Bab 3

Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan

PT.INASA SAKHA KIRANA

BAB III. PROFIL DAERAH KAJIAN
3.1. Provinsi Kalimantan Tengah Provinsi Kalimantan Tengah, dengan ibukota Palangka Raya terletak antara 0°45’ Lintang Utara, 3°30’ Lintang Selatan dan 111° Bujur Timur. Provinsi Kalimantan Tengah merupakan provinsi terluas ketiga di Indonesia setelah Provinsi Papua dan Kalimantan Timur dengan luas wilayah mencapai + 153.564 Km². Namun berdasarkan hasil penelitian terpadu yg telah melalui uji konsistensi Kementerian Kehutanan, total luas wilayah Kalimantan Tengah adalah 154.267,80 km2 atau 15.426.780 Ha ,yang terdiri dari:       Kawasan Hutan : 12.675.364 Ha atau 82,16% Kawasan Non Kehutanan : 2.751.416 Ha atau 17,84% Sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa. Sebelah Timur berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan Sebelah Barat berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat.

Batas Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah adalah:

Pelaksanaan otonomi daerah sebagai tindak lanjut berlakunya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, memberikan peluang dan tantangan bagi pemerintah kabupaten/kota beserta masyarakatnya untuk mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih luas, baik dalam bidang urusan pemerintahan maupun dalam pengelolaan pembangunan. Sebagai implikasi dari otonomi tersebut, maka berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Barito Timur di Provinsi Kalimantan Tengah, jumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah bertambah dari 5 kabupaten dan 1 kota menjadi 13 kabupaten dan 1 kota, yaitu:
1) Kota Palangka Raya dengan ibukota Palangka Raya. 2) Kabupaten Kotawaringin Barat dengan ibukota Pangkalan Bun. 3) Kabupaten Kotawaringin Timur dengan ibukota Sampit. 4) Kabupaten Kapuas dengan ibukota Kuala Kapuas. 5) Kabupaten Barito Selatan dengan ibukota Buntok. 6) Kabupaten Barito Utara dengan ibukota Muara Teweh. 7) Kabupaten Lamandau dengan ibukota Nanga Bulik 8) Kabupaten Sukamara dengan ibukota Sukamara.

Laporan Akhir | III - 1

Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan 9) Kabupaten Seruyan dengan ibukota Kuala Pembuang. 10) Kabupaten Katingan dengan ibukota Kasongan. 11) Kabupaten Gunung Mas dengan ibukota Kuala Kurun . 12) Kabupaten Pulang Pisau dengan ibukota Pulang Pisau.

PT.INASA SAKHA KIRANA

13) Kabupaten Barito Timur dengan ibukota Tamiang Layang 14) Kabupaten Murung Raya dengan ibukota Puruk Cahu.

Peta wilayah administrasi Provinsi Kalimantan Tengah :

Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Katingan merupakan kabupaten terluas, masing-masing 23.700 Km². dan 17.800 Km². dimana luas kedua kabupaten tersebut mencapai 27 persen dari total luas wilayah Kalimantan Tengah, sedangkan Kota Palangka Raya mempunyai luas paling kecil, yakni 2.400 Km². Topografi Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah merupakan daerah dataran rendah dengan topografi yang praktis relatif datar mulai dari wilayah bagian selatan, tengah dan menerus dari barat hingga ke timur. Pada sektor tengah wilayah Kalimantan Tengah mulai dijumpai perbukitan dengan variasi topografi dari landai hingga kemiringan tertentu, dengan pola intensitas kemiringan yang meningkat ke arah utara. Sektor utara merupakan rangkaian pegunungan dengan dominasi topografi curam, bagian wilayah ini memanjang dari barat daya ke timur. Titik tertinggi

Laporan Akhir | III - 2

Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan

PT.INASA SAKHA KIRANA

wilayah Kalimantan Tengah terdapat di Gunung Batu Sambang dengan ketinggian mencapai 1660 Meter dpl. Proporsi dari areal-areal yang bertopografi lebih berat banyak dijumpai di daerahdaerah yang berada di kawasan atas, sebaliknya areal-areal bertopografi lebih ringan terdapat di daerah-daerah yang berada di kawasan bawah. Geologi dan Tanah Dalam rangka pengembangan wilayah di Kalimantan Tengah, berbagai data dan informasi dasar terkait dengan potensi kesuburan tanah, bahan tambang, air tanah, daya dukung dan kerawanan fisik berbagai daerah di Kalimantan Tengah sangat dibutuhkan. Berdasarkan formasi batuannya, bumi Kalimantan Tengah berasal dari formasiformasi geologis yang tergolong tua. Adapun penyebaran formasi batuannya terdiri dari : Aluvium, endapan sungai dan laut, wilayah berawa dan bergambut. Batuan sedimen yang kaya akan mineral kuarsa. Batuan sedimen klastik, mineral kuarsa dengan sedikit material vulkanik. Batuan beku. Batuan vulkanik tua, menghasilkan jenis tanah yang kaya unsur hara. Batuan metamorf.

Terkait dengan potensi kesuburan tanah, wilayah-wilayah di Kalimantan Tengah tergolong memiliki potensi kesuburan rendah. Menurut tingkat kesuburannya, tanah di Kalimantan Tengah termasuk dalam kelas IV, V dan III dengan jenis tanah terdiri dari Organosol, Aluvial, Regosol, PMK, Podsol, Latosol, Litosol dan Laterit. Sementara, terkait dengan sumber daya mineral, bumi Kalimantan Tengah mengandung:
1) Mineral Logam, berupa: emas primer, emas sekunder dan bijih besi. Ditinjau dari

kelayakan ekonomisnya, mineral logam yang layak ditambang adalah emas. Selanjutnya, mengingat adanya peningkatan kebutuhan terhadap baja di pasar dunia kini maka nilai kelayakan ekonomis cadangan bijih besi bumi Kalimantan Tengah juga mengalami kenaikan.

2) Mineral Non Logam, berupa: pasir kuarsa, bentonit, kaolin, mika dan batu

gamping. Mineral non logam yang memiliki prospek dan cukup luas penyebarannya adalah pasir kuarsa dan kaolin. Untuk mineral non logam jenis mika dapat ditemui khususnya di wilayah fisiografi perbukitan dan pegunungan. Sedangkan jenis batu gamping dapat dijumpai terutama di bagian timur, dekat perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan. aluvium pada aliran sungai Barito yang terletak di Puruk Cahu, sedangkan jenis kecubung dapat dijumpai di bagian utara Pangkalan Bun.

3) Batu Permata, berupa intan dan kecubung. Batu permata jenis intan terdapat di

4) Mineral Energi, berupa minyak bumi dan batubara. Cadangan minyak bumi

terdapat di sektor tengah yang berbatasan dengan Kalimantan Selatan. Sedangkan cadangan batubara terdapat di sektor timur laut, menerus ke selatan dan ke barat.

Hidrologi

Laporan Akhir | III - 3

Dengan demikian. Adapun perairan darat di Kalimantan Tengah. dan 235.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. suhu maksimum rata-rata mencapai 32.842 orang. yakni: sungai. Adapun jumlah kepala keluarga (KK) tercatat sebanyak 550. Suhu relatif siang hari berkisar antara 26˚C – 30˚C dan malam hari 15˚C – 26˚C. Pantai laut di selatan Kalimantan Tengah merangkai 7 (tujuh) kabupaten mulai dari Sukamara di barat hingga Kapuas di timur dengan panjang garis pantai + 750 km. cenderung selalu terdapat awan aktif dan udara yang jenuh sehingga mengakibatkan seringnya turun hujan di Kalimantan Tengah.08˚C. Kabupaten Kotawaringin Timur.3-3. potensial bagi perikanan darat.599 orang.406 orang. 329. Kawasan berawa di sektor tengah dan pesisir berfungsi sebagai retensi saat kelebihan air musim penghujan. sementara suhu maksimum tertinggi tercatat di Muara Teweh.202.650 KK.147. Wilayah ini rata-rata mendapat penyinaran matahari lebih dari 50% sepanjang tahun dengan suhu udara berkisar 21. Keadaan suhu demikian menyebabkan tingginya intensitas penguapan. Sejalan dengan kondisi fisiografi wilayah. Kabupaten Katingan merupakan Kabupaten pemekaran dengan jumlah penduduk terbanyak diantara kabupaten pemekaran lainnya di Kalimantan Tengah yakni sebanyak 141.323. Kalimantan Tengah juga memiliki suatu kawasan andalan laut yang kaya akan potensi ikan. Klimatologi Iklim di Kalimantan Tengah termasuk dalam tipe A dengan iklim tropis yang lembab dan panas. Perihal air tanah. Wilayah lebih hulu dialiri anak-anak sungai berpola dendritik dengan kemiringan tinggi bahkan beriam. danau dan rawa dengan luas kurang lebih 141.6˚C. Rawa gambut terdapat hingga ke sektor tengah.054. Dari hasil Sensus Penduduk 2010 (SP 2010) tersebut. dimana nilai terendah berada di Pangkalan Bun dan tertinggi ada di Muara Teweh.037. Laporan Akhir | III . air sungai sering meluap ke wilayah pedataran yang dilintasinya. Kalimantan Tengah memiliki potensi air tanah dangkal yang cukup besar.2ºC. perbedaan suhu antar tempat relatif kecil dan hanya dibedakan oleh perbedaan altitude. yakni perairan laut Kuala Pembuang. Oleh karena dekatnya wilayah Kalimantan Tengah ke khatulistiwa. Sebagai akses pelayaran laut. kawasan hulu sangat berpotensi bagi pembangkit listrik tenaga air disamping sebagai sumber air mineral. penyebaran penduduk Kalimantan Tengah tampak masih bertumpu pada beberapa kabupaten induk. Curah hujan tahunan pada tahun 2008.7ºC – 33.INASA SAKHA KIRANA Di wilayah Kalimantan Tengah mengalir beberapa sungai besar yang berhulu di sektor utara wilayah. Selain itu.4 . Gambaran Umum Penduduk Kalimantan Tengah Berdasarkan hasil pencacahan Sensus Penduduk 2010. Oleh sebab itu. Pada bagian yang lebih hilir terdapat rawa pasang surut. yang terdiri atas 1.721 perempuan. jumlah penduduk di Provinsi Kalimantan Tengah adalah 2. yakni pada wilayah fisiografi pedataran rendah. di wilayah Kalimantan Tengah berkisar dari 2. Berdasarkan pengamatan tahun 2009 pada 5 stasiun.878 laki-laki dan 1. Kapuas dan Kotawaringin Barat adalah tiga Kabupaten dengan urutan teratas yang memiliki jumlah penduduk terbanyak yang masing-masing berjumlah 373.350 orang.274 orang.965 Ha. sungai-sungai utama mempunyai kemiringan yang rendah hingga ke sektor tengah sehingga jangkauan pengaruh pasang air laut relatif jauh khususnya pada musim kemarau. Suhu minimum terendah tercatat di Palangka Raya. sedangkan suhu minimum rata-rata 22.2 mm. Sebaliknya di musim hujan.

