Anda di halaman 1dari 12

Beriman kepada Kitabullah Pertemuan ketiga Dr. Abdul Munif, M.Ag

A. Pengertian Kitabullah Kitabullah adalah salah satu firman Allah Swt yang diturunkan kepada salah seorang rasulNya melalui perantaraan malaikat Jibril untuk disampaikan kepada manusia. Termasuk dalam pengertian kitabullah adalah semua shuhuf, alwah, dan berbagai jenis wahyu, baik yang bersifat lafdziyah (lisan) maupun kitabiyah (tulisan) yang diturunkan Al-Qur'an kepada para rasulNya dengan bahasa apapun, baik pendek maupun panjang, tersusun maupun tidak tersusun, yang di dalamnya mengandung kemukjizatan bahasa bagi manusia.

Perbedaan Kitab dan Shuhuf:

1. Kitab yaitu kumpulan wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul untuk diajarkan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidup. Isinya lebih lengkap.

2. Suhuf yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada rasul, tetapi masih berupa lembaran-lembaran yang terpisah. Isinya tidak selengkap kitab, dan tidak dibukukan.

B. Kewajiban Beriman Kepada Kitabullah Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah adalah mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi atau rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Barangsiapa yang tidak beriman kepada kitabullah, maka dia tidak sempurna imannya. Beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Qur'an tidak harus mengetahui secara mendetail kandungan isi kitab-kitab tersebut.

É=tFÅ6ø9$#uρ ⎯Ï&Î!θßu4n?tã tΑ¨tΡ “Ï%©!$# É=tFÅ3ø9$#uρ ⎯Ï&Î!θßuuρ «!$$Î/ (#θãΨÏΒ#u(#þθãΨtΒ#ut⎦⎪Ï%©!$# $pκšr'¯tƒ

ôs)sùÌÅzFψ$#ÏΘöθuø9$#uρ⎯Ï&Î#ßâuρ⎯ϵÎ7çFä.uρ⎯ϵÏFs3Íׯn=tΒuρ«!$$Î/öàõ3tƒ⎯tΒuρö6s%⎯ÏΒtΑtΡr&üÏ%©!$#

∩⊇⊂∉∪ #´Ïèt/ Kξ≈n=|Ê ¨|Ê

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada Kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya serta Kitab yang Allah turunkan sebelumnya. barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab- kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian, Maka Sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya (Qs. An-Nisa: 136).

Iman kepada kitab-kitab mengandung empat unsur.

1. Mengimani bahwa benar-benar diturunkan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

2. Mengimani kitab-kitab yang sudah kita kenali namanya, seperti Al-Qur'an yang diturunkan kepada nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam,

Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihimus Sallam, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihimus Sallam, dan Zabur yang diturunkan kepada nabi Daud Alaihimus Sallam. Adapun kitab-kitab yang tidak kita ketahui namanya, kita mengimaninya secara global.

3. Membenarkan seluruh beritanya yang benar, seperti berita-berita yang ada di dalam Al Qur'an, dan berita-berita kitab-kitab terdahulu yang belum diganti atau belum diselewengkan.

4. Mengerjakan seluruh berita yang belum dinasakh (dihapus) serta rela dan menyerah pada hukum itu, baik kita memahami hikmahnya atau tidak. Seluruh kitab terdahulu telah dinasakh oleh Al Qur'anul Adhim, seperti firman-Nya.

$·ΨÏϑøyγãΒuρ É=tGÅ6ø9$# zÏΒ Ïµ÷ƒytƒ š÷t/ $yϑÏj9 $]%Ïd|ÁãΒ Èd,ysø9$$Î/ |=tGÅ3ø9$# y7øs9Î) !$uΖø9tΡr&uρ

4 Èd,ysø9$# zÏΒ x8u!%y` $£ϑtã öΝèδu!#uθ÷δr& ôìÎ6®Ks? Ÿωuρ ( ª!$# tΑtΡr& !$yϑÎ/ ΟßγoΨ÷t/ Νà6÷n$$sù ( ϵøn=tã

Å3≈s9uρ ZοyÏnuρ Zπ¨Βé& öΝà6n=yèyfs9 ª!$# u!$x© öθs9uρ 4 %[`$yγ÷ΨÏΒuρ Zπtã÷Å° öΝäÏΒ $oΨù=yèy_ 9eä3Ï9

