Anda di halaman 1dari 31

ISO (INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR STANDARDIZATION

)

TUGAS DASAR MANAJEMEN MUSDALIFAH (3425102445)

ISO
ISO adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti sama (Suardi, 2003).
ISO merupakan singkatan dari International Organization for Standardization

Pertama kali ISO didirikan di Jenewa, Swiss, pada tahun 1947. ISO adalah badan standar dunia yang dibentuk untuk meningkatkan perdagangan internasional yang berkaitan dengan perubahan barang dan jasa ISO dapat disimpulkan sebagai koordinasi standar kerja internasional, publikasi standar harmonisasi internasional, dan promosi pemakaian standar internasional.

TUJUAN ISO

• Pada intinya, ISO bertujuan untuk mengharmonisasi standar-standar nasional di masing-masing negara menjadi satu standar internasional yang sama.

• Sistem dokumentasi yang benar dari perusahaan.ISO DIGUNAKAN SEBAGAI: (RABBIT & BERGH. 1994 • Fondasi dari kegiatan perbaikan yang kontinu untuk kepuasan pelanggan. . • Mendapatkan stabilitas dan konsistensi dalam kegiatan dan sistem. • Cara yang jelas dan sistematik dari manajemen mutu. • Kerangka kerja yang bagus untuk perbaikan mutu.

• Cara untuk meningkatkan produktivitas. mutu. dan kemampuan berkompetensi dari perusahaan. efisiensi. • Pedoman untuk melakukan segala sesuatu dengan benar di setiap saat.• Praktek manajemen yang lebih efektif dengan otoritas dan tanggung jawab yang jelas terhadap orang yang berkaitan dengan mutu proses dan produk. • Persyaratan untuk melakukan bisnis internasional .

MACAM-MACAM ISO .

Seri ISO 9000 terdiri dari: (Suardi. 2003. dan laporan yang terangkum di dalamnya. 33-34) : • ISO 9000:2000: Dasar dan Kosakata Sistem Manajemen Mutu • ISO 9001:2000: Persyaratan Sistem Manajemen Mutu • ISO 9004:2000: Pedoman untuk Kinerja Peningkatan Sistem Manajemen Mutu • ISO 19011: Pedoman Audit Sistem Manajemen Mutu dan Lingkungan • . pedoman.SERI ISO 9000 • Ada berbagai macam seri dari ISO 9000 yang memiliki standar. p.

. karena tidak menyatakan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh produk. yang bertujuan untuk menjamin bahwa organisasi akan memberikan produk yang dapat menjamin kepuasan pelanggan.p. • ISO 9001:2000 menetapkan persyaratan-persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen mutu. • ISO 9001:2000 bukan merupakan standar produk. ISO 9001:2000 hanya merupakan standar sistem manajemen ISO 9001:2000 bukan merupakan standar produk.PENGERTIAN ISO 9001:2000 • ISO 9001: 200 adalah suatu standar internasional untuk sistem manajemen kualitas.1). 2001. • ISO 9001:2000 hanya merupakan standar sistem manajemen mutu (Gaspersz.

3. . Analisis. Pengukuran. 2. Realisasi Produk (Klausul 7 dari ISO 9001:2000). dan Peningkatan (Klausul 8 dari ISO 9001:2000). Sistem Manajemen Kualitas (Klausul 4 dari ISO 9001:2000). p. yaitu (Gaspersz. Tanggung Jawab Manajemen (Klausul 5 dari ISO 9001:2000). 5. 4. Manajemen Sumber Daya (Klausul 6 dari ISO 9001:2000).MODEL PROSES ISO 9001:2000 Model proses ISO 9001:2000 terdiri dari lima bagian utama yang menggambarkan sistem manajemen organisasi. 2001.3): 1.

Hubungan Pemasok yang Saling Menguntungkan . 2. Fokus Pelanggan Kepemimpinan Keterlibatan Personel Pendekatan Proses Pendekatan Sistem Terhadap Manajemen Peningkatan Terus-Menerus Pendekatan Faktual dalam Pembuatan Keputusan 8. 5. 4. 3.PRINSIP-PRINSIP DASAR ISO 9001:2000 1. 6. 7.

LANGKAH-LANGKAH DALAM MENERAPKAN ISO 9001:2000 • • • • • Tahap Persiapan Tahap Pengembangan Tahap Implementasi Tahap Audit Tahap Sertifikasi .

4.Perencanaan kualitas (Quality Planning) adalah penetapan dan pengembangan tujuan dan kebutuhan untuk kualitas serta penerapan sistem kualitas. 2.tujuan-tujuan dan tanggung jawab serta mengimplemantasikannya melalui alat-alat seperti 1.SERI ISO 8402 (QUALITY VOCABULARY) Merupakan manajemen kualitas sebagai semua aktivitas dari fungsi manajemen secara keseluruhan yang menentukan kebijaksanaan kualitas.Jaminan kualitas (Quality Assurance) adalah semua tindakan terencana dan sistematik yang diimplementasikan dan didemontrasikan guna memberikan kepercayaan yang cukup bahwa produk akan memuaskan kebutuhan untuk kualitas tertentu.Pengendalian kualitas (Quality Control) adalah teknik-teknik dan aktivitas operasional yang digunakan untuk memenuhi persyaratan kualitas.peningkatan kualitas (Quality improvement) adalah tindakantindakan yang diambil guna meningkatkan nilai produk untuk pelanggan melalui peningkatan efektivitas dan efisiensi dari proses dan aktivitas melalui struktur organisasi . 3.

