P. 1
1. Slide SPKN-Ringkas

1. Slide SPKN-Ringkas

|Views: 41|Likes:
Dipublikasikan oleh Hechy Hoop

More info:

Published by: Hechy Hoop on May 16, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2013

pdf

text

original

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2007

Leading Learning Center

STANDAR PEMERIKSAAN
KEUANGAN NEGARA

Terima kasih kepada Dr. H. Cris Kuntadi, C.P.A. atas slide presentasinya

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

2

Sistematika Pembahasan

Pendahuluan
Standar Umum
Standar Pelaksanaan:

Pemeriksaan Keuangan

Pemeriksaan Kinerja

Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu

Standar Pelaporan:

Pemeriksaan Keuangan

Pemeriksaan Kinerja

Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2007

Leading Learning Center

PENDAHULUAN

Diklat Auditor Trampil/Ahli - SPKN

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

4

Arti Pentingnya Standar Audit

Standar audit sebagai pedoman bagi
auditor
Standar audit sebagai alat ukur kinerja
auditor
Jaminan mutu bagi para pengguna
laporan audit

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

5

Latar Belakang SPKN

SAP 1995

BPK pertama kali menerbitkan standar pemeriksaan yaitu Standar Audit
Pemerintahan (SAP) 1995

SAP 1995 diadopsi dari US Government Auditing Standards (GAS)
1994

Dinamika Perubahan

Perkembangan metode dan praktik-praktik audit

Pemberlakukan paket tiga UU Bidang Keuangan Negara & UU BPK

SPKN

Menggunakan beberapa referensi, terutama Generally Accepted
Government Auditing Standards (GAGAS) 2003 Revision, United States
General Accounting Office US-GAO

Melalui due process:

Public hearing
Konsultan nasional dan internasional
Konsultasi dengan pihak Pemerintah

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

6

Dasar Hukum SPKN

UU No. 15/2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan
Tanggung Jawab Keuangan Negara Pasal 5

(1) Pemeriksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dilaksanakan
berdasarkan standar pemeriksaan.
(2) Standar pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
disusun oleh BPK, setelah berkonsultasi dengan Pemerintah.

UU No. 15/2006 tentang BPK Pasal 9 ayat (1) huruf e:

Dalam melaksanakan tugasnya, BPK berwenang menetapkan
standar pemeriksaan keuangan negara setelah konsultasi
denganpemerintah pusat/pemerintah daerah yang wajib digunakan
dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan
negara

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

7

Tujuan SPKN

Menjadi ukuran mutu bagi para pemeriksa
& organisasi pemeriksa dalam
melaksanakan pemeriksaan atas
pengelolaan & tanggung jawab keuangan
negara (Par 03)

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

8

Penerapan/Pengguna SPKN

SPKN berlaku untuk semua pemeriksaan yang
dilaksanakan terhadap entitas, program, kegiatan serta
fungsi yang berkaitan dengan pelaksanaan pengelolaan
dan tanggung jawab keuangan negara (Par 06)
Maka SPKN berlaku untuk:

BPK

Akuntan Publik atau pihak lainnya yang melakukan pemeriksaan
atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, untuk
dan atas nama BPK.

SPKN dapat digunakan oleh APIP termasuk SPI
maupun pihak lainnya sebagai acuan dalam menyusun
standar pengawasan sesuai dengan kedudukan, tugas,
dan fungsinya (Par 08).

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

9

Pokok Pemikiran SPKN

Akuntabilitas (Pengertian pengelolaan dan tanggung jawab
Keuangan Negara mencakup akuntabilitas yang harus diterapkan
semua entitas oleh pihak yang melakukan pengelolaan dan
tanggung jawab keuangan negara (Par 10))

Tanggung jawab Pemeriksa
Tanggung jawab Organisasi Pemeriksa
Tanggung jawab Manajemen EntitasYang
Diperiksa

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

10

Tanggung Jawab Manajemen
Entitas yang Diperiksa (Par 19)

Mengelola keuangan negara secara tertib, ekonomis,
efisien, efektif, transparan, dan bertanggung jawab
dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan,
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Menyusun dan menyelenggarakan pengendalian intern
yang efektif
Menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan dan
tanggung jawab keuangan negara secara tepat waktu.
Menindaklanjuti rekomendasi BPK, serta menciptakan
dan memelihara suatu proses untuk memantau status
tindak lanjut atas rekomendasi dimaksud.

