Anda di halaman 1dari 9

REDOKS

General
Redoks adalah reaksi reduksi oksidasi. Disebut Redoks karena reaksi oksidasi dan reduksi tersebut selalu terjadi secara bersamaan. Reaksi Redoks dibedakan menjadi 4 : 1. Redoks dalam hal transfer oksigen 2. Redoks dalam hal transfer hidrogen 3. Redoks dalam hal transfer elektron 4. Redoks dalam hal transfer bilangan oksidasi

Redoks : Transfer Oksigen


Dalam Redoks hal transfer oksigen, reaksi oksidasi berarti mendapat oksigen, dan reaksi reduksi adalah kehilangan oksigen. Ex : reaksi dalam ekstraksi besi dari biji besi (hematit)

Fe2O3 : oksidator/zat pengoksidasi/mengalami reaksi reduksi CO : reduktor/zat pereduksi/mengalami reaksi oksidasi

oksidator adalah yang memberi oksigen kepada zat lain sedangkan reduktor adalah yang mengambil oksigen dari zat lain Contoh lain : Reaksi pembentukan karat pada besi 4 Fe + 3O2 2Fe2O3 Reaksi pembakaran gas alam CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O Oksidasi glukosa dalam tubuh C6H12O6 6 CO2 + 6 H2O

Redoks : Transfer Hidrogen


Redoks transfer hidrogen ini tidak banyak digunakan. Oksidasi berarti kehilangan hidrogen, reduksi berarti mendapat hidrogen Redoks transfer hidrogen merupakan kebalikan dari definisi pada transfer oksigen. Sebagai contoh, etanol dapat dioksidasi menjadi etanal:

Untuk mengeluarkan hidrogen dari etanol diperlukan zat pengoksidasi (oksidator), umumnya menggunakan larutan kalium dikromat(IV) yang diasamkan terlebih dahulu dengan H2SO4 encer. Etanal juga dapat direduksi menjadi etanol kembali dengan menambahkan hidrogen dengan menggunakan natrium tetrahidroborat, NaBH4.

Zat pengoksidasi (oksidator) menerima hidrogen dari zat lain dan zat pereduksi (reduktor) memberi hidrogen kepada zat lain.

Redoks : Transfer Elektron


Tembaga(II)oksida dan magnesium oksida keduanya bersifat ion. Dalam bentuk logam keduanya tidak bersifat ion.

Magnesium : zat pereduksi (reduktor) mengalami reaksi oksidasi, sebaliknya, ion tembaga(II) memindahkan elektron dari magnesium untuk menghasilkan ion magnesium. Jadi, ion tembaga(II) beraksi sebagai zat pengoksidasi (oksidator) mengalami reaksi reduksi

Contoh lain : Reaksi I :

Reaksi II :

Redoks : Transfer Bilangan Oksidasi


Dalam reaksi kimia yang kompleks kadang sulit menentukan mana yang menyerap elektron dan mana yang melepas elektron oleh karena itu redoks dengan menentukan transfer bilangan oksidasi cukup membantu dalam menentukannya. Bilangan oksidasi suatu unsur dalam suatu senyawa adalah muatan yang diemban oelh atom unsur tersebut jika semua elektron ikatannya didistribusikan kepada unsur yang lebih elektronegatif.

Beri Nilai