Anda di halaman 1dari 26

ELECTRICAL HAZARDS

K3LL

Terminologi Listrik

Cedera Akibat Listrik dan Standar Kelistrikan Bahaya Elektrostatis

Lingkungan Bahaya Listrik

Referensi : Safety, Health, and Enviromental Protection Charles A. Wentz Chapter 5

Bonding & Grounding

Pertolongan Pertama pada Sengatan Listrik

Terminologi Listrik
Salah satu energi yang paling sering dan paling luas digunakan E. Listrik Energi dapat memberikan keuntungan maupun kerugian. Kerugian berasal dari potensial bahaya energi itu sendiri. Tergantung dari cara mengendalikan energi tersebut. Pengendalian E.Listrik yang tidak sesuai dapat menyebabkan sakit badan, kematian, atau kerusakan properti. Potensi bahaya E.Listrik dapat dikontrol dengan mudah dan ekonomis apabila diterapkannya safety procedures pada suatu design / aktivitas.

Terminologi Listrik
Suatu analogi aliran listrik yang melewati suatu sirkuit dengan aliran fluida yang melewati pipa adalah sebagai berikut :
Aliran Fluida Pressure Flow Friction Aliran Listrik Voltage Current Resistance

Resistance Hambatan (R), satuan Ohm atau Current Kuat Arus (I), satuan Amperes atau A Voltage Beda Potensial (E), satuan Volts atau V

Terminologi Listrik
Persamaan persamaan dalam terminologi kelistrikan : q = muatan listrik,
Coulombs (6.24x1018 elektron) t = waktu, Sekon = Resistivitas, .m L = Panjang Konduktor, m A = Luas Area Konduktor, m2

P = Power, Watt

R20 = R konduktor @ 20oC = Koefisien Temp. R T = Perubahan Temp., o C

Terminologi Listrik
Nilai dan untuk beberapa material :
(20oC) m.cm Copper Alumunium Carbon Kertas Kaca 1.72 3.21 5x1010 1x1020 0.00393 0.0038 -0.00025 -

Terminologi lain : Degree of Hazard Jumlah dan durasi aliran kuat arus serta tegangan pada tubuh manusia. E.Listrik bergabung satu dengan komponen lainnya dengan proses bonding membentuk jalur konduktif E.Listrik, dimana agar listrik tetap mengalir.

Cedera Akibat Listrik


Tingkat keparahan dari sengatan arus listrik Jumlah Aliran Kuat Arus Tabel 5-2 Efek terhadap tubuh manusia Tipe Aliran Arus Searah (DC) atau Arus Bolak-Balik (AC) Tabel 5-3 Tubuh manusia memiliki nilai hambatan atau resistansi tersendiri terhadap aliran listrik Tabel 5-5

Cedera Akibat Listrik


Tabel 5.2 Efek Aliran Listrik pada Tubuh Manusia
Kuat Arus (mA) Efek pada Manusia

3000 700 100 70 50 30 20 10 7 3 1

Jantung Berhenti & Luka Bakar Permukaan Tubuh Luka Bakar Permukaan Tubuh Gangguan pada jantung Beresiko kematian Gangguan Pernapasan Serius Shock Kesulitan Bernapas Kontraksi Otot Sakit pada tubuh Shock Ringan Setrum Awal

Cedera Akibat Listrik


Tabel 5.3 Efek Aliran Listrik Berdasarkan Tipe Arus (AC / DC)
Efek Shock Terkejut / Setrum Awal Kerja Otot yang tak terkendali Kesulitan Pernapasan Fibrilisasi jantung Tipe Arus 60 Hz AC DC (mA) 1 6-9 25 100 (mA) 5 70 80 100

Cedera Akibat Listrik


Tabel 5.5 Resistansi pada Tubuh Manusia
Bagian Tubuh Kulit Kering Jari Kering pada 2 elektroda Jari Basah pada 2 elektroda Jari Berkeringat pada 2 elektroda Genggaman Tangan Kering pada 2 elektroda Kulit Basah Genggaman Tangan Basah pada 2 elektroda Bagian dalam tubuh dari tangan hingga kaki Bagian dalam tubuh dari telinga ke telinga Resistansi () 100.000 600.000 100.000 40.000 16.000 1.200 1.000 700 400 600 100

Standar dalam Kelistrikan


Peralatan peralatan yang digunakan dalam kelistrikan harus memiliki kode dan standar tertentu untuk menjamin keamanan dalam penggunaan. Beberapa organisasi sebagai Standar dalam Kelistrikan, yaitu: 1. NEC 2. NSC 3. NFPA 4. ANSI 5. 29CFR1910, Subpart S 6. UL

Lingkungan Bahaya Listrik


Pada industri, kebakaran dan ledakan sebagian besar disebabkan oleh lingkungan kondisi kerja yang memiliki bahaya listrik, seperti percikan bunga api. Standar lingkungan yang aman dari bahaya listrik adalah dimana gas flammable, uap atau debu, dan material yang mudah terbakar tidak ditempatkan pada lokasi yang bersamaan atau berdekatan. Setiap lokasi yang terdapat material yang mudah terbakar harus diperhatikan dalam pemilihan alat alat listrik, fitting, dan kabel.

