● Pendahuluan ● Materi pupuk

● Pupuk aplikasi langsung
● Pupuk Padat dan Pupuk Cair ● Pupuk terkontrol

Pendahuluan
Bahan Kimia Untuk Pertanian ◊ Meningkatkan produksi
Memenuhi kebutuhan hara/nutrisi tanaman pupuk

◊ Mempertahankan produksi
Melindungi tanaman dari gangguan hama, penyakit, gulma pestisida

◊ Meningkatkan pertumbuhan/perkembangan
Mempercepat pertumbuhan, pematangan buah, pembentukan bunga dan buah, pembentukan akar Zat Pengatur Tumbuh

S (1. Cl. P(0.1%) Pupuk Memenuhi kebutuhan hara tumbuhan Pupuk Utama: N. Mo.P. O (45%) Unsur hara utama: N(2%). Mn.Hara Tumbuhan Hara makro esensiil : dibutuhkan dalam jumlah banyak Unsur hara dasar: C (44%). Mg. Zn (0.3%) Hara mikro esensiil : dibutuhkan dalam jumlah sedikit B. Cu. Fe. K . K (1%) Unsur hara sekunder: Ca.5%). H (6%).

Pupuk Nitrogen Sumber N: Amonia. 19% amonia bebas. tembakau). Jeruk membutuhkan pupuk magnesium K2Mg(SO4)2 .4% total nitrogen. 60-62% ekuivalen K2O KNO3 (kalium nitrat) K2SO4 (kalium sulfat) K2Mg(SO4)2 (kalium magnesium sulfat) Tumbuhan tertentu (kentang. urea. tidak menyukai kadar klorida tinggi digunakan 3 bentuk pupuk K lain. amonium sulfat Pupuk campuran nitrogen Kode Larutan nitrogen campuran: misal 414(19-66-6) 41. amonium nitrat. 6% urea Pupuk Kalium Sumber K: KCl (kalium klorida). 66% amonium nitrat.

H2O] + 7 CaSO4. MAP) 2NH3 + H3PO4 2NH3 + H3PO4 (NH4)2HPO4 Diamonium fosfat (DAP) (NH4)H2PO4 Monoamonium fosfat (MAP) .Pupuk Fosfat Sumber P: Asam fosfat. 20% P2O5 Sampai 1966: TSP CaF2. batuan fosfat Sampai 1964: NSP CaF2. 48% P2O5 Mulai 1967: Amonium fosfat (DAP.3Ca3(PO4)2 + 17 H2O + 7H2SO4 3[CaH4(PO4)2.2H2O + 2HF Normal superfosfat (NSP).3Ca3(PO4)2 + 14H3PO4 10 CaH4(PO4)2 + 2HF Triple superfosfat (TSP).

Amoniasi Jika Pupuk amonia dicampur dengan pupuk fosfat reaksi yang mengubah struktur bahan aktif (1) H3PO4 + NH3 → NH4H2PO4 (2) Ca(H2PO4)2.H2O + NH3 → CaHPO4 + NH4H2PO4 + H2O (3) NH4H2PO4 + NH3 →(NH4 )2HPO4 (4) 2CaHPO4 + CaSO4 + 2NH3 → Ca(HPO4)2 + (NH4)2SO4 (5) NH4H2PO4 + CaSO4 +NH3 → CaHPO4 + (NH4)2SO4 terjadi .

tidak ada keterbatasan kelarutan .tidak ada pengkristalan pada musim dingin .Modal lebih rendah .Korosi pada alat kuran .komposisi lebih seragam .biaya penanganan dan pekerja Pupuk Padat .distribusi pada tanah lebih seragam .Pupuk Cair dan Pupuk Padat Pupuk Cair ▪ Larutan jernih ▪ Suspensi padatan dalam cairan.lebih ekonomis penyimpanan lebih rendah dengan volume kecil . dengan bantuan bahan pensuspensi ▪ bubur padatan dalam cairan Pupuk padat: Tidak ada cairan Pupuk Cair .

