BAB 9

SIFAT & PERAMBATAN CAHAYA

Cahaya
Apa itu Cahaya? Cahaya adalah gelombang Elektromagnetik
Apa itu gelombang Elektromagnetik?

Gelombang Elektromagnetik
• Jika kamu dapat menggetarkan magnet 450 trilyun kali per detik, kamu dapat menghasilkan gelombang cahaya merah dengan frekuensi sekitar 450 THz.

• Cahaya dan gelombang radio adalah gelombang electromagnetism.

Gelombang Elektromagnetik
Gelombang yang ditimbulkan dari perubahan kuat medan listrik dan medan magnet yang berubah secara sinusoidal.

Medan listrik dan magnet pada setiap titik saling tegak lurus dan tegak lurus terhadap arah rambatan.

• Contoh gelombang EM – – – – – – – Gelombang radio Gelombang mikro Infra merah Cahaya tampak Cahaya ultraviolet Sinar-X Sinar Gamma .Gelombang Elektromagnetik • Apa sajakah yang termasuk dalam gelombang EM?.

Spektrum Gelombang EM .

Spektrum Gelombang EM Matahari dilihat dengan sinar-x .

Spektrum Gelombang EM Matahari dilihat dengan sinar ultraviolet .

Spektrum Gelombang EM Matahari dilihat dengan sinar putih .

Gelombang Elektromagnetik Merupakan gelombang medan. bukan materi. Tetapi mengapa kita dapat merasakan cahaya? Cahaya materi? .

Dualisme Cahaya Gelombang Partikel .

Cahaya sebagai gelombang • Bagaimana kita bisa tahu? • Apakah cahaya memiliki sifat gelombang? • Sifat gelombang apa saja yang dimiliki cahaya? .

Difraksi circular aperture light .

Interferensi constructive interference destructive interference .

Polarisasi .

Cahaya sebagai Gelombang  c = 300.000 km/s = 3*108 m/s Gelombang cahaya dikarakterisasi oleh panjang gelombang dan  dan frekuensi f. • f dan  dihubungkan melalui f = c/ .

Panjang Gelombang dan Warna Perbedaan warna dari cahaya tampak berkoresponden dgn panjang gelombang dan frekuensi tertentu. .

626x10-34 J*s adl konstanta Planck. .Cahaya sebagai Partikel • Cahaya dapat bersifat sebagai partikel. hanya bentuk energi dari gelombang EM. f : E = h*f h = 6. • Energi foton sebanding dengan frekuensi. yang disebut foton. • Foton tidak memiliki massa.

Warna .

cahaya dapat melewati obyek tersebut . cahaya bisa diserap dan dipantulkan • Jika melewati obyek yg transparan.Bagaimana Cahaya Merambat? light source • Cahaya merambat dalam garis lurus • Jika melewati obyek yg rapat.

1.Sinar datang. garis normal. Sudut datang (i) = sudut pantul (r) . dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar. Pemantulan Cahaya Hukum Pemantulan Cahaya: .

PEMANTULAN .

Tinggi bayangan = tinggi benda .a.Jarak bayangan ke cermin = jarak benda ke cermin .Bayangan bersifat tegak. sama besar . Pemantulan pada Cermin Datar Sifat pembentukan bayangan pada cermin datar : . maya.

Pemantulan pada Cermin Cekung .b.

b. Pemantulan pada Cermin Cekung Bersifat mengumpulkan cahaya (konvergen) .

Sinar-sinar Istimewa pada cermin Cekung : .Sinar datang melalui pusat kelengkungan cermin dipantulkan melalui titik itu juga. . .Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik fokus.Sinar datang melalui titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama. .

diperkecil . diperbesar b. Bila benda di ruang II. terbalik. maka Bayangan di ruang III  Nyata. Bila benda di ruang I. diperbesar c. terbalik. maka Bayangan di ruang II  nyata.Sifat Bayangan : a. maka Bayangan di ruang IV  Maya. Bila benda di ruang III. tegak.

.

Pemantulan pada Cermin Cembung Bersifat menghamburkan cahaya (divergen) .c.

Sifat Bayangan : Maya. . tegak.Sinar-sinar Istimewa pada cermin Cembung : . .Sinar datang melalui titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama. . diperkecil.Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus.Sinar datang melalui pusat kelengkungan cermin dipantulkan melalui titik itu juga.

.

.Perhitungan Pembentukan Bayangan 1 1 1   s s' f atau 1 1 2   s s' R h' s ' m  h s Contoh : Sebuah benda berdiri tegak 10 cm di depan cermin cembung yang mempunyai titik fokus 30 cm. tentukanlah tinggi bayangan yang terbentuk dan perbesaran benda. Jika tinggi bendanya 2 m.

Pembiasan Cahaya Ketika cahaya melintas dari satu medium ke medium lainnya. . berkas cahaya tersebut dibelokkan atau dibiaskan.2.

Pembiasan Cahaya Besar pembiasan bergantung pada perbedaan indek bias antara kedua medium .2.

Indeks bias Kemampuan sebuah materi untuk membelokkan cahaya .

2. Pembiasan Cahaya a. Indeks Bias n = indeks bias suatu medium c n cn b. c = kecepatan cahaya di udara cn = kecepatan cahaya dlm medium Hukum Pembiasan Cahaya i = sudut datang sin i n' r’ = sudut bias  n = indeks bias medium 1 sin r' n n’ = indeks bias medium 2 .

.

Pembiasan pada Lensa Cembung .A.

. .Sinar-sinar Istimewa pada Lensa Cembung : .Sinar melalui titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama.Sinar datang melalui titik pusat optik tidak dibiaskan.Sinar sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik fokus. .

tegak. terbalik. maka Bayangan maya (di depan lensa). maka Bayangan nyata (dibelakang lensa). diperbesar c. maka Bayangan nyata. Bila benda di ruang I. diperbesar b. terbalik. Bila benda di ruang III. Bila benda di ruang II.Sifat Bayangan : a. diperkecil .

B. Pembiasan pada Lensa Cekung .

tegak. . Sifat Bayangan : Maya. . .Sinar sejajar sumbu utama dibiaskan seolah-olah berasal dari titik fokus.Sinar datang melalui pusat optik tidak dibiaskan.Sinar datang seolah-olah menuju titik fokus dibiaskan sejajar sumbu utama.Sinar-sinar Istimewa pada Lensa Cekung : . diperkecil.