Anda di halaman 1dari 3

5. Relining dan Rebasing A.

Relining Relining yaitu melapisi permukaan untuk mengoreksi adaptasi gigi tiruan dengan penambahan bahan di bawah basis gigi tiruan tanpa mengubah hubungan oklusal. Indikasi : Kehilangan retensi Tidak stabil Sisa makanan di bawah gigi tiruan Trauma pada mukosa Estetis berkurang

Cara melakukan relining : Ukur dimensi vertikal sebenarnya Kerok bagian tepi/ perifer/ permukaan anatomik landasan gigi tiruan sebanyak mungkin dan hilangkan semua gerongannya supaya mudah memasang dan melepas gigi tiruan Buat stop pada tiga tempat stabil, setebal kekurangan dimensi vertikal pasien dengan pedoman dimensi vertikal pasien sebelum tepi landasan gigi tiruan dikerok. Pembuatan stop di dalam mulut sambil mengukur ketinggian tadi. Bahan yang dipakai xantigen, yang mudah dibentuk dalam mulut dengan ketebalan yang minim Bahan untuk mencetak harus bersifat mukostatik dan mempunyai daya alir yang tinggi, yang lazim digunakan adalah zinc oxide eugenol pasta; keuntungan pasta ini adalah dapat memperbaiki kekurangan tanpa mengulang secara menyeluruh. Lalu aduk bahan cetak dan oleskan di bagian permukaan anatomik landasan gigi tiruan secara merata dan lakukan pencetakan,dengan memasukkan ke dalam mulut dan tempatkan pada kedudukan sebenarnya. Pasien diminta menggigit perlahan-lahan tanpa tekanan, operator mengukur dimensi vertikal sampai mencapai dimensi vertikal sebenarnya, lalu pasien diminta menghentikan gigitannya Lakukan trimming untuk mendapatkan daerah peripherial seal yang baik Setelah bahan cetak mengeras, gigi tiruan dikeluarkan dari mulut pasien. Periksa hasil cetakan dan hasilnya harus merata, tidak ada bagian sendok yang tampak dan tidak boleh menutupi stop Buat model kerja dengan cara boxing Buang malam untuk boxing dan haluskan tepi sayap model rahang, tetapi jangan lepaskan gigi tiruan dari model kerja/rahang Lakukan flasking dan boiling out sehingga terdapat ruangan.semua bahan cetak zink oxide eugenol pasta dibuang dan diganti dengan akrilik Kemudian lakukan packing, curing, deflasking, penyelesaian dan pemolesan gigi tiruan

Gigi tiruan dipasang dalam mulut pasien sambil dinilai ketepatan duduknya dan diukur kembali dimensi vertikalnya.

B. Rebasing Rebasing adalah proses mengganti landasan gigi tiruan secara menyeluruh karena sudah rusak sama sekali, sedangkan susunan gigi geligi masih baik,dan mencekatkan kembali gigi tiruan dengan mengganti bahan landasan gigi tiruan tanpa mengubah hubungan oklusinya/ susunan gigi-giginya. Syarat lain untuk rebasing adalah gigi tiruan tersebut masih memenuhi syarat estetik,fungsi mengunyah, dan fonetik. Gigi tiruan mungkin perlu di rebasing karena perubahan dari jaringan penyangganya di dalam mulut, selama pemakaian gigi tiruan lengkap lepas dalam jangka waktu yang lama, dan untuk mengembalikan retensi dan fungsinya. Rebasing dilakukan karena : Landasan gigi tiruan mengalami: o Porusitas dalam yang terlalu bayak o Perubahan warna karena pemakaian yang terlalu lama o Bau yang kurang begitu disenangi pada gigi tiruan yang sudah lama dipakai o Staining/ pewarnaan yang terlalu tebal Resorbsi tulang alveolar, yang mengakibatkan gigi tiruan tidak tepat lagi

Cara melakukan rebasing adalah : Bagian perifer sayap gigi tiruan lengkap dikasarkan dahulu Buat cetakan rahang pasien dengan menggunakan gigi tiruan lama sebagai sendok cetaknya dan gunakan bahan cetak yang bersifat mukostatik yaitu zink oxide eugenol pasta atau viscogel Buat model kerja dari stone/ gips batu dengan cara boxing, dasar model kerjanya dibuat takikan sebagai indeks bagi penempatan kembali Letakkan gigi tiruan pada model kerja/rahangnya pada bagian atas articulator dan siapkan indeks oklusal pada bagian bawahnya dari gips. Seperti pada proses relining articulator digunakan hanya untuk gerakan embuka dan menutup saja. Jika gips dari indeks telah keras, bukalah articulator dan trimlah permukaan indeks sampai susunan gigi-gigi mempunyai kedalaman 1/8 inci Gigi tiruan dilepaskan dari model kerjanya. Bahan cetak dibuang dan trimlah landasan akrilik gigi tiruan dan tinggalkan secukupnya saja landasan gigi tiruan untuk menahan gigi-gigi. Gigi-gigi tersebut dibersihkan dan ditempatkan kembali dalam indeks oklusalnya

Lakukan modifikasi seal daerah posterior palatal dan relief bila diperlukan Buat landasan gigi tiruan yang baru dari malam, lakukan waxing Uji coba dalam mulut pasien dan periksa estetik, oklusi sentrik, dan ukur dimensi vertikalnya Setelah sesuai dan pasien menyukainya, lakukan flasking, packing, curing, deflasking dan remounting gigi tiruan yang belum dilepas dari model rahangnya dalam articulator.gunakan takikan pada dasar model rahang untuk menempatkan kembali model rahang pada posisi asalnya dan gunakan indeks oklusal untuk menemukan dan memperbaiki setiap perubahan dimensi vertikal oklusi atau oklusi sentrisnya yang terjadi dari proses pembuatan gigi tiruan. Gigi tiruan dilepaskan dari model rahangya,selesaikan dan poles Lalu pasang dalam mulut pasien, periksa mengenai kekokohan, kemantapan, estetik, dan fonetik. Pasien diminta datang kembali setelah 3 hari, kecuali terdapat luka boleh kembali sebelum waktunya