Roihatul Zahroh, S.Kep.Ns., M.

Ked

Kulit kepala Tulang tengkorak Meningen Otak Cairan serebrospinalis Tentorium .

.

Tabula Diploe Tabula externa interna .

Konveksitas (kubah tengkorak) Basis cranii (dasar tengkorak) .

fossa media dan fossa posterior  Fraktur pd masing2 fossa akan memberikan manifestasi yg berbeda . Fraktur yg terjadi pd tulang yg membentuk dasar tengkorak. fossa anterior.  Terbagi atas.

.

dan jagum spenoidalis. procesus clinoidalis anterior. Manifestasi / tanda gejalanya terjadi perlahan 12-24 jam . os.Dibatasi oleh.spenoid.

optikus) .  Hematome subconjungtiva. N.olfactorius). Ekimosis periorbital (Racoon Eyes/brill hematome).N. Rhinorea (Kebocoran CSS) dg tanda pemeriksaan trdpt `Halo .sign` pd kertas tissue  Gangguan Visus (Gg.  Tidak disertai cedera lokal). anosmia (Gg.

dan dorsum sella. Gg. hematompanum. procesus clinoidalis posterior. othorrea.VII.temporalis.  Tanda-gejala. sakit kepala.VIII. echymosis mastoid (battle sign).visus dan gerak bola mata. N.  25% Gg. os. .N. Dibatasi oleh.

.

 Merupakan dasar kompartemen infratentorial  Sering tidak disertai tanda yg jelas namun segera menimbulkan kematian Penekanan batang otak .

dua jari dipembuluh darah yg luka dan ibu jari pada nadi di leher/sblh jakun)  Hentikan . Bila perdarahan di kepala (lbh brbahaya di daerah atas telinga dan belakang kepala) perdarahan dengan menekan pd pembuluh darah di kepala (menggunakan tiga jari.

Halo sign  CT Scan kepala  Mri (magnetik resonance imaging)  ECG . Tes.

fossa anterior(mempermudah infeksi intrakranial) . Observasi adanya kebocoran CSS (biasanya membaik spontan)  Kolaborasi tim medis (untuk TIDAK memberikan obat anti biotik) Hindari resisten obat  Jangan memberikan irigasi terhdp otorhea (mempermudah terjadinya infeksi)  Jangan melakukan pemasangan NGT pd Fr.

jika 2 minggu kebocoran CSS blm berhenti  Operasi (bedah saraf) . Monitor patensi jalan napas. usaha napas dan ABG  Monitor tanda-tanda vital  Monitor CSS.

terdiri dari GCS terutama nilai respon motorik dan reaksi cahaya pupil . waktu dan mekanisme cedera  Status respiratorik dan kardiovaskuler (terutama tekanan darah)  Pemeriksaan neurologis. Umur penderita.