Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR II (R-Lab)

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor


Nama NPM Fakultas Departemen Jurusan / Prodi Kode Praktikum Nama Praktikum Tanggal Praktikum Minggu Praktikum : Rania Amalia F. Alatas : 1206261636 : Teknik : Teknik Sipil : Teknik Lingkungan : LR-03 : Karakteristik V I Semikonduktor : Kamis, 14 Maret 2013 : Minggu ke-3

LABORATORIUM FISIKA DASAR UPP IPD UNIVERSITAS INDONESIA


LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor 1|Page

LR 03 Karakteristik V I Semikonduktor

1. Tujuan Praktikum
Tujuan dari praktikum R-Lab Karakteristik V I Semikonduktor adalah mempelajari hubungan antara beda potensial (V) dan arus listrik (I) pada suatu semikonduktor.

2. Alat
Peralatan yang digunakan dalam praktikum R-Lab Karakteristik V I Semikonduktor adalah sebagai berikut:

a. Bahan Semikonduktor b. Amperemeter c. Voltmeter d. Variable Power Supply

e. Camcorder f. Unit Pc g. DAQ dan perangkat pengendali otomatis

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

2|Page

3. Landasan Teori
Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator dan konduktor. Semikonduktor bersifat sebagai insulator pada temperatur yang sangat rendah dan bersifat sebagai konduktor pada temperatur ruangan. Bahan semikonduksi yang sering digunakan adalah silikon, gallium arsenide, dan germanium. Bahan ini sangat berguna dalam bidang elektronik, karena konduktansinya yang dapat diubah-ubah dengan menyuntikkan materi lain (biasa disebut materi doping). Doping sejumlah besar ke semikonduktor dapat meningkatkan konduktivitasnya. Semikonduktor merupakan elemen dasar dari komponen elektronika seperti dioda, transistor dan atau IC (integrated circuit). Bahan- bahan logam adalah konduktor yang baik sebab logam memiliki susunan atom yang sedemikian rupa, dan elektronnya dapat bergerak bebas. Sebenarnya atom tembaga 29 ion (+) dan dikelilingi 29 elektron (). Sebanyak 28 elektron menempati orbit-orbit bagian dalam membentuk inti (nukleus). Dibutuhkan energi yang sangat besar untuk dapat melepaskan ikatan elektronelektron ini. Satu buah elektron lagi yaitu elektron yang ke-29, berada pada orbit paling luar yang disebut juga pita valensi. Elektron yang berada pada pita ini dinamakan elektron valensi. Karena hanya ada satu elektron dan jaraknya 'jauh' dari nukleus, ikatannya tidak terlalu kuat. Untuk melepaskan ikatan ini hanya diperlukan sedikit energi. Pada suhu kamar, elektron tersebut dapat bebas bergerak atau berpindah ke nukleus lain. Jika diberi tegangan potensial listrik, elektron-elektron tersebut akan dengan mudah berpindah ke arah potensial yang sama. Fenomena ini dikenal sebagai arus listrik. Isolator adalah atom yang memiliki elektron valensi 8, sehingga dibutuhkan energi yang besar untuk dapat melepaskan elektron-elektron ini. Dapat ditebak, semikonduktor adalah unsur yang susunan atomnya memiliki elektron valensi lebih dari 1 dan kurang dari 8. Tentu saja yang paling "semikonduktor" adalah unsur yang atomnya memiliki 4 elektron valensi. Sebuah bahan material bila dilewati oleh arus listrik akan menimbulkan disipasi panas. Besarnya disipasi panas adalah IR. Panas yang dihasilkan oleh material ini akan mengakibatkan perubahan hambatan material tersebut. Jika pada material semi konduktor, pertambahan kalor / panas akan mengurangi nilai hambatan material tersebut. Peristiwa dispasi panas dan perubahan resistansi bahan semi konduktor ini saling berkaitan.

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

3|Page

Gambar 1. Rangkaian tertutup semikoduktor

4. Cara Kerja
1. Mengaktifkan Web cam dengan meng-klik icon video pada halaman web R-Lab. Kemudian memberikan tengangan V1. 2. Menghidupkan Power Supply dengan meng-klik radio button disebelahnya. 3. Mengukur beda potensial dan arus yang terukur pada hambatan. 4. Mengulangi langkah 2-3 untuk beda potensial V2-V8.

