Modul 4 & 5 KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PELAPORAN

KERANGKA KONSEPTUAL UNTUK AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN

A. KLASIFIKASI DAN KONFLIK-KONFLIK

Laporan keuangan merupakan hasil interaksi dari perusahaan, pemakai dan profesi akuntansi.    Perusahaan : Pelaku utama proses akuntansi dan penyedia informasi akuntansi Pemakai : Kepentingan dan kebutuhannya mempengaruhi produksi akuntansi, meliputi pemegang saham, analisis keuangan, kreditor dan agen – agen pemerintah. Profesi akuntansi : Memverifikasi laporan keuangan telah sesuai dengan prinsip akuntansi

Interaksi ketiga kelompok diatas digambarkan sebagai berikut :

Profesi akuntansi Lingkaran P

VI

III I V II

IV

VII

Perusahaan Lingkaran C Pemakai Lingkaran U Keterangan gambar :  Area I menunjukkan serangkaian informasi yang dapat diterima oleh ketiga kelompok diatas. MENUJU KE ARAH PERUMUSAN TUJUAN LAPORAN KEUANGAN 1. b. dan diterima pemakai sebagai data yang relevan. Tujuan umum laporan keuangan adalah :   Menyediakan informasi yang dapat dipercaya tentang sumber daya ekonomi dan kewajiban suatu usaha bisnis.  Area II – VII menunjukkan area terjadinya konflik kepentingan.4 “Konsep-konsep Dasar dan Prinsip-prinsip Akuntansi yang mendasari laporan keuangan perusahaan bisnis” tujuan laporan keuangan dibagi dalam tiga kelompok : a. Menyediakan informasI yang dapat dipercaya tentang perubahan sumber daa bersih bersih sebagai hasil dari aktivitas – aktivitas perusahaan yang menghasilkan profit. Tujuan Laporan Keuangan menurut APB STATEMENT No. dan perubahan lain dalam posisi keuangan. hasil operasi. yang merupakan data yang diungkapkan perusahaan. yang mampu dihasilkan dan diverifikasi akuntan. posisi keuangan. Menyediakan informasi lain yang dibutuhkan tentang perubahan sumber daya ekonomi dan kewajiban Mengungkapkan informasi lain yang relevan dengan kebutuhan pemakai .    Menyediakan informasi keuangan yang dapat digunakan untuk mengestimasi earnings potensial perusahaan. Tujuan khusus laporan keuangan adalah menyajikan secara wajar dan sesuai prinsip akuntansi berterima umum.4 Dalam APB Statement No. B.

c. 4 & 5 ) Sifat Informasi ( No. Kelengkapan. Netral. Tepat waktu.7. 2. 9. informasi yang disajikan dalam Laporan Keuangan harus jelas dan dapat dipahami pemakai Dapat diuji kebenarannya. Laporan Trueblood menyebutkan tujuh karateristik kualitatif dari laporan :        Relevansi dan Materialitas Bentuk dan Substansi Keandalan Kebebasan dan Bias Komparabilitas Konsistensi Dapat Dimengerti .6 ) Laporan Keuangan ( No.1 ) Pemakai dan Pemakaian ( No.2. 9 dan 10 ) Rekomendasi Khusus ( No. Tujuan kualitatif akuntansi keuangan adalah :        Relevan. hasil-hasil akuntansi menggunakan ukuran yang independen. 8. 8. tidak digunakan perlakuan akuntansi yang berbeda. dapat diperbandingkan antar periode Laporan Keuangan. berarti mengkomunikasikan informasi seawal mungkin untuk menghindari keterlambatan pembuatan keputusan ekonomi. 11 dan 23 ) Informasi dibutuhkan ( No. semua informasi yang memenuhi persyaratan tujuan-tujuan kualitatif lain harus dilaporkan. dan 10 ) Karakteristik Kualitatis Pelaporan. Laporan Kelompok Studi Mengenai Tujuan Lapoan Keuangan Ada 6 tingkatan tujuan berikut ini diambil dari Laporan Trueblood :       Tujuan dasar ( No. informasi akuntansi diarahkan pada kebutuhan umum pemakai dan bukan kebutuhan khusus pemakai tertentu. menggunakan metode ukuran yang sama.7. 3. Dapat diperbandingkan. Dapat dipahami. memilih informasi yang paling mungkin untuk membantu pemakai dalam pembuatan keputusan ekonomi.

Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan investasi dan kredit. MENUJU KE ARAH KERANGKA KONSEPTUAL 1. Masalah 1 Masalah 2-7 Masalah 9 digunakan? : Laba atau penghasilan mana yang harus digunakan : Definisi aktiva. klaim terhadap sumber daya tersebut.7. Masalah-masalah dalam kerangka konseptual Ada sembilan masalah yang disajikan untuk didiskusikan dan diselesaikan. “Qualitative Charateristics of Accounting Information. Menyediakan informasi tentang sumber daya ekonomi.” d. Membantu current dan potential investor dalam menilai jumlah. SFAC No. penghasilan ? : Konsep pemeliharaan modal atau pengembalian biaya mana yang harus 3. SFAC No.6. kewajiban.” e.” 4. “Elements of Financial Statement of Business Enterprises. waktu. SFAC No. “ Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurements. Tujuan Pelaporam Keuangan a.C.” c. b. dan ketidakpastian arus kas masa depan.” SFAC No. SFAC No. dan perubahannya.” b. SFAC Mo.5. “Objectives of Financial Reporting by Business Enterprises. 2.3. . Perkembangan dari Sebuah Kerangka Konseptual Lima Statement of Financial Accounting Concepts yang dikeluarkan dan berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk perusahaan bisnis adalah : a. c.2.1. “ Elements of Financial Statements. Hakikat Kerangka Konseptual Kerangka konseptual adalah suatu konstitusi dalam proses penetapan standar. “Recognition and Measurement in Financial Statement Of Business Enterprises.

kesalahan menyesatkan. Perusahaan dapat mengganti satu metode ke metode lainya .    Predective value : membantu membuat prediksi tentang hasil akhir dari masa lalu. Keandalan suatu informasi tergantung pada tingkat ketepatan penyajiannya atas suatu peristiwa. masa kini atau masa depan. kini dan mas depan. informasi tidak bias sehingga tidak mengarahkan penerima informasi kepada hasil yang diinginkan atau mempengaruhi mode perilaku tertentu. b. Representational : faithfulness : angka-angka dan penjelasan mewakili apa yang betul-betul ada dan terjadi Neutrality : informasi tidak dapat dipilih untuk kepentingan kelompok tertentu. antar periode perusahaan yang sama dan periode yang berbeda. Feed-back value : menjustifikasi atau mengoreksi harapan masa lalu.  Konsistensi : Mengaplikasikan perlakuan akuntansi yang sama untuk kejadian yang serupa setiap periode. Konsep – konsep Fundamental Karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi a. kesalahan material dan dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan. Kualitas Sekunder  Komparabilitas : Pemakai harus dapat memperbandingkan laporan keuangan antar periode untuk mengidentifikasikan kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan.5. Reliabilitas : Jika bebas dari pengertian menyesatkan. Oleh karena itu pengukuran dan penyajian dampak keuangan dari transaksi dan peristiwa lain yang serupa harus dilakukan secara konsisten untuk perusahaan tersebut.    Verifiability : hasil yang serupa akan dihasilkan jika digunakan metode pengukuran yang sama oleh pengukur-pengukur independen. Kualitas Primer : Relevansi dan Reliabilitas Relevansi : Informasi akuntansi mampu untuk mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai dengan membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu. Timeliness : harus tersedia sebelum informasi tersebut kehilangan kapasitas untuk mempengaruhi keputusan. Pemakai juga harus dapat memperbandingkan laporan keuangan antar perusahaan untuk mengevaluasi posisi keuangan. kinerja serta perubahan posisi keuangan secara relatif.

jasa. pemberian jasa.  Pendapatan.  Laba komprehensif. . Unsur Laporan Keuangan     Aktiva. penurunan aktiva bersih dari perusahaan yang diakibatkan oleh pengalihan aktiva.  Beban. arus keluar atau penggunaan lain aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban entitas (atau kombinasi keduanya) selama satu periode tertentu yang dihasilkan ol. atau timbulnya kewajiban oleh perusahaan kepada pemilik. Laba komprehensif dibagai menjadi Net Income dan Laba Komprehensif lainnya (Other Comprehensive Income). manfaat ekonomi yang mungkin terjadi pada masa depan Kewajiban. Ekuitas. pengorbanan manfaat ekonomi yang mungkin terjadi pada masa depan. kepentingan residu aktiva setelah dikurangi kewajiban Investasi oleh pemilik. jasa. atau pelaksanaan aktivitas lain yang menjadi bagian dari operasi-operasi pusat dan utama entitas yang sedang berjalan.  Keuntungan. semua perubahan ekuitas kecuali yang diakibatkan oleh Investasi oleh pemilik dan distribusi kepada pemilik. dari semua transaksi dan peristiwa serta kejadian lainnya yang mempengaruhi entitas selama periode tertentu kecuali yang timbul dari beban atau distribusi kepada pemilik. peningkatan aktiva bersih dari perusahaan yang diakibatkan oleh pengalihan sesuatu yang bernilai kepada perusahaan dari entitas lain untuk mendapatkan atau meningkatkan kepemilikan perusahaan.eh penyampaian produksi barang. arus masuk atau peningkatan lain aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban entitas (atau kombinasi keduanya) selama satu periode tertentu yang dihasilkan oleh penyampaian produksi barang.asalkan dapat menunjukkan bahwa metode yang baru lebih baik daripada metode sebelumnya. peningkatan ekuitas (aktiva bersih) yang berasal dari transaksi entitas yang insidental atau sampingan. penurunan ekuitas (aktiva bersih) yang berasal dari transaksi entitas yang insidental atau sampingan. atau pelaksanaan aktivitas lain yang menjadi bagian dari operasi-operasi pusat dan utama entitas yang sedang berjalan. dari semua transaksi dan peristiwa serta kejadian lainnya yang mempengaruhi entitas selama periode tertentu kecuali yang timbul dari pendapatan atau investasi pemilik.  Kerugian.  Distribusi kepada pemilik.

