Anda di halaman 1dari 14

Regulasi Kardiovaskular

Autoregulasi aliran darah di tisu


Kawalan Neural ke atas tekanan

dan aliran darah Hormon dan regulasikardiovaskular


Disediakan oleh : Lee Kar Bee Hong Jia Jo (H4)

Pengenalan
Secara amnya, regulasi kardiovaskular bertujuan untuk
menjaga perubahan aliran darah pada bila-bila masa, berada di dalam keadaan yang stabil supaya tidak

menimbulkan sebarang perubahan tekanan dan aliran


darah secara mendadak pada organ-organ kita. Dengan itu, boleh dikatakan regulasi kardiovaskular adalah untuk menjadikan jantung dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan keperluan tubuh

Regulasi Kardiovaskular
Mekanisme

yang kardiovaskular iaitu :


Mekanisme autoregulasi aliran darah

mempengaruhi

regulasi

Mekanisme saraf
Mekanisme hormon

Mekanisme autoregulasi aliran darah


Aliran darah dalam jaringan terutama diatur oleh

mekanime auotoregulasi . Autoregulasi bererti penyesuaian automatik dari aliran darah dalam setiap jaringan terhadap keperluan dari jaringan bersangkutan. Pada umumnya keperluan rangkaian adalah berupa nutrisi. Namun dalam beberapa keadaan autoregulasi diperlukan seperti untuk regulasi pembuangan zat sisa metabolisme dan elektrolit, dimana zat-zat tersebut dalam darah memainkan peranan penting dalam mengatur aliran darah ginjal.

Mekanisme autoregulasi aliran darah


Di dalam otak autoregulasi

untuk regulasi kadar karbondioksida, dimana zat tersebut mempengaruhi kecepatan aliran darah ke jaringan tersebut. Pada jaringan lain umumnya keperluan terhadap oksigen merupakan rangsangan yang paling kuat memunculkan autoregulasi (Guyton, 1994). Jika berlaku gangguan autoregulasi pada keadaan yang normal, maka akan mengaktifkan mekanisme sistem saraf dan hormon. (Martini, 2001).

Mekanisme saraf
Mekanisme melalui saraf akan menetapkan

tekanan dalam arteri dalam jangka masa pendek, iaitu sel ama beberapa saat atau minit. Hampir keseluruhannya dicapai melalui refleks saraf. Salah satu yang paling penting adalah refleks baroresoptor. Bila tekanan darah menjadi tinggi, reseptor khusus yang disebut baroreseptior akan dikaitkan. Kesemua reseptor tersebut terletak di dinding aorta dan arteri karotis internal.

Mekanisme saraf
Baroreseptor

kemudian menghantar isyarat ke medula oblongata di batang otak. Dari media dihantar isyarat melalui susunan saraf autonomi yang menyebabkan: I. pelambatan jantung II. pengurangan kekuatan kontraksi jantung III. kesesakan arteriol IV. kesesakan vena besar. Kesemuanya bekerja bersama untuk menurunkan tekanan a rteri ke arah normal. Kesan sebaliknya berlaku apabila tekanan terlalu rendah baroreseptor akan menghilangkan ransangannya.

Mekanisme hormon Beberapa hormon memainkan

peranan penting dalam tetapan tekanan, tetapi yang terpenting adalah sistem hormon renin angiotensin dari ginjal. Bila tekanan darah terlalu rendah sehingga aliran darah dalam ginjal tidak dapat dipertahankan dalam keadaan normal, maka ginjal akan secara outomatik merembeskan renin yang membentuk angiotensin. Angiotensis yang dirembeskan adalah berfungsi untuk menimbulkan konstriksi arteriol di seluruh tubuh badan untuk meningkatkan kembali tekanan darah ke tahap yang normal.

Faktor-faktor
Faktor-faktor yang mempengaruhi

regulasi kardiovaskular :
(cardiac output)

Tekanan darah (blood pressure)

(stroke volume)

(heart rate)

Regulasi Secara amnya, heart rate dipengaruhi Kardiovaskular - Heartsistem Ratesaraf simpatis dan parasimpatis.

Sistem saraf simpatis dengan adrenalina dan norepnefri n sebagai neurotrasmiternya menyebabkan peningkatan heart rate. Sedangkan sistem saraf parasimpatis melalui nervus vagus menyebabkan perlambatan heart rate.
Selain

itu, heart rate juga dipengaruhi oleh kemoreseptor dan baroreseptor. Aktivitas kemoreseptor bertujuan menjaga kecukupan peredaran serebra (otak).

Regulasi Kardiovaskular - Stroke Volume


Stroke Volume merupakan volume darah yang dipam ke luar dari ventrikel dengan setiap denyutan jantung.

Secara amnya, cardioc output adalah jumlah

Regulasi Kardiovaskular- Cardiac Output

darah yang dipamkan dari jantung tiap minit. Aspek utama dari cardiau output adalah keperluan oksigen rangkaian dengan cara autoregulasi intrinsik yang mengubahkan preload dan stroke volume. Selain itu autoregulasi ektrinsik turut mempunyai pengaruh terhadap hormon adrenalina.

Regulasi Kardiovaskular - Tekanan Darah (Blood Pressure)


Tekanan darah dipengaruhi oleh kemoresptor, tahanan peripharal dan volume darah.