unsur 0%. d. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) penguasaan bahasa asing [apabila dibutuhkan]. 3) penguasaan Bahasa Indonesia bagi konsultan asing [apabila dibutuhkan]. diberi nilai : 100 (seratus) atau dinilai secara proporsional sesuai dengan banyaknya sub unsur yang dinilai. b) memiliki < 5 tahun pengalaman kerja profesional pada KAK. 4) aspek pengenalan (familiarity) atas tatacara. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki. 3 Sertifikat keahlian/profesi dipersyaratkan untuk keahlian konsultan yang sudah memiliki organisasi profesi. diberi nilai 50 (lima puluh).

Tenaga Ahli 1 Ekonomi. f. 4. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI 5. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI tenaga ahli i. [untuk Metode Evaluasi Kualitas dan Biaya] Bobot Penawaran Teknis : ______________ % Bobot Penawaran Biaya : ______________ % 16 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Pembuk aan Penawa ran M. Total NILAI seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. Total NILAI seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. diberi bobot = 15% 4). Evaluasi Biaya Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi SPSE 1. diberi bobot = 25% 3). diberi bobot = 15% 5). Ambang batas nilai teknis (passing grade) = 75 (tujuh puluh lima) K. Team leader. Tenaga Ahli 1 Geografi.e. diberi bobot = 30% 2). Jadwal Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi Tahapan SPSE Pemilih an L. g. Tenaga Ahli 1 Lingkunganl. diberi bobot = 15% h. [apabila tenaga ahli yang dinilai lebih dari 1 (satu) maka setiap tenaga ahli harus diberi bobot] Bobot tenaga ahli : 1). Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. Tenaga Ahli 1 Sosiologi.

Jangka waktu pelaksanaan Evaluasi Biaya : _______________ s. Tembusan sanggahan dapat disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada : a. Pokja ULP/Panitia Pengadaan Kegiatan Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan 17 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana .d _______________ [tuliskan tanggal bulan dan tahun] N. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. PPK Kegiatan Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu Tahun Anggaran 2013 b. Tembusan sanggahan banding dapat disampaikan di luar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada : a. d. [APIP] Inspektur Inspektorat Kabupaten Bantul.2. 2. Sangga han Banding dan Pengad uan Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : 20 (dua puluh) hari kerja 1 (satu) hari kerja: 8 (jam) jam kerja 1. PPK Kegiatan Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu Tahun Anggaran 2013 b. Sangga han. PA/KPA pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul c. Unit Biaya Personil Berdasa r-kan Satuan Waktu O. Sanggahan Banding (apabila ada) disampaikan di luar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada : Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul 3.

. 2. Jaminan Sangga han Banding 1.Industri Sedayu Tahun Anggaran 2013 e.500. Besarnya jaminan sanggahan banding Rp.750. Q. Jaminan Uang Muka 1.. P. Pengaduan dapat disampaikan di luar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada [APIP] Inspektur Inspektorat Kabupaten Bantul. Jaminan Uang Muka ditujukan kepada PPK Kegiatan Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu Tahun Anggaran 2013 3.000. f.(dua puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) 2.(tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Panitia Penga Kegiatan Penyusunan Masterplan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu Tahun Anggaran 2013 Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah. Nilai Jaminan Uang Muka sebesar Rp 22. [APIP] Inspektur Inspektorat Kabupaten Bantul. 3. Jaminan Uang Muka dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah (apabila ada) 18 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana .000.

gambaran secara garis besar mengenai 19 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . baik pemerintah (BUMN/BUMD) atau perusahaan swasta yang berbadan hukum. Di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya Kabupaten Bantul belum terdapat sebuah Kawasan Industri sehingga ke depan Kawasan Peruntukan Industri ini akan didorong menjadi Kawasan Industri. dan masalah perkembangan kawasan permukiman yang berdekatan dengan lokasi industri. Latar Belakang Kawasan pengembangan perekonomian salah satunya adalah Kawasan Peruntukan Industri. 4 Uraian Pendahuluan memuat pekerjaan yang akan dilaksanakan. Kawasan Industri merupakan suatu tempat pemusatan kegiatan industri yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana yang disediakan dan dikelola oleh pengelola kawasan industri. Desa Argorejo. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan4 1. Kawasan Peruntukan Industri di Kabupaten Bantul direncanakan meliputi industri menengah dan besar di Kecamatan Sedayu (Desa Argosari. Kawasan Peruntukan Industri adalah bentangan lahan yang diperuntukan bagi kegiatan industri berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Tingkat II yang bersangkutan. dan Desa Argomulyo) dan Kecamatan Piyungan (Desa Srimulyo dan Desa Sitimulyo). keterbatasan infrastruktur. Desa Argodadi. pada awalnya kawasan industri hanya dikembangkan oleh pemerintah melalui BUMN/BUMD karena meningkatnya jumlah industri dengan dampak polusi lingkungan yang diakibatkannya.BAB IV. Di Indonesia.

