P. 1
Model Konsep Keperawatan Jiwa

Model Konsep Keperawatan Jiwa

|Views: 16|Likes:
Dipublikasikan oleh Aryana Budiawan

More info:

Published by: Aryana Budiawan on May 14, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2013

pdf

text

original

KELOMPOK 5 ARIES PRATAMA ARIF BUDIYANTO RINI KARINA

1
Page 1

Suatu cara untuk mengorganisasi kumpulan pengetahuan yang kompleks seperti konsep yang berhubungan dengan perilaku manusia.
2
Page 2

Macam Konsep Model Keperawatan
• • • • • • Model Psikoanalisa Model Interpersonal Model Sosial Model Eksistensial Model Terapi Suportif Model Medikal

3

Page 3

4

Page 4

Tokoh • Sigmund Freud Penyebab Terjadi Proses Terapi Peran Perawat 5 Page 5 .

Implikasi Keperawatan Stuktur kepribadian Memahami mekanisme pertahanan ego Menetapkan perilaku maladaptif Dasar menyusun rencana Mengubah perilaku dan membantu klien menerima diri 6 Page 6 .

Pendekatan Psikoanalisa didasarkan pada Keyakinan bahwa gangguan perilaku bd pengalaman ansietas yang tidak terselesaikan yang ditekan pada alam bawah sadar Fokus Treatment Membawa pengalaman ke alam sadar Belajar koping yang sehat thd ansietas Metode Asosiasi bebas Analisa Mimpi Verbalisasi pikiran tanpa penyensoran Menyediakan wawasan tambahan 7 Page 7 .

Peran Klien dan Terapis Klien Active partisipant Mengungkapkan pikiran dan mimpi Terapis Mempertahankan situasi yang mendorong verbalisasi klien Interpretasikan pikiran & mimpi klien dlm konflik yg sedang dialaminya. Analisa pikiran 8 Page 8 .

9 Page 9 .

Tokoh • Harry Stack Sullivan • Menurunkan gejala Tujuan • Meningkatkan fungsi sosial • Membantu mengembangkan hubungan yang adaptif Isue yang Berhubungan • Berduka • Transisi peran • Defisit interpersonal Pandangan Penyimpangan Perilaku Perilaku berkembang dari hubungan interpersonal. dimana ada pengaruh perkembangan pada masa kanak-kanak terhadap kesehatan jiwa individu 10 Page 10 .

Implikasi keperawatan Perawat mengembangakan hubungan terapeutik dengan pasien Membantu dalam meningkatkan kemampuan interaksi Menerima fungsi independent dan interpersonal Page 11 .

12 Page 12 .Langkah pertama Mengeksplorasi proses perkembangan klien Langkah Kedua Mengoreksi pengalaman interpersonal Langkah ketiga Re-edukasi tentang pentingnya berhubungan dg orang lain MENGEMBANGKAN TRUST.

yg erat dg klien Gunakan prinsip empati 13 Page 13 .Peran Klien dan Terapis Klien membagi kecemasan/ perasaannya dg terapis Terapis Mengembangkan hub.

14 Page 14 .

15 Page 15 . Individu mampu mengontrol untuk menyesuaikan perilakunya dg yg diharapkan masyarakat.Tokoh • Thomas Szasz • Gerald Caplan Fokus • pada lingkungan sosial yg mempengaruhi individu dan pengalaman hidupnya Pandangan Penyimpangan Perilaku Kondisi sosial bertanggung jawab terhadap penyimpangan perilaku. Szasz Individu bertanggung jawab terhadap perilakunya.

16 Page 16 . Jiwa Masyarakat. Primer Sekunder. dan Tertier sangat penting. manipulasi lingkungan.CAPLAN : Sitiasi Sosial dpt mencetuskan Gg Jiwa. Kurang mampu mengatasi stress Kurang support system dapat dicegah Proses Terapi Bantu Klien u/ menangani system sosial dg : Intervensi krisis. Pendidikan yg tidak adequat. support sosial. Situasi tsb adalah : Kemiskinan  situasi keuangan yg tak stabil. shg konsep Prev. Kesht.

Terapis Menggali sistem sosial klien & membantu klien u/ m’ guna sumber yang sesuai Menciptakan sumber baru jika dibutuhkan 17 Page 17 .Peran Klien dan Terapis Klien Secara aktif mengemukakan masalah & bekerja sama dengan terapis u/ mencari penyelesaian masalah dg menggunakan sumber daya masyarakat.

18 Page 18 .

Fokus • Pengalaman manusia masa lalu dan saat ini Pandangan Penyimpangan Perilaku • Penyimpangan perilaku dihasilkan ketika satu keluar dari diri sendiri atau lingkungan • Pengasingan terjadi karena adanya pembatasan diri • Individu tidak bebas memilih berbagai alternatif perilaku • Perilaku menyimpang adalah cara untuk mencegah penerimaan sosial atau perilaku bertanggung jawab 19 Page 19 .

Fokus Pengalaman penting masa kini dan keyakinan manusia untuk menemukan makna dari pengalamannya Terapis Eksistensial Pasien harus mampu memilih secara bebas Tujuan Kembali pada kesedaran diri klien Encounter Menerima dan memahami riwayat personal Page 20 20 .