$YèÏϑy_ öΝà6ãèÅ_ötΒ «!$# n<Î) 4 ÏNuöyø9$# (#θà)Î7tFó$$sù ( öΝä38s?#u!$tΒ ’Îû öΝä.uθè=ö7uŠÏj9

∩⊆∇∪ tβθàÎ=tFøƒrB ϵŠÏù óΟçGΨä. $yϑÎ/ Νä3ãÎm6tãŠsù

Dan kami Telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian 1 terhadap kitab-kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang Telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu 2 [422], kami berikan aturan dan jalan yang terang. sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang Telah kamu perselisihkan itu. (Qs. Al- Maidah: 48)

Oleh karena itu tidak dibenarkan mengerjakan hukum apapun dari kitab-kitab terdahulu, kecuali yang benar dan ditetapkan Al Qur'an.

1 Maksudnya: Al Quran adalah ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya. 2 Maksudnya: umat nabi Muhammad s.a.w. dan umat-umat yang sebelumnya

C.

Manusia Membutuhkan Kitabullah Manusia secara fitriah membutuhkan petunjuk Allah Swt melalui kitabullah. Hal itu karena:

1. Kitabullah yang diturunkan kepada seorang rasul berfungsi sebagai refernsi atau rujukan nilai bagi umatnya, karena di dalam kitab tersebut telah dijelaskan tentang perintah dan larangan Allah swt untuk kepentingan kemaslahatan manusia itu sendiri.

2. Agar kitab yang diturunkan kepada rasul tersebut menjadi hakim yang adil terhadap semua yang diperselisihkan oleh manusia.

ãΝßγyètΒ tΑtΡr&uρ t⎦⎪ÍÉΨãΒuρ š⎥⎪ÌÏe±u;ãΒ z⎯↵ÍhŠÎ;¨Ψ9$# ª!$# y]yèt7sù ZοyÏnuρ Zπ¨Βé& â¨$¨Ζ9$# tβ%x.

ωÎ) ϵŠÏù y#n=tG÷z$# $tΒuρ 4 ϵŠÏù (#θàn=tF÷z$# $yϑŠÏù Ĩ$¨Ζ9$# t÷t/ zΝä3ósuŠÏ9 Èd,ysø9$$Î/ |=tGÅ3ø9$#

š⎥⎪Ï%©!$# ª!$# yyγsù ( óΟßγoΨ÷t/ $JŠøót/ àMoΨÉit6ø9$# ÞΟßγø?u!%y` $tΒ Ï÷èt/ .ÏΒ çνθè?ρé& t⎦⎪Ï%©!$#

:ÞuÅÀ 4n<Î) â!$t±o„ ⎯tΒ “Ïôγtƒ ª!$#uρ 3 ϵÏΡøŒÎ*Î/ Èd,ysø9$# zÏΒ ÏµŠÏù (#θàn=tF÷z$# $yϑÏ9 (#θãΖtΒ#u

∩⊄⊇⊂∪ ?Λ⎧É)tGó¡Β

Manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), Maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi Keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang Telah didatangkan kepada mereka kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, Karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang- orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Qs.al-Baqarah: 213)

3. Setelah Rasulullah Muhammad Saw wafat, maka Al-Qur'an berfungsi sebagai “penjaga” orisinalitas agama dan syari’at Islam.

∩®∪ tβθÝàÏptm: …çµs9 $¯ΡÎ)uρ tø.Ïe%!$# $uΖø9¨tΡ ßøtwΥ $¯ΡÎ)

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya (QS. Al-Hijr; 9)

D. Shuhuf dan Kitabullah yang disebutkan dalam Al-Qur'an

1. Shuhuf yang diberikan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa

Kita harus beriman bahwa Allah Swt menurunkan beberapa shuhuf kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa as.

