Anda di halaman 1dari 18

TENTANG

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA


By GS

UUD 1945

PASAL 31 (AYAT 2)
PEMERINTAH MENGUSAHAKAN DAN MENYELENGGARAKAN SATU SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL YANG MENINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAQWAAN SERTA AHKLAK MULIA DALAM RANGKA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA .

TUGAS POKOK GERAKAN PRAMUKA


IALAH MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN BAGI KAUM MUDA GUNA MENUMBUHKAN TUNAS BANGSA AGAR MENJADI GENERASI YANG LEBIH BAIK, BERTANGGUNG JAWAB DAN MAMPU MEMBINA SERTA MENGISI KEMERDEKAAN SERTA MEMBANGUN DUNIA YANG LEBIH BAIK

FUNGSI AD/ ART GERAKAN PRAMUKA


LANDASAN

HUKUM DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN GERAKAN PRAMUKA PEDOMAN DAN PETUNJUK PELAKSANAAN KEGIATAN KEPRAMUKAAN
AD/ ART GERAKAN PRAMUKA DAPAT DIPERBAHARUI SETIAP 5 TAHUN SEKALI PADA ACARA MUNAS ( MUSYAWARAH NASIONAL)

TUJUAN DISYAHKAN AD ART GERAKAN PRAMUKA

Dalam rangka meningkatkan peranan Gerakan Pramuka diperlukan Anggaran Dasar yang mencerminkan aspirasi, visi, dan misi seluruh Gerakan Pramuka Indonesia, sehingga secara efektif dapat dijadikan landasan kerja Gerakan Pramuka Indonesia

TUJUAN DISYAHKAN AD ART GERAKAN PRAMUKA

Anggaran Dasar Gerakan Pramuka perlu dijabarkan dalam Anggaran Rumah Tangga, dan oleh karena itu Anggaran Rumah Tangga tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

DASAR. KEPRES NOMOR 104 TAHUN 2004 TERTANGGAL 18 OKTOBER 2004


TERDIRI DARI - PEMBUKAAN - 12 BAB DAN 38 PASAL DISYAHKAN OLEH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

BERISI TENTANG : NAMA, STATUS, TEMPAT DAN WAKTU ASAS, TUJUAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI SIFAT, UPAYA DAN USAHA SISTIM AMONG, PRINSIP DASAR, METODE KEPRAMUKAAN, KODE KEHORMATAN, MOTTO, DAN KIASAN DASAR ORGANISASI MUSYAWARAH DAN REFERENDUM PENDAPATAN DAN KEKAYAAN ATRIBUT ANGGARAN RUMAH TANGGA PEMBUBARAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PENUTUP

ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA

DASAR SK KWARTIR NASIONAL NOMOR 086 TAHUN 2005 TERTANGGAL 31 MEI 2005 TERDIRI ATAS 15 BAB DAN 122 PASAL DISYAHKAN OLEH KETUA KWARTIR NASIONAL

BERISI TENTANG :

ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA

NAMA DAN TEMPAT ASAS, TUJUAN DAN TUGAS POKOK, SASARAN DAN FUNGSI KEPRAMUKAAN, SIFAT DAN UPAYA SISTIM AMONG, PRINSIP DASAR, METODE KEPRAMUKAAN, KODE KEHORMATAN, MOTTO, DAN KIASAN DASAR ORGANISASI ANGGOTA PRAMUKA UTAMA KEPENGURUSAN BIMBINGAN MUSYAWARAH, RAPAT KERJA DAN REFERENDUM PENDAPATAN DAN KEKAYAAN ATRIBUT PEMBUBARAN LAIN LAIN PENUTUP

SIFAT GERAKAN PRAMUKA


A. ADALAH GERAKAN KEPANDUAN INDONESIA B. ORGANISASI PENDIDIKAN YANG ANGGOTANYA BERSIFAT SUKARELA, TIDAK MEMBEDAKAN SUKU, RAS, GOLONGAN DAN AGAMA C. BUKAN ORGANISASI SOSIAL POLITIK , BUKAN UNDERBAUW ORSOSPOL, DAN TIDAK MENJALANKAN POLITIK PRAKTIS

SIFAT GERAKAN PRAMUKA


D. MEMBANTU MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN KHUSUSNYA PENDIDIKAN DI LUAR SEKOLAH DAN LUAR KELUARGA E. MENJAMIN KEMERDEKAAN TIAP TIAP ANGGOTANYA MEMELUK DAN BERIBADAT MENURUT AGAMA DAN
KEPERCAYAAN MASING MASING

GERAKAN PRAMUKA
DALAM MENCAPAI TUJUAN MELAKUKAN USAHA

MENANAMKAN DAN MENUMBUHKAN BUDI PEKERTI LUHUR

MEMANTAPKAN MENTAL MORAL FISIK PENGETAHUAN KETRAMPILAN PENGALAMAN MELALUI

GERAKAN PRAMUKA DALAM MENCAPAI TUJUAN MELAKUKAN USAHA

MELALUI

KERUKUNAN BERAGAMA

IMTAQ

PENGAMALAN

PANCASILA

TEHNOLOGI
PEDULI SESAMA DAN ALAM

GERAKAN PRAMUKA DALAM MENCAPAI TUJUAN MELAKUKAN USAHA

MEMUPUK DAN MENGEMBANGKAN :

RASA CINTA DAN SETIA PADA TANAH AIR DAN BANGSA PERSATUAN DAN KEBANGSAAN PERSAUDARAAN DAN PERSAHABATAN NASIONAL/ INTERNASIONAL RASA PERCAYA DIRI, SIKAP DAN PERILAKU YANG KREATIF, INOVATIF, RASA BERTANGGUNGJAWAB DAN DISIPLIN JIWA DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN JIWA KEPEMIMPINAN MEMBINA DAN MELATIH JASMANI, PANCA INDERA, DAYA PIKIR, PENELITIAN, KEMANDIRIAN ,SIKAP OTONOM, KETRAMPILAN DAN HASTA KARYA

GERAKAN KITA HARUSNYA MENEPATI APA YANG DINYATAKAN BADEN POWELL, KESETIAAN YANG SEJATI. TRADISI KITA TIDAKLAH DENGAN MENYURUH ANAK ANAK LATIHAN TALI TEMALI DAN MAIN MAIN SEMBOYAN ATAU PERMAINAN SEPERTI ORANG INDIAN DI HUTAN BELUKAR TETAPI MEMBANTU ANAK ANAK/ PEMUDA ITU MENJADI WARGA NEGARA YANG JUJUR, EFISIEN, SETIA DAN BERTANGGUNG JAWAB. TIDAK HANYA BAGI MASYARAKAT DAN TANAH AIR SENDIRI TETAPI JUGA BAGI SELURUH DUNIA ( Sri Sultan Hamengkubuwono IX, dalam Konfrensi Pramuka sedunia di Tokyo, 1970 )

SELESAI