melepaskan P secara lambat .Pupuk Terkendali Pupuk dengan sistem penglepasan perlahan sehingga aplikasi tidak perlu sering ▪ Resin Urea-formaldehida pada Pupuk Nitrogen: Degradasi polimer berlangsung lambat oleh sinar matahari nitrogen terikat kuat dan lambat lepas ▪ Sulfur-coated Urea (SCU) : melepaskan nitrogen secara lambat ▪Sulfur-coated potash : melepaskan kalium secara lambat ▪ Mg(NH4)PO4 : lambat larut dalam tanah.

amonia berlebih) dipanaskan 2 jam. 47% amonia didinginkan Amonia disuling (60oC) padatan Bubur cairan Urea Pupuk cair . 1500-3000psi Campuran 35% urea. 8% amonium karbamat. 190oC. 10% air.Pembuatan urea 2NH3 + CO2 → NH2COO-NH4+→ NH2CONH2 + H2O Amonium karbamat Urea Campuran amonia dan CO2 (nisbah 3:1.

● Pengertian dan peran pestisida ● Penggolongan pestisida ● Insektisida ● Herbisida ● Fungisida .

0.5 ha/org (1950). mempertahankan tingkat produksi tertentu. harga meningkat. Tanpa pestisida. demam) .25 ha/orang (masa kini). tifus. dan 0. ♦ Populasi penduduk dunia meningkat → Lahan pertanian/ individu ↓ (0. → Bersama pupuk. pestisida memungkinkan pertanian dapat mengatasi masalah kekurangan pangan ♦ pestisida membantu pemberantasan penyakit yang disebarkan serangga (malaria. ♦ berperan dalam perlindungan tanaman.Pendahuluan Pengertian & peran Pestisida ♦ Bahan yang digunakan untuk memberantas penyakit dan hama pada tumbuhan. produksi tanaman turun 30%.15 ha/orang (2050) → Kekurangan pangan → Produksi pangan perlu ditingkatkan dan dipertahankan.

air). hewan. . residu terakumulasi.Kelemahan pestisida ♦ Beberapa pestisida sulit diuraikan. berbahaya bagi kesehatan manusia. 50-90% panen rusak oleh hama/penyakit Proteksi tanaman (untuk mempertahankan tingkat produksi) diperlukan Perkembangan proteksi tanaman Belerang (S) → Arsenat (insektisida) →Nikotin & Strichnin (rodentisida)→ ekstrak chrysantemum & tembakau. sintetik meningkat→ sekarang. bubur Bordeaux (CuSO4. >1000 bahan kimia. tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah kekurangan pangan. Ca(OH)2.→ Tanpa proteksi. Paris Green (Cuarsenat) (insektisida & fungisida) →1850. biota air Proteksi tanaman Peningkatan produksi (dengan pemupukan).

membatasi perkawinan Menolak serangga tanpa membunuh Membunuh cacing . cacing Menarik insek ke perangkap. menjaga batang serealia tetap kerdil Memberantas kutu. tumbuhan Tikus Kutu Kemampuan Membunuh larva/imago Memberantas penyakit Membunuh semua tanaman (total herbicide) Memberantas gulma (selective herbicide) Memberantas rodent Mengatur ukuran tanaman.Penggolongan pestisida Penggolongan pestisida berdasar organisme target Golongan Insektisida Fungisida Herbisida Rodentisida Zat Pengatur Tumbuh Acarisida Organisme target Serangga Kapang Gulma. kepik dsb Feromon Repelen Nematisida Serangga Serangga Nematode.