Bahaya Elektrostatik
Listrik statis dan gesekan partikel merupakan sumber pengapian umum dalam industri. Memahami dasar-dasar listrik statis adalah cara terbaik untuk mencegah akumulasi atau setidaknya mengenali penumpukan potensi listrik dan kontrol berikutnya. Operasi transfer Massa seperti aliran fluida cair melalui pipa atau dari pembukaan ke tangki, agitasi, aliran padatan secara pneumatic, atau penyaringan bisa menyebabkan listrik statis dan penumpukan tegangan, dapat memicu percikan, berbahaya bagi bahan yang mudah terbakar atau mudah meledak.

Bahaya Elektrostatik
Besarnya akumulasi tergantung pada sifat dari bahan dan daerah pada kontak permukaan. Gesekan meningkatkan pelepasan elektron dan pembentukan partikel terionisasi. contoh : Muatan listrik tinggi, 1000 C/m3, membutuhkan lebih dari 1 partikel terionisasi per 1,6 x 1012 molekul hidrokarbon

Bahaya Elektrostatik

Bahaya Elektrostatik
Aliran listrik yang dihasilkan oleh pipa I = 3.75 x 106 (VD)n Dimana : I = Arus listrik, A V = Kecepatan aliran, m/s D = Diameter dalam pipa, m n = exponent, 1.9

Bahaya Elektrostatik
Ada dua jenis pelepasan listrik statis, spark discharge dan corona discharge. Spark discharge, ketika listrik statis melintasi celah udara antara dua elektroda. Corona discharge mulai dari titik sumber seperti elektroda logam, menyebar ke luar, berakhir di ruang atau tersebar di isolator

Hidrokarbon Gas Hydrogen Acetylene Ethylene Propane Methane

Energi percikan minimum (mJ) 0.017 0.017 0.08 0.25 0.29

Tabel 5-8 Energi percikan minimum untuk Hidrokarbon Gas

Bahaya Elektrostatik

Bahaya Elektrostatik
Energi listrik yang tersimpan pada sebuah konduktor J = Akumuluasi Energi (J) C = Kapasitas (F) V = Voltage (V) Q = Electrical Charge, (C)
Objek Alat rumah tangga Bucket Drum Manusia Otomotif Tangki Truk Kapasitas (pF) 5 20 100 200 500 1000

Tabel 5-9 : Type kapasitas Objek umum.

Bonding dan Grounding


Bonding-Grounding upaya untuk mengeliminasi atau menghilangkan bahaya listrik pada objek yang bermuatan listrik dan bertegangan. Sistem grounded (-) beda potensial diterapkan pada instrumen listrik Bonding mengeleminasi muatan dan tegangan listrik statik pada 2 objek atau lebih. Bonding-Grounding yang telah terinstalasi harus secara rutin diinspeksi atau diperiksa aliran listrik yang mengalir. Kegagalan bonding-Grounding : Korosi, Abrasi, Kerusakan lain.

Bonding dan Grounding


Prinsip Bonding-Grounding dari 2 Objek Konduktif :

Bonding dan Grounding


Ilustrasi Bonding (Rekomendasi NFPA) :

Bonding dan Grounding


Ilustrasi Bonding-Grounding Pengisian ke Tangki Truk :

Ketika listrik ditransfer melalui/ke dalam pipa, filter/tanki bonding-Grounding,mengalirkan listrik statis yang dihasilkan ke dalam tanah Tingkat aliran tinggi potensi menghasilkan listrik

Pertolongan Pertama pada Sengatan Listrik


Kejutan listrik tubuh seseorang jatuh,ketidaksadaran,atau berhenti bernapas dan detak jantung Pertolongan pertama Korban harus terputus dari sumber listrik Sentuhan fisik No respon : call 911

Respon Pertolongan : Membuka jalan nafas,

Jika bernafas

Pertolongan Pertama pada Sengatan Listrik


Jika tidak bernafas

Jika korban memiliki denyut nadi tapi tidak bernafas

Jika tidak ada denyut nadi

Jika korban pingsan atau pucat atau menunjukkan tanda-tanda lain syok

Sekian Dan Terima Kasih

Energi Listrik Untuk kehidupan yang lebih baik