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

11

Tanggung Jawab Pemeriksa
(Par 20-26)

Memahami prinsip pelayanan kepentingan publik &
mengambil keputusan yang konsisten dengan kepentingan
publik dalam melakukan pemeriksaan
Melaksanakan seluruh tanggung jawab profesionalnya
dengan derajat integritas tertinggi
Bersikap obyektif dan bebas dari benturan kepentingan
Mempertahankan independensi dalam sikap mental (in
fact) & independensi dalam penampilan (in appearance)
Menggunakan pertimbangan profesional dalam
menetapkan lingkup dan metodologi, menentukan
pengujian dan prosedur, melaksanakan pemeriksaan, dan
melaporkan hasilnya
Membantu manajemen dan pengguna laporan untuk
memahami tanggung jawab pemeriksa berdasarkan SPKN

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

12

Tanggung Jawab Organisasi Pemeriksa
(Par 27)

Independensi dan obyektivitas dipertahankan
Pertimbangan profesional digunakan
Pemeriksaan dilakukan oleh personil yang kompeten
dan profesional
Peer-review dilakukan secara periodik

Meyakinkan bahwa:

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

13

SEKTOR PRIVAT

SEKTOR PUBLIK

STANDAR AKUNTANSI

SAK

SAP

STANDAR PEMERIKSAAN

SPAP

SPKN

Hubungan dan Kedudukan SPKN
dengan Standar Lainnya

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

14

Jenis Pemeriksaan

Pemeriksaan keuangan,
Pemeriksaan kinerja, dan
Pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

15

Pemeriksaan Keuangan

Adalah pemeriksaan atas laporan keuangan.
Pemeriksaan keuangan bertujuan untuk
memberikan keyakinan yang memadai
(reasonable assurance) apakah laporan
keuangan telah disajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material sesuai dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia atau
basis akuntansi komprehensif selain prinsip
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia (Par
14)

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

16

Pemeriksaan Kinerja

Adalah pemeriksaan atas pengelolaan
keuangan negara yang terdiri atas pemeriksaan
aspek ekonomi dan efisiensi serta pemeriksaan
aspek efektivitas.
Dalam melakukan pemeriksaan kinerja,
pemeriksa juga menguji kepatuhan terhadap
ketentuan peraturan perundang-undangan serta
pengendalian intern.
Pemeriksaan kinerja dilakukan secara obyektif
dan sistematik terhadap berbagai macam bukti,
untuk dapat melakukan penilaian secara
independen atas kinerja entitas atau
program/kegiatan yang diperiksa (Par 15)

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

17

Pemeriksaan Dengan Tujuan
Tertentu (PDTT)

Bertujuan untuk memberikan simpulan atas
suatu hal yang diperiksa.
Pemeriksaan dengan tujuan tertentu dapat
bersifat eksaminasi (examination), reviu
(review), atau prosedur yang disepakati (agreed-
upon procedures).
Pemeriksaan dengan tujuan tertentu meliputi
antara lain pemeriksaan atas hal-hal lain di
bidang keuangan, pemeriksaan investigatif, dan
pemeriksaan atas sistem pengendalian intern
(Par 17)

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

18

SISTEMATIKA SPKN

PENDAHULUAN

UMUM

PELAKSANAAN
PEMERIKSAAN KEUANGAN

PELAKSANAAN
PEMERIKSAAN KINERJA

PELAKSANAAN
PEMERIKSAAN DENGAN
TUJUAN TERTENTU

PELAPORAN
PEMERIKSAAN KEUANGAN

PELAPORAN
PEMERIKSAAN KINERJA

PELAPORAN
PEMERIKSAAN DENGAN
TUJUAN TERTENTU

1

2

4

6

3

5

7

TUJUH PERNYATAAN STANDAR

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

19

PSP 01

PSP 03

PSP 02

KOMPETENSI

INDEPENDENSI

KEMAHIRAN
PROFESIONAL

PENGENDALIA
N MUTU

PERENCANAAN
DAN SUPERVISI

PEMAHAMAN
PENGENDALIAN
INTERN

BUKTI AUDIT

KOMUNIKASI
PEMERIKSA

PERTIMBANGAN
PEMERIKSAAN
SEBELUMNYA

DETEKSI
KETIDAKPATUHAN

PENGEMBANGAN
TEMUAN
PEMERIKSAAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