Pada tahun 2006 sebesar 5. maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kalimantan Tengah adalah sebanyak 14 orang per kilometer persegi.241. memperluas kesempatan kerja. Sex Ratio Penduduk Kalimantan Tengah Data Sex Ratio berguna untuk pengembangan perencanaan pembangunan yang berwawasan gender.42 persen. Sumbangan terbesar PDRB tahun 2009 atas dasar Harga Berlaku adalah dari sektor pertanian yaitu sebesar Rp. tahun 2007 sebesar 6..Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Laju pertumbuhan PDRB tahun 2009 sebesar 5. Sex ratio terbesar terjadi di Kabupaten Seruyan yakni sebesar 116.. Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi Pertumbuhan ekonomi regional sangat erat hubungannya dengan masing-masing sektor yang membentuknya. Pada tahun 2009 meskipun ada pengaruh krisis ekonomi global.700.84 persen. terutama yang berkaitan dengan perimbangan pembangunan laki-laki dan perempuan secara adil. Hasil Sensus Penduduk 2010 menunjukkan bahwa sex ratio penduduk Kalimantan Tengah adalah sebesar 109. 10.INASA SAKHA KIRANA Dengan luas wilayah Kalimantan Tengah sekitar 153. pemerataan pembagian pendapatan masyarakat.599 orang. sementara pada tahun 2008 mengalami peningkatan sebesar 6.48 persen. PDRB Provinsi Kalimantan Tengah dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan seperti telah diurakan pada bagian sebelumnya. pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah masih dapat mencapai 5. sedangkan yang terkecil terjadi di Kabupaten Kapuas. mengingat ketersediaan lahan yang masih cukup besar. Hal ini berkaitan erat dengan kontribusi masing-masing sektor yang berpotensi besar maupun sektor-sektor yang masih perlu mendapat perhatian lebih untuk dijadikan prioritas pengembangan sehingga diharapkan dapat menjadi sektor yang mempunyai peranan lebih besar dimasa yang akan datang.202. meningkatkan hubungan ekonomi dan mengusahakan pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor primer ke sektor sekunder dan tersier.5 persen. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tahun 2010 sampai dengan Triwulan III (Cum to Cum) berdasarkan data BPS Kalimantan Tengah tahun 2010 adalah sebesar 6. 5. sehingga tercipta pendapatan masyarakat yang meningkat secara mantap dengan pemerataan yang sebaik mungkin. Kota Palangka Raya sebagai ibukota provinsi memiliki tingkat kepadatan penduduk paling tinggi. yang artinya adalah penduduk laki-laki di provinsi ini 9 persen lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuannya. Barito Selatan dan Palangka Raya yakni sebesar 104. sub sektor yang berpeluang untuk dikembangkan adalah sub sektor perkebunan. Pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Di sektor pertanian ini.06 persen. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2009 relatif mengalami peningkatan. Gambaran Singkat Sektor 1) Pertanian Sektor yang paling memungkinkan untuk dikembangkan adalah sektor pertanian. atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4.. Pertumbuhan PDRB Sektoral Salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi perekonomian secara makro adalah data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Saat ini Laporan Akhir | III .2 persen.564 kilometer persegi yang didiami oleh 2.48 persen. yakni sebanyak 82 orang per kilometer persegi sedangkan yang paling rendah adalah Kabupaten Murung Raya yakni sebanyak 4 orang per kilometer persegi.5 .23 Milyar.39 Milyar dan atas dasar Harga Konstan (tahun 2000) sebesar Rp.

Sementara ini belum didapat data lebih mengenai kunjungan wisatawan ke provinsi Kalimantan Tengah baik domestik maupun luar negeri serta kontribusinya secara ekonomi. Provinsi Kalimantan Tengah dengan 13 kabupaten dan 1 kota. dimana di tiap-tiap wilayah dapat dikembangkan menjadi pusat jasa dan perdagangan. Kegiatan ini tersebar disepanjang jalan utama di pusat-pusat Kota di wilayah provinsi Kalimantan Tengah. bentuk kerjasama pengelolaan obyek/kawasan wisata dengan pihak swasta/investor perlu mendapat perhatian khusus. 4) Pariwisata Pembangunan pariwisata merupakan salah satu pembangunan yang dapat melibatkan masyarakat dalam jumlah besar. Namun dari pengamatan sementara. Untuk mendukung pengembangan kepariwisataan tersebut maka keterlibatan masyarakat luas baik dalam bentuk sadar wisata maupun keterlibatan langsung sebagai investor di bidang kepariwisataan perlu dikembangkan.INASA SAKHA KIRANA sudah masuk permohonan untuk berinvestasi di sub sektor perkebunan Kelapa Sawit dan Karet. pembangunan bidang ini akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkembang dan akan meningkatkan perekonomian daerah secara keseluruhan. Oleh karena itu. Sektor pariwisata diarahkan untuk mengembangkan dan memanfaatkan daya tarik obyek Laporan Akhir | III . perkantoran dan lain sebagainya. setidaknya di daerah sekitar obyek wisata. terbentur pada aspek tata ruang. Secara umum memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan pariwisata terutama dikarenakan posisi geografis dan kondisi alamnya. ini dimaksudkan untuk mampu mencukupi kebutuhan lokal. dan karena itulah. terutama bagi obyek wisata yang potensial dipasarkan. 3) Industri Secara umum industri yang berkembang di provinsi Kalimantan Tengah meliputi industri pengolahan yang merupakan jenis usaha kecil. Singkong dalam skala cukup luas. Selain itu sub sektor perikanan juga memiliki prospek cerah. kegiatan ini dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah yang diperkirakan akan terus berkembang. industri rumah tangga dan industri menengah yang meliputi pangan. sandang. kerajinan dan industri perkayuan.6 . karena Provinsi Kalimantan Tengah memiliki cukup banyak kawasan perairan danau yang dapat dikembangkan menjadi usaha perikanan air tawar.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Sedangkan sub sektor lainnya yang perlu didorong adalah sub sektor peternakan. bahkan dimungkinkan untuk mampu memasok kebutuhan provinsi lain. penataan dan pemeliharaan obyek-obyek wisata perlu ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. di mana lokasi yang dimohon masuk dalam kriteria kawasan hutan yang memerlukan proses alih fungsi. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan investasi di sektor perkebunan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. 2) Perdagangan dan Jasa Dalam sektor perdagangan dan jasa di provinsi Kalimantan Tengah yang paling berperan dalam penciptaan nilai tambah yang besar dan perlu dikembangkan adalah sektor perdagangan besar dan eceran. Pengembangan pariwisata tidak akan terlepas dari pembangunan lain. Pengembangan pariwisata perlu diarahkan pada terciptanya kesempatan kerja dan berusaha. hotel. seperti pengembangan infrastruktur daerah dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam proses pembangunan di daerah lain. Dari beberapa jenis usaha kecil dan industri rumah tangga tersebut sudah dapat menampung tenaga kerja yang cukup besar. Oleh karena itu.

sehingga upaya meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pertambangan dapat direalisasikan. Lokasi ibukota kabupaten ini (Kuala Pembuang) cukup unik jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalimantan Tengah.tengah tetapi di Kabupaten Seruyan. wisata minat khusus. Penentuan lokasi ibukota ini tentunya sudah melalui beberapa kajian ilmiah. ibukota kabupaten terletak pada posisi di tengah .7 . wisata religius. Masjid Kiai Gede di Kotawaringin Barat dan lain sebagainya. hal ini akan mengakibatkan perubahan kondisi lingkungan . Untuk itu. Pada umumnya. wisata belanja serta wisata umum. maka secara fisik kawasan ini memiliki beberapa hasil tambang yang cukup menonjol. Data potensinya dan komoditi bahan galian golongan C di Kalimantan Tengah telah diinvetarisir secara keseluruhan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Tengah dan apabila dikelola dengan bekerjasama dengan swasta/investor akan dapat membuka lapangan kerja dibidang pertambangan. danau Tahai dan lain sebagainya. Dengan luasnya wilayah tersebut serta letak geografis yang dilalui oleh garis katulistiwa. pengukuran pendataan dan pemetaan dalam rangka updating sebaran potensi dan mutu sumberdaya mineral. eksploitasi hingga pasca penambangan untuk mempertahankan/menjaga kualitas lingkungan. pengelolaan usaha harus dilakukan dengan tepat sejak mulai eksplorasi. seperti Taman Nasional Tanjung Puting. 5) Pertambangan Provinsi Kalimantan Tengah merupakan provinsi terbesar ketiga di Indonesia setelah Provinsi Papua dan Provinsi Kalimantan timur.2. 3. ibukotanya terletak di ujung atau bagian hilir Sungai Seruyan. penyediaan akomodasi serta pembangunan dan pembenahan fasilitas wisata. Orientasi pembangunan bidang pertambangan dan penggalian adalah peningkatan produktivitas kegiatan usaha pertambangan dan penggalian oleh masyarakat. baru terbatas untuk keperluan konsumsidalam daerah antara lain untuk keperluan dukungan pembangunan prasarana fisik daerah. seperti Festival Tira Tangka Balang. serta pembinaan kegiatan usaha pertambangandan penggalian yang ramah lingkungan. hal ini tentunya akan menimbulkan kerugian yang cukup besar dikarenakan penambangan dilakukan dengan sistem penambangan terbuka.INASA SAKHA KIRANA wisata yang meliputi keindahan dan kekayaan alam flora dan fauna. Kabupaten Seruyan 3. Penambangan bahan galian industri golongan C di kawasan ini belum ditangani secara serius oleh pemerintah setempat. daya tarik tradisi yang mengandung seni dan budaya serta peninggalan masa lampau. Semua itu ditunjang jasa dan sarana pariwisata seperti biro perjalanan. wisata kuliner. Sampai saat ini potensi yang sudah tergali. Laporan Akhir | III . seperti Monumen Palagan Sambi.2.1 Geografis Luas daratan Kabupaten Seruyan memanjang mengikuti aliran Sungai Seruyan dari utara (hulu) yang berbatasan dengan Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat sampai ke selatan (hilir) yang berbatasan dengan Laut Jawa. wisata olah raga.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. wisata budaya. Kota Air Kuala Kapuas. wisata sejarah. Adapun objek wisata di Provinsi Kalimantan Tengah antara lain: wisata alam.

