Anda di halaman 1dari 25

PEMBIMBING : dr.

Julintari, SpS PENYUSUN : Arevia Mega Mimi Suhaini


Kepaniteraan Klinik RSUD Budi Asih Periode 6Mei-8 Jun 2013

terletak di dalam fossa interpeduncularis basis cranii Dibentuk oleh : Arteri carotis interna, arteri vertebralis, arteri communicans anterior, arteri cerebri anterior, arteri communicans posterior, arteri cerebri posterior, dan arteri basilaris.

dimulai pada bifurcatio arteria carotis communis terdapat dilatasi setempat yang disebut sinus caroticus Arteri carotis interna lalu berjalan naik menuju ujung medial sulcus lateralis cerebri di sini, arteria carotis interna terbagi dua menjadi arteri cerebri anterior dan arteria cerebri media.

1.

2.

Arteria ophthalmica memperdarahi mata dan struktur orbita lainnya, daerah frontal kulit kepala, sinus ethmoidalis, sinus frontalis, dan dorsum nasi Arteria communicans posterior berjalan ke arah posterior di atas nervus oculomotorius untuk bergabung dengan arteria cerebri posterior sehingga ikut membentuk circulus Willisi

3.

Arteria choroidea
Arteria ini membentuk cabang kecil untuk struktur-struktur di sekitarnya, termasuk crus cerebri, corpus geniculatum laterale, tractus opticus, dan capsula interna.

4.

Arteria cerebri anterior

Cabang kortikal memperdarahi seluruh permukaan medial cortex cerebri di bagian posterior hingga mencapai sulcus parieto occipitalis, memperdarahi "area tungkai" gyrus precentralis Cabang sentral memperdarahi bagian nucleus lentiformis, nucleus caudatus, dan capsula interna.

5.

Arteria cerebri media


cabang terbesar arteria carotis interna berjalan ke lateral di dalam sulcus lateralis cerebri memperdarahi seluruh permukaan lateral hemispherium, kecuali daerah yang disuplai oleh arteria cerebri anterior, polus occipitalis, dan permukaan inferolateral hemispherium cerebri, yang diperdarahi oleh arteria cerebri posterior memperdarahi seluruh daerah motorik kecuali "area tungkai"

Pada pinggir bawah pons, arteria vertebralis beranastomosis dengan arteria vertebralis sisi kontralateral untuk membentuk arteria basilaris Sebelum memasuki kranium, a. vertebralis membentuk siphon berbentuk S yang mempunyai tujuan untuk melembabkan gelombang nadi yang datang

1.

2.

3.

Rami meningei adalah cabang kecil dan memperdarahi tulang serta dura di fossa cranii posterior Arteria spinalis posterior, berasal dari arteria vertebralis atau arteria cerebellaris posterior inferior Arteria spinalis anterior , dibentuk dari cabang masing-masing arteria vertebralis dekat bagian akhirnya

4.

Arteria inferior posterior cerebelli cabang terbesar arteria vertebralis memperdarahi permukaan inferior vermis, nuclei centrales cerebelli, dan permukaan bawah hemispherium cerebelli Arteria medullaris merupakan cabangcabang yang sangat kecil yang didistribusikan ke medulla oblongata.

5.

terbentuk dari gabungan kedua arteria vertebralis Pada pinggir atas pons, arteria ini bercabang menjadi dua arteria cerebri posterior

1. 2.

3.

Arteria pontis adalah pembuluh-pembuluh kecil yang masuk ke dalam substansi pons Arteria labyrinthi masuk ke dalam meatus acusticus internus dan memperdarahi telinga dalam Arteria inferior anterior cerebelli memperdarahi bagian anterior dan inferior cerebellum

4.

5.

Arteria superior cerebelli memperdarahi permukaan superior cerebellum Arteria superior cerebelli juga menyuplai pons, glandula pinealis, dan velum medullare superior Arteria cerebri posterior Cabang-cabang kortikal menyuplai permukaan inferolateral dan medial lobus temporalis serta permukaan lateral dan medial lobus occipitalis (korteks visual)

Cabang-cabang sentral memperdarahi bagian-bagian talamus dan nucleus lentiformis, serta mesencephalon, glandula pinealis, dan corpus geniculalum mediale Ramus choroidea masuk ke dalam cornu inferius ventriculi lateralis serta memperdarahi plexus choroideus dan plexus choroideus ventriculi tertii

Buta mendadak (amaurosis fugaks) Disfagi bila gangguan terletak pada sisi dominant Hemiparese kontra lateral dan dapat disertai sindrom Horner pada sisi sumbatan.

Sindrom Horners adalah suatu sindrom yang terdiri dari kelainan berupa masuknya bola mata, ptosis kelopak mata atas, kelopak mata atas sedikit naik, kontraksi dari pupil, penyempitan dari fissura palpebra, anhidrosis dan warna kemerahan di sisi wajah yang sakit, disebabkan oleh paralisa saraf-saraf simpatis servikal. Sindroma Horners juga disebut dengan Bernards Syndrome, Bernard -Horners Syndrome dan Horners Ptosis. (2)

Hemiparese kontralateral dengan kelumpuhan tungkai lebih menonjol Gangguan mental (bila lesi di frontal) Gangguan sensibilitas pada tungkai yang lumpuh Inkontinensia Bisa kejang-kejang

Bila sumbatan di pangkal arteri terjadi hemiparese yang sama Bila tidak di pangkal, lengan lebih menonjol Hemihipestesi Gangguan fungsi luhur

Timbul gangguan pseudobulbar Hemiplegi dupleks Sukar menelan Gangguan emosional : mudah menangis

Hemianopsia homonym kontralateral dari sisi lesi Hemiparesis kontralateral Hilangnya rasa sakit, suhu, sensorik propioseptif (termasuk rasa getar) kontralateral (hemianestesia)

Bila salah satu cabang ke talamus tersumbat Nyeri talamik Hemikhorea, disertai hemiparesis,disebut sindrom dejerine marie

Bila sumbatan pada sisi yang dominan dapat terjadi sindrom Wallenberg. Sumbatan pada sisi yang tidak dominan seringkali tidak menimbulkan gejala

Sindrom Wallenberg, berupa ataksia sereberal pada lengan dan tungkai di sisi yang sama dan reflek kornea hilang pada sisi yang sama. Sindrom horner sesisi dengan lesi Disfagi Nistagmus Hemiparese alternans