Anda di halaman 1dari 16

Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi 10 November Surabaya, 23 Juni 2012

apa sih DT itu ?

Drive Test
Merupakan salah satu bagian pekerjaan dalam

optimasi jaringan radio. Bertujuan untuk mengumpulkan informasi jaringan secara real di lapangan. Informasi yg dikumpulkan merupakan kondisi aktual radio frequency (RF) di suatu base transceiver station (BTS) maupun dalam lingkup base station subsystem (BSS). Dinamakan Drive Test adalah karena dalam pekerjaannya kita menggunakan kendaraan (mobil) yg diam lalu berjalan dan diam lagi sesuai dengan data pengukuran yg perlu diambil.

Mengapa perlu dilakukan DT ?

Tujuan Drive Test


Mengetahui coverage sebenarnya dilapangan apakah sudah

sesuai dengan coverage prediction pada saat planning, Mengetahui parameter jaringan dilapangan apakah sudah sesuai dengan parameter planning, Mengetahui performansi jaringan setelah dilakukan perubahan seperti penambahan atau pengurangan TRX, Mengetahui adanya interferensi dari sel-sel tetangga, Mencari RF issue berkaitan dengan adanya drop call atau blocked call, Mencari adanya poor coverage, Mengetahui performansi jaringan kompetitor (benchmarking).

Apa saja yg diperlukan untuk DT ?

Perlengkapan Drive Test


Laptop,
Software DT (TEMS/NEMO/Agilent), GPS,

Map digital dan Rute Drive Test

Apa saja penerapan DT dalam optimasi Jaringan ?

DT sebagai bagian Optimasi Jaringan


SSV new site / new equipment
Before & After condition check (Swap, Optimasi, dll) Customer Complain

Poor Coverage / Bad Signal Spot problem


Collect Periodic Data of Network Performance

Apa saja parameter yang diperhatikan pada DT ?

Parameter Drive Test 2G


Verifikasi data BTS : Broadcast Control Channel (BCCH) : merupakan frekuensi carrier downlink yg digunakan oleh BTS (GSM900: 890-915 MHz,DCS1800: 1805-1880 MHz), Absolute Radio Frequency Channel (ARFCN) : merupakan konversi BCCH yg bernilai MHz diubah menjadi nomernomer kanal, Cell Global Identity (CGI) yg merupakan gabungan dari Mobile Country Code (MCC) + Mobile Network Code (MNC) + Local Area Code (LAC) + Cell Identity (CI), Base Station Identity Code (BSIC), membedakan BTS-BTS yg berdekatan yg mempunyai BCCH dan ARFC yg sama.

Parameter Drive Test 2G


Kualitas jaringan GSM : RxLev, yaitu level daya yg diterima oleh MS (dalam minus dBm (dBm), semakil kecil maka semakin lemah level daya terimanya), RxQual, yaitu tingkat kualitas sinyal yg diterima MS (nilainya 0-7; 7=nilai terjelek) , Speech Quality Indicator (SQI), tingkat kualitas suara pada saat menelepon (-20 s.d. 30 ; makin besar makin baik) ,C Call Setup Success Rate (CSSR), persentase tingkat keberhasilan pembangunan hubungan dengan ketersediaan kanal, Call Setup Time (CST), waktu yg diperlukan untuk melakukan panggilan, Call Completion Success Rate (CCSR), persentase tingkat keberhasilan hubungan sampai berakhir tanpa terjadi drop call

Parameter Drive Test 3G


Verifikasi data Node-B : Cell identity (CI), Local Area Code (LAC) Scramble Code. Kualitas jaringan 3G : Receive Signal Code Power (RSCP), merupakan level daya yg diterima oleh MS (-dBm), Ec/No, SHO Data Throughput DL dan UL

Scope of Work (usually) included with DT


Site Audit
Field Optimization ( Sectoral Antenna directioning &

Tilting) Frequency Scan

DT Career Prospect
Telco Operators
Network Vendors Sub Contractors