dan .5 dimaksudkan untuk menyelesaikan masalah pengakuan dan pengukuran ini. : Informasi tersebut representasional. dapat diverifikasi. Dapat diukur andal. Pengakuan dan Pengukuran Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) No.6. Relevansi : Hal tersebut memenuhi definisi dari sebuah elemen laporan : Hal ini memilikui atribut yang relevan dan dapat diukur dengan cukup : Informasi yang berkenan mampu membuat perbedaan pada keputusan para penggunanya Keandalan netral. tepat. Kriteria pengakuan meliputi : Definisi keuangan.

Gambar 1: Kerangka Konseptual Untuk Akuntansi dan Pelaporan Keuangan KARAKTERISTIK KUALITATIF INFORMASI AKUNTANSI Pengguna Informasi Akuntansi Pengambilan Keputusan dan Karakteristiknya (contoh. pemahaman atas pengetahuan sebelumnya) Batasan Pervasif Manfaat > Biaya Kualitas yang berkaitan dengan pengguna Dapat dipahami Kegunaan Pengambilan Keputusan Kualitas Utama yang berkaitan dengan pengambilan keputusan Relevansi Keandalan Ketepatan Waktu Dapat diverifikasi Ketepatan Penyajian Kualitas Sekunder dan interaktif Nilai Prediktif Nilai Umpan Balik Netralitas Komparabilitas (termasuk konsistensi ) Acuan untuk pengakuan Materialitas Sumber: Belkaoui (2005) .

d. sifat kebutuhan pemakai dan kriteria untuk penilaian kualitas standar dan akuntabilitas perusahaan sebagai komponen kerangka kerja konseptual Kanada. penyandang modal. Laporan ketenagakerjaan menunjukkan jumlah dan komposisi dari tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan. Laporan prospek-prospek di masa depan yang menunjukkan kemungkinan laba di masa depan. Laporan pertukaran uang dengan pemerintah yang menunjukkan hubungan keuangan antara perusahaan dengan negara. f. Stamp Report Stamp report dibuat oleh Prof.Dalam kaitannya dengan pengukuran. konstribusi pekerjaan dari para karyawan dan manfaat – manfaat yang diterima. c. Laporan tujuan perusahaan yang menunjukkan kebijakan manajemen dan sasaran – sasaran strategis jangka menengah. Laporan Perusahaan Setelah The Corporate Report mendokumentasikan keterbatasan dari praktik-praktik pelaporan yang ada saat ini. dan nilai arus kas masa depan saat ini (diskonto) D. Dalam menyusun kerangka stamp menggunakan pendekatan evolusioner. yaitu : biaya historis. dan investasio. nilai bersih yang dapat direalisasikan (penggantian) . negara dan investasi kembali. Edward karena kerangka kerja konseptual FASB tidak cocok diterapkan di negara Kanada tempat Prof. Laporan mengidentifikasi permasalahan dan isu-isu konseptual dan meyediakan solusi dalam artian identifikasi tujuan pelaporan keuangan perusahaan. LAPORAN – LAPORAN LAIN 1. nilai pasa saat ini. 2. laporan melihat lima atribut yang berbeda dari aktiva dan kewajiban . . Edward berada. b. Laporan transaksi dalam mata uang asing menunjukkan transaksi-transaksi kas langsung antara Inggris dengan negara-negara lain. maka diusulkan perlunya laporan-laporan tambahan sebagai berikut : a. tingkat penempatan kerja. pemakaian laporan perusahaan. e. biaya penggantian saat ini. Laporan nilai tambah yang menunjukkan bagaimana keuntungan yang diperoleh dari usaha perusahaan dibagai antara para karyawannya.