×οuΗ#uρ âÌs? ωr& ∩⊂∠∪ #®ûuρ “Ï%©!$# zΟŠÏδ≡tö/Î)uρ ∩⊂∉∪ 4©yθãΒ É#ßsß¹ Îû $yϑÎ/ ù'¬6tムöΝs9 ÷Πr&

3tムtôθyçµuŠ÷èy¨βr&uρ ∩⊂®∪ 4©tëy™ $tΒ ωÎ) Ç⎯≈|¡ΣMÏ9 }§øŠ©9 βr&uρ ∩⊂∇∪ 3t÷zé& uøÍρ

y7ysôÊr& uθèδ …çµ¯Ρr&uρ ∩⊆⊄∪ 4pκtJΨßϑø9$# y7În/u4n<Î) ¨βr&uρ ∩⊆⊇∪ 4nû÷ρF{$# u!#tyfø9$# çµ1tøgä§ΝèO ∩⊆⊃∪

∩⊆∈∪ 4©s\ΡW{$#uρ tx.©%!$# È÷y_÷ρ¨9$# t,n=y{ 絯Ρr&uρ ∩⊆⊆∪ $uŠômr&uρ |N$tΒr& uθèδ …çµ¯Ρr&uρ ∩⊆⊂∪ 4s5ö/r&uρ

36. Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-

lembaran Musa?

37.

Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?

38.

(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang

lain,

39.

Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang

Telah diusahakannya,

40. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya).

41. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling

sempurna,

42. Dan bahwasanya kepada Tuhamulah kesudahan (segala sesuatu),

43. Dan bahwasanya dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

44. Dan bahwasanya dialah yang mematikan dan menghidupkan,

45. Dan bahwasanya dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan

wanita. (Qs. An-Najm: 36-45)

∩⊇∉∪ $u÷Ρ9$# nο4θuŠysø9$# tβρãÏO÷σè? öt/ ∩⊇∈∪ 4©?|Ásù ϵÎn/uzΟó$# tx.sŒuρ ∩⊇⊆∪ 4ª1ts? tΒ yxn=øùr& ôs%

tΛ⎧Ïδ≡tö/Î) É#çtྠ∩⊇∇∪ 4nW{$# É#ßsÁ9$# Ås9 #xyδ ¨βÎ) ∩⊇∠∪ #s+ö/r&uρ ×öyz äοtÅzFψ$#uρ

∩⊇®∪ 4©yθãΒuρ

14. Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan

beriman),

15. Dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.

16. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.

17. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.

18. Sesungguhnya Ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,

19. (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa (Qs. Al-A’la: 14-19)

Ayat-ayat di atas, menjelaskan sepintas tentang isi kandungan yang terdapat dalam suhuf yang diberikan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa as. Namun demikian, bukti fisik tentang suhuf itu tidak sampai kepada kita, sehingga kita tidak bias melihatnya.

2.

Taurat Kitab Taurat adalah kitab yang diturunkan Allah Swt kepada Musa as, termasuk di dalamnya adalah shuhuf dan alwah (papan lembaran) yang diterimanya setelah Musa as melakukan munajah (beribadah) di bukit Tursina.

t⎦⎪Ï%©#Ï9 (#θßϑn=ór& t⎦⎪Ï%©!$# šχθŠÎ;¨Ψ9$# $pκÍ5 ãΝä3øts4 ÖθçΡuρ “Wèδ $pκÏù sπ1uöθG9$# $uΖø9tΡr& !$¯ΡÎ)

ϵøn=tã (#θçΡ%Ÿ2uρ «!$# É=tFÏ. ⎯ÏΒ (#θÝàÏósçGó$# $yϑÎ/ â‘$t6ômF{$#uρ tβθŠÏΨ≈/§9$#uρ (#ρߊ$yδ

óΟ©9 ⎯tΒuρ 4 WξŠÎ=s% $YΨyϑrO ©ÉLtƒ$tÎ/ (#ρçtIô±n@ Ÿωuρ Èβöθt±÷z$#uρ }¨$¨Ψ9$# (#âθt±÷s? Ÿξsù 4 u!#ypκà

∩⊆⊆∪ tβρãÏs3ø9$# ãΝèδ y7Íׯs9'ρé'sù ª!$# tΑtΡr& !$yϑÎ/ Οä3øts

Sesungguhnya kami Telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (Qs.al- Maidah: 44).

