Anda di halaman 1dari 2

Nama : Mahmud Zuhdi Nasution Nim : 011.11.

10 Prodi : Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit TTD :

KOMPOR LISTRIK INDUKSI MAGNET

Cara kerja kompor dengan induksi magnet : Dalam kompor magnet terdapat kawat konduktor yang dialiri arus listrik. Jika arus teraliri maka di sekelilingnya akan terbentuk gaya magnet. Selanjutnya kawat konduktor tersebut dibentuk menjadi kumparan, dan didekatkan dengan materi yang dapat menghantarkan listrik (biasanya logam), maka logam tersebut akan menerima pengaruh gaya magnet. Pada logam tersebut juga akan mengalir arus eddy. Logam tersebut memiliki hambatan listrik, arus yang menglir pada logam tersebut akan menghasilkan joule heating sebesar P = I2 x R . Dimana P adalah daya, I adalah arus listrik, dan R adalah hambatan. Daya inilah yang keluar sebagai panas dan proses yang berlangsung dinamai pemanasan lewat induksi.

Gambar 1 . Kompor Induksi Magnet

Kelebihan kompor induksi magnet: 1. Bertenaga (Powerful) dan Efisien, Pada kompor ini, energi yang terbuang hampir tidak ada, pengubahan energi listrik ke panas berlangsung dengan efektif. Sehingga dengan daya listrik lebih kecil. 2. Tidak mengeluarkan api, Berbeda dengan pemanasan yang menggunakan api, sistem yang tidak menggunakan api ini menghasilkan kemungkinan terjadi kecelakaan luka bakar yang rendah dan tingkat keamanan yang tinggi. 3. Mudah dalam mengatur temperature, Melalui pengaturan jumlah arus listrik yang mengalir di kumparan, tingkat kepanasannya dapat dengan mudah disesuaikan dengan panas yang dibutuhkan. 4. Ekonomis, Dengan kemampuan tak jauh berbeda dengan kompor gas, kompor induksi ini memerlukan lebih sedikit energi untuk keperluan yang sama sehingga tagihan listrik juga lebih murah.