Anda di halaman 1dari 8

Bunga Telang, si Ungu Cantik Pewarna Alami

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood Browser anda tidak mendukung iFrame Produk Halal Jamu

Habbatussaudana Zait Zaitun Zait Saudana

Flavor Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti

Foto: ru.wikipedia.com Jakarta - Tanaman yang banyak tumbuh di pekarangan ini bisa digunakan untuk mewarnai makanan. Airnya juga dipakai untuk minuman penyegar. Beberapa negara Asia dipakai sebagai maknanan alami untuk warna biru ungu yang cantik. Tumbuhan merambat yang satu ini mudah ditemukan. Biasanya terdapat di perkarangan atau tepi hutan. Tanamannya tergolong dalam suku polong-polongan dan bernama latin Clitoria Ternatea. Pertama kali tumbuh di Asia dan sekarang telah menyebar ke seluruh daerah tropis. Daunnya berbentuk bulat panjang dan tumpul, sedangkan bunganya cerah berwarna biru tua, lebar bunga sekitar 3 cm. Tanaman ini juga menghasilkan biji seperti polong yang panjangnya sekitar 5-7 cm. Tiap bungkus polong menghasilkan 6-10 biji. Selain berwarna biru tua, varietas lainnya juga ada yang berwarna putih.

Beberapa negara punya julukan sendiri untuk binga telang, seperti di Inggris menyebutnya Butterfly pea, Blue Pea vine dan Pigeon wings. Kalau di Malaysia dikenal dengan bunga telang, di Thailand disebut dok anchan, di Kanada disebut nagar hedi, sedangkan di Malayam disebut Sankhupushpam dan di Jakarta disebut Teleng. Bunga telang ini banyak tumbuh dipekarangan bunganya berwarna biru terang. Di Asia Tenggara sering dimanfaatkan untuk pewarna makanan. Sedangkan ekstrak bunganya sering dipakai untuk mewarnai ketan di Malaysia. Kalau di Thailand, air berwarna biru pada tanaman ini digunakan untuk minuman penyegar dan dikenal sebagai nama dok anchan.

Nama Lokal : Bunga Telang atau Kembang Telang mungkin didaerha lain namanya berbeda-berda spserti kembang teleng (Jawa, Sunda), bunga biru (Sumatera), bunga talang (Makasar), bunga temen raleng (Bugis), Ternatea (Maluku) dan mungkin masih banyak nama lainnya tergantung daerh masing-masing. Nama Latin : Clitoria ternatea Nama Asing : Aparajita (India), ordofan pea, mussel-shell climber, butterfly pea, blue pea vine, pigeon wings (inggris), bunga telang (Malaysia), dok anchan (Thailand), sangupu, seashell, aparajita (india), fula criqua (Portugis), Aparajita, saukarnika, ardrakarni, girikarnika, supuspi, mohanasini, vishadoshaghni (Sansekerta), nagar hedi (Kanada). Kegunaan Bunga Telang Biasanya bunga telang ini ditanam dipekarangan rumah karena bunganya yang berwarna biru terang. Sebagian besar bunga telang ini digunakan untuk perwarna makanan atau kue. Sedangkan kandungan dari bunga telang sendiri digunakan sebagai Antidepresan, antikonvulsan, antistres, dsb. Manfaat atau Khasiat Herbal Bunga Telang Bunga telang biasa digunakan sebagai obat mata. Aneka penyakit mata seperti mata merah dan radang biasa diobati dengan bunganya. Cara menggunakannya : Rendam 3-4 lembar bunga telang di dalam air. Tunggu hingga air berubah menjadi biru. Gunakan sebagai kompress

mata. http://kerajinanhomeindustry.blogspot.com/2013/03/manfaatkembang-telang.html http://food.detik.com/read/2012/06/04/093340/1931769/297/bunga-telangsi-ungu-cantik-pewarna-alami