PERNYATAAN
PENYAJIAN
SESUAI PABU

PENGUNGKAPAN

INKONSISTENSI
PENERAPAN
PABU

PENGUNGKAPAN
KECUKUPAN
INFORMASI

OPINI

PERNYATAAN
SESUAI
DENGAN
STANDAR
PEMERIKSAAN

LAPORAN
KEPATUHAN

LAPORAN
PENGENDALIAN
INTERN

TANGGAPAN
TERPERIKSA

INFORMASI
RAHASIA

DISTRIBUSI
LAPORAN

PSP 05

PSP 04

PERENCANAAN

SUPERVISI

BUKTI
PEMERIKSAAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

BENTUK
LAPORAN

ISI LAPORAN

UNSUR
KUALITAS
LAPORAN

DISTRIBUSI
LAPORAN

PSP 07

PSP 06

PERENCANAAN

PEMAHAMAN
PENGENDALIAN
INTERN

BUKTI

KOMUNIKASI
PEMERIKSA

PERTIMBANGAN
PEMERIKSAAN
SEBELUMNYA

DETEKSI

KETIDAKPATUHAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

PERNYATAAN
ASERSI

SIMPULAN ATAS
ASERSI

PENGUNGKAPAN
KEBERATAN

PENGUJIAN
BERDASARKAN
KRITERIA

PERNYATAAN
SESUAI
DENGAN
STANDAR
PEMERIKSAAN

LAPORAN
PENGENDALIAN
INTERN DAN
KEPATUHAN

TANGGAPAN
TERPERIKSA

INFORMASI
RAHASIA

DISTRIBUSI
LAPORAN

PENDAHULUAN PERNYATAAN STANDAR PEMERIKSAAN

STANDAR PEMERIKSAN KEUANGAN NEGARA

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2007

Leading Learning Center

PSP 01 STANDAR UMUM

Diklat Auditor Trampil/Ahli - SPKN

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

21

PSP 01

PSP 03

PSP 02

KOMPETENSI

INDEPENDENSI

KEMAHIRAN
PROFESIONAL

PENGENDALIA
N MUTU

PERENCANAAN
DAN SUPERVISI

PEMAHAMAN
PENGENDALIAN
INTERN

BUKTI AUDIT

KOMUNIKASI
PEMERIKSA

PERTIMBANGAN
PEMERIKSAAN
SEBELUMNYA

DETEKSI
KETIDAKPATUHAN

PENGEMBANGAN
TEMUAN
PEMERIKSAAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