Al-Qur'an mwnjelaskan secara sepintas tentang isi kandungan kitab Taurat, terutama yang berkaitan dengan syari’at dalam ayat berikut:

ÉF{$$Î/ yF{$#uρ È÷yèø9$$Î/ š÷yèø9$#uρ ħø¨Ζ9$$Î/ }§ø¨Ζ9$# ¨βr& !$pκÏù öΝÍκön=tã $oΨö;tFx.uρ

uθßγsù ϵÎ/ šX£|Ás? yϑsù 4 ÒÉ$|ÁÏ% yyρãàfø9$#uρ ÇdÅb¡9$$Î/ £Åb¡9$#uρ ÈβèŒW{$$Î/ šχèŒW{$#uρ

∩⊆∈∪ tβθßϑÎ=≈©à9$# ãΝèδ y7Íׯs9'ρé'sù ª!$# tΑtΡr& !$yϑÎ/ Νà6øtsóΟ©9 ⎯tΒuρ 4 ã&©! ×οu‘$¤Ÿ2

Dan kami Telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, Maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim (Qs. Al-Maidah: 45).

Al-Qur'an juga menjelaskan bahwa di dalam kitab taurat terdapat berita gembira tentang akan munculnya Nabi Muhammad saw, dalam surat al-A’raf ayat 156-157 sebagai berikut:

tΑ$s%4y7øs9Î)!$tΡôèδ$¯ΡÎ)ÍοtÅzFψ$#ÎûuρZπuΖ|¡ym$u÷Ρ9$#ÍνÉyδ’Îû$uΖs9ó=çGò2$#uρ *

t⎦⎪Ï%©#Ï9 $pκâ:çGø.r'|¡sù 4 &ó©x« ¨ä. ôMyèÅuρ ©ÉLyϑômuuρ ( â!$x©r& ôtΒ ⎯ϵÎ/ Ü=ŠÏ¹é& þÎ1#xtã

šχθãèÎ7Ftƒ t⎦⎪Ï%©!$# ∩⊇∈∉∪ tβθãΖÏΒ÷σム$uΖÏGtƒ$tÎ/ Νèδ t⎦⎪Ï%©!$#uρ nο4θŸ2¨9$# šχθè?÷σãƒuρ tβθà)Gtƒ

È≅‹ÅgΥM}$#uρ Ïπ1uöθG9$# Îû öΝèδyΨÏã $¹/θçGõ3tΒ …çµtΡρßÅgs† “Ï%©!$# ¥_ÍhΓW{$# ¢©É<¨Ζ9$# tΑθߧ9$#

ÞΟÎγøŠn=tæ ãΠÌhptäuρ ÏMt6Íh©Ü9$# ÞΟßγs9 Ïtäuρ Ìxßϑø9$# Çtã öΝßγ8pκ÷]tƒuρ Å∃ρã÷èyϑø9$$Î/ ΝèδããΒù'tƒ

(#θãΖtΒ#uš⎥⎪Ï%©!$$sù 4 óΟÎγøŠn=tæ ôMtΡ%x. ©ÉL©9$# Ÿ≅≈n=øñF{$#uρ öΝèδuñÀÎ) öΝßγ÷Ζtã ßìŸÒtƒuρ y]Íׯt6yø9$#

ãΝèδ y7Íׯs9'ρé& ÿçµyètΒ tΑÌΡé& üÏ%©!$# uθΖ9$# (#θãèt7¨?$#uρ çνρã|ÁtΡuρ çνρâ¨tãuρ ⎯ϵÎ/

∩⊇∈∠∪ šχθßsÎ=øßϑø9$#

156. Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia Ini dan di akhirat; Sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman:

"Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat- Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang- orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami". 157. (yaitu) orang-orang yang mengikut rasul, nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. 3 Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka Itulah orang-orang yang beruntung.

Kitab taurat juga menyerukan pentingnya berjihad, baik secara fisik maupun dengan harta benda, sebagaimana dalam Al-Qur'an surat at-Taubah ayat 111, sebagai berikut:

3 Maksudnya: dalam syari'at yang dibawa oleh Muhammad itu tidak ada lagi beban-beban yang berat yang dipikulkan kepada Bani Israil. Umpamanya: mensyari'atkan membunuh diri untuk sahnya taubat, mewajibkan kisas pada pembunuhan baik yang disengaja atau tidak tanpa membolehkan membayar diat, memotong anggota badan yang melakukan kesalahan, membuang atau menggunting kain yang kena najis.