Wilayah dengan potensi kelapa sawit rata-rata memiliki tingkat kepadatan penduduk yang lebih tinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Artinya dalam satu rumah tangga rata-rata terdapat 3 sampai 4 orang. Maka dapat dikatakan program Keluarga Berencana (KB) telah berhasil di Seruyan. Laporan Akhir | III .Rantau Pulut Tumbang Manjul dengan jarak mencapai 482 Km (sumber: Dishubkominfo Kab. Penduduk laki-laki di Seruyan lebih banyak dibanding perempuan.68 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data tersebut.275 jiwa. Hanau. Secara rata-rata. Pada tahun 2011. dan Danau Seluluk yang kepadatannya di atas 20 orang per km2.26 orang/km2).54 jiwa/rumah tangga. jumlah rumah tangga yang ada di Kabupaten Seruyan sebanyak 40. kepadatan penduduk Seruyan adalah yang terendah ketiga setelah Murung Raya dan Katingan.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. jumlah penduduk Kabupaten Seruyan sebanyak 142. LLSDP Provinsi Kalimantan Tengah. Suling Tambun dan Seruyan Hulu dari Kuala Pembuang. 3. Bahkan masih ada kecamatan yang lebih jauh dibanding dengan Kec. Seperti Kecamatan Seruyan Raya. Seruyan ke beberapa kecamatan lebih jauh dibandingkan menuju ke ibukota Provinsi Kalimantan Tengah (Palangka Raya).495 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 65. Jika satu rumah tangga terdiri dari orang tua dan anak. Dengan demikian.8 orang/km2) dan kepadatan tertinggi ada di Kecamatan Hanau (34. naik 1. Seruyan Hulu yakni Kec. Untuk menuju ke ibukota Kecamatan Seruyan Hulu. akses darat baru dapat dilewati melalui kabupaten lain dengan rute Kuala Pembuang – Sampit .2 Demografis Kabupaten Seruyan merupakan kabupaten terluas ke empat di Provinsi Kalimantan Tengah dengan jumlah penduduknya menempati posisi ke enam. Pada pertengahan tahun 2011. penduduk laki-laki di kabupaten ini sebanyak 76.2. kita dapat membayangkan seberapa jauh jika kita menuju ke beberapa kecamatan seperti Kec. Sedangkan rute menuju ke Ibukota Provinsi (Palangka Raya) yakni Kuala Pembuang – Sampit Palangka Raya dapat ditempuh dengan jarak kurang lebih 350 Km atau sekitar delapan jam perjalanan dengan menggunakan angkutan darat. panjang Sungai Seruyan diperkirakan sepanjang 350 Km.8 .INASA SAKHA KIRANA Berdasarkan data dari Inspeksi II. setiap 1 km2 wilayah di Seruyan dihuni oleh 8 sampai 9 orang dimana kepadatan terendah ada di Kecamatan Suling Tambun (1. Di antara 14 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Seruyan). Sedangkan.161 dengan rata-rata anggota rumah tangga 3. Suling Tambun yang harus mencarter klotok dari Tumbang Manjul.780 jiwa. jarak tempuh dari ibukota Kab.

diare (3. Salah satu penyebab penyakit ini adalah infeksi bakteri seperti E. ternyata sumber air minum utama sebagian besar penduduk Seruyan adalah air sungai. baik dari segi bangunan fisik maupun tenaga kesehatan. Ketiganya memperlihatkan semakin tinggi tingkat pendidikan. pemerintah membangun beberapa sumur terlindung di desa yang berada di bantaran sungai seruyan. dan APM. Salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan adalah ketersediaan fasilitas pendidikan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kab.INASA SAKHA KIRANA Indikator ketenagakerjaan merupakan indikator penting dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan. Upaya peningkatan pelayanan kesehatan adalah pemerataan fasilitas kesehatan. Dengan meningkatnya penduduk usia kerja yang tidak terserap dalam sektor ekonomi akan menyebabkan pengangguran yang dapat menimbulkan masalah sosial. Seruyan. baik APS. Berdasarkan hasil Susenas 2011. perikanan.915 kasus). penyakit yang sering terjadi pada tahun 2011 di Seruyan adalah ISPA (13. Oleh karenanya. Angka ini masih berada dibawah program wajib belajar 9 tahun. dan kehutanan) masih mendominasi pasar kerja di Seruyan dengan persentase lebih dari 60 persen selama periode 2009-2011 yang angkanya cukup berfluktuatif. hortikultura. Coli. peternakan.639 kasus). vibrio. Pertumbuhan penduduk yang diikuti dengan peningkatan angkatan kerja akan mempengaruhi pembangunan. semakin sedikit penduduk yang bersekolah. Pemerintah Kabupaten Seruyan terus melakukan upaya peningkatan fasilitas pendidikan diitandai dengan semakin bertambahnya jumlah sekolah dan guru pada masing-masing jenjang pendidikan. salmonella. Dari total penduduk Seruyan usia 15 tahun ke atas (penduduk usia kerja) pada tahun 2011. guna mengurangi penyakit diare. tanaman bahan makanan.667 kasus).681 kasus). Penyakit pada sistem otot dan jaringan pengikat (8. Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam hal ini Dinas Kesehatan terus berupaya guna menciptakan masyarakat seruyan yang sehat. Hal ini senada dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang juga cukup berfluktuatif selama tiga tahun terakhir. Sampai dengan akhir tahun ajaran 2010/2011. TPT tercatat sebesar 2. Belum meratanya sebaran sekolah ditambah lagi akses menuju fasilitas pendidikan yang masih sulit terjangkau menjadi tantangan tersendiri bagi pencapaian keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan di wilayah Kabupaten Seruyan. keberadaan sekolah tingkat SLTA/sederajat masih belum merata di seluruh kecamatan yang ada di Seruyan sehingga menimbulkan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SLTA/sederajat menjadi rendah. Adapun penyakit diare merupakan kasus penyakit terbanyak ke empat di Seruyan. Berdasarkan perbandingan menurut tiga lapangan usaha utama. dll. lebih dari 70 persen penduduk Seruyan termasuk dalam angkatan kerja. rata-rata lama sekolah penduduk Seruyan berada pada kisaran 7 sampai 8 tahun atau rata-rata penduduk Seruyan sekolah hanya sampai kelas 1 SLTP.9 . penduduk yang bekerja di sektor pertanian (perkebunan.41 persen. APK. Jika ditinjau dari hasil pendataan Susenas yang dilakukan BPS.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Tekanan darah tinggi (6. Pada tahun 2011. dsb dan biasanya bakteri tersebut sering ditemukan di air sungai yang sering menjadi tempat pembuangan akhir tinja. Dilihat dari angka partispiasi pendidikan pun menunjukkan pola yang sama. Ini berarti pada tahun 2011 dari 100 penduduk yang termasuk dalam angkatan kerja kurang lebih terdapat 2 sampai 3 orang yang menganggur atau sedang mencari pekerjaan. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) selama periode 2009-2011 cukup berfluktuatif. Akan tetapi. Keberadaan beberapa fasilitas Laporan Akhir | III .

. (b) Dimensi pendidikan. Akan tetapi.per kapita per bulan. Melawi Propinsi Kalimantan Barat Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa Laporan Akhir | III .Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. turut mendogkrak garis kemiskinan sebesar 12.rata Lama Sekolah (7. Lingkungan perumahan yang mayoritas masih berada di tepian sungai. jika dibandingkan dengan total desa yang ada. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Upaya penempatan tenaga kesehatan di dua kecamatan tersebut sudah dilakukan akan tetapi karena minimnya fasilitas yang ada menyebabkan tidak betahnya tenaga kesehatan yang di kecamatan tersebut. Keberadaan sungai tidak lagi sebatas digunakan untuk sarana cuci kakus. Selama periode 2007-2011. Hal ini mendorong terjadinya kenaikan persentase kemiskinan dari 8.93. yang dapat dilihat dari indikator Angka Melek Huruf dan Rata. Terlihat dari data dinas bahwa masyarakat di Kecamatan Seruyan Hulu dan Suling Tambun cukup kesulitan mendapatkan pelayanan Kesehatan.04 tahun).70 persen menjadi Rp.16 persen) menjadikan air sungai sebagai sumber air minum.55 menjadi 72.10 . status pembangunan manusia belum beranjak dari kategori “menengah atas”. Adminstrasi Pemerintahan Secara astronomis. Kabupaten Seruyan memiliki batas-batas sebagai berikut:   Sebelah Utara: Kab. bahkan pada tahun 2011 sebagian besar penduduk Seruyan (47. Kabupaten Seruyan terletak antara 00 77’ Lintang Selatan dan 30 56’ Lintang Selatan dan antara 1110 49’ Bujur Timur dan 1120 84’ Bujur Timur sehingga kabupaten ini memiliki iklim tropis. Berdasarkan posisi geografisnya. 3. (a) Dimensi kesehatan yang dapat dilihat dari Indikator Angka Harapan Hidup (68. Kabupaten Seruyan merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur. (c) Dimensi ekonomi yang dilihat dari Indikator pengeluaran per kapita riil.38 persen ke sasaran indeks pembangunan manusia ideal sebesar 100.54 persen) menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan akhir tinja. IPM dapat direpresentasikan oleh 3 dimensi. padahal mayoritas penduduk (55.84 persen menjadi 10.77 tahun). Capaian kemajuan pembangunan di bidang kesehatan. Kenaikan harga komoditi khususnya makanan yang terjadi dari tahun ke tahun mengakibatkan garis kemiskinan juga mengalami peningkatan.404 Km2. sandang. IPM Kabupaten Seruyan pada tahun 2011 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dari 72. pendidikan. dan ekonomi secara umum dapat ditunjukkan dengan melihat perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kabupaten ini memiliki luas 16. Inflasi yang di tahun 2010.3.38.2. dan kesehatan. Reduksi shortfall periode tersebut adalah positif 1. menjadikan tingkat ketergantungan masyarakat terhadap sungai masih sangat tinggi. Sedangkan garis kemiskinan merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kilokalori per kapita per hari ditambah kebutuhan minimum non-makanan yang mencakup perumahan. Artinya IPM Kabupaten Seruyan tahun 2011 relatif naik 1.INASA SAKHA KIRANA kesehatan seperti puskesmas/pustu dan bidan/perawat kini sudah ada di seluruh kecamatan yang ada di Seruyan baik kecamatan induk maupun pemekaran. jumlah ini masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang memadai. 254.58 persen di tahun 2010.340. pendidikan.

Seruyan Raya 7. Lamandau. Seruyan Hulu 6. Danau Seluluk 9. Danau Sembuluh 3. Murung Raya. Secara administrasi. Batu Ampar 10. Seruyan Hilir Timur 8. Suling Tambun Laporan Akhir | III . dan Barito Timur di Provinsi Kalimantan Tengah.INASA SAKHA KIRANA   Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Katingan Sebelah Barat berbatasan dengan Kab. Gunung Mas. Kotawaringin Barat dan Kab. Kabupaten Seruyan merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur sejak diterbitkannya UU Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan. Sukamara. Lamandau. Hanau 4. sejak diterbitkannya Peraturan Daerah Kabupaten Seruyan Nomor 06 tahun 2010.11 . Seruyan Hilir 2. Seruyan Tengah 5.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Seruyan. Pulang Pisau. kabupaten ini terjadi pemekaran menjadi 10 kecamatan yaitu: 1.