baik di dalam negeri maupun luar negeri. dan lingkungan hidup. Aspek efisiensi merupakan suatu sasaran pokok pengembangan kawasan industri. sosial. kemudahan pelayanan administrasi. ketersediaan infrastruktur 20 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Oleh karena itu pembangunan Kawasan Peruntukan Industri menjadi sebuah Kawasan Industri merupakan sarana untuk mengembangkan industri yang berwawasan lingkungan serta memberikan kemudahan dan daya tarik bagi investasi dengan pendekatan konsep efisiensi. Pengembangan Kawasan Industri diarahkan dengan menerapkan prinsipprinsip pembangunan industri yang berkelanjutan yang didasarkan pada aspek pembangunan ekonomi. dan pemberian fasilitas fiskal serta kemudahan-kemudahan lain dalam kegiatan usaha industri.Pembangunan Kawasan Industri merupakan salah satu pilar pembangunan perekonomian baik nasional ataupun daerah. efisiensi. tata ruang. Langkah-langkah dalam rangka peningkatan daya saing dan daya tarik investasi yakni terciptanya iklim usaha yang kondusif. Saat ini pembangunan industri sedang dihadapkan pada persaingan global yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan industri. dan lingkungan hidup. Melalui pengembangan kawasan industri. Peningkatan daya saing industri merupakan salah satu pilihan yang harus dilakukan agar produk Industri (khususnya industri daerah) agar mampu bersaing. yang antara lain dengan tersedianya lokasi industri yang memadai yaitu berupa Kawasan Industri. kepastian hukum. investor atau pengguna kaveling industri (user) akan mendapatkan lokasi kegiatan industri yang sudah tertata dengan baik.

Aspek tataruang. prasarana dan sarana penunjang seperti penyediaan energi listrik. hal terpenting yang menjadi nilai jual bagi kalangan investor adalah kemudahan atau fasilitas yang diberikan terutama penyediaan lahan. Penyerapan tenaga kerja. Meningkatkan keunggulan kompetitif produk ekspor. Mendorong terjadinya peningkatan kualitas SDM melalui transfer teknologi. pembangunan Kawasan Industri dapat mensinergikan perencanaan.yang lengkap. akan lebih mudah menyediakan fasilitas pengolahan limbah dan juga pengendalian limbahnya. fasilitas jalan. 3. Peningkatan investasi. Kegiatan industri pada suatu lokasi pengelolaan. 2. dan lain sebagainya. 5. yaitu : 1. Selain itu dalam pengembangan Kawasan Peruntukan Industri. Tetapi ketika dalam Kawasan Peruntukan Industri telah berdiri sebuah Kawasan Industri nilai jual kepada investor akan menjadi lebih tinggi karena kemudahan dan fasilitas yang diberikan 21 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . hal ini dapat dilihat dari tujuan pengembangan Kawasan Industri. 4. Penerimaan devisa sebagai hasil dari peningkatan ekspor. pelayanan dan kapital bagi peningkatan ekspor. keamanan dan kepastian tempat usaha yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota. telekomunikasi. 6. Bagi pemerintah sendiri keinginan untuk mengembangkan suatu Kawasan Industri ada hubungannya dengan kegiatan investasi pada umumnya. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal.

