Anda di halaman 1dari 2

Gejala dan tanda stroke 1. 2. 3.

Munculnya secara mendadak satu atau lebih defisit neurologik fokal Gejala umum dapat berupa baal Lemas mendadak di wajah, lengan, atau tungkai, terutama di salah satu sisi tubuh 4. Gangguan penglihatan seperti penglihatan ganda/ kesulitan melihat pada satu titik atau kedua mata 5. 6. Bingung mendadak Tersandung selagi berkalan, pusing bergoyang, hilang

keseimbangan/koordinasi 7. Nyeri kepala mendadak tanpa kausa yang jelas. (Patofisiologi 2)

Tambahan: Epidemiologi: kegemukan merupakan faktor risiko independen dimana

kegemukan dapat memperberat faktor risiko lain seperti hipertensi, diabetes, dan meningkatkan kadar kolesterol. Pada suplai darah serebrum terdapat sirkulasi kolateral. Sirkulasi kolateral menjaimin terdistribusinya darah ke otak sehingga iskemik dapat ditekan minimal apabila terjadi sumbatan arteri. Sirkulasi ini dapat terbentuk secara perlahan-lahan saat aliran normal ke suatu bagian berkurang. Suatu sumbatan di sebuah pembuluh besar pada seseorang tidak akan menimbulkan gejala atau defisit neurologik transien. Pada oranglain dapat menyebabkan gangguan fungsi yang besar, hal ini berkaitan dengan keadaan sirkulasi kolateral orang tersebut. Stroke iskemik tidak menimbulkan nyeri, karena jaringan otak tidak peka terhadap nyeri. Stroke lakunar. Infark lakunar terjadi karena penyakit pembuluh halus hipertensif menyebabkan sindrom stoke yang biasanya muncul dalam beberapa jam atau

kadang-kadang lebih lama. Stroke lakunar dan perdarahan intraserebrum merupakan keadaan yang mirip. Untuk membedakannya, stroke lakunar biasanya terjadi pada usia lebih tua, dengan kadar kolesterol lebih tinggi, dan mengidap diabetes. (patofisiologi 2) Herlida maaf ak lagi ndak pegang buku, jadi ndak bisa ngetikkan dapus. semua ak pake patofisiologi 2.