24 persen dibanding tahun sebelumnya. nilai PDRB yang berhasil dicapai oleh Kabupaten Seruyan mempunyai peranan pada pembentukan PDRB Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 6. Perekonomian Gambaran kondisi perekonomian dapat dicerminkan oleh beberapa indikator makro ekonomi suatu daerah. yaitu 50.87 persen dibanding tahun 2010.80 trilyun rupiah atau naik 13.12 . Sedangkan PDRB yang dinilai dengan harga konstan tahun 2000 pada tahun 2011 mencapai 1.71%).2.53 persen dibandingkan tahun 2010. Berdasarkan hasil perhitungan PDRB di wilayah Kabupaten Seruyan.80%). Sektor dengan nilai tambah yang besar menjadi tulang punggung perekonomian suatu daerah dan semakin besar pula tingkat ketergantungan suatu daerah terhadap sektor ekonomi tersebut. Pertumbuhan PDRB tahun 2011 tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan PDRB tahun 2010 yang mencapai 6.67 persen.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Tinggi rendahnya kenaikan harga-harga di tingkat produsen pada tahun 2011 dibanding dengan tahun 2010 dapat dicermati dari perbandingan besarnya nilai indeks harga implisit berantai yang dihasilkan. Dengan membandingkan nilai PDRB yang berhasil dicapai dari tahun ke tahun maka akan terlihat bagaimana perkembangan tingkat keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah.19 persen (atas dasar harga konstan 2000). dan Kabupaten Katingan (6. Kabupaten Kapuas (12. Salah satu indikator ekonomi makro tersebut adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang dapat digunakan untuk melihat keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah.33 atau naik sebesar 6.52%). Tersedianya data terbaru atau adanya revisi data memungkinkan terjadinya revisi nilai NTB pada ketiga subsektor tersebut.INASA SAKHA KIRANA 3.4. Ini merupakan total nilai tambah bruto (NTB) yang dibentuk oleh seluruh sektor-sektor ekonomi di Seruyan.29 persen dan menduduki urutan nomor 6 setelah Kabupaten Kotawaringin Timur (20. nilai PDRB pada tahun 2011 ini lebih besar dari tahun sebelumnya. Nilai PDRB pada tahun 2010 mengalami revisi pada beberapa subsektor. Kota Palangka Raya (9. Seperti diketahui Sektor Pertanian masih sangat dominan dalam pembentukan PDRB Seruyan. Diantaranya subsektor tanaman bahan makanan. dan angkutan laut. Pada tahun 2011.87 persen. Laporan Akhir | III .49%). Pada tahun 2011indeks harga implisit berantai mencapai 259. perdagangan. Artinya telah terjadi kenaikan harga di tingkat produsen sebesar 6. Akan tetapi revisi data hanya bisa dilakukan untuk angka yang masih bersifat sementara atau sangat sementara (data dua tahun terakhir). Besarnya nilai PDRB merupakan refleksi dari kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Kabupaten Kotawaringin Barat (11. Struktur ekonomi yang dibangun oleh sektor-sektor produksi bergerak menjadi kekuatan ekonomi.27%). PDRB Seruyan atas dasar harga berlaku tahun 2011 mencapai 2.08 trilyun rupiah atau tumbuh sebesar 6.80 triliun rupiah. Kontributor terbesar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Seruyan pada tahun 2011 terutama berasal dari Sektor Pertanian.08 triliun rupiah. sedang apabila diperhitungkan berdasarkan harga konstan tahun 2000. nilai PDRB yang dicapai sebesar 1. yaitu berdasarkan berdasarkan harga berlaku mencapai 2.

Dimana kontribusi sektor pertanian sebesar 50. hotel. Kontribusi sektor ini terhadap PDRB Seruyan adalah sebesar 9. Kedua sektor ini memberikan kontribusi sebesar 70. Kontributor kedua terbesar dalam struktur ekonomi Seruyan adalah Sektor Perdagangan.17 persen pada tahun 2011.81 persen. Kotribusi sektor Jasa-jasa terusmenerus meningkat dalam lima tahun terakhir.13 .79 persen meningkat menjadi 20. Posisi keempat dalam struktur perekonomian Seruyan pada tahun 2011 ditempati oleh Sektor Industri Pengolahan dengan peranan sebesar 7. Gas dan Air Bersih. Sektor Jasa-jasa pada tahun ini berada di posisi ketiga dalam pembentukan PDRB. Sektor yang paling kecil dalam pembentukan PDRB Seruyan adalah Sektor Listrik. hotel dan restoran. Selama periode 2007-2011 kontribusi sektor ini mengalami peningkatan.40 persen. Sementara itu kontribusi sektor-sektor lainnya hanya dibawah 10 persen. meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Laporan Akhir | III .17 persen. Pada periode 2007-2011 peranan sektor ini kurang dari satu persen. Kontribusi sektor ini selama periode 2007-2011 cukup berfluktuatif. yaitu: sektor pertanian dan sektor perdagangan.INASA SAKHA KIRANA Struktur perekonomian Kabupaten Seruyan didominasi oleh 2 (dua) sektor. dan restoran sebesar 20. Besarnya sumbangan sektor pertanian terhadap PDRB Seruyan menunjukkan ekonomi Seruyan masih bergantung pada sumber daya alam (resource base). Pada tahun 2007-2009 kontribusi sektor ini mengalami penurunan. namun di tahun 2010 kontribusi sektor ini meningkat dan konstan di tahun 2011.67 persen dan kontribusi sektor perdagangan. Hotel & Restoran.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT.84 persen dalam pembentukan PDRB Seruyan tahun 2011. Pada tahun 2007 peranan sektor ini adalah sebesar 18.

Untuk melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi tersebut secara riil dari tahun ke tahun tergambar melalui penyajian PDRB atas dasar harga konstan. Pertumbuhan ekonomi juga merupakan suatu gambaran dari peningkatan pendapatan yang berakibat pada peningkatan kemakmuran dan taraf hidup. kemudian diikuti Sub Sektor Perikanan sebesar 5. kontribusinya yang hanya 2. Seiring dengan semakin membaiknya perekonomian Kalimantan Tengah. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.26 persen. Sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan tertinggi terjadi pada Sektor Listrik. Meskipun Sektor Listrik.52 persen. Pertumbuhan ekonomi dapat dipandang sebagai pertambahan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh semua sektor kegiatan ekonomi yang ada di suatu wilayah selama kurun waktu setahun. diikuti Sektor Industri Pengolahan sebesar 10. Karena itu pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan serta lebih cepat daripada laju pertumbuhan penduduknya merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.91 persen.44 persen tidak cukup signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Seruyan.08 persen.30 persen. Demikian pula halnya dengan Sektor Bangunan. Perekonomian Seruyan mampu tumbuh sebesar 6. pada tahun 2011 perekonomian Seruyan pun menunjukkan tren meningkat. Laporan Akhir | III . Pertumbuhan ini terutama didukung oleh pertumbuhan di Sub Sektor Perkebunan sebesar 8. Pertumbuhan ketiga sub sektor yang positif. namun sektor ini tidak signifikan mengangkat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan karena sektor ini peranannya dalam pembentukan PDRB Kabupaten Seruyan sangat kecil yakni 0.58 persen terhadap PDRB Kabupaten Seruyan sehingga sangat mempengaruhi pertumbuhan PDRB secara keseluruhan. ternyata mampu mengangkat pertumbuhan Sektor Pertanian menjadi lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.65 persen dan Sektor Bangunan sebesar 10. Gas.16 persen.24 persen. dan Air Bersih tumbuh paling tinggi.99 persen. Karena Sub Sektor Perkebunan ini mempunyai peranan sebesar 32. Gas.INASA SAKHA KIRANA Laju pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator makro untuk melihat kinerja perekonomian riil di suatu wilayah. dan Air Bersih sebesar 11. Sektor Pertanian yang merupakan sektor dominan mampu tumbuh sebesar 5. dan Sub Sektor Peternakan dan hasil-hasilnya sebesar 3.14 .Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. terutama Sub Sektor Perkebunan yang cukup besar.

24 persen).08 persen). Sumber pertumbuhan terbesar kedua adalah sektor perdagangan. Persewaan. Gas.INASA SAKHA KIRANA Diantara seluruh sub sektor yang menjadi komponen penyusun PDRB. Sementara sektor lainnya berfluktuatif. Besaran angka ini menunjukkan peranan sektor dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi total. bahkan pada tahun 2010 dan 2011 sumbangan sektor ekonomi lainnya terhadap pertumbuhan ekonomi Seruyan hanya dibawah 1 persen.90 persen). Sumber pertumbuhan menunjukkan besaran persentase yang disumbangkan oleh masing. terdapat beberapa sub sektor yang mengalami kontraksi. seperti sektor Pertanian dan Pertambangan dan Penggalian. Selama periode 2008-2011 sektor pertanian menjadi sumber pertumbuhan terbesar. dan Air bersih serta Sektor Bangunan. Sub Sektor Kehutanan (-8. Adapun yang termasuk sektor sekunder adalah: Sektor Industri Pengolahan. & Restoran. Empat sektor lainnya seperti Sektor Perdagangan.07 persen). Sub Sektor Hotel (-3. Disebut sektor Primer karena outputnya masih tergantung pada sumber daya alam. Sub Sektor Angkutan Laut (-2.26). hotel. serta Sektor Jasa-jasa dikelompokkan dalam sektor tersier.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Sektor yang inputnya berasal dari sektor primer disebut sektor sekunder. Yaitu.15 . Sektor Pengangkutan & Komunikasi serta Sektor Keuangan. dan restoran. Sub Sektor Angkutan Sungai (-4. bahkan dari tahun ke tahun sumbangan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Seruyan semakin besar. Subsektor Tanaman Bahan Makanan (-1. & Jasa Perusahaan. Pada tahun 2008 dan 2009 sumbangan sektor ini dapat mencapai lebih dari 1 persen. Sub Sektor Pertambangan Tanpa Migas (-6.90 persen). Laporan Akhir | III .32 persen). sektor Sekunder. dan sektor Tersier. Hotel. Sembilan sektor ekonomi yang tercakup dalam PDRB dapat digolongkan menjadi tiga kelompok besar yaitu: sektor Primer.masing sektor ekonomi terhadap pertumbuhan total ekonomi (total PDRB). Sektor Listrik. dan Jasa Penunjang Angkutan (-0.