Dalam penerapannya pada situasi yang spesifik. • Oleh karena itu. besaran dankompleksitas risiko organisasi. standart ini memberikan panduan mengenai bagaimana suatu organisasi harusmemahami konteks khas yang dihadapinya dan bagaimana ini akan menerapkan manajemen risiko ini . tingkat.ISO 31000 MANAJEMEN RESIKO • ISO 31000 memahami bahwa terdapat berbagai macam sifat. standart ini memberikan panduan mengenai prinsip dan penerapan manajemen risiko secara genetik.

aset. operasi dan pengambilan keputusan. standart international ISO 31000 ini menyediakan prinsip dan panduan generik untuk penerapan manajemen risiko.• Dalam lingkup penerapan. organisasi nirlaba. kelompok ataupun perseorangan. proyek. . produk. jasa. fungsi. perusahaan publik. • Standart ini dapat digunakan untuk organisasi. perusahaan swasta. Standart ini dapat digunakan selama masa hidup organisasi dan untuk berbagaikegiatan. proses.

3. 2. Peningkatan reputasi 5.Mengurangi kejutan (yang kurang menyenangkan).Perlindungan terhadap Direksi dan pejabatan lainnya . Eksplorasi dan eksploitasi peluang. Hubungan dengan pemangku kepentingan yang semakinbaik. 4. • Manfaat IS0 31000: 1.TUJUAN ISO 31000 • Untuk melakukan harmonisasi proses manajemen risiko dalam berbagai macam standart yang sudah ada saat ini atau yang nantinyaakan dibuat.

Menetapkan konteks 3. Evaluasi risiko 6. Dokumentasi proses manajemen risiko . Identifikasi risiko 4. Analisis risiko 5. Monitoring dan review 8.PROSES MENEJEMEN RESIKO ISO 31000 1.Komunikasi dan konsultasi 2. Perlakuan risiko 7.

Mandat dan komitmen 2. Penerapan manajemen risiko 4. Perbaikan kerangka kerja secara berkelanjutan .KERANGKA KINERJA ISO 31000 • • • • • 1. Monitoring dan review kerangka kerja 5. Perencanaan kerangka kerja manajemen risiko 3.

. sistem dan teknik-teknik pendukung.ISO 14001 SISTEM MENEJEMEN LINGKUNGAN • ISO 14001 adalah Sistem manajemen lingkungan yang berisi tentang spesifikasi persyaratan dan panduan untuk penggunaannya. Sedangkan ISO 14004 adalah Sistem manajemen lingklungan yang berisi Panduan-panduan umum mengenai prinsip.

mempertahankan. Standar ini dapat dipergunakan oleh oleh organisasi/perusahaan yang ingin: • menerapkan.ISO 14001 merupakan standar lingkungan yang bersifat sukarela (voluntary). dan menyempurnakan sistem manajemen lingkungannya • membuktikan kepada pihak lain atas kesesuaian sistem manajemen lingkungannya dengan standar • memperoleh sertifikat .

PRINSIP ISO 14001 • Environmental policy (kebijakan lingkungan) Pengembangan sebuah pernyataan komitmen lingkungan dari suatu organisasi. dan jasa suatu perusahaan. kegiatan. • Environmental aspects (aspek lingkungan) Identifikasi aspek lingkungan dari produk. Kebijakan ini akan dipergunakan sebagai kerangka bagi penyusunan rencana lingkungan. • Legal and other requirements (persyaratan perundangundangan dan persyaratan lain) Mengidentifikasi dan mengakses berbagai peraturan dan perundangan yang terkait dengan kegiatan perusahaan . untuk kemudian menentukan dampak-dampak penting yang timbul terhadap lingkungan.

stakeholders. • Environmental management program (program manajemen lingkungan) Rencana kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran • Structure and responsibility (struktur dan tanggung jawab) Menetapkan peran dan tanggung jawab serta menyediakan sumber daya yang diperlukan • Training awareness and competence (pelatihan. dampak lingkungan. dan kompetensi) Memberikan pelatihan kepada karyawan agar mampu mengemban tanggung jawab lingkungan. yang terkait dengan kebijakan yang telah dibuat. . kepedulian. dan faktor lainnya.• Objectives and targets (tujuan dan sasaran) Menetapkan tujuan dan sasaran lingkungan.