4 sπ¨Ψyfø9$# ÞΟßγs9 χr'Î/ Νçλm;≡uθøΒr&uρ óΟßγ|¡àΡr& š⎥⎫ÏΖÏΒ÷σßϑø9$# šÏΒ 3utIô©$# ©!$# ¨βÎ) *

Ïπ1uöθG9$# Îû $y)ym ϵøn=tã #´ôãuρ ( šχθè=tFø)ãƒuρ tβθè=çGø)uŠsù «!$# È≅‹Î6yÎû šχθè=ÏGs)ãƒ

Ï%©!$# ãΝä3Ïèøu;Î/ (#ρçųö6tFó$$sù 4 «!$# šÏΒ ⎯ÍνÏôγyèÎ/ 4nû÷ρr& ôtΒuρ 4 Éβ#uöà)ø9$#uρ È≅‹ÅgΥM}$#uρ

∩⊇⊇⊇∪ ÞΟŠÏàyèø9$# ãöθxø9$# uθèδ šÏ9≡sŒuρ 4 ϵÎ/ Λä÷ètƒ$t/

Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu Telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang Telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.

Lebih dari itu, kitab Taurat juga memberitahukan tentang sifat-sifat yang dimiliki oleh para sahabat Rasulullah Muhammad Saw, sebagaimana dalam Al-Qur'an surat al-Fath ayat 29.

$Yè©.âöΝßγ1ts? ( öΝæηuΖ÷t/ â!$uΗxqâÍ‘$¤ä3ø9$# n?tã â!#£Ï©r& ÿçµyètΒ t⎦⎪Ï%©!$#uρ 4 «!$# ãΑθߧӣϑptΧ

ÌrOr& ôÏiΒ ΟÎγÏδθã_ãρ ’Îû öΝèδ$yϑ‹Å( $ZΡ≡uθôÊÍuρ «!$# zÏiΒ WξôÒsù tβθäótGö6tƒ #Y£ß

çµtôÜx© ylt÷zr& ?íötx. È≅ŠÅgΥM}$# Îû ö/àSè=sVtΒuρ 4 Ïπ1uöθG9$# Îû öΝßγè=sVtΒ y7Ï9≡sŒ 4 ÏŠθàf¡9$#

3 u‘$¤ä3ø9$# ãΝÍκÍ5 xáŠÉóuÏ9 tí#§9$# Ü=Éf÷èム⎯ϵÏß4n?tã 3uθtFó$$sù xán=øótGó$$sù çνuy—$tsù

∩⊄®∪ $Jϑ‹Ïàtã #·ô_r&uρ ZοtÏøó¨Β Νåκ÷]ÏΒ ÏMysÎ=≈¢Á9$# (#θè=Ïϑtãuρ (#θãΖtΒ#ut⎦⎪Ï%©!$# ª!$# ytãuρ

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras

terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda- tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. 4 Demikianlah sifat- sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu Kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

4 Maksudnya: pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka

Itulah beberapa kandungan isi kitab Taurat yang dikabarkan oleh Al-Qur'an. Sikap kita adalah mengimani dan membenarkan apa yang telah diberitakan oleh Al-Qur'an.

Catatan:

Kitan Taurat yang diperintahkan untuk diimani kebenarannya adalah Taurat yang asli sebagaimana diturunkan oleh Allah Swt kepada Nabi Musa as. Adapun kitab taurat yang sekarang ada di tangan Ahlil Kitab adalah Taurat yang sudah mengalami perubahan dan penyimpangan.

3. Zabur

Kitab Zabur adalah kitabullah yang diturunkan kepada Nabi Daud as, sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur'an surat an-Nisa ayat 163. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

Di antara isi kandungan kitab Zabur adalah: bahwa bumi ini akan diwarisi oleh orang-orang yang shalih, sebagaimana tersebut dalam Al-Qur'an surat al- Anbiya ayat 105.

yÏŠ$t6Ïã $yγèOÌtƒ uÚöF{$# χr& Ìø.Ïe%!$# Ï÷èt/ .ÏΒ Íθç/¨9$# Îû $oΨö;tFŸ2 ôs)s9uρ

∩⊇⊃∈∪ šχθßsÎ=≈¢Á9$#

Dan sungguh Telah kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi Ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.