16 .79 persen.65 persen menjadi 37.INASA SAKHA KIRANA Peranan ketiga kelompok sektor terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Seruyan dalam kurun waktu lima tahun terakhir menunjukkan bahwa kontribusi sektor primer adalah yang terbesar dibanding dengan dua kelompok sektor lainnya. Sektor tersier sebesar 37. Selama kurun waktu lima tahun terakhir kontribusi sektor primer cenderung mengalami penurunan dari 55.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT.69 persen di tahun 2011.30 persen dan tahun 2011 meningkat menjadi 10.69 persen adalah yang terbesar kedua. Pemecahan menjadi subsektor di sini disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2000. Perkembangan setiap sektor diuraikan dibawah ini.05 persen pada tahun 2007 menjadi 51. dan masing-masing sektor dirinci lagi menjadi subsektor. Kenaikan di sektor tersier terutama disumbang oleh subsektor jasa pemerintahan. Sementara dua kelompok sektor lainnya cenderung mengalami peningkatan. PDRB menurut lapangan usaha dirinci menjadi 9 sektor. Laporan Akhir | III . Demikian juga halnya dengan peranan sektor tersier yang mengalami peningkatan dari 35.79 persen pada tahun 2011. Pada tahun 2011 peranan sektor primer sebesar 51. Peranan sektor sekunder pada tahun 2007 sebesar 9.51 persen.

Jembatan besar terdapat di Desa Asam Baru dan Kec. jalan propinsi dan jalan kabupaten.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Laporan Akhir | III .2. Infrastruktur Jaringan Jalan (Transportasi Darat) Berdasarkan wewenang pengelolaannya dan berdasarkan Revisi RTRWP Kalimantan Tengah tahun 2003. Jalan propinsi merupakan ruang jalan yang menghubungkan jalan poros selatan dengan Ujung Pandaran . Seruyan Hilir Timur – Kec. ruas jalan ini melintasi dua wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Hanau.Kuala Pembuang.INASA SAKHA KIRANA 3.17 . jaringan jalan di wilayah Kabupaten Seruyan terdiri dari jalan nasional. Jalan nasional merupakan jalan poros selatan yang menghubungkan Kota Sampit dan Kota Pangkalan Bun.5. Seruyan Hilir yang merupakan jembatan yang melintasi Sungai Seruyan. Dalam wilayah Kabupaten Seruyan.

Hanau dan Danau Sembuluh juga dapat dipergunakan oleh masyarakat lokal sebagai prasarana transportasi. Dalam hal angkutan umum.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. terutama ke Kota Nanga Pinoh. Sebagai contoh.INASA SAKHA KIRANA Jalan kabupaten terdiri dari ruas jalan yang menghubungkan jalan poros utara dengan Rantau Pulut dan Tumbang Manjul. Telaga Pulang – Bangkal – Sampit. sebagian besar masyarakat di sepanjang Sungai Manjul dan Seruyan Hulu memilih berinteraksi dengan Kabupaten Malawi di Kalimantan Barat untuk menjual hasil bumi. Kondisi ruas jalan yang terbentang arah utara . Secara umum dan sebagaimana halnya dengan daerah lain di Kalimantan Tengah. terutama di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu yang menghubungkan wilayah ini ke wilayah lainnya di Kalimantan Barat (Kabupaten Malawi). dengan jumlah kendaraan terbesar adalah sepeda motor. Demikian juga dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Danau Sembuluh cenderung menunjukkan pola pergerakan barang dan orang ke Kota Sampit. Faktor fisik ini merupakan faktor pembatas untuk pengembangan jaringan jalan. Hanau. sepeda motor. sepeda. Danau Sembuluh. jasa dan orang antara Kota Kuala Pembuang (Kecamatan Seruyan Hilir) sebagai Ibukota Kabupaten Seruyan dengan wilayah kecamatan lainnya. diketahui bahwa saat ini jenis moda transportasi yang ada di wilayah Kabupaten Seruyan terdiri dari mobil penumpang. Jaringan jalan perkebunan kelapa sawit seperti di Kecamatan Seruyan Tengah. Selain itu terdapat juga beberapa ruas jalan eks HPH atau HPH aktif yang dapat dimanfaatkan sebagai prasarana transportasi masyarakat. Seruyan Tengah dan Seruyan Hulu Dalam Angka 2007.18 . daya dukung fisik tanah di sepanjang pinggiran sungai kurang stabil dan memerlukan biaya relatif mahal untuk pengembangan aksesibilitas baru. saat ini. bis/mini bis. Karena kondisi jalan yang sebagian besar rusak berat. karena pusat-pusat kegiatan / pemukiman tersebar mengikuti pola aliran sungai. pola jaringan jalan tidak terlepas dari struktur spasial sungai. becak. Pergerakan dari wilayah Kecamatan lainnya ke arah Kota Kuala Pembuang lebih banyak dilakukan dalam hal urusan pemerintahan dan hal-hal lainnya yang bersifat khusus. Rantau Pulut – Sampit. Contoh lain bahwa para pedagang dan pengumpul hasil bumi di wilayah Kecamatan Seruyan Tengah dan Kecamatan Hanau lebih banyak memilih interaksi usaha dengan Kota Pangkalan Bun dan atau Kota Sampit. Kota Kuala Pembuang-Ujung Pandaran dan jalan poros selatan–Telaga Pulang. kondisinya rusak berat.`Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Katingan. trayek angkutan umum di wilayah Kabupaten Seruyan dapat dibagi menjadi 2 yaitu antarkota dalam propinsi (AKDP) dan angkutan lokal. Pembuang Hulu – Sampit dan Pembuang Hulu – Pangkalan Bun. membeli sembako dan berobat. mobil beban (truk). Moda AKDP yang ada saat ini hanya melayani pergerakan penumpang Kuala Pembuang – Sampit. Satu-satunya aksesibilitas darat ke Kota Kuala Pembuang adalah melalui ruas jalan Sampit – Samuda – Lampuyang – Ujung Pandaran – Kuala Pembuang. Sedangkan di bagian tengah dan utara wilayah Seruyan merupakan daerah perbukitan dengan lereng yang cukup tajam. Berdasarkan data dari Kecamatan Seruyan Hilir. Kondisi ini sangat nyata pengaruhnya terhadap hubungan dan pergerakan barang. dan gerobak. sebagian besar masyarakat lebih banyak memanfaatkan transportasi sungai yang lebih mudah dibandingkan melalui jalan Laporan Akhir | III . Selain itu. Masalah yang dihadapi dalam pengembangan jalan yang sudah ada dan pembuatan akses jalan baru antara lain di bagian selatan wilayah Kabupaten Seruyan hingga ke bagian tengah merupakan daerah rawa dan dataran rendah yang dapat secara periodik tergenang.selatan di dalam wilayah Kabupaten Seruyan.

b. hanya 36. Sistem layanan transportasi udara hanya ada di Kecamatan Seruyan Hilir yaitu di Kota Kuala Pembuang. Disamping itu telah berkembang juga sistem pelayanan transportasi laut dan transportasi udara. Total panjang jalan nasional yang melintasi wilayah Kabupaten Seruyan sepanjang 90 km dengan permukaan aspal dan kondisi baik. d. Bahkan pada tahun-tahun tertentu. Kecamatan Seruyan Hulu merupakan kecamatan yang paling terisolir. perlu dilakukan agar terlihat layanan transportasi yang dominan. sarana pendukung seperti terminal belum tersedia di wilayah Kabupaten Seruyan. Untuk kecamatan lainnya. Jalan fungsional ialah apabila prasarana jalan darat yang Laporan Akhir | III . Sistem transportasi di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Seruyan masih didominasi oleh layanan transportasi sungai. Jalan Provinsi sepanjang 238. Kondisi fisik wilayah dan perkembangan pembangunan wilayah selama ini telah mendasari sistem pelayanan transportasi wilayah di Kabupaten Seruyan dengan dua prasarana utama yaitu transportasi darat dan sungai. dominasi layanan transportasi darat cukup baik karena didukung pengembangan jalan darat oleh perkebunan kelapa sawit.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. e. pada tahun 2009 tersedia panjang jalan 781.Pengkajian tingkat layanan sistem transportasi masing.39 km dalam kondisi baik dengan permukaan aspal. sedangkan transportasi sungai juga cukup terbatas karena faktor dimensi sungai yang dangkal dan sempit. Transportasi darat sangat terbatas. Penataan perhubungan darat di Kabupaten Seruyan dilaksanakan melalui pembangunan sarana jalan untuk menjangkau luas wilayah 16.59 km dalam kondisi rusak berat.19 .masing. Jalan ini merupakan jalan lintas poros selatan yang menghubung Kota Sampit dan Pangkalan Bun.404 km2. sisanya 42. Dari total panjang 409. c.5 km dalam kondisi sedang dan 330. lebih diutamakan untuk pengangkutan barang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar ruas jalan kabupaten belum bisa diandalkan sebagai layanan transportasi utama karena sebagian besar bersifat fungsional situasional. Tinjauan terhadap tingkat aksesibilitas untuk masing-masing kecamatan dititikberatkan pada fungsionalitas prasarana jalan terhadap kecamatan tetangganya. Tingkat dominasi sistem layanan transportasi di Kabupaten Seruyan dapat simpulkan bahwa: a.97 km dengan rincian Jalan Negara sepanjang 90 km. Layanan transportasi udara sangat terbatas dan hanya melayani rute penerbangan perintis Kuala Pembuang Palangka Raya atau Banjarmasin. Sistem transportasi laut hanya terdapat di Kecamatan Seruyan Hilir yang merupakan kecamatan terdekat dengan wilayah pesisir. Sistem transportasi laut. Kajian terhadap sistem transportasi wilayah ditekankan pada pemahaman dan penilaian terhadap karakteristik pelayanan dan karakteristik aksesibilitas dari sistem transportasi wilayah Kabupaten Seruyan. Jalan Provinsi yang menghubungkan kota Sampit dan Kuala Pembuang dan Simpang Bangkal – Bangkal sepanjang 120 km sebagian dalam kondisi fungsional penuh dan hanya ada beberapa ruas yang sulit dilalui terutama pada musim penghujan.48 km jalan kabupaten.INASA SAKHA KIRANA raya. tidak ada layanan penerbangan sama sekali atau tidak aktif.38 km. Prasarana jalan yang ada dibedakan atas Jalan yang fungsional dengan alan yang fungsional situasional.59 km dan Jalan Kabupaten sepanjang 453. Disamping itu.