Untuk itu maka perlu adanya perencanaan pengembangan Kawasan Peruntukan Industri agar ke depan berdiri sebuah Kawasan Industri. Meningkatkan pengelolaan Kawasan Peruntukan Industri yang ramah lingkungan. 4. perhitungan berapakah investasi yang dibutuhkan. Memberi peluang bagi peningkatan investasi melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan dan siap menampung kegiatan industri. Maksud dan Tujuan Maksud kegiatan “Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu” secara umum dapat memberi gambaran tentang potensi Kawasan Peruntukan Industri Sedayu sehingga dapat menarik investor. Meningkatkan kesempatan kerja dan investasi. pengelola. 3. Adapun secara umum kegiatan ini dapat memberi manfaat sebagai berikut : 1. dan bagaimanakah manfaat dan biaya dalam upaya pengembangan suatu Kawasan Industri.oleh sebuah Kawasan Industri. Sehubungan dengan akan dikembangkannya Kawasan Peruntukan Industri di Kecamatan Sedayu maka diperlukan Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Menjadi pusat kegiatan ekonomi dan terkait dengan wilayah 22 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . 2. ekspor impor serta kegiatan ekonomi yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Juga perlu dikeluarkan kebijakankebijakan terkait dengan pengembangan Kawasan Peruntukan Industri sehingga berkembang dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi regional. 2. Perencanaan ini meliputi ketersediaan lahan minimal 50 Ha.

6. Menyusun studi kelayakan ekonomi penanaman modal (investasi) di Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. 6. 3. Sasaran Sasaran kegiatan “Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu” 23 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Dapat mendorong pertumbuhan industri pendukung di sekitar kawasan. sehingga memberikan efek ganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal. Menyusun Potensi Ekonomi Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. 3. 8. Menyusun master plan pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. 2. Merencanakan pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu agar terbangun minimal sebuah Kawasan Industri? 7. 4. 5. Tujuan kegiatan “Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu” secara spesifik adalah : 1. Mampu memberikan manfaat bagi kawasan lain. Rekomendasi kebijakan dan solusi atas permasalahan.pengembangan lainnya. 5. Mengidentifikasi permasalahan sehubungan dengan upaya pengembangan penanaman modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Merencanakan kebutuhan pengelolaan lingkungan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Merencanakan kebutuhan infrastruktur Kawasan Peruntukan Industri Sedayu.

Studi-Studi Terdahulu 10. M. 5 Data penunjang terdiri dari data yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. S. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Nama Pejabat Pembuat Endartiningsih. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBD Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2013 5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. 2.adalah tersusunnya Master Plan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. 4. 24 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Data Dasar 8. Referensi Hukum Dasar hukum yang digunakan dalam kegiatan “Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu” adalah : 1.Si Komitmen : Satuan Kerja: Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul Data Penunjang5 7. Standar Teknis 9. Lokasi Pekerjaan Lokasi pekerjaan “Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu” adalah Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 Tentang Perindustrian.S. 3. Sumber Pendanaan 6.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal. Kecil dan Menengah. Keputusan Presiden RI Nomor 33 Tahun 1990 Tentang Penggunaan Tanah Bagi Pembangunan Kawasan Industri. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 25 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . 7. 5. 17. 10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Kawasan Industri. 8. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35/m-Ind/per/2010 Tentang Pedoman Teknis Kawasan Industri. 9. Undang-Undang RI No. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Air 14. 11. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Keputusan Presiden RI Nomor 150 Tahun 2000 Tentang Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu. 12. 19. 13. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro. Keputusan Presiden RI Nomor 41 Tahun 1986 Tentang Perincian Belanja Rutin. 16. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993 Tentang Parasarana dan Lalulintas Jalan. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan. 6. 18. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Tata Kelola Pemerintah Daerah. 15.4.

2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta . 20. 26 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bantul.

Menyusun master plan pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 5. Menyusun rencana pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu agar terbangun menjadi sebuah Kawasan Industri 4. Melakukan studi kelayakan ekonomi penanaman modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 8. survey literatur 2. Melakukan studi analisis lingkungan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 9. 2. primer. 27 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana .Ruang Lingkup 11. Lingkup Pekerjaan Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Pengumpulan data sekunder. Hasil Evaluasi dan analisis kondisi social economy di Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan: 1. Nilai potensi ekonomi Kawasan 12. Evaluasi dan analisis kondisi social economy di Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 6. Menganalis potensi ekonomi Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 7. Keluaran6 6 Dijelaskan pula keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain. Merumuskan rekomendasi kebijakan dan alternatif solusi atas permasalahan tersebut untuk ditindaklanjuti berupa rencana aksi (action plan) Hasil/Produk dari kegiatan “Penyusunan Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu” adalah : 1. Merumuskan permasalahan dan hambatan terkait pengembangan penanaman modal di Kawasan Peruntukan Industri Sedayu 3.