Kita diperintahkan mempercayai kebenaran isi kandungan kitab Zabur yang asli sebagaimana diturunkan oleh Allah Swt kepada nabi Daud.

4. Injil Injil adalah kitabullah yang ditrunkan kepada Nabi Isa as, sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Hadid ayat 26-27.

Νåκ÷]Ïϑsù ( |=tGÅ6ø9$#uρ nο§θç7Ψ9$# $yϑÎγÏGƒÍhèŒ Îû $oΨù=yèy_uρ tΛ⎧Ïδ≡tö/Î)uρ %[nθçΡ $uΖù=yör& ôs)s9uρ

$uΖøŠ¤s%uρ $oΨÎ=ßãÎ/ ΝÏδÌrO#u#n?tã $uΖøŠ¤s% §ΝèO ∩⊄∉∪ tβθà)Å¡sù öΝåκ÷]ÏiΒ ×ÏWŸ2uρ ( 7tFôγΒ

Zπsùù&uçνθãèt7¨?$# š⎥⎪Ï%©!$# É>θè=è% ’Îû $oΨù=yèy_uρ Ÿ≅‹ÅgΥM}$# çµ≈oΨ÷s?#uuρ zΟtƒötΒ Èø$# |¤ŠÏèÎ/

$yϑsù «!$# Èβ≡uθôÊÍu!$tóÏGö/$# ωÎ) óΟÎγøŠn=tæ $yγ≈uΖö;tGx. $tΒ $yδθããytGö/$# ºπ§ÏΡ$t6÷δuuρ ZπuΗ÷quuρ

tβθà)Å¡sù öΝåκ÷]ÏiΒ ×ÏWx.uρ ( óΟèδtô_r& öΝåκ÷]ÏΒ (#θãΨtΒ#ut⎦⎪Ï%©!$# $oΨ÷s?$tsù ( $yγÏFtƒ$tãͨ,ym $yδöθtãu

∩⊄∠∪

Dan Sesungguhnya kami Telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al kitab, Maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik. 27. Kemudian kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul kami dan kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan kami berikan kepadanya Injil dan kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah 5 padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada- adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka kami berikan kepada orang- orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.

Kita diperintahkan untuk mempercayai kebenaran isi kitab Injil yang asli yang benar-benar diiturunkan Allah Swt kepada Nabi Isa as, bukan berbagai versi kitab Injil yang ada sekarang ini.

Di antara isi kandungan kitab Injil sebagaimana diterngkan dalam Al-Qur'an adalah:

Injil berisi petunjuk bagi orang yang bertakwa dan ada ayat-ayat yang membenarkan isi kandungan kitab Taurat. (Qs. Al-Maidah: 46)

zÏΒ Ïµ÷ƒytƒ t÷t/ $yϑÏj9 $]%Ïd|ÁãΒ zΝtƒótΒ Èø$# ©|¤ŠÏèÎ/ ΝÏδÌrO#u#n?tã $uΖø¤s%uρ

zÏΒ Ïµ÷ƒytƒ t÷t/ $yϑÏj9 $]%Ïd|ÁãΒuρ ÖθçΡuρ “Wèδ ϵŠÏù Ÿ≅ŠÅgΥM}$# çµ≈oΨ÷s?#uuρ ( Ïπ1uöθG9$#

∩⊆∉∪ t⎦⎫É)Gßϑù=Ïj9 ZπsàÏãöθtΒuρ “Yèδuρ Ïπ1uöθG9$#

46. Dan kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera

Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. dan kami Telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.

Injil berisi sekumpulan syari’at Allah Swt. (Qs. Ali Imran: 50)

5 yang dimaksud dengan Rahbaniyah ialah tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara

Ï%©!$# uÙ÷èt/ Νà6s9 ¨ÏmT{uρ Ïπ1uöθG9$# šÏΒ £ytƒ š÷t/ $yϑÏj9 $]%Ïd|ÁãΒuρ

∩∈⊃∪ ÈβθãèÏÛr&uρ ©!$# (#θà)¨?$$sù öΝà6În/§ÏiΒ 7πtƒ$tÎ/ /ä3çGøÅ_uρ 4 öΝà6øn=tæ tΠÌhãm

50. Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan

untuk menghalalkan bagimu sebagian yang Telah diharamkan untukmu, dan Aku

datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

Injil mengbarkan kabar gembira akan kedatangan Nabi Muhammad saw (Qs. Al-A’raf 156-157)

Injil menyerukan untuk berjihad secara fisik dan dengan harta benada (at-Taubah: 111).