Bentuk wilayah yang memanjang arah utara – selatan menyebabkan lemahnya interaksi dan lemahnya saling ketergantungan antara kawasan hulu (utara) dan hilir (selatan) dalam berbagai hal baik dari segi perekonomian. Namun dalam wilayah Seruyan Hilir yang menghubungkan Desa Tanjung Rangas ke desa-desa di arah hulu belum ada akses jalan yang memadai. lebih banyak berinteraksi ke Kabupaten Malawi Provinsi Kalimantan Barat. 2. pendidikan maupun layanan kesehatan. Sebagian wilayah Kecamatan Seruyan Hulu memiliki akses darat ke Provinsi Kalimantan Barat melalui jalan HPH PT.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. bahkan sebagian kecil melalui Pelabuhan Banjarmasin di Provinsi Kalimantan Laporan Akhir | III . misalnya transportasi laut di Sampit dan Kumai. kondisi pada ruas jalan tertentu tidak dapat / sulit dilalui. Kecamatan Seruyan Tengah memiliki askses darat yang lebih baik dari kecamatan yang ada di atas baik darat maupun sungai. Kekuatan pusat pertumbuhan ekonomi sebagian besar berada di luarkawasan Seruyan. Transportasi Laut Perkembangan transportasi laut di wilayah Seruyan saat ini dapat dikatakan kurang berkembang karena belum dapat bersaing dengan wilayah-wilayah lain.INASA SAKHA KIRANA menghubungkan suatu kecamatan dengan kecamatan tetangganya dapat berfungsi setiap saat. tetapi akses sungai cukup lancar.    Berdasarkan kondisi eksisting diatas. termasuk dalam hal pendidikan dan kesehatan. Pelabuhan ini umumnya berhubungan langsung dengan daerah-daerah di Pulau Jawa seperti Semarang dan Surabaya serta Banjarmasin (Kalimantan selatan). Kawasan ini merupaka kawasan hulu dengan topografi bergelombang hingga bergunung. Aksesibilitas sungai juga sangat terbatas karena dimensi sungai yang sempit dan dangkal. Jalan darat sudah banyak yang terhubung melalui jalan perkebunan sehingga mempermudah akses ke desa-desa dalam wilayah kecamatan dimaksud. sementara itu. pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Kecamatn Seruyan Hilir selaku ibukota Kabupaten Seruyan belum menunjukkan peningkatan signifikan. interaksi arus barang dan hasil bumi. yaitu ada di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat. Sedangkan fungsional situasional ialah apabila prasarana jalannya tidak selamanya dapat berfungsi dengan baik. Selama ini arus penumpang pelayaran dari dan ke dalam wilayah Kabupaten Seruyan (terutama Pulau Jawa). Fasilitas-fasilitas pendukung kegiatan pelabuhan Kuala Pembuang saat ini adalah lapangan penumpukan berukuran 8 x 12 m dan terminal penumpang 6 x 6 m. Erna Juliawati dan PT. Jaringan transportasi laut satu-satunya yang ada di Seruyan adalah Pelabuhan Kuala Pembuang yang hanya berfungsi untuk melayani angkutan dan bongkar muat barang. Sari Bumi Kesuma. Kecamatan Seruyan Hilir secara umum memiliki akses darat dan sungai yang lebih baik. Untuk kawasan hulu (utara) terutama untuk Kecamatan Seruyan Hulu. tertumpu pada 2 pelabuhan terdekat yaitu Pelabuhan Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pelabuhan Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kecamatan Danau Sembuluh memiliki akses darat yang terbatas dalam wilayah kecamatannya sendiri. Kesimpulan mengenai kondisi transportasi di Kabupaten Seruyan adalah :  Kecamatan Seruyan Hulu memiliki aksesibilitas yang paling rendah. misalnya bila musim hujan tiba.20 . terdapat beberapa isu strategis dalam mengembangkan prasarana transportasi di wilayah Kabupaten Seruyan yaitu: 1.

Bandar Perintis Kuala Pembuang. Yogyakarta dan Jakarta (rute nasional).INASA SAKHA KIRANA Selatan. Surabaya. Sampit.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Bandara perintis adalah bandar udara yang diperuntukkan pemerintah untuk melayani jaringan dan rute penerbangan guna menghubungkan daerah-daerah terpencil di pedalaman atau daerah yang sukar dijangkau melalui moda transportasi lainnya serta secara komersial dan operasional belum menguntungkan. lebar 46 m appron : panjang 60 m. lebar 13 m over run : panjang 60 m. Jepang. memiliki prasarana dan sarana:      Run Way : panjang 850 m. pelabuhan ini juga diharapkan dapat menampung hasil perkebunan besar (kelapa sawit) terutama dari wilayah Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat. Transportasi Sungai Kabupaten Seruyan berada dalam kawasan DAS Seruyan yang memiliki 3 anaksungai utama yang dapat dilayari. maka peran transportasi udara menjadi sangat penting bagi para pebisnis yang menanamkan investasinya di Kabupaten Seruyan. lebar 30 m Fasilitas Lainnya : Kantor. maka peran pelabuhan tersebut sangat strategis dan sangat penting karena merupakan satu-satunya pelabuhan samudra yang ada di Kalimantan Tengah. pelabuhan ini akan berperan dalam menyalurkan produk komoditas unggulan berupa inti sawit dan minyak sawit yang dihasilkan perkebunan kelapa sawit yang sebagian besar tersebar di wilayah Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Hanau. Terminal Penumpang Dan Sarana Komunikasi Namun bandara ini berada di tengah-tengah permukiman sehingga untuk pengembangan lebih lanjut akan mengalami kendala. Tentu saja rencana pembangunan pelabuhan laut di Teluk Segintung ini harus didukung oleh aksesibilitas darat (jalan dan jembatan) yang memadai terutama ke arah kawasan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Hanau serta kawasan perkebunan kelapa sawit lainnya di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur. Pangkalan Bun dan Banjarmasin (rute regional) dan ke Semarang. Korea Selatan. Satu-satunya bandara yang ada di Kabupaten Seruyan adalah Bandara Perintis Kuala Pembuang di Kecamatan Seruyan Hilir. lebar 23 m taxi way : panjang 75 m. Dalam lingkup lokal. Filipina. Transportasi Udara Trasportasi udara di Kabupaten Seruyan dapat dikatakan belum berkembang dan terhenti untuk sementara waktu.21 . maka terdapat beberapa rute regional dan nasional yang dapat dikembangkan antara lain ke Palangka Raya. Hampir semua desa berada dan tersebar di sepanjang sungai-sungai tersebut dan berkedudukan di sebelah kiri mudik menghadap ke arah Laporan Akhir | III . Berkaitan dengan rencana pembangunan pelabuhan laut di Teluk Segintung Kecamatan Seruyan Hilir. Taiwan dan Cina. Dalam lingkup regional. Pada masa yang akan datang dan dengan berkembangnya perekonomian wilayah di Seruyan. pelabuhan tersebut dapat langsung berinteraksi dalam lingkup internasional seperti dengan Singapura. Sedangkan untuk angkutan laut baru setingkat angkutan penumpang perintis yang melayani rute Kuala Pembuang – Semarang. Berkaitan dengan rencana pembangunan pelabuhan laut di Teluk Segintung. Berdasarkan jalur pelayaran international maka dalam lingkup global.

Implikasi dan ketergantungan dengan transportasi sungai adalah tingginya biaya transportasi sehingga distribusi barang. Sungai Seruyan dan Sungai Kale memiliki bobot mati yang lebih kecil dan umumnya dibawah 3 ton.INASA SAKHA KIRANA timur. tugboat. cis. maka pengembangan transportasi ini penting untuk diperhatikan. Disamping itu.22 . seperti permasalahan kondisi sungai yang mengganggu pelayaran kapal-kapal. dengan sebaran wilayah kerja sebagai berikut: a. terutama bahan mentah. perahu dan tongkang. Rantau Pulut dan Tumbang Manjul (saat ini sedang dalam tahap penyelesaian). Anak Sungai Seruyan masih dapat dilayari yaitu Sungai Manjul. speed boat. Pembuang Hulu. kapal motor. Sistem Jaringan Energi Penggunaan listrik sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran kegiatan manusia sebagai alat penerangan dan untuk memperlancar penggunaan barang-barang yang memanfaatkan kemajuan teknologi. sarana lainnya yang mendukung pergerakan trasportasi sungai adalah truk air. pengembangan transportasi sungai juga hendaknya diarahkan bagi penanganan permasalahan yang terjadi saat ini. baik berupa pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). hendaknya sistem transportasi sungai ini harus didukung oleh sistem transportasi darat (alan raya) yang memadai sehingga membentuk interchange mode yang terpadu dan roda perekonornian dapatbergulir dengan baik sehingga pembangunan dapat terlaksana secara merata. terdapat 6 buah dermaga sungai.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Selain itu. kelancaran jalur transportasi sungai sangat bergantung kepada musim. sedangkan rute Rantau Pulu ke Tumbang Manjul relatif kurang lancar karena terdapat sekitar 162 buah riam batu yang membatasi dan mengancam keamanan transportasi. PLN Wilayah VI Cabang Palangka Raya. Selain dermaga. 54 buah speed boat. Rute transportasi sungai yang relatif lancar dan aman adalah Kuala Pembuang – Rantau Pulut. sampah kayu-kayu. dan sebagian wilayah Kabupaten Kapuas. Kabupaten Kotawaringin Barat. generator listrik (GL). terutama pelayaran dari Kuala Pembuang ke Rantau Pulut. transportasi sungai di wilayah Kabupaten Seruyan merupakan urat nadi pergerakan di wilayah tersebut. ternyata di Kabupaten Seruyan pada tahun 2001 terdapat 21 buah truk air. dan lain-lain. tongkang. Sungai Kale dan Sungai Bahan dan satu jalur khusus transportasi air yaitu melalui Danau Sembuluh yang menghubungkan Bangkal dan Telaga Pulang. misalnya pendangkalan. Oleh karena itu. Penyediaan listrik di Wilayah Seruyan merupakan bagian dari penyediaan kebutuhan listrik di Propinsi Kalimantan Tengah. Data dari Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur. Sedangkan sarana kapal/kelotok dari Rantau Pulut ke Tumbang Manjul dan Tumbang Manjul memasuki Sungai Manjul. 466 buah kapal motor. Telaga Pulang. menjadi sulit dan terbatas. Keenam dermaga tersebut berada di Kuala Pembuang. Bangkal. PLTD Pangkalan Bun Laporan Akhir | III . Sungai Seruyan dengan panjang sekita 350 km hanya dapat dilayari hingga 300 km. Untuk mendukung kelancaran transportasi sungai. Dalam kerangka pengembangan ke depan. Mengingat pentingnya transportasi sungai bagi kehidupan penduduk Kabupaten Seruyan. dimana pada musim kemarau jalur transportasi sungai sangat terbatas dan beresiko tinggi. 18 buah tugboat dan 6 buah tongkang. Kebutuhan listrik di Propinsi Kalimantan Tengah ini dilayani oleh PT. Kapal atau kelotok yang dapat melayari sungai-sungai di DAS Seruyan hingga ke pedalaman pada umumnya memiliki bobot mati dibawah 10 ton. kelotok.