Hasil rencana kebutuhan infrastruktur Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Peralatan. DVD/CD. 6. 7. Hasil rencana kebutuhan pengelolaan lingkungan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. standing banner. Hasil studi Kelayakan ekonomi penanaman modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan Menyusun Masterplan Sedayu sebagimana dalam Kontrak/SPK 4 bulan atau 120 (seratus dua puluh) hari kalender sejak ditandatanganinya Kontrak/SPK 28 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. Master Plan Pengembangan Penanaman Modal Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. 8. 4. 3. brosur. Material. Hasil rencana pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu agar terbangun menjadi sebuah Kawasan Industri. 13. dan neon box pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Sedayu. leaflet. Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen Maja kursi dan ruang rapat 14. Peralatan Tempat presentasi dan kelengkapannya dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi 15. 5.Peruntukan Industri Sedayu.

IRR. 4. Ahli Geografi Ahli Lingkungan Ahli Ekonomi Ahli Sosiologi Kemasyarakatan Minimal S2 Minimal S2 Minimal S2 Minimal S2 1 Orang 1 Orang 1 Orang 1 orang Tenaga Pendukung (jika ada): 1. 3. BLH. serta pengumpulan data primer melalui survey lapangan. Bappeda. Desk studi meliputi studyliterature. BPS dan Publikasi dan laporan instansi terkait. Pengolah Data Minimal D3 Minimal D3 Minimal D3 2 Orang 3 Orang 1 orang 18. Personil Posisi Kualifikasi Jumlah Orang Bulan7 Tenaga Ahli: 1. 3.17. BKPMD. DPU. 2. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan 1. best practices. Pengumpulan data dan informasi terkait dengan penanaman modal dan potensi ekonomi serta pengembangan kawasan industri meliputi data sekunder yang berasal dari berbagai instansi yang terkait di Kabupaten Bantul seperti: Disperindagkop. Analisa deskriptif dan kuantitatif untuk mengetahui potensi ekonomi dan kelayakan ekonomi (NPV. serta regulasi dan kebijakan terkait dengan potensi ekonomi dan penyusunan master plan pengembangan penanaman modal kawasan industri di Piyungan 2. B/C 7 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan. Surveyor 3. 29 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Tenaga Komputer/Adm 2. kajian sejenis terdahulu.

Laporan pendahuluan harus diserahkan selambat-lambatnya: 60 (enam puluh) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) buku laporan 20. Laporan akhir harus diserahkan selambatlambatnya: 120 (seratus dua puluh) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 30 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana . Laporan harus diserahkan selambatlambatnya: 100 (seratus) hari kalender sejak SPMK diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) buku laporan. 21. Melakukan pembahasan dengan Tim Teknis dan stakeholders yang terkait dengan penyusunan master plan pengembangan penanaman modal kawasan industri di Piyungan. Analisa spasial untuk mengetahui sebaran dan luasan kebutuhan pengembangan industri Piyungan. 5. Laporan 19. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan memuat hasil survey lokasi pelaksanaan pendahuluan kegiatan. 4. 22.ratio) terhadap hasil pengumpulan data yang diperoleh. Laporan Antara Laporan Antara memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatan. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat: Laporan harus diserahkan selambatlambatnya: __ (__________) hari kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku laporan. Laporan Akhir Laporan Akhir memuat hasil keseluruhan kegiatan.

20 (dua puluh) buku laporan. Persyaratan Kerjasama 25. leaflet sebanyak 500 (lima ratus) buah. booklet sebanyak 200 (dua ratus) buah.Sepengetahuan PPK. Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: . Hal-Hal Lain 23. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 26. dengan Memberikan surat tertulis kepada PPK Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut: . Alih Pengetahuan 31 Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Jasa Konsultansi Badan Usaha Seleksi Sederhana .Dapat dipertanggungjawabkan . Produksi dalam Negeri Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut: 24. dan neon box sebanyak 2 (dua) buah. standing banner sebanyak 2 (dua) buah. Compact Disk (CD) sebanyak 10 (sepuluh) cakram padat.Data lima tahun dan yang terbaru (terkini) Jika diperlukan.