Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN KASUS

IDENTITAS PASIEN Nama Jenis Kelamin Usia Pekerjaan Status Agama Alamat : An. A : laki-laki : 12 tahun : Pelajar : Belum menikah : Islam : Maribaya, Rt 3 Rw 2 Kramat

ANAMNESIS Dilakukan secara Autoanamnesis dan Alloanamnesis kepada ayah pasien, dilakukan pada tanggal 13 Maret 2013, pukul 12.00 WIB di poli kulit dan kelamin RSUD Kardinah Tegal

Keluhan Utama Bruntus-bruntus kemerahan, bernanah, keropeng dan bersisik disertai rasa gatal dan perih pada sela-sela jari kedua tangan, kedua pergelangan tangan, daerah kelamin, bokong dan kedua kaki sejak 2 minggu yang lalu

Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang ke poli kulit dan kelamin RSUD Kardinah Tegal dengan keluhan bruntusbruntus kemerahan, bernanah, keropeng dan bersisik disertai rasa gatal pada sela-sela jari kedua tangan, kedua pergelangan tangan, daerah kemauluan, bokong dan kedua kaki sejak ± 2 minggu SMRS. Pertama kali muncul keluhan di daerah tangan. Awalnya keluhan berupa gatal, lalu timbul bruntus-bruntus kemudian timbul keropeng dan bernanah. Keluhan gatal makin parah saat

Pasien pun ke dokter umum dekat rumah seminggu setelah muncul gatal dan diberi pengobatan salep warna putih lengket. Pasien mandi 2x sehari dengan menggunakan air di pesantren tersebut. Riwayat Penyakit Dahulu  Pasien tidak memiliki riwayat alergi makanan. pasien pun pergi ke Rumah Sakit.. .malam hari dan membuat pasien menggaruknya hingga berdarah. tidak pilek dan bersin terhadap perubahan cuaca dan debu Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada anggota keluiarga yang mempunyai keluhan yang sama seperti pasien. Pasien merasa tidak digigit serangga sebelumnya. Pasien mengganti pakaiannya 1-2 kali sehari. obat-obatan. Riwayat Kebiasaan dan lain – lain Selama ini pasien tinggal di pondok pesantren yang memiliki beberapa kamar tidur dimana pasien tinggal dalam salah satu kamar bersama dengan 9 teman lainnya dengan tempat tidur yang terpisah. Handuk tidak dipakai bergantian. dan pasien mengakui jika beberapa temannya juga mempunyai keluhan yang sama dengan pasien. Sprei biasanya diganti 1 bulan sekali. Karena keluhan bertambah parah. Pasien menggunakan sabun yang dipakai bersama dengan teman-temannya. Pasien mengatakan jika di pondok pesantren tempat dia tinggal tidak memelihara hewan apapun. Pasien selalu mengenakan alas kaki bila keluar. sesak nafas disertai nafas berbunyi. Kemudian 5 hari yang lalu timbul bisul kecil – kecil bernanah pada tangan dan pasien tetap menggaruknya hingga berdarah dan timbul keropeng. Ayah pasien mempunyai riwayat gatal jika berada pada udars dingin.

gerak nafas kedua dada simetris : Vokal fremitus +/+ simetris : Sonor di kedua lapang paru : : BJ I-II reguler. gallop (-) : SN vesikuler.PEMERIKSAAN FISIK 1. Kesadaran Tanda Vital Tekanan Darah Nadi Suhu Pernapasan Kepala Bentuk Mata Hidung Mulut Telinga Leher Thorax  Inspeksi  Palpasi  Perkusi  Auskultasi Jantung Paru Abdomen  Inspeksi  Palpasi : Normocephali : Konjuntiva anemis (-/-). Sklera ikterik (-/-) : Septum deviasi (-). tanda radang (-) : deviasi (-). pembesaran kelenjar getah bening (-) : : Bentuk normal. tampak sakit sedang. wheezing -/: : Datar : Hepar dan lien tidak teraba membesar : Compos Mentis : : tidak diukur : 88 x/menit : Afebris : 24 x/menit . dinding faring hiperemis (-) : Normotia. ronkhi -/-. STATUS GENERALIS Keadaan Umum : Baik. murmur (-). sekret (-) : Bibir kering (-).