PLTD Sampit f. Sebabi. terdiri atas PLTA 30 MW. Produksi tertinggi pada adalah pada bulan Desember. Telaga Pulang. Pagatan. GL Kuala Kurun g. santun.870 MW dan daya mampu maksimum 42. PLN Wilayah VI Cabang Palangka Raya sampai tahun 2000 mencapai 204 desa dengan perincian:    Pelayanan 24 jam sebanyak 90 desa (44%) Pelayanan 12 jam sebanyak 80 desa (39%) Pelayanan 6 jam sebanyak 34 desa (17%) Hal ini berarti terdapat sekitar 55% desa-desa dalam lingkup pelayanan PT. beradab serta bermoral tinggi.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. yaitu 16. GL Pembuang Hulu d. Kebijakan Pembangunan dan Ekonomi Daerah Visi Pemerintah Kabupaten Seruyan pada Tahun 2008-2013 adalah : “Terwujudnya masyarakat Kabupaten Seruyan yang beriman dan bertaqwa. sedangkan persentase susut tertinggi pada bulan Maret. PLTD Palangka Raya Sampai tahun 2000. dan sejahtera dalam kebersamaan yang aman dan damai” Makna dari visi Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat di jelaskan sebagai berikut:  Masyarakat yang beriman dan bertaqwa mengandung makna terpeliharanya eksistensi nilai-nilai agama ataupun ajaran-ajaran yang ada ke dalam perilaku kehidupan masyarakat sehari-hari sehingga mampu membangun kondisi daerah yang demokratis. dengan daya terpasang mencapai 50.877 Kwh. Bapinang Hulu. GL Kasongan h. maju. 3. mandiri dan sejahtera mengandung makna: (1) Maju : mampu untuk mengawal seluruh dinamika perubahan mayarakat dengan tetap  Laporan Akhir | III . Barito Selatan. Berdasarkan data PT. yaitu 505. PLTD Muara Teweh i. GL Bawan e.23 . PLN Wilayah VI Cabang Palangka Raya belum mendapatkan pelayanan secara penuh. PLTD Kuala Kapuas j. Sementara itu.3. Utara. mandiri. PLT 66 MW. Kuala Pembuang.38 %. PLTD Buntok c. yaitu di Baamang. Mendawai. GL Puruk Cahu k. Danau Sembuluh. dan Tumbang Kalang dengan jumlah mesin pembangkit sebanyak 35 unit.90 MW.INASA SAKHA KIRANA b. Jumlah desa yang terlayani oleh PT. diketahui bahwa mesin pembangkit di Wilayah Kotawaringin Timur terdapat di 9 lokasi. Masyarakat yang maju. dan sebagian kecil Kabupaten Kapuas dipasok dari sistem interkoneksi 150 KV dan 70KV sistem Kalimantan Selatan dengan kapasitas terpasang saat ini mencapai 117 MW. kebutuhan di Kabupaten Barito. jumlah mesin dipembangkit listrik tenaga diesel berjumlah 126 unit. dan PLTG 21 MW. PLN (Persero) Unit Bisnis Cabang Palangka Raya Ranting Sampit.

terutama pengusaha kecil. bertanggung jawab serta berbudaya guna dan profesional. mencakup beberapa prinsip sebagai berikut: 1. berkenaan dengan pemenuhan hak-hak dasar dan hak asasi manusia Laporan Akhir | III . baik di lemabaga pemerintahan maupun di masyarakat. dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Seruyan berperan sebagai fasilitator dan dinamisator pembangunan.INASA SAKHA KIRANA menjaga kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup untuk menghasilkan nilai tambah optimal sesuai dengan tujuan pembangunan daerah. berakhlak mulia. Terciptanya iklim usaha yang kondusif guna mendukung kegiatan investasi yang bergairan melalui langkah-langkah kegiatan pelayanan investasi yang bersifat fasilitasi. sebagai berikut : 1. aman dan damai yang merupakan perwujudan Kabupaten yang dinamis dalam nuansa kebersamaan dan kebhinekaan dalam wadah Negara Kesatuan. dimana hukum diterapkan secara adil dan dilaksanakan tanpa perbedaan. dimana setiap warga masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan mempunyai suara dalam pembuatan keputusan. baik langsung maupun melalui intermediasi institusi yang mewakili kepentingannya 3. dan koperasi melalui pengembangan sistem ekonomi kerakyatan.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. Supermasi hukum. Visi diatas menempatkan masyarakat Kabupaten Seruyan sebagai subyek dan sekaligus obyek pembangunan. dimana para pembuat keputusan. 2. Meningkatkan peran serta masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi Kabupaten Seruyan. Efektivitas dan efisiensi. rukun. dimana proses produksi dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan dan dengan memanfaatkan sumbersumber yang tersedia sebaik mungkin 2. 3. Peningkatan kualitas aparatur pemerintahan yang jujur. terbuka.24 . (2) Mandiri dan sejahtera: masyarakat yang mampu mengakomodasi kebutuhan mereka sendiri serta dapat saling mengisi di dalam memperbaiki taraf hidup mereka pada tataran pemenuhan kebutuhan dasarnya yang dapat diukur dari kemampuan pemenuhan kebutuhan dasar di seluruh lapisan masyarakat. Sesuai dengan visi di atas maka dirumuskan misi dalam pemerintahan Kabupaten Seruyan untuk periode 2008 – 2013. Fasilitasi kepentingan publik untuk berpartisipasi dalam pembangunan. menengah. Terlaksananya peningkatan pembangunan prasarana dasar (infrastruktur) guna terciptanya kemudahan disegala bidang kehidupan masyarakat. toleran. nilai-nilai yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan visi misi pembangunan Kabupaten Seruyan secara berkelanjutan. Misi Dalam rangka mewujudkan visi maka perlu disusun misi yang merupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan bayangan kondisi tentang masa depan. Akuntabilitas. bertanggungjawab kepada publik dan lembaganya secara legitimate 5. terutama informasi yang menjadi kepentingan publik 4. Transparansi. Sejalan dengan prinsip-prinsip good governance. Mewujudkan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mantapnya persaudaraan umat beragama yang berwawasan luas. 5. 4. dimana ada kebebasan (yang bertanggungjawab) dalam menerima dan mengirim informasi secara langsung.

Tersedianya sumberdaya alam yang memadai yang masih bersifat potensial di bidang kehutanan. perkebunan. dimana semua warga masyarakat bertanggungjawab terhadap proses pembangunan. Peningkatan pendapatan perkapita secara bertahap dan merata selama ini memberikan dukungan terhadap peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat 4. Kabupaten Seruyan memiliki letak geografis yang memberikan keuntungan komperatif dan kompetitif terhadap akses pasar dan perdagangan regional khususnya pemasaran hasil-hasil perkebunan 2. mulai dari perencanaan hingga ke evaluasi. Keterbatasan kuantitas dan kualitas SDM dengan sebaran yang tidak merata 3. Visi strategis.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. digambarkan melalui analisis kondisi potensi dan permasalahan yang ada di Kabupaten Seruyan. Adanya kemampuan dari Kepala Daerah untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah serta adanya pola kepemimpinan yang berorientasi pada pencapaian visi misi 5. Minimnya ketersediaan sumberdaya manusia daerah dan aparatur yang mantap. pertanian. perikanan dan kelautan. 7. Menetapkan strategi pembangunan daerah Kabupaten Seruyan yang paling sesuai dengan kondisi objektif yang dihadapi dalam kerangka penyiapan strategi pembangunan Kabupaten Seruyan. Terkondisinya keadaan yang aman dan tertib untuk mendorong keberhasilan pembangunan Kendala 1. baik kualitas dan kuantitas dalam mengelola potensi daerah secara profesional 5. Pemberdayaan masyarakat.25 .INASA SAKHA KIRANA 6. Luasnya wilayah Kabupaten Seruyan dengan sarana dan prasarana perhubungan yang sangat terbatas terutama hubungan ke dan dari daerah-daerah pedalaman. Sikap yang responsip. Kurangnya data pokok dan publikasi mengenai sumber dan potensi daerah 6. pembangunan menghasilkan pemberdayaan masyarakat fokus pada kegiatan untuk Penyediaan cadangan dalam bentuk tabungan masyarakat. Terbatasnya alokasi dana bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan 4. dimana semua warga masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dalam memanfaatkan cadangan yang tersimpan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Adanya keserasian kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seruyan dalam penentuan dan penerbitan produk hukum Kabupaten Seruyan 6. Masih kurangnya keberpihakan pemerintah melalui kelembagaannnya terhadap pengelolaan sumberdaya dan potensi alam yang dimiliki daerah Potensi Laporan Akhir | III . pertambangan dan bahkan pariwisata yang secara spesifik merupakan keunggulan komperatif Kabupaten Seruyan 3. dimana para pemimpin dan warga masyarakat mempunyai pandangan yang luas dan jauh ke depan dalam pengembangan dan pemanfaatan sumberdaya yang ada sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah 8. 2. Kondisi objektif tersebut meliputi: Peluang: 1.

2. dan wisata budaya 4. Status daerah otonomi yang satu sisi memberikan peluang untuk improvisasi kebijakan di tingkat daerah. Wisata alam. di sisi lain masih sangat tergantung kepada kondisi statis dalam mekanisme produk peraturan perundang-undangan. Selain itu dukungan prasarana pendidikan masih kurang dalam menunjang pengembangan kapasitas sumberdaya manusia yang berkualitas. Belum optimalnya kapasitas sumberdaya manusia dalam menunjang pembangunan disebabkan oleh masih rendahnya kualitas sumberdaya manusia khususnya pada aspek pendidikan dan kesehatan.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 3.INASA SAKHA KIRANA 1. khususnya di bidang ekonomi dan pemanfaatan. kemandirian dan peningkatan nilai tambah dari sumber-sumber daya alam yang ada. Luas wilayah (daratan dan perairan) dan posisi wilayah (kecamatan yang dapat dikembangkan menjadi pelabuhan regional). Budaya yang beragam 3. serta prasarana sosial ekonomi yang terkait dengan kelancaran mobilitas manusia.26 . Masih rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat meskipun dari perkembangan yang ada kecenderungan jumlah penduduk miskin telah menunjukan penurunan yang cukup signifikan. Hal ini mengakibatkan tidak optimalnya upaya untuk mempercepat pembangunan khususnya di wilayah yang memiliki potensi sumberdaya cukup besar namun dengan jumlah penduduk yang terbatas. Keterbatasan dukungan infrastruktur dalam menunjang pembangunan. Hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai Tantangan 1. diantaranya masih terbatasnya kapasitas sarana dan prasarana perhubungan. Tidak meratanya persebaran dan rendahnya tingkat kepadatan penduduk sebagai Human Capital penggerak roda pembangunan. Jumlah penduduk (angkatan kerja produktif) 6. Globalisasi menuntut penyesuaian di segala sektor kehidupan masyarakat. 2. yang rusak akan menciptakan proses pemanfaatan alam yang tidak berkesinambungan dan tidak optimal Laporan Akhir | III . Faktor-faktor penyebab utama diantaranya meliputi: 1. Budaya lokal yang masih berorientasi pada kondisi alam apa adanya menghambat proses perubahan ke arah kemajuan. wisata sejarah. Pemanfaatan alam yang tidak terkontrol bukan tidak mungkin akan lebih banyak menimbulkan dampak negatif dimana lingkungan. barang dan jasa. yang bisa saja berada di wilayah pantai/laut/sungai maupun di daratan/hutan. hal ini mempengaruhi eksistensi dan mekanisme kelembagaan pemerintah daerah sebagai unsur pelaksana dan pelayanan Permasalahan utama yang dihadapi Kabupaten Seruyan adalah masih belum optimalnya perwujudan pembangunan secara berkelanjutan yang didukung oleh kapasitas SDM dan infrastruktur yang memadai. Penurunan kualitas pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. 2. 4. Industri pengolahan hasil SDA 5. Belum optimalnya pengembangan investasi khususnya investasi lokal dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi 3.

