Anda di halaman 1dari 2

POLITEKNIK NEGERI PADANG JURUSAN TEKNIK MESIN

pneumatik dan hidrolik

BAB I RANGKAIAN PNEUMATIK METODA REGISTER SHIFT

1. Prinsip Dasar Pneumatik


Pneumatik berasal dari kata Pneuma mempunyai arti napas atau tiupan. Pneumatik mempelajari gerakan dan perpindahan udara dan untuk sistem kontrol dengan menggunakan udara dari bahasa Yunani kuno yang adalah suatu bidang ilmu yang gejala atau fenomena udara. Dan bersih bertekanan.

Sistem pneumatik prinsip kerjanya tergantung pada kompresi udara. Piranti yang digunakan pada sistem ini berdasarkan hukum fisika dasar. Pengaturan pada sistem pneumatik dilakukan dengan mengatur tekanan udara dan arah aliran udara, yang diatur dengan katup ( valve ). Sebagai contoh bahwa pneumatik normalnya dioperasikan pada tekanan kurang dari 220 psi. Sistem kontrol Pneumatik pada saat ini sangat dibutuhkan dalam sistem otomatis industri, seperti : pabrik aqua, industri kimia, pabrik pabrik plastik ( biji plastik ) dan lain lain. Hal ini karena pneumatik menggunakan udara bersih bertekanan untuk menyuplai tenaga. Serta udara buang setelah pemakaian katup katup dan aktuatornya tidak membahayakan terhadap proses produksinya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang rangkaian pneumatik dengan metoda shift register. Metoda shift register adalah suatu metode membuat rangkaian pneumatik dengan menggunakan katup pembalik ( 3/2 way double pilot ) disusun secara paralel dan katub pemindah busbar ( katup 3/2 ). Dalam metoda ini, pada satu kelompok atau busbar tidak ada salah satu silinder mempunyai dua gerakan, yakni maju dan mundur. Sehingga dapat mengatasi tumpang tindih gerakan silinder pneumatik ( opver lapping ). Keuntungan metoda shift register adalah karena susunan katup pembalik disusun secara paralel, maka kehilangan tekanan udara pengontrol lebih kecil dibandingkan dengan sistem cascade murni. Adapun aturan metoda shift register adalah sebagai berikut : 1. Tentukan batasan satu siklus

2. Bagilah satu siklus menjadi kelompok kelompok atau busbar-busbar. Yang mana dalam satu kelompok itu tidak boleh ada salah satu silinder mempunyai gerakan yakni majun (+) dan mundur (-).

POLITEKNIK NEGERI PADANG JURUSAN TEKNIK MESIN

pneumatik dan hidrolik

Misalnya

1. |A+A-|B+B-|C+C-| 2. |A+|A-B+|B-C+|C-|

ini salah ini benar

3.

Tentukan katup-katup kontrol dan pisahkan katup-katup perubah busbar (pemindah) busbar dengan kode (e) huruf kecil, letaknya dibawah busbar. Sedangkan yang bukan katup perubah busbar dengan kode (s) huruf kecil, letaknya diatas busbar.

SHIFT REGISTER

4. Teori Metode Shift Register minimal ada 3 pengelompokan ( 3 busbar ) dalam satu siklus 5. Banyak kelompok dalam satu siklus sama dengan banyak busbar 6. Jumlah katup pembalik dalam satu siklus sama dengan jumlah kelompok ( busbar ). Susunan katup pembalik parallel seperti terlihat pada gambar 7. 1 sampai dengan gambar 7. 2 7. Sebelum katup start ( 3/2 way push botton ) ditekan yang ada uadara hanyalah busbar teakhir.

Anda mungkin juga menyukai