Anda di halaman 1dari 1

Evaluasi anemia dimulai pada Hb s lOgrldl b.

Onset anemia pada eLFG <60


a.

\. Funduscopy (konsul bagian


mata) I 1 r{iperfosfatemia pada PGK: I a) A,kit-ale+qes,uan ekskresi sinial

*U-"nito-

Defi.siensierythropoietin

t-

X Mulai terjadi pad.a eLFG

s/dl dan danat menqEunakan


e. Risiko pemberian transfusi
erythropoietin

<7

<60nUmenit c. Berhubungan dengan gangguart metabolism tulang pada PGK d. Penanganan dengan diet fosfat e. Menyebabkan absorbsi kalsium
Vt^&!vr+!t\

l?.Pemberian

darah adalah Hepatitis virus, Malaria, HIV \Erythropoeisis

22,

mra o,6 firotein ItL-1, q g/kgBB/hari { 7/t Rendah fosfat'' potyalplamine Hydroget (Sevelamer) hidroksida

ffirii
}Hr

Stimulating Agent (ES$ pada kasue ioi berhubungan dengan,

b.

pemberian subkuran b. Target Hb: 10-12 s/dl (c)Anemia defisie+si bpsi absolut VH"ttrh"tt p.a* i"t"""" darah 180/1.00 mmHg e. Efek samping terapi ESA trombosis L8.Indikasi transfuse darah pada PGH hanya -.-- dibesikan pada keadaan khusus-frecualil) '.\r;-/ a. PerdarEM- akut den gejala gangguan hemodinamik b. Hb gejala anemia < I S/dl dengan gangguan IIb c. kardiovaskular yg nyata d. Pasien yg akan mer$alani
operasr Reaksi hemolitik

c.

egqpengikat \qE49-

d. Lanthanumkarbonat q e. Dia-lisis -

fosfat adalah,

a. .f,anthanum carbonat rb. .Aluminium hidrrksida polyallylamine c. .Hydrogel hidroksida (Sevelam er) vCalcimimetic agent
e.

Z4.Pernyataan di

'Calsiun asetat t-

bawah

im

e. Circulatisn overhydration Z0.Peneriksaan penunjang diagbosis pada kasus ini yang direncanakan, kecuali: a. IJltrasonograli abdomen b. Biopsi giniel c. Elektrokardioerafr GKG) d. Foto thorak

A \y' All"i-""i-*i

b-

Reaksi aleryr atau anafrlaktik mo overload

(d) ostriti* fibro*.

berhubungan dengan obat pengikat fosfat garam aluminium,rtmEt a. Sangat efektif *hfirffif.o fosfat plasma b. Menyebabkan anemia c. Hanya diberikau untuk satu tahap terapi, maksimal 4 ^ minggu b"ne disease

25.Fakfnr nredisposisi kalsifikasi

V Ady""*t"

effiu"ti.o
b.
c. Hasil

metastatic nada kasus ini. [ecrra--ii[

terkontrol tUsia lanjut t--

CaCos

vg\ielt

perkalidn Ca x POa > 55 d. Asupan calcium pada kadar