yaitu: 1. dan (4) bidang kesejahteraan sosial. listrik. untuk dapat menjalankan pemerintahan yang partisipatif. etos kerja. agama. (2) peningkatan dan pengembangan peran serta masyarakat dengan menyediakan faktor-faktor produksi yang memiliki keterkaitan dalam proses produksi pembentuk agregat PDRB Kabupaten Seruyan dengan menciptakan lapangan usaha baru dan meningkatkan pendapatan riil masyarakat. Strategi pembangunan kawasan. transparan dan akuntabel dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Strategi pendekatan komunitas bertumpu kepada pengembangan sumberdaya manusia sebagai upaya mempersiapkan masyarakat Seruyan yang mampu dan berkualitas dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengelola sumber daya alam di masa mendatang. Strategi ini akan direalisasikan melalui program-program pembangunan transportasi darat. maka strategi pembangunan daerah yaitu : 1. sehingga diharapkan mampu mendukung percepatan peningkatan kesejahteraan dan peningkatan pelayanan dasar untuk masyarakat. Stategi ini menekankan pada upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan pemerataan distribusi pendapatan masyarakat dengan sasaran pada (1) pertumbuhan ekonomi yang makin mantap disertai tingkat pemerataan ekonomi yang makin merata. (3) bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. adat istiadat dan nilai-nilai budaya. Tercukupinya sarana dan prasarana umum secara integrative dan komprehensip dalam rangka peningkatan daya dukung terhadap pembangunan daerah yang diupayakan melalui peningkatan pembangunan Infrasttruktur Daerah Laporan Akhir | III . (2) bidang kesehatan.INASA SAKHA KIRANA Berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi daerah Kabupaten Seruyan.27 . serta perencanaan dan pelaksanaan tata ruang secara konsisten 5.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. emosi dan spiritual. kapasitas dan kualitas pelayanan publik ditingkatkan melalui perbaikan mutu. laut dan udara. 4. peningkatan perekonomian daerah dan menarik investor dari berbagai sektor potensial. strategi ini difokuskan pada pelaksanaan pembangunan perdesaan dan perkotaan agar terjadi keterkaitan dan saling ketergantungan baik secara ekonomi. Pada prinsipnya adalah membangun manusia seutuhnya melalui peningkatan dan penyeimbangan kemampuan fisik. dan profesionalisme lembaga serta aparatur. sebagai upaya untuk mengintegrasikan wilayah. intelektual. moral. telekomunikasi dan air bersih. yaitu: (1) bidang pendidikan. Strategi peningkatan pembangunan infrastruktur daerah. stategi ini sebagai upaya mengarahkan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat mampu mengelola berbagai sumberdaya pembangunan yang ada dengan memperhatikan basis ekonomi daerah serta memberikan hak dan kesempatan kepada masyarakat luas untuk memiliki akses ekonomi secara proporsional. sosial-kultural dan ekologis. maka Pemerintahan Kabupaten Seruyan kedepan memprioritaskan lima bidang pengembangan. 3. Adapun strategi ini memadu program dan kegiatan di beberapa bidang yang terkait dengan dengan pengembangan sumberdaya manusia. disiplin. 2. Stategi peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan publik. Startegi pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi. serta didukung oleh ketersediaan infrastruktur wilayah Dengan memperhatikan Visi dan Misi Kepala Daerah dan mencermati gambaran umum situasi daerah guna mencapai tujuan strategis pembangunan daerah.

pengembangan prasarana dan sarana pos dan telekomunikasi (3) Pembangunan. Peningkatan kuantitas dan kualitas investasi dengan memberikan jaminan keamanan dan kepastian hokum. (2) Pembangunan. peningkatan. laut dan udara. peningkatan. Penerapan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik 5.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. (4) Meningkatkan aktualisasi nilai-nilai luhur warisan budaya lokal Laporan Akhir | III .28 . Strategi pokok yang terkait pemerataan diimplementasikan melalui kebijakan: dan pertumbuhan ekonomi (1) Meningkatkan investasi untuk penciptaan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi (2) Meningkatkan daya saing pelaku ekonomi lokal dalam memanfaatkan dan menghadapi peluang dan tantangan global (3) Melakukan penataan sistem kelembagaan pemerintahan yang responsip dalam pengembangan usaha terutama dalam peran sebagai katalisator pengembangan usaha kecil dan menengah serta sebagai mitra usaha besar (4) Meningkatkan kemandirian ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan potensi wilayah secara optimal Strategi pokok yang terkait peningkatan diimplementasikan melalui kebijakan: pembangunan infrastruktur (1) Pengembangan infrastruktur transportasi. promosi dan kerjasama investasi 3. penciptaan kerukunan intern agama dan antar umat beragama. menciptakan iklim usaha yang kondusif. pengembangan prasarana dan sarana perumahan. permukiman. serta pembinaan terhadap umat beragama dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. terutama bagi penduduk miskin dan kawasan kumuh (4) Pembangunan. sungai. maka kebijakan pemanfaatan perdesaan diarahkan: (1) Meningkatkan keberpihakan pada masyarakat melalui pembanguan ekonomi sesuai dengan potensi wilayah perdesaan (2) Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (3) Meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kondisi dan kebutuhan desa.INASA SAKHA KIRANA 2. yang terdiri atas darat. Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Lokal 4. peningkatan. pengembangan prasarana dan sarana energi dan kelistrikan (5) Pengembangan infrastruktur pariwisata yang akan menjadi salah satu andalan Kabupaten Seruyan (6) Pengembangan kawasan industri sesuai dengan rencana tata ruang yang disepakati Untuk mencapai sasaran strategi pokok di atas. Peningkatan peranan Pemerintah Daerah dalam pemenuhan kebutuhan sarana peribadatan dan pendidikan agama.

Mengembangkan industri pioner produksi/panen/petik masyarakat mengolah lebih lanjut hasil C. Peningkatan dan Pemetaan Investasi melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan pokok . Pengembangan Industri Kecil dan Menengah melalui pelaksanaan kegiatankegiatan pokok: . PMDN dan lokal .Mengembangkan promosi dan pemasaran hasil industri melalui pengembangan jaringan industri baik dalam maupun luar negeri .Mengembangkan iklim usaha industri dengan menumbuhkan kesempatan yang seluas-luasnya bagi industri daerah. manajerial dan kewirausahaan . Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah : A.Meningkatkan kapasitas SDM industri yang bertujuan membekali dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan teknis.Menyusun master plan rencana investasi . pariwisata dan budaya (4) Memberdayakan seluruh komponen kota dalam memperbaiki dan melestarikan lingkungan hidup Program-program yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian.Iventarisasi sumberdaya dan peluang investasi . Pengembangan Bisnis Daerah melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan pokok: Regulasi perijinan dan pemberian insentif daerah Pendirian pusat informasi terpadu tentang peluang dan potensi bisnis Pendirian pusat konsultasi dan pengembangan usaha kecil Laporan Akhir | III . diarahkan (1) Meningkatkan sarana pelayanan publik di daerah perkotaan (2) Menjadikan kota sebagai pusat jasa. perdagangan dan industri (3) Melanjutkan upaya menjadikan kota sebagai pusat pendidikan.29 .INASA SAKHA KIRANA (5) Memberdayakan seluruh komponen desa dalam memperbaiki dan melestarikan lingkungan hidup Sedangkan kebijakan pembangunan perkotaan. B.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT. kualitas dan omzet penjualan produknya .Meningkatkan kemampuan permodalan bagi kalangan pengusaha IKM agar mampu meningkatkan kapasitas produksi.Mengarahkan dan mangawasi investasi sejak promosi sampai implementasi .Meningkatkan investasi PMA. Perdagangan.Mengembangkan kemampuan produksi dan teknologi industri .Mengembangkan kemitraan mengambangkan usahanya industri dengan berbagai pihak dalam .Membina dan mengarahkan investasi pada usaha-usaha penciptaan lapangan kerja dan mengangkat ekonomi rakyat kecil .

30 . Selain itu potensi pertambangan yang luar biasa di Kalimantan serta sulitnya mendapatkan SDM yang berkualitas untuk mengembangkan industri. perdagangan dan jasa melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan pokok: Regulasi perijinan dan pemberian insentif daerah Membangun kawasan perindustrian .Membangun pusat perkantoran dan jasa E. Analisa Berdasarkan data-data di atas yang diperoleh dari Seruyan Dalam Angka 2012 dan PDRB Kabupaten Seruyan 2011 Non-Bappeda. membuat industri menjadi kalah bersaing dengan pertambangan. telekomunikasi. Karena potensi bahan baku industri baik industri agro maupun industri kimia di Kalimantan memiliki peluang pengembangan yang besar.Pengkajian dan Penetapan Roadmap dan Masterplan Industrialisasi Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Seruyan PT.Membangun kawasan perdagangan . Pengembangan usaha agroindustri melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan pokok: Pengembangan industri kecil perdesaan yang mengolah hasil-hasil pertanian Pengembangan usaha-usaha industri kecil rumah tangga petanii Pemberdayaan pihak swasta melalui corporate community development 3. Dominasi perekonomian di Kabupaten Seruyan sendiri sebenarnya masih di dominasi oleh sektor primer. menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor industri pengolahan di Kabpaten Seruyan sangat tinggi. Keterbatasan infrastruktur pendukung seperti listrik. yaitu sektor yang mengandalkan pada sumber daya alam seperti pertambangan dan pertanian/perikanan. Kondisi ini yang harus diatasi dan dientaskan. Selain memberi kontribusi nomor 2 di Kabupaten Seruyan. sektor industri pengolahan perlu didorong oleh seluruh pihak di Kabupaten Seruyan.4. transportasi. sampai pada kendala SDM yang kerap membuat pengembangan industri di Kalimantan terhambat. Salah satu diantaranya adalah dengan menentukan dan menjalankan Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID). Oleh karena itu untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.Membangun kawasan pusat pertokoan . serta Statistik Kabupaten Seruyan tahun 2012. Pembangunan kawasan industri.INASA SAKHA KIRANA - Mendorong lembaga-lembaga keuangan dan perbankan untuk penyediaan modal yang mudah dan murah D. Pengembangan industri di Kabupaten Seruyan menghadapi kendala umum yang dihadapi dalam pengembangan industri di luar Jawa terutama di Kalimantan. Laporan Akhir | III .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful