Anda di halaman 1dari 3

KULIAH KERJA NYATA (KKN)

PROFESI KESEHATAN ANGK. 41 UNIVERSITAS HASANUDDIN Sekretariat: Posko Desa Togo-Togo Kec. Batang Kab. Jeneponto

TERM OF REFERENCE (TOR) SKRINING PENDERITA KATARAK I. Nama Kegiatan: Skrining Penderita Katarak II. Latar Belakang Katarak merupakan suatu kekeruhan pada lensa, sekaligus merupakan penyebab kebutaan terbanyak yang bisa dicegah dan diobati di dunia. Mengenali katarak sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja.. Kebutaan di Indonesia merupakan bencana nasional (Survey nasional tahun 1993-1996) angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,5%. Angka ini menempatkan Indonesia pada urutan pertama dalam masalah kebutaan di Asia dan nomor dua di dunia. Berdasarkan data yang didapatkan dari WHO tahun 2000 sebanyak 45 juta penderita cataract yang terdiagnosis buta, 135 juta kurangnya penglihatan. Dari keseluruhan jumlahnya, 90% menetap di negara membangun. 1/3 dari jumlahnya berasal dari Asia Selatan dan Asia tenggara. Prevelensi kasus ini sangat serius kerna setiap 5 detik pasti ada seorang yang terdiagnosis katarak. Katarak terjadi kerna adanya kekeruhan di bagian lensa mata yang bewarna putih. Penderita kebiasaannya mengeluh kerna lapangan pandangnya berkurang sedikit demi sedikit. Screening Cataract diwujudkan bertujuan mendiagnosis katarak pada peringkat awal yang tepat kerna ia sangat membantu mencegah kebutaan akibat katarak. III. Tujuan Kegiatan 1. Tujuan umum Memeriksa penglihatan penduduk dan menggalakkan program penanggulangan buta katarak PERDAMI Sul-Sel. 2. Tujuan Khusus a. Mengidentifikasi pasien-pasien katarak di kel.Togo-Togo,Kec.Batang,Kab.Jeneponto. b. Memberikan operasi katarak gratis bagi penderita katarak, bekerja sama dengan PERDAMI Sul-Sel.

KULIAH KERJA NYATA (KKN)


PROFESI KESEHATAN ANGK. 41 UNIVERSITAS HASANUDDIN Sekretariat: Posko Desa Togo-Togo Kec. Batang Kab. Jeneponto

IV

Sasaran Warga kel.Togo-Togo,Kec.Batang,Kab.Jeneponto.

IV. Waktu dan tempat pelaksanaan Waktu Tempat : 22-25 Juli 2012 : Rumah Warga di kel.Togo-Togo,Kec.Batang,Kab.Jeneponto

V. Penanggung jawab

VI. Mekanisme dan Rancangan Kegiatan Persiapan a. Menyampaikan rencana kegiatan kepada kepala lingkungan dan tokoh-tokoh masyarakat di Kelurahan Togo-Togo. b. Menyiapakan form dan leaflet skrining katarak. Pelaksanaan a. Membuat pembagian tugas tim kerja b. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat c. Melakukan skrining ke rumah warga, sekaligus mendata pasien-pasien katarak Pasca Pelaksanaan a. Menyerahkan data pasien ke pihak PERDAMI SUL-SEL b. Pelaksanaan operasi katarak gratis oleh PERDAMI SUL-SEL VII. Sumber Dana Sumber dana dari swadaya mahasiswa KKN-PK Angk.41 Kel.Togo-Togo, Kec.Batang, Kab.Jeneponto VIII. Penutup Demikian TOR skrining penderita katarak yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan tersebut. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu mengurangi angka kebutaan di Indonesia serta

KULIAH KERJA NYATA (KKN)


PROFESI KESEHATAN ANGK. 41 UNIVERSITAS HASANUDDIN Sekretariat: Posko Desa Togo-Togo Kec. Batang Kab. Jeneponto

menambah kesejahteraan hidup bagi masyarakat,khususnya di Kel. Togo-Togo, Kec.Batang, Kab.Jeneponto.