Anda di halaman 1dari 9

ANGGOTA KELOMPOK

RIZKI AMALIA RIZKI SETIAWAN PRAMONO RIZKI ERNITA IRAWATI SINTA TRI CIPTARINI SUWANDHI TAJUDIN RAHMAT S.A TUTI HADIYANTI UGIK WIJAYANTI WALUSIANA WENDY RACHMADANI WINDA WAHYU IKA PUTRI S ZIMAMUL FIKRI

Kasus 4
Ny.A umur 50 tahun, keluhan dua mata kabur, sudah kurang lebih 2 tahun makin lama makin kabur. Anamnesis : mata tidak merah,tidak sakit dan tidak keluar lodok. Pemeriksaan fisik:

OD 6/60 Segmen anterior tenang Lensa keruh tak rata Funduskopi:vena melebar Berkelok Eksudat Perdarahan Neovaskularisasi(-) 6/30 nc

OS Segmen anterior tenang Lensa keruh tak rata Funduskopi:vena melebar Berkelok Eksudat Perdarahan Neovaskularisasi(-)

RPD:kencing manis sudah 5 tahun tidak pernah kontrol

A. DIAGNOSIS

Katarak Komplikata Retinopati Diabetika.

B. DASAR DIAGNOSIS
Dari anamnesis didapatkan : - penglihatan kabur - penglihatan ganda - usia 50th - mata tidak merah,tidak sakit dan tidak keluar lodok. Dari pemeriksaan fisik didapatkan - lensa keruh tak rata - perdarahan pada retina - neovaskularisasi (-) - eksudat pada retina (infiltrasi lipid ke retina) - edema makula - dilatasi pembuluh darah ireguler dan berkelok RPD kencing manis sudah 5th tidak kontrol

C. PENANGANAN
a.Terapi - oral antibiotik - insulin - vitrectomi - PRP - laser makula

b.Management - konsul ke dokter spesialis penyakit dalam - pemeriksaan rutin pada dokter spesialis mata - kontrol gula darah, lipid, tek. darah - mengubah pola makan - berolahraga teratur

D. PROGNOSIS

Kontrol optimum glukosa darah dapat mempertahankan atau menunda retinopati. Tanpa pengobatan, detachmen retinal tractional dan edema makula dapat menyebabkan kegagalan visual yang berat / kebutaan.

E. KOMPLIKASI
a.Rubeosis iridis progresif b.Glaukoma neovaskuler c.Ablasio retina d.Perdarahan vitreus rekuren

TERIMA KASIH