Laporan keuangan 2.Gambar 2.Lainnya Di Pasar Modal untuk keputusan investasi Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Ekonomi Pasar Teori – teori Penilaian Investasi ( Invesment Valuation Theories ) . Informasi non keuangan Untuk Mengantisipasi masa depan Pihak Eksternal.I : . Bentuknya berupa : “Pelaporan Keuangan” Kerangka Konseptual Untuk Pengembagan dan Menurunkan Standar yang Konsisten Internal 2. Pelaporan Keuangan. Yang dikomunikasikan informasi dalam : 1. Akuntansi keuangan. Informasi keuangan Lainnya 3. A.Investor .Kreditor . BIDANG STUDI TEORI AKUNTANSI g 1.

Objective 5.1985 IASC .3 FASB .1974 . Qualitative Chareteristics of Accounting Information 3. Recognation 2. Recognition and Measerument in Financial Statements of Business Enterprises 6.1973 Elements of Financial Secara Independen Diluar AICPA 1978 . Measuremnent 3.Gambar 3. Elements of Financial Statement of Business Enterprises 4. 5.1973 Framework for the preparation and presetation of financial statements.Qualitative 7. 2. Content of : 1. Statements FASB diorganisasikan SFAC No.6 menggantikan (supersede) SFAC No. Objectives of financial reporting by : Business Enterprise. Objectives of Financial Reporting by Non-Business Organization. KERANGKA KONSEPTUAL / KERANGKA DASAR SFAC 1. Conceps of Capital Characteristics Maintenance AICPA DAN IAI Adalah Anggota IASC Mengadopsi Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Komite IAI IAI . Assumptions 6.

Naturality 2. Predictive value 2. Gains 10. Losses Proses Information 1. Feedback value 3. About antisipate Gambar 4 : Kerangka Kerja Konseptual Untuk Pelaporan Keuangan . Reliability 1. Representational Faithfullness 3. Going Concern 3. Revenue Recognition 3. Comparative ELEMENTS 1. 7. 8. Monetary unit 4. Assets 2. Historical cost 2. Expenses 9. Primary qualities A. Econimic Entity 2. Usefull in assesing culutur + cash 3. Equity 4. Matching 4. Invecimentary 5. Veriability 2. Cost benefit 2. Industry practise 4. Materiality 3. Timeliness B. Secondary qualities A. Liability 3. Relevance 1. Full disclosure CONSTRAINTS 1. 6.Recognition and Measurement Concepts ASSJMTIONS 1. Usefull in invesment and credit decisions 2. Peripdicity PRINCIPLES 1. Conservatism QUALITATIVE CHARATERISTICS 1.

KERANGKA KONSEPTUAL TUJUAN -------- SFAC No.2 OPERASIONAL --------- Kriteria Pengakuan SFAC No.1 Dan 4 FUNDAMENTAL ------------------Elemen SFAC no.3 Dan 4 Karakteristi k Kualitatif SFAC No.6 Pelaporan Aliran Dana dan Likuiditas Pelaporan Posisi Keuangan Gambar 5 : Kerangka Kerja Konseptual Untuk Pelaporan Keuangan .5 Laporan Keuangan VS Pelaporan Keuangan Pengukuran SFAS No.33 PENYAJIAN --- Pelaporan Pendapatan SFAC No.

Kieso. “Teori Akuntansi”. Iaiglobal. Intermediate Accounting”. 2007. Floyd A. Univercity Of Illionis. Cecep. Jakarta : Penerbit Salemba empat. 1995. USA: John Wiley & Sons Inc. FASB. Donald E. 2000. Cet 3. “Accounting Principle”. Jakarta : IAI.fasb. Ahmed Riahi.uk Jakarta : PT. “Standar Akuntansi Keuangan”. Setiawan. IAI. “Akuntansi Keuangan Lanjutan di Indonesia 1”. Raja Grafindo . Stamford : FASB.frc. “APB Statement No. “Teori Akuntansi”.or.Jilid I. 1996. Donald E.org www.org. AICPA. Beams. “Conceptual Framework for Financial Accounting and Reporting Elements of Financial and Their Measurement”. At Circle. 1997. www. Persada. 1976. “ Kerangka Konseptual Akuntansi”.DAFTAR PUSTAKA Belkaoui.id www. Sofyan Syafri. Harahap. USA: John Wiley & Sons Inc. Jakarta : Penerbit Salemba Empat. New York: AICPA. Kieso.1. 1987.4”. 2004. Ed. 1970.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful