Anda di halaman 1dari 2

Latar Belakang Org Israel udah muter-muter di padang gurun lama banget utk nyariin si tanah perjanjian itu,

udah gitu, di tengah2 pemutaran2 itu mereka menemukan suatu tanah (elizer n gilead) , mereka semua bersamasama berperang utk mendapatkan tanah itu dapat deh tanah itu dilihat 2,5 suku itu, terus mereka minta tanah itu menjadi milik mereka.

Pertanyaan Bahan 1. Berdasarkan latar belakang, apa yang diminta oleh bani Ruben dan bani Gad kepada Musa? Tanah Yaezer dan tanah Gilead menjadi milik mereka tanpa harus pindah ke sebrang sungai Yordan. Mengapa mereka meminta hal tersebut? Karena mereka punya banyak sekali ternak dan tempatitu merupakan tempat yang baik untuk peternakan (ayat 1-5) 2. Bagaimana tanggapan Musa terhadap permintaan itu? (ayat 6-7; baca juga cross reference dari NIV) Masakan saudara-saudaramu pergi berperang Di sini Musa tidak langsung menyetujui [dari NIV: Musa berasumsi bahwa mereka memiliki selfish motive (mementingkan diri sendiri)]. Musa juga khawatir suku lainnya jadi enggan hati untuk menyebrang ke tanah perjanjian. 3. Hal apa yang mendasari kekhawatiran Musa sehingga ia berkata demikian? (ayat 8-15) Karena Musa takut kejadian ketika Allah menghukum Israel karena keengganan hati org Israel akan terulang lagi. (jelasin lagi ke masing-masing pemimpin PA supaya dapat poinnya). Pertama kali enggan hati 40 tahun di padang gurun sampai tua-tua mati semua. Kedua kali enggan hati dihukum lebih lagi (ayat 15). 4. Mengetahui kekhawatiran Musa, bagaimana tanggapan suku-suku tersebut? (ayat 16-19) Mereka meninggalkan istri2 dan anak2 dan ternak di tanah Yaezer dan Gilead. Mereka mempersenjatai diri dan berjalan di DEPAN bangsa Israel. Mereka tidak akan pulang sampai semua suku Israel memperoleh tanah pusakanya. Mereka tidak meminta tanah di seberang sungai Yordan, tapi cukup tanah Yaezer dan Gilead saja. 5. Apakah akhirnya Musa menyetujui permintaan suku Gad dan suku Ruben? (ayat 20-24) Ya. Apa yang ditekankan Musa dalam jawaban yang diberikannya? Janjinya suku tersebut kepada/di hadapan Tuhan. Kalau mereka menepati janji, mereka dapat tanah itu. Jika tidak ditepati janjinya, maka mereka berdosa kepada Tuhan dan dosa itu menimpa mereka. Pada akhirnya, suku-suku tersebut menyetujui untuk meninggalkan anak, istri , dan ternak di kota Gilead, dan menyebrang untuk bertempur sampai setiap suku Israel memenangkan tanah perjanjian. Musa juga memberitahukan hal tsb kepada imam Eleazar, Yosua bin Nun, dan kepala-kapala puak dari

suku Israel. Lalu Musa memberikan tanah permintaan itu kepada bani Ruben, bani Gad, dan setengah bani Manasye. 6. Dari pertanyaan no 1-2, menurut kamu, apa tantangan yang dapat dihadapi bangsa Israel (internal dan eksternal)? Tantangan eksternal: berperang untuk merebut tanah Kanaaan Tantangan internal: ketidaksehatian mementingkan diri sendiri, ancaman perpecahan jika ada yg sudah mendapat tanah pusaka lebih dahulu sementara yg lain masih harus berperang,. Bagaimana aplikasinya terhadap persekutuan orang percaya secara umum saat ini? Tantangan eksternal: diskrimasi, berjuang mengerjakan visi Allah walaupun berada di dalam sistem dunia yang tidak menguntungkan merugikan. Contoh: bersatu hati memperjuangkan surat izin PI RSCM. Tantangan internal: ketidaksehatian, kemalasan, keegoisan, mementingkan diri sendiri. 7. Bagaimana jika adanya ketidaksehatian (perpecahan) di tenagh persekutuan orang percaya saat ini? Melemahkan satu sama lain, berubah percaya akan rencana Tuhan (tidak tercapai visi), mendatangkan murka Tuhan. 8. Apa yang dapat lamu pelajari dari PA hari ini? Tiu-tpk ke 3 9. Aplikasi apa yang dapat kamu ambil dan terapkan? Memperhatikan, mendoakan orang lain dalam satu perseketuan, no one left behind