Anda di halaman 1dari 3

MONARKI adalah bentuk pemerintahan yang pada mulanya kekuasaannya atas nama rakyat dengan baik dan dipercaya

tapi dalam perkembangannya penguasa (Raja) tidak lagi menjalankan pemerintahan untuk kepentingan umum tapi menindas rakyat dan sewenangwenang, maka bentuk ONARKMI bergeser menjadiTIRANI. Dalam situasi pemerintahan TIRANI muncullah perlawanan dari kaum bangsawan dan pemerintahan diambil alih kaum bangsawan yang memperhatikan kepentingan umum, maka pemerintahan TIRANI bergeser menjadi ARISTOKRASI. ARISTOKRASI yang semula memperhatikan kepentingan umum tidak lagi menjalankan keadilan tapi hanya mementingkan diri dan kelompoknya sehingga pemerintahan ARISTOKRASI bergeser ke OLIGARKI. Dalam pemerintahan OLIGARKI yang tidak memiliki keadilan, maka rakyat mengambil alih kekuasan untuk memperbaiki nasibnya. Rakyat menjalankan kekuasaan negara demi kepentingan rakyat, maka pemerintahan OLIGARKIbergeser ke DEMOKRASI. Pemerintahan DEMOKRASI yang awalnya baik, lama kelamaan banyak diwarnai kekacauan , KKN, kebobrokan dan hukum sulit ditegakkan sehingga pemerintahan DEMOKRASI ini berpindah ke pemerintahan OKHLOKRASI. Dari pemerintahan OKHLOKRASI ini muncul seorang yang berani dan kuat yang dengan kekerasan dapat memegang pemerintahan, maka pemerintahanOKHLOKRASI bergeser ke pemerintahan OLIGARKI kembali. Dengan demikian menurut POLYBIOS antara pemerintahan yang satu dengan lainnya memiliki hubungan kausal (sebab dan akibat).

Shapeworks Cellular Nutrition

Penjelasan: 1) MONARKI merupakan bentuk yang tertua, yang didirikan atas kekuasaan dari rakyat yang kesatuan berhubung dengan kecenderungan yang berdasarkan alam. Cita-cita akan keadilan dan kesusilaan telah menyebabkan orang pada mulanya sangat mengharagai bentuk monarki, dalam monarki, kekuasaan Negara dipegang oleh satu orang tunggal yang berkuasa, berbakat dan mempunyai sifat-sifat yang lebih. Unggul daripada warga lain lalu mendapatkan kepercayaan untuk memerintah. Penguasa yaitu raja, semula melaksanakan untuk kepentingan umum artinya kepentingan rakyatsangat diperhatikan jadi sifat pemerintahan adalah baik. 2) Tetapi lama kelamaan keturunan raja itu tidak lagi menjalankan pemerintahan untuk kepentingan umum, melainkan hanya untuk kepentingan pribadi, mulai memerintah dengan sewenang-wenang, kepentingannya tidak mendapatkan perhatian sama sekali. Maka menjadilha pemerintahan tunggal yang sifatnya jelek. Maka jadi lha bentuk Negara MONARKI menjadi TYRANNI 3) Tyranny merupakan sistem pemerintahan yang bersifat sewenang-wenang, maka muncullah beberapa orang yang berani dan mempunyai sifat-sifat baik kaum bangsawan). Mereka ini bersatu, tampil ke muka dan mengadakan pemberontajab. Setelah kekuasaan beralih di tangan mereka(pemberontak). Mereka menjalankan pemerintahan dengan sangat memperhatikan kepentingan umum maka jadi lha Negara yang pemerintahannya dipegang oleh beberapa orang yang dalam menjalankan pemerintahannya sangat memerhatikan kepentingan rakyat dan kepentingan umum ini menyebabkan bentuk negara berubah dari tyranny menjadi aristokrasi. 4) Pemerintahan aristokrasi, pada awalnya baik-baik saja, tapi lama- kelamaan, mungkin karena keturunan mereka yang kemudian memegang pemerintahan itu tidak lagi menjalankan pemerintahan yang berkeadilan dan untuk kepentingan rakyat. Tetapi yang diperhatikan adalah kepentingan pribadi. Maka pemerintahan itu dipegang oleh beberapa orang yang sifat pemerintahannya sangat buruk , ini menyebabkan bentuk negara yang berubah dari bentuk aristokrasi menjadi oligarki.