5. Pengolahan Data - Pada Tengangan V1


V (Volt) 0.90 0.90 0.90 0.90 0.90 I (Ampere) 7.82 7.82 7.82 7.82 7.82

- Pada Tengangan V2
V (Volt) 1.35 1.35 1.35 1.35 1.35 I (Ampere) 11.40 11.40 11.40 11.40 11.40

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

4|Page

Pada Tengangan V3 V (Volt) I (Ampere) 1.82 15.97 1.82 15.64 1.82 15.97 1.82 16.29 1.82 15.97 Pada Tengangan V4 V (Volt) I (Ampere) 2.22 20.20 2.22 20.20 2.22 20.20 2.22 20.20 2.22 20.20

- Pada Tengangan V5
V (Volt) 2.82 2.82 2.81 2.81 2.81 I (Ampere) 26.39 26.39 26.72 26.72 26.72

Pada Tengangan V6 V (Volt) I (Ampere) 2.74 25.42 2.74 25.42 2.74 25.74 2.73 26.39 2.73 26.07

- Pada Tengangan V7
V (Volt) 3.16 3.15 3.15 3.15 3.13 I (Ampere) 30.30 30.30 30.95 30.30 31.93

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

5|Page

- Pada Tengangan V8
V (Volt) 2.82 2.82 2.82 2.82 2.81 I (Ampere) 26.72 27.04 27.04 27.04 27.04

1. Nilai rata-rata beda potensial (V) dan arus (I) Nomor Percobaan 1 2 3 4 5 6 7 8 V (Volt) ratarata 0.90 1.35 1.82 2.22 2.814 2.736 3.148 2.818 I (Ampere) ratarata 7.82 11.40 15.968 20.20 26.588 25.808 30.756 26.976

2. Grafik Hubungan V vs I

Grafik Hubungan V (Volt) vs I (Ampere)


3.5 3

Tegangan rata-rata (V)

2.5 2 1.5 1 0.5 0 7.82 11.4 16 20.2 27 26 31 27

Arus rata-rata (A)

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

6|Page

3. Menentukan bentuk kurva hubungan V vs I i 1 2 3 4 5 6 7 8 Xi 0.00391 0.00815 0.01238 0.01642 0.02157 0.02834 0.03284 0.04125 0.16486 Yi 0.45 0.93 1.38 1.82 2.26 2.83 3.14 3.54 16.35 Xi 0.00001528 0.00006642 0.0001532 0.0002696 0.0004652 0.0008031 0.001078 0.001701 0.0045518 Yi 0.2025 0.8649 1.9044 3.3124 5.1076 8.0089 9.8596 12.5316 41.7919 XiYi 0.0017595 0.0075795 0.0170844 0.0298844 0.0487482 0.0802022 0.1031176 0.146025 0.4344008

V=IR Y = mx + b

m=

= 0.24

( )

( )( )

b=

= 0,246
6. Analisis Data

( )( ) ( )

Percobaan praktikum R-Lab yang berjudul Karakteristik V I Semikonduktor ini dilakukan dengan menggunakan komputer yang dapat mengakses ke web R-Lab. Praktikan dapat melakukan praktikum tanpa harus datang ke laboratorium. Praktikan dapat melakukan percobaan dimana saja asalkan dapat terhubung dengan akses internet. Praktikan pun dapat melihat alat yang digunakan dengan webcam yang dipasang mengarah ke alat. Percobaan ini menggunakan delapan nilai tegangan yang berbeda-beda dari yang kecil hingga yang besar. Memiliki bervariasinya nilai tegangan yang digunakan untuk