Penggolongan pestisida berdasar struktur kimia Golongan Struktur dasar O Karbamat Ditiokarbamat Golongan Struktur dasar R-NH-C-O-R’ S R-NH-C-S-R’ Piretroid Sulfonilurea R-SO2-NH-C-NH-C-NH-R’ Organofosfat R S P O O-R Triazol O-R N N N Organoklorin .

timbal. tembaga. belerang. bubur bordeaux Pb(NO3)2 + H3AsO4 → PbHAsO4 + 2 HNO3 ♦ Organik alami: CH3 N nikotin CH3 O CH3 CH2-CH=CH-CH=CH2 N CH3 C CH C-O O CH3 CH3 piretrin .Insektisida ♦ Anorganik: Arsenat.

resistensi serangga.> ClCH2> CH3▪ Dilarang karena residu. aktivitas menurun aktivitas Cl3C.♦ Organik sintetik ○Hidrokarbon berklor ▪ DDT (Dikloro difenil trikloroetana) CCl3COH + 2 C6H5Cl kloral klorobenzena H2SO4 C6H5Cl-CH-C6H5Cl CCl3 Diklorodifenil trikloroetana Cl (paraklorin) .> Cl2CH. tetap aktif Ukuran gugus R makin besar.diganti halogen lain. aktivitas menurun Cl pada CCl3 diganti H. perkembangan insektisida baru .diganti alkil (R ) atau o-alkil (OR) (CH3. aktivitas berubah I < Br < Cl < F . OCH3) .

P-SH + CH3O Asam O.O. tidak persisten.○ Organofosfat Paration P2S5 + ROH S Cl2 S H2S + RO-P-SH RO NaO-C6H5-NO2 HCl + S + RO-P-Cl RO NaCl + RO-P-OC6H5-NO2 R = CH3 metil paration R = CH3-CH2l paration Paration.-dimetil fosforoditioat CH-CO2Et ║ CH-CO2Et Dietil maleat S CH3O-P-S-CH-CO2Et CH3O CH2-CO2Et malation . tapi toksik terhadap manusia organofosfat yang paling luas spektrumnya Malation S CH3O.

○ Insektisida karbamat Karbaril H2 naftalena O O -H2 OH CH3-N=C=O COCl2 karbaril O-C-NH-CH3 Karbofuran. aldicarb. metomil .

4.5-triklorofenoksiasetat OH Cl2 Fe Herbisida fenoksi O Cl Cl OH NaOH Cl Cl ONa + Cl-CH2-C-ONa Cl O H+ O-CH2-C-ONa Cl Cl Cl2 Cl Cl NaOH Cl Cl O Cl O-CH2-C-OH Cl 2.4.Herbisida ○ Asam-asam Karboksilat 2.4-D (asam 2.4.5-T (asam 2.4-D NaOH Cl Cl Cl OH O O-CH2-C-OH Cl-CH2-COONa H+ Cl Cl 2.4-diklorofenoksiasetat 2.5-T .

O-CH2-CH2 –O.S . tidak persisten.murah.3.ONa H2O tanah O bakteri O Cl .5-T Pengotor: 2. toksisitas rendah .8-tetraklorobenzo-p-dioksin (TCDD): molekul kecil paling toksik terhadap manusia .Aplikasi: penyemprotan daun .S .Herbisida fenoksi (2.4-D 2. Dibuat turunan sulfonat O Cl .O-CH2-CH2 –O.4.OH 2.4-D) .7. karena mudah terdekomposisi dan terbawa air.Aplikasi pada tanah: tidak langsung.

sianazin Senyawaan nontriazin: bentazon Atrazin: membunuh semua tanaman kecuali jagung Cl Cl2 + HCN N Cl Sianuril klorida N N Cl + EtNH2 Et-NH NaOH N N Cl N Cl EtNH CH3-CH(NH2)CH3 NaOH N N N Cl atrazin NH-CH(CH3)2 .○ Herbisida nitrogen heterosiklik Senyawaan triazin: atrazin.

sulfat.Fungisida Fungisida awal: anorganik [Cu (klorida. folpet. perlu pengulangan aplikasi banyak Fungisida organik: mancozeb. Sulfur menghambat respirasi Aktivitas rendah. S S S S thiram [-S-C-NH-CH2-CH2-NH-C-S-Mn]xZny (CH3)2N. sulfur] Ion Cu2+ membunuh spora.).C-S-S-C-N(CH3)2 mancozeb .. imazotil …. thiram.

. .Sampai di sini dulu yaaa . . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful