Anda di halaman 1dari 3

KATA PEN GA NT AR

Pembaca yang terhormat,

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan tentang


“Magnetisasi“ tubuh manusia dalam latihan pernafasan
dan kemanfaatannya, adalah suatu untaian upaya
penulis dalam menjelaskan berbagai fenomena yang
berkaitan dengan “tenaga dalam“ ataupun hal-hal lain
yang sifatnya “aneh“ atau “misteri“. Sebagai seseorang
yang mempelajari fisika, berbagai hal tersebut karena
fenomenanya ada di alam ini, maka harus memenuhi
hukum - hukum fisika yang ada.

Untuk merasakan fenomena tersebut, penulis


mengikuti latihan pernafasan dan berbagai fenomena
dan terasakan atau teralami. Maka mulailah “teori“
disusun dan pembuktian secara “empirik“ dalam arti
kesaksian orang lain dan orang lain dapat
melakukannya. Untuk sementara, itu adalah sebagai
rujukan kebenaran teori tersebut.

Pada pengkuran secara konvensional, peralatan


haruslah suatu rancangan benda mati yang disusun
dalam sistem tertentu agar memenuhi hukum fisika yang
berlaku, tampaknya belum dapat dilakukan, karena
diperlukan keakuratan yang tinggi dan untuk itu
diperlukan biaya yang mahal. Walaupun demikian upaya
untuk itu selalu dilakukan.

Seiring dengan pembuktian teori, kemanfaatan


fenomena yang terjelaskan terus dilakukan. Sampai saat
ini, beberapa teori yang dirujuk adalah :

i
a. Magnetisasi tubuh manusia terjadi karena kita
menahan nafas dan bernafas halus yang dapat
mempolarisasikan magnetik darah merah (he-
moglobin).

b. Olah raga menahan nafas adalah dalam upaya


memantapkan proses magnetisasi dan me-
ningkatkan intensitas energi (tenaga) nya

c. Bahwa magnetisasi tubuh manusia dapat mem-


bentuk sistem syaraf magnetik yang terpadu
dengan sistem syaraf biasa, sinerginya
membentuk sistem kecerdasan magnetik dan
menguatkan sistem kecerdasan yang ada.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada bebe-


rapa rekan dari Departemen Biologi FMIPA Institut
Teknologi Bandung, Dra. Sri Utami dari Fakultas Kedok-
teran Universitas Kristen Maranatha Bandung dan rekan-
rekan dari Kedeputian Bidang Perkembangan Riset
Iptek, Kementerian Riset dan Teknologi atas segala
bantuan antara lain informasi rujukan, diskusi dan lain-
lain yang memungkinkan tulisan ini jadi.

Selamat Membaca.

Jakarta, April 2005

Penulis,
Lilik Hendrajaya

ii
KECERDASAN MAGNETIK
(MAGNETIC INTELLIGENCE)

KATA PENGANTAR

1. PENDAHULUAN

2. SIFAT MAGNETIK TUBUH MANUSIA


2.1 Penyebab Dasar
2.2 Imbas Magnetik
2.3 Medan Bio magnetik dalam Tubuh Manusia
2.4 Tenaga Magnetik

3. FENOMENA TUBUH SEBAGAI INSTRUMEN


3.1 Kekuatan Kehendak (Power of Mind)
3.2 Menerima dan memancar
3.3 “Benda Magnetik “

4. KECERDASAN MAGNETIK
4.1. Penginderaan Biomagnetik
4.2. Membangun Kecerdasan Magnaetik
4.3. Aspek Spiritual Kecerdasan Magnetik
4.4. Sistem Syaraf dari Kecerdasan Magnetik

5. PENGALAMAN KHUSUS

6. PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
A. Dasar-dasar Umum Teori Kemagnetan

iii