Peran Klien dan Terapis Klien Terapis Pemandu ketika klien tersesat dalam mengenal kebenaran Terbuka dan hangat Caring dan hangat 21 Page 21 .

22 Page 22 .

dan kemampuan menggunakna sumber koping • Menurunkan distres pasien dan respon koping maladaptif • Membantu klien mencapai kemandirian • Membantu perkembangan otonomi klien selama teratment Pandangan Penyimpangan Perilaku • Percaya konsep id. ego dan superego memainkan peran terhadap kemampuan adaptif • Fokus pada orientasi perilaku 23 Page 23 .Definisi • Model psikoterapi Tujuan • Memberikan dukungan dalam hubunga klien-perawat • Meningkatkan kemampuan klien. ketrampilan koping.

Eklektik Bentuk psikoterapi Prinsip terapi Membantu pasien Melibatkan sistem suport keluarga dan sosial Fokus saat ini Klarifikasi dan penyelesaian masalah Mencegah krisis 24 Page 24 .

Peran Klien dan Terapis Klien Active partisipant Membangun otonomi Menceritakan pengalaman Terapis Membantu meningkatkan fungsi sosial Meningkatkan kemampuan koping 25 Page 25 .

26 Page 26 .

Fokus • Diagnosa gangguan jiwa dan penatalaksanaan berdasarkan diagnosa Somatic Treatment • Farmakoterapi • ECT Pandangan Penyimpangan Perilaku • Diperoleh karema adanya gangguan otak 27 Page 27 .

Pengkajian Diagnosa treatment 28 Page 28 .

Peran Klien dan Terapis Klien Patuh terhadap treatment Terapis Pemberi obat Memformulasi treatment 29 Page 29 .

thd penyimpangan perilaku : •Pesan tdk jelas disampaikan •Bhs. Pandangan model Kom.Bendler. 30 Page 30 .Berne.Grinder Komunikasi membedakan manusia dari organisme yg lain. yg tdk efektif. dianalisa  supaya sesuai Feed Back supaya efektif Beri alternatif u/ kom. yg digunakan merubah artiverbal/nonverbal. PROSES TERAPI Pola kom. Mengerti arti tgt dari kejelasan komunikasi antara pengirim dan penerima. Semua PL mengkomunikasikan sesuatu.

Peran Klien & Terapis Klien •Melihat pola komunikasi •Klarifikasi & validasi kom. pesan dari orang lain. Terapis Menginterpretasikan pola komunikasi klien Membantu meningkatkan kom.. dg orang yg berarti Mengajarkan prinsip komunikasi yg baik. 31 Page 31 .

Pandangan : Man. Roy. Peplau. King.Orlando. sbg mahluk Biopsikososio yg utuh. 32 Page 32 . Pendekatan Keperawatan berdasarkan : Teori System Teori Perkembangan Teori Interaksi Pendekatan Holistik Teori Keperawatan. Penyimpangan PL akan mempengaruhi kebutuhan tsb. Orem.

Keperawatan  Terapi Modalitas : Th/ Kelompok (Group Therapy) Milliu Therapy Occopational Therapy Family Therapy.Proses Terapi Proses Keperawatan Tujuan  Umum & Khusus Perencanaa dirumuskan bersama dg klien Intv. Kerja  Tim Evaluasi  Pencapaian Tujuan Umum & Khusus. 33 Page 33 .

Teori Perkembangan Kognitif • Tokoh – Piaget • Ada 4 tahapan – Sensorimotor (0-2 tahun) • Dirinya merupaka bagian yang terpisah – Preoperasional (2-6 tahun) • Belajar mengekspresikan diri dengan bahasa – Concret operations (6-12 tahun) • Mengembangkan kemampuan berpikir logis – Formal operations (12-15 tahun) • Belajar berpikir dan memberikan alasan abstrak Page 34 .

Implikasi keperawatan Mengindentifikasi adanya pikiran negatif Teknik terapi kognitif Page 35 .

Teori Perkembangan moral • Tokoh: Kohlber • Setiap tahapan merupakan dasar tahapan selanjutnya Page 36 .

• Terdapat 3 tahapan – Preconvensional • Punisment and obedience orientation • Instrumental relativist orientation – Convensional • Interpersonal concordance orientation • Law and older orientation – Postconvensional • Social contract legalistic orientation • Universal ethical perinciple orientation Page 37 .

kebebasan dan keadilan Membantu klien mencapai kematangan Page 38 .Implikasi keperawatan Kemampuan berpikir kritis tentang bagaimana seharusnya individu berperilaku kepada orang lain Respek terhadap kehidupan.

Model adaptasi stres stuart Faktor Predisposisi Biologi Psikologi Stresor presipitasi Nature Origin Timing Number Sosialkultural Penilaian terhadap stresor Kognitif Afektif Fisiologis Sumber koping Kemampuan personal positif Dukungan sosial Aset material Keyakinan Perilaku Sosial Mekanisme koping Konstruktif Destruktif Rentang respon koping Respon adaptif Respon Maladaptif DIAGNOSA KEPERAWATAN Page 39 .

Implikasi keperawatan Model adaptasi stres Pengkajian keperawatan Proses keperawatan Page 40 .

41 Page 41 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->