BEBERAPA MANFAAT PENERAPAN ISO 14001 ADALAH: • menurunkan potensi dampak terhadap lingkungan • meningkatkan kinerja lingkungan • memperbaiki tingkat pemenuhan (compliance) peraturan • menurunkan resiko pertanggungjawaban lingkungan • sebagai alat promosi untuk menaikkan citra perusahaan .

digunakan secara luas sebagai persyaratan diterimanya hasil pengujian dan hasil kalibrasi yang diperlukan oleh berbagai pihak di dunia • Penerapan standar ini pada umumnya dihubungkan dengan proses akreditasi yang dilakukan oleh laboratorium untuk berbagai kepentingan.ISO 17025 MENEJEMEN LABORATORIUM • ISO/IEC 17025 merupakan sebuah standar yang diakui secara internasional dan pengakuan formal kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi melalui akreditasi. .

• Komitmen untuk semua personel laboratorium sesuai dengan kebutuhan pelanggan. memungkinkan laboratorium untuk menentukan apakah personel melakukan pekerjaan dengan benar dan sesuai dengan prosedur. . • Pengakuan internasional. • Pengurangan pengaduan dan keluhan pelanggan. melalui perjanjian saling pengakuan antar badan akreditasi di berbagai negara.MANFAAT PENERAPAN DAN AKREDITASI ISO 17025: • Pengurangan risiko. • Menghindari kesalahan dan pengulangan dari proses pengujian atau kalibrasi. • Keuntungan dalam bidang pemasaran jasa laboratorium. • Meningkatkan citra serta meningkatnya kepercayaan dan kepuasan pelanggan. • Pengembangan keterampilan personel melalui program pelatihan dan evaluasi efektivitas kerja mereka. • Perbandingan kemampuan antar laboratorium. • Perbaikan terus-menerus sistem manajemen laboratorium.

Faktor teknis yang perlu diperhatikan antara lain : • Sumber daya manusia yang mempunyai kualifikasi dan pengalaman • Kalibrasi dan perawatan peralatan laboratorium yang tepat • Sistem jaminan mutu yang sesuai • Teknik pengambilan contoh uji dan metode pengujian yang telah divalidasi • Mampu telusur pengukuran dan system kalibrasi ke standard nasional / internasional • Sistem dokumentasi dan pelaporan data hasil pengujian • Sarana dan lingkungan kerja pengujian .

di mana Konsultan akan berdiskusi dengan dan membantu Manajemen untuk me-review organisasi Laboratorium 2.PRINSIP DASAR ISO 17025 1. Tindak Lanjut Setelah Akreditasi . Pengembangan Dokumentasi Mutu Laboratorium. Training Audit Internal 17025 7. Mengembangkan Panduan Mutu berdasarkan pendekatan Laboratorium untuk menjamin mutu hasil pengujian 4. Pengendalian Dokumen 5 .Penerapan Sistem Manajemen Laboratorium 6. Konsultan ISO 17025akan bekerja sama dengan Tim ISO/IEC 17025:2005 untuk: Mendefinisikan dan mendesain ruang lingkup pengujian dalam Sistem Manajemen Laboratorium yang akan dikembangkan. Training Dokumentasi ISO 17025 dan Training Penerapan ISO/IEC 17025:2005 3.Pengorganisasi Program dan Perencanaan Merupakan tahap awal persiapan Program Konsultasi.Audit Internal 8.Mengembangkan prosedur dan dokumen mutu yang diperlukan. Pra-akreditasi / Audit 9. Akreditasi 10. Training Interpretasi 17025.

dan konsumsi energi. . Standar tersebut berlaku bagi semua jenis dan ukuran organisasi. Standar tersebut bertujuan membantu organisasi dalam membangun sistem dan proses untuk meningkatkan kinerja. efisiensi. yaitu sebuah standar untuk sistem manajemen energi.ISO 50001 SISTEM MENEJEMEN ENERGI • International Organization for Standardization(ISO) tahun 2011 merilis ISO 50001.

.

ISO 50001 MENEJEMEN ENERGI ISO 50001:2011 menetapkan persyaratan yang berlaku untuk menggunakan energi dan konsumsi. sistem. desain dan praktek pengadaan untuk peralatan. . proses dan personil yang berkontribusi terhadap kinerja energi. ISO 50001:2011 berlaku untuk semua variabel yang mempengaruhi kinerja energi yang dapat dipantau dan dipengaruhi oleh organisasi. termasuk pengukuran. dokumentasi dan pelaporan.

dan dan keselamatan. Membantu organisasi dalam membuat lebih baik menggunakan yang sudah ada konsumen energi aset 2. Menciptakan transparansi dan memfasilitasi komunikasi pada manajemen sumber daya energi 3. Membantu fasilitas dalam mengevaluasi dan memprioritaskan pelaksanaan baru teknologi hemat energi 5. . Memungkinkan integrasi dengan sistem manajemen organisasi seperti lingkungan kesehatan. Memfasilitasi perbaikan manajemen energi untuk proyekproyek pengurangan gas emisi rumah kaca 7.TUJUAN ISO 50001 1. Menyediakan kerangka kerja untuk mempromosikan efisiensi energi di seluruh rantai pasokan 6. Menyebarluaskan praktek manajemen energi terbaik dan memperkuat perilaku manajemen energi yang baik 4.

TERIMA KASIH .