Anda di halaman 1dari 33

PEMERIKSAAN AWAL IBU BERSALIN

OLEH : YUNI ISDIYANTI, S.ST

Langkah 1 : Pengumpulan Data


Data diperoleh dari :
Anamnese Pemeriksaan fisik dan TTV Pemeriksaan khusus : inspeksi, palpasi, auskultasi, perkusi Pemeriksaan penunjang : Lab, USG, RO Catatan terbaru & sebelumnya

Riwayat Kesehatan
1. Meninjau kartu antenatal

Usia kehamilan Masalah/komplikasi dg kehamilan skrg Riwy.kehamilan tdahulu

2.

Menanyakan riwy.persalinan

Bgmn perasaan ibu? Berapa bln kehamilan skrg? Kapan mulai merasakan nyeri? Seberapa sering? Berapa lama blangsung? Seberapa kuat? Adanya lendir darah? Perdarahan dari vagina? Aliran cairan? Jika ya, kapan? Warna? Banyaknya?

Gerak bayi? Kapan makan, tidur takhir? Kapan BAB, BAK takhir? Persalinan tdahulu : berapa lama blangsung, BB bayi?

Pemeriksaan Fisik dan Janin


1. TTV TD, N, S, R 2. Edema/bengkak pd muka, jari, tangan, kaki dan pretibia tungkai bawah 3. Pucat pd mulut dan konjungtiva 4. Refleks patella 5. Abdomen bekas luka op, TFU, gerakan janin, kontraksi, px Leopolds, penurunan kepala janin 6. DJJ 7. Genital luar luka, lendir darah, cairan ketuban, perdarahan 8. Genital dalam penipisan, dilatasi serviks, sel.ketuban, penurunan kepala janin

Langkah 2 : Menilai Data Membuat Dx


Assesmen utk persalinan sesungguhnya : 1. Perubahan serviks serviks scr progresif menipis dan mbuka 2. Kontraksi yg cukup/adekuat Kontraksi tjd tatur, min 3x/10, setiap kontraksi blangsung min 40 Uterus mengeras slm kontraksi

Karakteristik Persalinan Sesungguhnya dan Persalinan Semu


Persalinan Sesungguhnya
Kontraksi interval teratur Interval memendek Intensitas makin kuat Lokasi sakit terasa di bag.blkg menyebar ke abdomen Pberian sedativa tdk bpengaruh Prubahan serviks mendatar & mbuka

Persalinan Semu
Kontraksi tdk teratur Interval tetap panjang Intensitas tetap Lokasi sakit abdomrn bawah Sakit hilang oleh sedativa Perubahan serviks tetap

Sifat His
1. Setelah kontraksi : Tidak relaksasi Lebih pendek Tonus seperti sebelum kontraksi retraksi

2. Kontraksi tidak sama kuat : Terkuat di fundus Terlemah di SBR Pace maker Batas keduanya : Lingkaran retraksi fisiologis Lingkaran retraksi patologis (Bandle)

Menilai Kemajuan Persalinan


Parameter
TD Temperatur/Suhu Nadi DJJ Kontraksi uterus Perubahan serviks Penurunan kepala Janin Urine Setiap 4 jam Setiap 4 jam Setiap 30 menit Setiap 1 jam Setiap 1 jam Setiap 4 jam Setiap 4 jam Setiap 2 jam

Frekuensi
Fase Laten Fase Aktif
Setiap 4 jam Setiap 4 jam Setiap 30 menit Setiap 30 menit Setiap 30 menit Setiap 2-4 jam Setiap 2-4 jam Setiap 2 jam

Langkah 3 : Membuat Rencana Asuhan


Pantau kemajuan persalinan mgunakan partograf Pantau TTV ibu Pantau keadaan bayi Penuhi kebutuhan hidrasi ibu Anjurkan perubahan posisi dan ambulasi Anjurkan tindakan yg mberikan rasa nyaman Anjurkan keluarga mberi dukungan

DUKUNGAN PERSALINAN

Sederhana Efektif Murah Resiko rendah Kemajuan persalinan btambah baik Hasil persalinan btambah baik Bsifat sayang ibu

Lima kebutuhan seorang wanita dalam persalinan


1. Asuhan fisik & psikologis 2. Kehadiran seorang pendamping scr terusmenerus 3. Pengurangan rasa sakit 4. Penerimaan atas sikap & perilakunya 5. Informasi & kepastian ttg hasil persalinan yg aman

