Anda di halaman 1dari 31

Angka Kematian Ibu di Indonesia?

228 per Tertinggi di100.000 kawasan ASEAN (WHO, RI 2009) MENKES

KOMPLIKASI PERSALINAN.
15-20% ibu di negara maju maupun berkembang akan mengalami risiko tinggi komplikasi Persalinan (WHO)

Permasalahan finansial

MASALAH HOLISTIK IBU HAMIL


Rentan cemas, stres, bahkan depresi

Permasalahan Budaya

Komplikasi Persalinan

Ibu hamil resiko tinggi 4 terlalu dan 3T

Rumusan Masalah Bagaimana pengaruh TERIAMOR (Tentiran Asik for Mother) dengan pendekatan konsep Smart Mentoring terhadap tingkat pengetahuan ibu dan penurunan angka komplikasi persalinan? Manfaat
Bagi Ibu Hamil : Memberi pengetahuan, Memberikan dukungan secara holistic Mempersiapkan proses persalinan dan menghindari komplikasi Bagi Pemerintah : Membantu mencapai target

The Millenium Development Goals for Health (MDGs) dalam menurunkan AKI

HOLISTIC CARE

KOMPLIKASI PERSALINAN

Angka Kematian BUMIL Indonesia di Masa Depan

REALLY??

Catatan: DATA DIATAS HANYA TEORI SEPERTI GUNUNG ES YANG PADA KENYATAANNYA MASIH BANYAK KEMATIAN MATERNAL YANG BELUM TERDETEKSI
Sumber: SDKI, BAPPENAS, MDGs, 2010

target MDG pada tahun 2015 tersebut adalah 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 (Federal Ministry, 2010)

BIOLOGIS

PSIKOLOGIS

SOSIAL

CULTURAL

SPIRITUAL

HOLISTIC CARE (Keliat dan Budi Anna, 2011)

Fungsi pelatihan (coaching function), fungsi pendukung sosial (social support function),

pemodelan peran (role modelling function)

Mentoring

Sumber Data

Pengumpulan Data
Analisa

PPKN/PMP

P4

Pendidikan Agama

BEBERAPA PROGRAM PEMERINTAH

Pendidikn agama

BELUM EFEKTIF
BOSAN, NGOBROL SENDIRI, MATERI TIDAK SAMPAI

Keberhasilan hanya diukur dari nilai kognitif Sistem pembelajaran evaluasi belum maksimal Menghafal

kuantitatif

UU sisdiknas no. 20 th 2003

Penekanan Aspek Kognitif Ketidaksiapan Daerah

Tumpang tindih kebijakan dan kepentingan

WE NEED

Gerakan Iman Sebagai Sarana Pendukung Efektif program Pemebentukan Karakter Bangsa 2025 Berdasarkan Al quran sebagai petunjuk kehidupan umat islam dan Sunnah Nabi SAW

Gerakan Iman adalah pembentukan kelompok kecil yang terdiri antara 3 sampai 12 orang yang memiliki tujuan sama (perbaikan diri)dan mengadakan dakwah rutin setiap bulan yang dibimbing oleh ustadz dan guru dengan pendekatan interpesonal berbasis holistic care

Ustadz/ guru

karkun

GI

Umum formal non formal formal

Agama non formal

Edukasi Dakwah

Kader GI Masyarakat Luas

Aplikasi Behavioral Learning

Musyawarah Silaturahmi

Dakwah

Jaulah

Masturah

Taklim

Moral knowing

GI centre learning
Moral feeling Morl action

Besar Hati, Besar Jiwa

Pembukaan : 15menit
Materi Utama : 2,5 jam

Sharing dan diskusi : 20 menit

Heart to Heart : 15 menit

Pendalaman ustadz : 1 jam

1x seminggu

Program GI
silaturahim

musyawarah

Taklim

Travelling dan dakwah Amalan dirumah

Masturah

Amalan di sekolah Amalan di masyarakat

Heart to heart

BIO

pengalaman, Materi, Olahraga,, Konsultasi

PSIKO

Heart To Heart, Curhat

SOSIO

Diskusi silatrahmi, ukhuwah

CULTUR

Dakwah, cinta masyarakat, cinta indonesia

SPIRITUAL

Iman meningkat, amal meningkat, tazkiyatun nafs

Hari pertama Pentingnya Al Quran Pentingnya sholat Pentingnya dzkir Pentingnya sedekah Kisah-kisah sahabat Pentingnya dakwah

Hari kedua Silaturahmi Zakat dan keutamaanya Anjuran zuhud, qonaah dan tidak memintainta Kisah ahli zuhud

Hari ketiga Iman Sholat Ilmu dan dzikir Memuliakan sesama muslim Ikhlas Dakwah Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat

Lebih efektif dalam penyampaian materi Fungsi Holistic, langsung praktek Hubungan Interpersonal + Sosial suport Flexible (waktu dan tempat) Kedinamisan Kelompok Evaluasi

Implementasi GI

KESIMPULAN

1.

2.
3.

Islah ( Perbaikan Diri ) : Tazkiyatun : Iman, Nafs, Amal Syukbah ( Persahabatan ) : Ukhwah Islamiyah Biyah ( Suasana Amal,keberkahan dan pertolongna Allah
SUNG

Pembangunan karakter 2025

TERCAPAI

Wassalamualaikum wr wb

KELUARGA DAN MASYARKAT

PEMERINTAH

Penekanan Aspek Kognitif Ketidaksiapan Daerah

Tumpang tindih kebijakan dan kepentingan

Hasil belum sesuai harapan