diskret. daerah kemauluan. Pasien datang ke poli kulit dan kelamin RSUD Kardinah Tegal dengan keluhan bruntus-bruntus kemerahan. tampak lesi kulit ( lihat status dermatologis) Genitalia : tampak lesi kulit ( lihat status dermatologis) 2. krusta (campuran darah serta pus). oedem (-). keropeng dan bersisik disertai rasa gatal pada sela-sela jari kedua tangan. kedua pergelangan tangan. ekstremitas bawah ka-ki : Multipel. skuama. Pada anamnesis didapatkan awalnya keluhan berupa gatal.0 cm. 12 tahun. lalu timbul bruntus-bruntus kemudian timbul keropeng dan bernanah. Keluhan gatal makin parah saat malam hari dan membuat pasien menggaruknya hingga berdarah Kemudian 5 hari yang lalu timbul bisul kecil – . menimbul dari permukaan kulit Efloresensi : Papul eritematosa. batas sebagian tegas dan sebagian tidak tegas. Perkusi  Auskultasi Ekstremitas : Timpani : Bising usus (+) normal : Akral hangat. genital dan bokong. bernanah. sianosis (-).3 – 1. STATUS DERMATOLOGIKUS Distribusi Ad Regio Lesi : regional : ekstremitas atas ka-ki. ukuran diameter bervariasi antara 0. ekskoriasi. bokong dan kedua kaki sejak ± 2 minggu SMRS. burrow putih PEMERIKSAAN PENUNJANG  Tidak dilakukan RESUME Seorang pasien laki-laki. bentuk bulat.

kecil bernanah pada tangan dan pasien tetap menggaruknya hingga berdarah dan timbul keropeng. Pada status dermatologikus didapatkan pada di daerah punggung serta telapak tangan. skuama. Pasien sudah berobat ke dokter sebelumnya namun belum membaik.0 cm. dan burrow / kanalikuli berwarna putih DIAGNOSA BANDING Scabies Impetigo krustosa Prurigo DIAGNOSIS KERJA Skabies dengan infeksi sekunder PEMERIKSAAN ANJURAN Kerokan kulit dengan KOH 20% Pemeriksaan kultur bakteri. status generalis didapatkan dalam batas normal. diskret. sela-sela jari tangan.3-1. multiple. menimbul dari permukaan kulit disertai krusta. Menjelaskan kepada pasien mengenai penyakit dan cara pengobatannya. bokong dan kaki tampak papul eritematosa. batas sebagian tegas dan sebagian tidak tegas. Pada pemeriksaan fisik. daerah genital . bila perlu PENATALAKSANAAN 1. eksoriasi. b. UMUM a. sebagian konfluen. Menjelaskan bahwa skabies adalah penyakit menular. ukuran diameter bervariasi antara 0. . bentuk bulat.

Sistemik Antihistamin : Klorfeniramin maleat 3 x 4 mg Antibiotik : Amoxicilin 3x 500 mg PROGNOSIS Quo ad vitam Quo ad fungtionam Quo ad sanationam : ad bonam : ad bonam : ad bonam . Topikal   Permetrin 5% krim dioleskan keseluruh tubuh pada malam hari selama 8 jam. dan pakaian dengan bilasan terakhir menggunakan air panas. f. handuk. Pengobatan pada semua anggota keluarga yang menderita keluhan yang sama dalam waktu yang sama untuk mencegah penularan ke anggota yang sudah sehat atau membaik. d. KHUSUS a.c. Kasur. Fuson 2 % krim b. h. g. tidak boleh mandi atau kena air. Obat digunakan 1x. didiamkan selama 10 jam hingga keesokan paginya. dapat diulangi seminggu kemudian jika belum sembuh. e. Menerangkan kepada pasien bahwa obat yang akan diberikan setelah dioleskan saat malam. selimut. 2. bantal dan guling agar dijemur. dan dapat diulangi seminggu kemudian. Menerangkan pentingnya menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan tempat tinggal. Mencuci sprei. Bila gatal sebaiknya jangan menggaruk terlalu keras karena dapat menyebabkan luka dan resiko infeksi (infeksi sekunder).

diskret. bentuk bulat. ukuran diameter bervariasi antara 0. genital dan bokong. ekstremitas bawah ka-ki : Multipel.1 – 0.5 cm. sirkumskripta Efloresensi : hipopigmentasi.Follow up tanggal 19 Maret 2013 S : OS mengakui keluhan sudah berkurang namun masih merasakan gatal-gatal terutama pada daerah lipat ketiak dan dirasakan ketika berkeringat. ekskoriasi . O : Status dermatologikus Distribusi Ad Regio Lesi : regional : ekstremitas atas ka-ki.

13 Maret 2013 – Ketika datang ke Poli Kulit & Kelamin RSUD Kardinah 19 Maret 2013 – Follow up di rumah pasien .