OMAN PENULISAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA DALAM RANGKA PELAKSANAAN TUGAS PEMBUATAN PKM HIBAH ORIENTASI KEHIDUPAN KAMPUS (OKK) TAHUN 2012 MENGACU PADA PANDUAN PKM REVISI II TAHUN 2011 DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN TINGGI (DIKTI) OLEH KELOMPOK KERJA KARYA ILMIAH MAHASISWA (POKJA KIM) BERLAKU HANYA UNTUK INTERN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA 2012 Pendahuluan merupakan salah satu upaya yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DITLITABMAS) Ditjen Dikti untuk meningkatkan mutu peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional. PKM dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan serta berjiwa mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni. Saat ini telah diprogramkan 5 (lima) jenis kegiatan yang ditawarkan dalam PKM HIBAH, yaitu PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), serta PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM). Sedangkan terdapat 2 (dua) jenis kegiatan yang ditawarkan dalam PKM KARYA TULIS ILMIAH, yaitu PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT). PKM 1. KRITERIA PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA 2. PENJELASAN UMUM BIDANG PKM HIBAH Ke 7 (tujuh) jenis kegiatan PKM memiliki misi dan tuntutan teknis pelaksanaan yang berbeda. Perbedaan tersebut ditunjukkan melalui karakteristik masing-masing PKM sebagai berikut: A. PKM-Penelitian (PKM-P) Merupakan program penelitian yang bertujuan antara lain: untuk mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih faktor, menguji cobakan sebuah bentuk atau peralatan, merumuskan metode pembelajaran, melakukan inventarisasi sumber daya, memodifikasi produk eksisting, mengidentifikasi senyawa kimia di dalam tanaman, menguji khasiat ekstrak tanaman, merumuskan teknik pemasaran, survei kesehatan anak jalanan, metode pembelajaran aksara Bali di siswa sekolah dasar, laju pertumbuhan

ekonomi di sentra kerajinan Kasongan, dan kegiatan sejenisnya. B. PKMPenerapan Teknologi (PKM-T) Merupakan program bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototipe, model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dan lain-lain) atau manajemen (pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri berskala mikro atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) dan menengah yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dan sesuai dengan kebutuhan calon mitra program. Mitra program yang dimaksud dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif. PKMT mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra terlebih dahulu, karena produk PKMT merupakan solusi atas persoalan prioritas mitra. C. PKM-Kewirausahaan (PKM-K) Merupakan program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang dihasilkan dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar. Jadi pemeran utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa, bukan masyarakat, ataupun mitra lainnya. D. PKM-Karsa Cipta (PKM-KC) Merupakan program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa, bersifat konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain, model/barang atau prototipe dan sejenisnya. Karya cipta tersebut mungkin belum memberikan nilai kemanfaatan langsung bagi pihak lain. E. PKM-Pengabdian pada Masyarakat (PKM-M) Merupakan program bantuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat, sosialisasi penggunaan obat secara rasional, pengenalan dan pemahaman aspek hukum adat, upaya penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini dinilai kurang produktif. Disyaratkan dalam usulan program ini adanya komitmen bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan dibantu/menjadi khalayak sasaran. 3. FORMAT DAN STRUKTUR PKM HIBAH 3.1 FORMAT KULIT MUKA USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL. BIDANG KEGIATAN PKM * Diusulkan oleh: Nama NIM. . /TA: 2012 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA 2012 *Pilihan Bidang PKM-P warna Putih PKM-T warna Biru PKM-K warna Kuning PKM-M warna Merah PKM-KC warna Ungu JILID PLASTIK UKURAN A4 DENGAN WARNA MENYESUAIKAN 3.2 FORMAT HALAMAN PENGESAHAN HALAMAN PENGESAHAN USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA 1. Judul Kegiatan : 2. Bidang Kegiatan : PKM-* (Pilihan bidang PKM) 3. Bidang Ilmu : ( ) Kesehatan ( ) Pertanian ( ) MIPA ( ) Teknologi dan Rekayasa ( ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan 4. Ketua Pelaksana Kegiatan: a. Nama Lengkap : b. NIM : c. Jurusan/Program studi : d. Universitas : e. Alamat Rumah : f. No. HP : g. Alamat email : 5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 6. Dosen Pendamping : a. Nama lengkap dan Gelar : (* Sementara boleh tidak dicantumkan) b. NIP : c. Alamat rumah dan No.Telp. : 7. Biaya Kegiatan Total : Dikti : Sumber lain : 8. Jangka Waktu Pelaksaan Program : Singaraja, Agustus 2012 Menyetujui Ketua Jurusan ,