5)

Karena dalam oligarki ini terdapat keadilan, maka rakyatlha kemudian yang memberontak, mengambilnasib mereka. Negara dimana pemerintahannya dijalankan oleh rakyat dan yang tujuannya untuk melaksanakan kepentingan rakyat, maka bentuk negara yang OLIGARKI menjadi DEMOKRASI.

6)

Pada awalnya pemerintahan yang dilaksanakan oleh rakyat memang baik, karena sangat memperhatikan kepentingan rakyat, dan sangat menghargai persamaan serta kebebasan. Tetapi kemudian lama-kelamaan, kebebasan itu tidak dihargai karena menganggap bahwa kebebasan itu merupakan suatu hal yang biasa, malahan mereka ingin bebas sama sekali dari peraturan-peraturan yang ada. Akibatnya lalu timbul kekacauan, kebobrokan, korupsi marajela dimana-mana, sehingga peraturan hokum tidak menjadi kekuatan yang mengikat, bahkan mereka bebas berbuat sesuka hatinya, masing-masing orang ingin mengatur dan memerintah. Maka lha bentuk Negara yang demokrasi tadi menjadi okhlorasi. Dari keadaan yang serba kacau diatas, timbullah keinginan untuk memperbaiki nasibnya, bersamaan dengan itu kemudian muncullah seseorang yang berani dan kuat, yang dengan jalan kekerasan akhirnya dapat memegang kekuasaan. Maka kekuasaan pemerintahan beralih ke tangan seorang yang tunggal lagi, yang dalam menjalankan pemerintahannya sangat memerhatikan kepentingan umum, karena mereka ingin memperbaiki nasib rakyatnya yang sudah bobrok. Maka kembali ke bentu Negara MONARKI.

Siklus polybius itu sebenernya di kembangkan oleh orang yang namanya Polybius, dia itu mengajukan teori perputaran atau siklus bentuk pemerintahan . Sejalan dengan pendapat Aristotles, Polibyus berpendapat bahwa pemerintahan negara umumnya diawali dengan bentuk MONARKI, dimana seorang raja/ratu memerintah sebagai penguasa tunggal demi kesejahteraan rakyatnya. Namun demikian bentuk pemerintahaan semacam ini lama-kelamaan akan merosot menjadi TIRANI ketika raja yang bersangkutan atau raja-raja keturunannya, tidak lagi memikirkan kepentingan umum. Lah, temen-temen dalam situasi semacam itu umumnya akan muncul sekelompok bangsawan yang kemudian menggerakkan perlawanan hingga akhirnya dapat mengambil alih kekuasaan. waktu inilah pemerintahan tersebut disebut pemerintah ARISTOKRASI. Namun karena kekuasaan itu cenderung untuk disalahgunaka, pemerintahan kaum bangsawan yang baik itu pun lama-lama akan merosot dan menjadi pemerintahan yang hanya akan mementingkan diri sendiri hingga akhirnya disebut sebagai OLIGARKI yang menindas rakyat. Akhirnya rakyat lah yang akan memberontak dan menjalankan pemerintah sampai akhirnya pemerintahan bergan ti menjadi DEMOKRASI namun lama kelamaan pemerintahan ini juga akan jatuh akibat korupsi dan lain-lain hingga pemerintahan menjadi OKLOKRASI ditengah semua itu Polybius meramal akan ada orang yang kuat dan berani untuk mengambil alih pemerintahan dan menjadi seorang raja sehingga pemerintahan kembali menjadi pemerintahan MONARKI.

Nb: Ak pake yg page 2, trus link yg tak kirim satunya lagi itu yg isinya sifat sm d pgang oleh sapa sm untuk sapa. Uda kan ya? Tidur duluan sori. Night daaah