PERNYATAAN
PENYAJIAN
SESUAI PABU

PENGUNGKAPAN

INKONSISTENSI
PENERAPAN
PABU

PENGUNGKAPAN
KECUKUPAN
INFORMASI

OPINI

PERNYATAAN
SESUAI
DENGAN
STANDAR
PEMERIKSAAN

LAPORAN
KEPATUHAN

LAPORAN
PENGENDALIAN
INTERN

TANGGAPAN
TERPERIKSA

INFORMASI
RAHASIA

DISTRIBUSI
LAPORAN

PSP 05

PSP 04

PERENCANAAN

SUPERVISI

BUKTI
PEMERIKSAAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

BENTUK
LAPORAN

ISI LAPORAN

UNSUR
KUALITAS
LAPORAN

DISTRIBUSI
LAPORAN

PSP 07

PSP 06

PERENCANAAN

PEMAHAMAN
PENGENDALIAN
INTERN

BUKTI

KOMUNIKASI
PEMERIKSA

PERTIMBANGAN
PEMERIKSAAN
SEBELUMNYA

DETEKSI

KETIDAKPATUHAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

PERNYATAAN
ASERSI

SIMPULAN ATAS
ASERSI

PENGUNGKAPAN
KEBERATAN

PENGUJIAN
BERDASARKAN
KRITERIA

PERNYATAAN
SESUAI
DENGAN
STANDAR
PEMERIKSAAN

LAPORAN
PENGENDALIAN
INTERN DAN
KEPATUHAN

TANGGAPAN
TERPERIKSA

INFORMASI
RAHASIA

DISTRIBUSI
LAPORAN

PENDAHULUAN PERNYATAAN STANDAR PEMERIKSAAN

STANDAR PEMERIKSAN KEUANGAN NEGARA

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

22

Standar Umum

Persyaratan Kemampuan/Keahlian atau
Kompetensi (Par 03-13)
Independensi (Par 14-26)
Penggunaan Kemahiran Profesional Secara
Cermat dan Seksama atau Due Professional
Care (Par 27-33)
Pengendalian Mutu atau Quality Assurance (Par
34-40)

Mengatur tentang persyaratan
pemeriksa dan organisasi pemeriksa:

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

23

Standar Umum 1 (Par 03):
Persyaratan Kemampuan/Keahlian
atau Kompetensi

“Pemeriksa secara kolektif harus memiliki

kecakapan profesional yang memadai

untuk melaksanakan tugas pemeriksaan”.

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

24

SECARA KOLEKTIF MEMILIKI KECAKAPAN PROFESIONAL

PENDIDIKAN
BERKELANJUTAN

KEMAMPUAN/KEAHLIAN

1

2

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

25

Persyaratan Pendidikan
Berkelanjutan (Par 06-09)

Persyaratan ini bukan merupakan persyaratan
kolektif tetapi individu
Setiap 2 tahun harus menyelesaikan 80 jam
pendidikan
Sedikitnya 24 jam dari 80 jam pendidikan
tersebut harus dalam hal yang berhubungan
langsung dengan pemeriksaan atas pengelolaan
dan tanggung jawab keuangan negara
Sedikitnya 20 jam dari 80 jam tersebut harus
diselesaikan dalam 1 tahun dari periode 2 tahun

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

26

Persyaratan Kemampuan/
Keahlian Pemeriksa (Par 10-13)

Pengetahuan tentang SPKN
Pengetahuan umum tentang entitas, program,
dan kegiatan yang diperiksa
Ketrampilan berkomunikasi
Ketrampilan yang memadai untuk pemeriksaan
yang dilaksanakan

Secara kolektif harus memiliki:

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

27

Kualifikasi Khusus/Tambahan untuk
Pemeriksaan Keuangan (Par 11-13)

UTAMA

KHUSUS

PERSYARATAN
KEMAMPUAN/ KEAHLIAN
PEMERIKSA

SECARA INDIVIDUAL HRS MEMILIKI KEAHLIAN
DI BIDANG AKUNTANSI DAN AUDITING,
SERTA MEMAHAMI PABU YANG
BERKAITAN DENGAN ENTITAS

PENANGGUNG JAWAB PEMERIKSAAN
HARUS BERSERTIFIKASI

SECARA KOLEKTIF BERSERTIFIKASI

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

28

DALAM SEMUA HAL YANG BERKAITAN DENGAN
PEKERJAAN PEMERIKSAAN
ORGANISASI PEMERIKSA DAN PEMERIKSA HARUS
BEBAS DALAM SIKAP MENTAL DAN PENAMPILAN DARI:

GANGGUAN PRIBADI

GANGGUAN EKSTERN

GANGGUAN ORGANISASI

Standar Umum 2 (Par 14):
Independensi

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

29

Menjamin pendapat, simpulan atau rekomendasi yang
dilaksanakan tidak memihak dan dipandang tidak
memihak
Menghindar dari situasi yang menyebabkan pihak ketiga
menyimpulkan bahwa pemeriksa tidak independen
Mempertimbangkan 3 macam gangguan independensi
Menolak penugasan pemeriksaan apabila satu atau
lebih gangguan independensi memepengaruhi tugas
pemeriksaannya
Memuat gangguan independensi dalam laporan
pemeriksaan apabila dalam keadaan tertentu tidak dapat
menolak penugasan

Pemeriksa harus:

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

30

“Dalam pelaksanaan pemeriksaan serta

penyusunan LHP, pemeriksa wajib
menggunakan kemahiran profesionalnya

secara cermat dan seksama”.

Skeptisme profesional

Standar Umum 3 (Par 27):
Penggunaan Kemahiran Profesional
Secara Cermat dan Seksama

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

31

“Setiap organisasi pemeriksa yang melaksanakan

pemeriksaan berdasarkan SPKN harus memiliki sistem
pengendalian mutu yang memadai, dan sistem
pengendalian mutu tersebut harus direviu oleh pihak lain

yang kompeten (pengendalian mutu ekstern)”.

Untuk menjamin keandalan pengendalian mutu
organisasi pemeriksa tersebut, pengendalian mutu
tersebut harus direviu oleh organisasi pemeriksa lainnya
(peer-review) paling tidak sekali dalam 5 tahun (Par 36)

Standar Umum 4 (Par 34):
Pengendalian Mutu

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2007

Leading Learning Center

PEMERIKSAAN
KEUANGAN

Diklat Auditor Trampil/Ahli - SPKN

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

33

PSP 01

PSP 03

PSP 02

KOMPETENSI

INDEPENDENSI

KEMAHIRAN
PROFESIONAL

PENGENDALIA
N MUTU

PERENCANAAN
DAN SUPERVISI

PEMAHAMAN
PENGENDALIAN
INTERN

BUKTI AUDIT

KOMUNIKASI
PEMERIKSA

PERTIMBANGAN
PEMERIKSAAN
SEBELUMNYA

DETEKSI
KETIDAKPATUHAN

PENGEMBANGAN
TEMUAN
PEMERIKSAAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

PERNYATAAN
PENYAJIAN
SESUAI PABU

PENGUNGKAPAN

INKONSISTENSI
PENERAPAN
PABU

PENGUNGKAPAN
KECUKUPAN
INFORMASI

OPINI

PERNYATAAN
SESUAI
DENGAN
STANDAR
PEMERIKSAAN

LAPORAN
KEPATUHAN

LAPORAN
PENGENDALIAN
INTERN

TANGGAPAN
TERPERIKSA

INFORMASI
RAHASIA

DISTRIBUSI
LAPORAN

PSP 05

PSP 04

PERENCANAAN

SUPERVISI

BUKTI
PEMERIKSAAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

BENTUK
LAPORAN

ISI LAPORAN

UNSUR
KUALITAS
LAPORAN

DISTRIBUSI
LAPORAN

PSP 07

PSP 06

PERENCANAAN

PEMAHAMAN
PENGENDALIAN
INTERN

BUKTI

KOMUNIKASI
PEMERIKSA

PERTIMBANGAN
PEMERIKSAAN
SEBELUMNYA

DETEKSI

KETIDAKPATUHAN

DOKUMENTASI
PEMERIKSAAN

PERNYATAAN
ASERSI

SIMPULAN ATAS
ASERSI

PENGUNGKAPAN
KEBERATAN

PENGUJIAN
BERDASARKAN
KRITERIA

PERNYATAAN
SESUAI
DENGAN
STANDAR
PEMERIKSAAN

LAPORAN
PENGENDALIAN
INTERN DAN
KEPATUHAN

TANGGAPAN
TERPERIKSA

INFORMASI
RAHASIA

DISTRIBUSI
LAPORAN

PENDAHULUAN PERNYATAAN STANDAR PEMERIKSAAN

STANDAR PEMERIKSAN KEUANGAN NEGARA

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2007

Leading Learning Center

PSP 02 Standar
Pelaksanaan
Pemeriksaan Keuangan

Diklat Auditor Trampil/Ahli - SPKN

Pusdiklat Pegawai BPK RI @ 2008

35

PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KEUANGAN

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->