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

7|Page

mendapatkan nilai arus yang berbeda-beda dan agar praktikan dapat melihat hubungan antara V dengan I yang berbeda-beda pula. I. Analisis Percobaan Percobaan dilakukan dengan tujuan mempelajari hubungan antara beda potensial (V) dan arus listrik (I) pada suatu semikonduktor. Pertama-tama praktikan mengaktifkan webcam lalu mengukur beda potensial dan arus yang terukur pada hambatan. Setelah mendapatkan semua data tersebut, praktikan akan mencari berapa nilai dari hambatan yang digunakan pada percobaan tersebut. Namun, pada saat percobaan video tidak dapat diaktifkan sehingga praktikan tidak dapat mengontrol besarnya beda potensial yang akan terukur. II. Analisis Hasil Data yang diperoleh dari percobaan ini ialah sebagai berikut:

V (Volt)
3.16 3.15 3.15 3.15 3.13 2.82 2.82 2.82 2.82 2.81 3.16 3.15 3.15 3.15 3.13 2.82 2.82 2.82 2.82 2.81 3.16 3.15 3.15 3.15 3.13 2.82

I (Ampere)
7.82 7.82 7.82 7.82 7.82 11.40 11.40 11.40 11.40 11.40 15.97 15.64 15.97 16.29 15.97 20.20 20.20 20.20 20.20 20.20 26.39 26.39 26.72 26.72 26.72 25.42

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

8|Page

2.82 2.82 2.82 2.81 3.16 3.15 3.15 3.15 3.13 2.82 2.82 2.82 2.82

25.42 25.74 26.39 26.07 30.30 30.30 30.95 30.30 31.93 26.72 27.04 27.04 27.04

Dari data pengamatan yang Praktikan dapatkan, Praktikan dapat memperoleh besar hambatan semikonduktor dengan cara menggunakan dan memasukkan datadata tersebut ke dalam persamaan Hukum Ohm. Hukum Ohm menyatakan bahwa Kuat arus yang melalui penghantar sebanding dengan beda potensial pada kedua ujung penghantar.

V=IR R=

R=

Pada semikonduktor dapat digunakan rumus pada hukum ohm karena semikonduktor dapatbersifat baik sebagai isolator dan konduktor dan itu semua bergantung pada suhu. Apabila sedang dalam kondisi sebagai konduktor maka pada semikonduktor itu terdapat hambatan. Pengaruh temperature pada semikonduktor berpengaruh pada perhitungan konsentrasi dari electron bebas. Karena semikonduktor adalah bahan yang dapat bersifat baik isolator maupun konduktor. Hambatan di semi konduktor tidak dipengaruhi oleh temperatur pada semi konduktor. Temperatur pada semikonduktor berpengaruh pada perhitungan konsentrasi dari electron bebas atau hole yang terdapat di dalamnya apabila dialiri arus listrik.

= 0.1075 k

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

9|Page

III. Analisis Grafik Dari grafik di atas dapat dilihat hubungan antara beda potensial dan arus. Grafik tersebut merupakan kurva linier. Semakin besar arus yang diberikan maka beda potensialnya punsemakin besar. Hal ini menyatakan bahwa arus berbanding lurus dengan beda potensial. Berdasarkan grafik, kita dapat mengetahui nilai gradient dari kurva linier tersebut. Besar hambatan semikonduktor yang kita cari ditunjukkan oleh nilai gradien.

7. Kesimpulan

o Semikonduktir o o o

dipengaruhi oleh suhu. Semakin tinggi suhu maka sifat konduktir menjadi lenih kuat. Sebaliknya jika suhu rendah maka sifat isolator yang menjadi lebih kuat. Semikonduktor merupakan bahan yang dapat bersifat isolator maupun konduktor. Hubungan antara beda potensial (V) dan arus (I) adalah berbanding lurus. Semakin besar beda potensial maka arus yang dihasilkan juga semakin besar. Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik karena nilai konduktansinya yang dapat diubah dengan menyuntikkan materi lain.

8. Referensi

o Tipler

o 2000.Halliday,

P.A., 1998. Fisika Untuk Sains dan Teknik Jilid 2 (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga Resnick, Walker; Fundamentals of Physics, 7th Edition, Extended Edition, JohnWiley & Sons, Inc., NJ, 2005

o Komo.padinet.com

LR-03 Karakteristik V I Semikonduktor

10 | P a g e