Anda di halaman 1dari 17

PENCEGAHAN INFEKSI

Team Askeb Ibu II

PENCEGAHAN INFEKSI Tidak terpisah dari komponen lain dalam asuhan selama persalinan dan kelahiran bayi

TUJUAN PI Memberi perlindungan ibu,bayi baru lahir, keluarga,penolong persalinan & tenaga kes lainnya dg jalan menghindarkan trans misi penyakit yg disebabkan oleh bakteri, virus & jamur Menurunkan resiko terjangkit / terinfeksi mikroorganisme yg menimbulkan penyakiat:HIV AIDS & hepatitis

ISTILAH-ISTILAH TINDAKAN PI
Asepsis Antisepsis/hidup Desinfeksi/mati Dekontaminasi Cuci-bilas (80%) DTT (95%) Sterilisasi (100%)

PRINSI-PRINSIP PENCEGAHAN INFEKSI


Setiap orang (ibu,BBL,penolong) harus dianggap dpt menularkan penyakit krn infeksi bisa bersifat asymtomatik Setiap org hrs dianggap berisiko terinfeksi Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan, ben da lain yang akan & telah bersen tuhan dgn kulit tdk utuh/selaput mukosa /darah harus dianggap terkontaminasi shg setelah selesai digunakan harus dilakukan proses PI secara benar Jika ragu apakah sudah diproses / blm dianggap terkontaminasi Resiko infeksi tdk bisa dihilangkan secara total tapi dapat dikurangi hingga sekecil mungkin dgn penerapan PI yg benar & konsisten

PEDOMAN PENCEGAHAN INFEKSI

Cuci tangan Pakai sarung tangan Penggunaan perlengkapan pelindung (celemek/baju penutup, kacamata , sepatu tertutup) Menggunakan asepsis / tehnik aseptik Mmroses alat Pembuangan sampah

CUCI TANGAN Prosedur yg paling penting dari pencegahan penyebaran infeksi

WAKTU CUCI TANGAN Segera setelah tiba di tempat kerja Sebelum & setelah kontak fisik langsung dgn klien Setelah melepas sarung tangan Setelah menyentuh benda yg mungkin terkontaminasi darah/cairan mukosa Setelah ke kamar mandi Sebelum pulang kerja

PEDOMAN DALAM CUCI TANGAN


Lepaskan perhiasan ditangan & pergelangan Basahi tangan dgn air bersih & mengalir Gosok dgn kuat kedua tangan,gunakan sabun biasa/mengandung antimikroba selama 15-30 detik (pastikan menggosok sela-sela jari) Bilas dgn air bersih & mengalir Biarkan tangan kering dgn dianginkan / dgn kertas tisu/handuk pribadi yg bersih & kering

Yang perlu diperhatikan dalam cuci tangan:


Gunakan potongan kecil dan tempatkan dalam wadah yg berlubang Jangan cuci tangan dgn cara mencelup kan kewadah berisi air Bila tdk ada air mengalir sbg gantinya bisa menggunakan campuran alkohol 100 ml 60-90% dgn 2 ml gliserin,gunakan 2 ml& gosok kedua tangan hingga kering,ulangi 3 x Jangan gunakan handuk basah/lembab atau yg telah digunakan orang lain Buang air yg sudah digunakan kesaluran limbah

Gunakan sarung tangan steril /DTT untuk prose dur apapun yg akan mengakibatkan kontak dgn jaringan dibawah kulit (persali nan,penjahitan, pengambilan darah ) Gunakan sarung tangan pemeriksaan yg bersih untuk menangani darah / cairan tubuh Gunakan sarung tangan rumah tangga / tebal untuk mencuci peralatan,menangani sampah,membersihkan darah & cairan tubuh

MEMAKAI SARUNG TANGAN

Prosedur

Menolong persalinan / menjahit episiotomi


Mengambi contoh darah / inj IV Memegang /membersihkan peralatan terkontaminasi

Memegang sampah terkontaminasi


Periksa tensi/suhu/menyuntik Membersihhkan percikan darah/cairan

Keterangan : 1 sarung tangan yg diperlukan 2 Sarung tangan DTT 3 Sarung tangan steril Jika sarung tangan sekali pakai digunakan berulang kali, jangan diproses lebih dari 3 x (mungkin terjadi robekan / lubang )

Menggunakan tehnik aseptik meliputi :


-penggunaan perlengkapan pelindung pribadi -Antisepsis cuci tangan yg teratur diantara kontak Alkohol memerlukan waktu beberapa menit setelah dioleskan agar berefek optimal (penggunaan anatiseptik pd tindakan kecil & segera tdk diperlukan sprt injeksi oksitoksin & memotong tali pusat ) -Menjaga sterililitas / DTT

Larutan antiseptik berikut bisa diterima


Savlon Alkohol 60-90% Hibiscrub Pisohex Dettol Betadin Persiapkan kulit / jaringan dengan kapas / Kasa yg sudah dibasahi lrutan antiseptik dengan gerakan memutar/merlingkar dari tengah keluar

LARUTAN DESINFEKTAN BERIKUT BISA DITERIMA

pemutih 0,5% untuk dekon taminasi permukaan yg lebar & DTT peralatan *Jangan digunakan desinfeksi dgn senyawa fenol (densol,lisol,karbol) untuk peralatan / bahan yg digunakan bayi baru lahir)

*Klorin

CEGAH KONTAMINASI LARUTAN ANTISEPTIK & DESINFEKTAN DGN CARA

Untuk mengencerkan hanya gunakan air matang Tidak mengkontaminasi pinggiran wadah Mengosongkan & mencuci wadah dgn sabun & air, membiarkannya kering dgn dianginanginkan sekali seminggu (tempelkan label pengisian ulang) Menuangkan larutan antiseptik kegulungan kapas/kasa jangan merendam Menyimpan larutan di tempat yang dingin & gelap

PEMROSESAN ALAT BEKAS PAKAI -Direkomandasikan melalui 3 langkah pokok yaitu:*dekontaminasi *pencucian & pembilasan *DTT / sterilisasi -Benda steril / DTT harus disimpan dlm keadaan kering & bebas debu (untuk 1 minggu),bila dalam kantong plastik bisa bertahan sampai 1 bulan. -Jika tdk digunakan dlm waktu penyimpa nan tersebut harus diproses kembali

Dekont Pencu Pencu DTT aminasi cian cian/de

Sterilis asi

air

terjen & bilas 80% 95% 100%

Efektifitas /menghila ngkan/m enonaktif kan mikroorg anisme

Memb 50% unuh virus AID & Hepati tis

Waktu kerja

Renda Cuci Cuci Rebus Kukus m 10 hingga hingga 20 20-30 bersih bersih