(Nama) NIP. .. Ketua Pelaksana Kegiatan, (Nama...) NIM.. Pembantu Rektor III Undiksha, (Drs. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes) NIP. 19601231 198603 1 003 Dosen Pendamping, (Nama) NIP. . 3.3 STRUKTUR PENULISAN PKM HIBAH Struktur usulan PKM terdiri dari komponen berikut: COVER HALAMAN PENGESAHAN A. JUDUL B. LATARBELAKANG MASALAH C. PERUMUSAN MASALAH D. TUJUAN E. LUARAN YANG DIHARAPKAN F. KEGUNAAN G.TINJAUAN PUSTAKA (khusus untuk PKM-P, PKM-T dan PKM-KC), GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA, berisi ulasan mengenai hasil survai pasar atau survai kelayakan usaha (khusus untuk PKM-K), GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN (khusus untuk PKM-M) H. METODE PELAKSANAAN I. JADWAL KEGIATAN J. RANCANGAN BIAYA K. DAFTAR PUSTAKA (khusus untuk PKM-P, PKM-T dan PKM-KC) L. LAMPIRAN 1) BIODATA KETUA serta ANGGOTA KELOMPOK 2) BIODATA DOSEN PENDAMPING (*Boleh tidak dicantumkan) 3) LAIN-LAIN (Cont.: daftar gambar atau foto, resep, disain teknologi atau rancang bangun) 3.4 URAIAN KOMPONEN-KOMPONEN PKM HIBAH A. JUDUL Judul tulisan hendaklah singkat, jelas, dan ekspresif, artinya dapat cukup jelas menggambarkan isi tulisan. B. LATARBELAKANG MASALAH Kegiatan PKM-P dilakukan untuk menjawab keingintahuan mahasiswa untuk mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan. Kemukakan unsur kreativitas yang diusulkan, hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan kegiatan yang diusulkan. Uraikan proses dalam mengidentifikasi masalah yang akan dicari solusinya. Khusus PKM-K, uraikan proses dalam mengidentifikasi peluang usaha. Untuk PKM-P, PKM-KC, dan PKM-T, dengan merujuk dari berbagai sumber pustaka, pandangan singkat dari para penulis/peneliti lain yang pernah melakukan pembahasan topik terkait dapat dikemukakan di sini. Gambarkan secara kuantitatif potret, profil dan kondisi khalayak sasaran yang akan dilibatkan dalam kegiatan PKM-T, PKM-K maupun PKM-M. Gambarkan pula kondisi dan potensi wilayah dari segi fisik, sosial, ekonomi maupun lingkungan yang relevan dengan kegiatan yang akan dilakukan. C. PERUMUSAN MASALAH Rumuskan dengan jelas permasalahan yang ingin diteliti atau diselesaikan. Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang akan diuji, dugaan yang akan dibuktikan, masalah yang akan dicari penyelesaiannya, atau peluang usaha yang akan diraih. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan kegiatan PKM. Uraian perumusan masalah tidak harus dalam bentuk pertanyaan. D. TUJUAN Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan kegiatan PKM-P. Kegiatan PKM- P dapat bertujuan untuk menjajagi, menguraikan, menerangkan, membuktikan atau menerapkan suatu gejala, konsep atau dugaan, atau membuat suatu model. Rumuskan tujuan yang akan dicapai secara spesifik yang merupakan kondisi baru yang diharapkan terwujud setelah kegiatan PKM-T, PKM-K, PKM-KC, maupun PKM-M selesai. Rumusan tujuan hendaknya jelas dan dapat diukur. E. LUARAN YANG DIHARAPKAN Luaran kegiatan PKM mengacu pada Tabel Kriteria Program Kreativitas Mahasiswa (1)