Pendekatan utk mengurangi rasa sakit menurut Varneys Midwifery


Adanya seseorang yg mdukung dlm persalinan Pengaturan posisi Relaksasi & latihan pernafasan Istirahat & privasi Penjelasan mengenai proses/kemajuan/prosedur yg akan dilakukan Asuhan diri Sentuhan

Cara2 utk mengurangi rasa sakit menurut Penny Simpkin


1. Mengurangi rasa sakit langsung di sumbernya posisi menyenangkan, penekanan pd pinggul pd kedua sisi 2. Mberi rangsangan alternatif yg kuat kompres panas, kompres dingin, sentuhan & pijatan 3. Mengurangi reaksi mental negatif, emosional & reaksi fisik ibu thd rasa sakit mpertahankan kehadiran pendamping persalinan

Asuhan sayang ibu dalam persalinan


Aman, sesuai evidence based Ibu merasa aman, nyaman, scr emosional merasa didukung & didengarkan Mhormati praktek2 budaya, keyakinan agama & ibu/keluarga sbg pengambil keputusan Mgunakan cara pengobatan sederhana sebelum memakai teknologi canggih Memastikan bhw informasi yg diberikan adekuat & dpt dipahami ibu

Posisi untuk persalinan


POSISI RASIONALISASI
Duduk/setengah duduk Bidan mudah mbimbing kelahiran kepala bayi & mamati perineum Merangkak Baik utk persalinan dg punggung yg sakit, mbantu bayi melakukan rotasi, peregangan minimal pd perineum Jongkok/berdiri Mbantu penurunan kepala bayi, mperbesar ukuran panggul, mperbesar dorongan utk meneran, bisa mberi kontribusi pd laserasi Miring ke kiri Mberi rasa santai bagi ibu yg letih, mberi oksigenisasi yg baik bagi bayi, mbantu mcegah laserasi

POSISI DAN TEKNIK PERNAFASAN UNTUK MENGURANGI RASA SAKIT

KALA I
Berdiri dibelakang kursi dengan rileks letakkan tangan pada sandaran kursi

Berdiri menghadap pasangan dan lingkarkan lengan pada lehernya dan suami memijat punggung dengan lembut

Sandarkan punggung secara rileks pada suami dan dinginkan wajah menggunakan washlap dengan bantuan suami

Duduk di kursi menggunakan bantal dan menghadap ke belakang, letakkan lengan pada sandaran kursi

Relaks dengan posisi menungging dan rebahkan kepala pada bantal, suami mengusap bag.punggung dengan lembut

KALA II
Suami duduk di kursi, sandarkan punggung diantara kedua lututnya dengan lengan ibu dipegang suami untuk menahan berat tubuh ibu

Sandarkan punggung pada suami dengan lengan dipegang suami sehingga menyangga tubuh ibu

Rileks pada posisi menungging, gunakan tangan dan kaki ibu untuk menyangga berat tubuhnya

Tidur dengan posisi miring dengan salah satu kaki diangkat oleh suami

Duduk dengan bersandar pada bantal, pegang kaki dan tekan seiring kontraksi

Teknik Pernafasan

Pada Kala I Pada Kala II

Kebiasaan yg lazim dilakukan dlm kala I yg dpt mbahayakan Tindakan


Enema sbg tindakan rutin

Deskripsi

Menyebabkan ketidaknyamanan/ memalukan bg ibu hanya diberikan jika diminta oleh ibu Mencukur rambut daerah Ketidaknyamanan krn rambut kemaluan sbg tindakan rutin akan tumbuh kembali & menyebabkan abrasi minor Kateterisasi kandung kemih Meningkatnya ISK Tdk mberikan makanan & Dpt bakibat dehidrasi & ketosis, minuman menurunnya daya kontraksi uterus

Memisahkan ibu dg orang2 Besarnya kemungkinan kasus yg barti seksio sesarea & skor Apgar < 7 pd menit ke-5 Posisi telentang Penurunan DJJ, penurunan aliran darah ke uterus, mengurangi kekuatan kontraksi uterus, frekuensi & efikasi Mendorong abdomen Menyebabkan ibu merasa nyeri, berbahaya bila tjd ruptura uteri Mengedan sebelum Menyebabkan edema serviks, mgkn pembukaan serviks robekan serviks lengkap

TANDA2 BAHAYA
TD > 140/90 dg sedikitnya 1 tanda/gejala PE Temperatur > 38oC Nadi > 100 x/menit DJJ < 100 atau > 180x/menit Kontraksi < 3x dalam 10 menit, berlangsung < 40 detik, ketukan di palpasi lemah Serviks, partograf melewati garis waspada pd fase aktif Cairan amnion mekoneum, darah, bau Urin, volume sedikit & pekat