F. KEGUNAAN Sebutkan manfaat yang akan diperoleh bagi khalayak sasaran, dari sisi ekonomi maupun Ipteks, padasaat atau setelah kegiatan PKM selesai. G.TINJAUAN PUSTAKA Usahakan pustaka terbaru, relevan dan asli dari jurnal ilmiah. Uraikan dengan jelas kajian pustaka yang menimbulkan gagasan dan mendasari kegiatan PKM yang akan dilakukan. Tinjauan Pustaka menguraikan teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari pustaka acuan serta menjadi landasan usulan kegiatan PKM. Tinjauan Pustaka mengacu pada Daftar Pustaka. Jadi, Tinjauan Pustaka bukan kumpulan teori, namun merupakan rangkaian teori yang mempunyai sebuah atau beberapa alur pikir tentang terjadinya suatu peristiwa ilmiah (mechanism of action) dari suatu topik ilmiah yang dikaji. H. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA Uraikan kondisi umum lingkungan yang menimbulkan gagasan menciptakan kegiatan usaha. Gambaran mengenai potensi sumberdaya dan peluang pasar termasuk analisis ekonomi usaha yang direncanakan disajikan secara singkat untuk menunjukkan kelayakan usaha. Gambaran usaha yang direncanakan harus menjanjikan perolehan profit untuk menjamin peluang keberlanjutan usaha setelah kegiatan PKM-K selesai dilaksanakan. I. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN Penjelasan mengenai kondisi masyarakat sasaran yang akan menerima kegiatan pengabdian agar diuraikan secara faktual. Uraikan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang membutuhkan bantuan penyelesaiannya, dan berikan gambaran solusi yang ditawarkan termasuk teknologi yang akan digunakan. Hindari adanya kegiatan percobaan/penelitian dalam usulan PKM-M. J. METODE PELAKSANAAN Uraikan metode yang digunakan dalam pelaksanaan program secara rinci. Khusus untuk PKM-P digunakan Metode Penelitian. Uraian untuk PKM-P dapat meliputi variable dalam penelitian, model yang digunakan, rancangan penelitian, teknik pengumpulan data dan analisis data, cara penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian. Sedangkan metode untuk PKM-T, PKM-K, PKM-KC, dan PKM-M merupakan teknik atau cara menyelesaikan permasalahan dan sekaligus untuk mencapai tujuan program. K. JADWAL KEGIATAN Buatlah jadwal kegiatan PKM yang meliputi rinci kegiatan persiapan, pelaksanaan dan penyusunan laporan dalam bentuk Bar-chart. Barchart memberikan rincian kegiatan dan jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut. Jadwal pelaksanaan mengacu pada Metode Pelaksanaan Program. Catatan : lama pelaksanaan PKM maksimal5 bulan. L. RANCANGAN BIAYA Berikan rincian biaya PKM baik yang didanai Depdiknas, maksimum Rp 10 (sepuluh) juta. Usulan yang melampaui pagu biaya tersebut, tidak akan dinilai. Rekapitulasi biaya terdiri atas: Bahan habis pakai Peralatan penunjang PKM Perjalanan Lain-lain Rincian biaya harus lengkap, wajar dan jelas peruntukannya. M. DAFTAR PUSTAKA Daftar pustaka berisi informasi tentang sumber pustaka yang telah dirujuk dalam tubuh tulisan. Untuk setiap pustaka yang dirujuk dalam naskah harus muncul dalam daftar pustaka, begitu juga sebaliknya, setiap pustaka yang muncul dalam daftar pustaka harus pernah dirujuk dalam tubuh tulisan. Teknik penulisan Daftar Pustaka mengacu pada sistem Harvard Style. Contoh: Buller H, Hoggart K. 1994a. New drugs for acute respiratory distress syndrome. New England J Med 337(6): 435-439. Buller H, Hoggart K. 1994b. The social integration of British home owners into rench rural communities. J Rural Studies

10(2):197210. Dower M. 1977. Planning aspects of second homes. di dalam Coppock JT (ed.), Second Homes: Curse or Blessing? Oxford: Pergamon Pr. Hlm 210237. Grinspoon L, Bakalar JB. 1993. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Press. Palmer FR. 1986. Mood and Modality. Cambridge: Cambridge Univ Press. N. LAMPIRAN 1. Daftar Biodata singkat Ketua dan Anggota Kelompok serta Dosen Pembimbing (harus ditandatangani). 2. Gambaran teknologi yang akan diterapkembangkan (untuk PKM-T, PKM-K, PKM-M, dan PKM-KC). 3. Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Pengusaha Mikro/Kecil (untuk PKM-T), Koperasi atau Kelompok Tani (PKMM). 4. Denah detil Lokasi Pengusaha Kecil atau Mitra Kerja (untuk PKM-T, PKM-M). 5. Hal-hal lain yang dianggap perlu. 3.5 ATURAN PENULISAN PKM HIBAH a. Usulan ditulis mengikuti sistematika penulisan sesuai kriteria yang tercantum dalam buku Pedoman ini. Pengusul disarankan untuk mencermati perbedaan mendasar dari masing-masing jenis PKM. b. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, dan jelas. c. Bagian kelengkapan administratif yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan, diberi nomor halaman menggunakan angka Romawi kecil dan diketik di sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya). d. Bagian utama (naskah) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas. e. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka Arab. f. Gambar, baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka Arab. g. Judul diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dengan posisi di tengah tanpa digarisbawahi. h. Judul Bab diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dimulai dari sebelah kiri tanpa digarisbawahi. i. Judul Subbab ditulis dengan font style bold (cetak tebal), dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti preposisi (di, ke, dari, yang, antara, pada, untuk, tentang, dengan); kata sambung (dan, atau, sejak, setelah, karena). j. Judul Anak Subbab ditulis dengan font style italic (cetak miring) dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital), kecuali katakata tugas, seperti preposisi (di, ke, dari, yang, antara, pada, untuk, tentang, dengan); kata sambung (dan, atau, sejak, setelah, karena). 3.6 ATURAN PENGETIKAN USULAN a. Naskah diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4 dengan font 12, roman time style, jarak pengetikan 3 cm dari samping kiri, 2,5 cm dari samping kanan, 2,5 cm dari batas atas, dan 3 cm dari batas bawah. b. Jarak pengetikan antara Bab dan Subbab 12 Point, antara Subbab dan kalimat dibawahnya 6 Point. c. Alinea baru diketik menjorok ke dalam (diberi indentation) sebanyak 7-8 karakter (sekitar 1,25 cm). d. Bagian kelengkapan administratif yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan serta kata pengantar apabila ada, diberi nomor halaman menggunakan angka romawi kecil dan diketik di sebelah kanan bawah (i, ii, dan

seterusnya). e. Bagian utama (naskah artikel) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas. f. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka arab. g. Gambar baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka arab. h. Hindari penggunaan warna dalam gambar, gunakan teknik greyscale untuk mengemulasi warna dalam foto atau diagram, dan gunakan pattern/pola untuk menggantikan warna dalam grafik garis ataupun diagram. i. Jumlah halaman maksimum yang diperkenankan untuk setiap usulan adalah 15 (lima belas) lembar (terhitung dari latarbelakang masalah sampai lampiran termasuk CV pengusul dan pembimbing serta Surat Pernyataan Kesediaan Mitra; tidak termasuk Halaman Judul, Halaman Pengesahan, Daftar Isi dan Daftar Gambar). KETENTUAN TUGAS PENULISAN DRAF PKM HIBAH SERANGKAIAN OKK LEMBAGA TAHUN 2012 1. Jenis PKM yang dibuat adalah PKM-HIBAH yang sudah termuat dalam panduan ini. 2. Mahasiswa Baru diwajibkan untuk menyusun draf PKM sesuai dengan butir di atas. 3. Jumlah halaman yang diperkenankan maksimal 15 (lima belas) lembar termasuk lampiran dan terhitung dari halaman 1. 4. Jenis bidang PKM (PKM-P,-K, -KC, -M, dan PKM-T) boleh dipilih secara bebas sesuai minat dan keahlian dari setiap Mahasiswa Baru. 5. PKM dijilid plastik berwarna menyesuaikan dengan jenis bidang PKM yang disusun. 6. PKM yang disusun wajib memenuhi kriteria penulisan yang termuat dalam panduan ini. 7. Nama dan Biodata dosen pembimbing sementara boleh tidak diisi, akan tetapi biodata pribadi penyusun wajib dituliskan di bagian akhir draf. 8. Contoh PKM dapat diunduh di http://www.pokjakim-undiksha.blogspot.com Posted 13th August 2012 by DIANTARRASA PUTU