Injil juga mengabarkan tentang sifat-sifat para sahabat Nabi Muhammad saw. (Qs. Al-Fath; 29)

5.

Al-Qur'an

.ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ ﺪﻤﺤﻣ ﻰﻠﻋ ﷲا ﻪﻟﺰﻧأ بٌ ﺎﺘآ :نﺁﺮﻘﻟا

ﻪِ ﻠﻟﺎِﱠ ﺑ ﻰَﻔَآَو نَ وُﺪَﻬْﺸَﻳ ﺔُ ﻜَ ﺋِﻼﻤَ ﻟْاوَ ﻪِ ﻤِ ﻠْﻌِ ﺑِ ﻪُ ﻟَﺰَ ﻧأَ ﻚَ ﻴْ ﻟَإِ لَ ﺰَ ﻧأَ ﺎَﻤِﺑ ﺪُ ﻬَ ﺸْ ﻳَ ﻪُ ﻠﻟاﱠ ﻦْ ﻜِ ﻟَ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲا لﺎﻗ .[166 :ءﺎﺴﻨﻟا] {اﺪً ﻴﻬِ ﺷَ

:ءاﺮﺳﻹا] {ﻼﻳِﺰﻨَﺗ ﻩُ ﺎَﻨْﻟﱠﺰَﻧَو (2)ﺚٍ ﻜْ ﻣُ ﻰَﻠَﻋ سِ

ﺎﻨﱠﻟا ﻰَﻠَﻋ ﻩُ أَﺮَ ﻘْ ﺘَﻟِ (1)ﻩُ ﺎَﻨْﻗَﺮَﻓ ﺎًﻧﺁْﺮﻗُوَ } :ﻰﻟﺎﻌﺗ لﺎﻗو

.[106

ﻪُ ﻟَ ﺎﱠﻧِإَو (3)ﺮَ آْ ﺬﱢ ﻟا ﺎَﻨْﻟﱠﺰَﻧ ﻦُ ﺤْ ﻧَ ﺎﱠﻧِإ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲا لﺎﻗ ﻞﻳﺪﺒﺗ وأ ﻒﻳﺮﺤﺗ يأ ﻦﻣ ﻪﻈﻔﺤﺑ ﷲا ﻞﱠﻔﻜﺗ .[9 :ﺮﺠﺤﻟا] {نَ ﻮﻈُ ﻓِ ﺎﺤَ ﻟَ

:ﺖﻠﺼﻓ] {ﺪٍ ﻴﻤِ ﺣَ ﻢٍ ﻴﻜِ ﺣَ ﻦْ ﻣِ ﻞٌ ﻳﺰِ ﻨﺗَ ﻪِ ﻔِ ﻠْﺧَ ﻦْ ﻣِ ﻻَو ﻪِ ﻳْ ﺪَ ﻳَ ﻦِ ﻴْ ﺑَ ﻦْ ﻣِ ﻞُ ﻃِ ﺎَﺒْﻟا ﻪِ ﻴﺗِﺄْﻳَ ﻻ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ لﺎﻗو

.[42

.ﻦﻴﺒﻤﻟا ﻲﺑﺮﻌﻟا نﺎﺴﻠﻟﺎﺑ مﻼﺴﻟا ﻪﻴﻠﻋ ﻞﻳﺮﺒﺟ ﺔﻄﺳاﻮﺑ ﺪﻤﺤﻣ ﺐﻠﻗ ﻰﻠﻋ لﺰﻧ نﺁﺮﻘﻟاو

ﻲﱟ ﺑِﺮَ ﻋَ نٍ ﺎَﺴِﻠِﺑ * ﻦَ ﻳرِ ﺬِ ﻨﻤُ ﻟْا ﻦْ ﻣِ نَ ﻮﻜُ ﺘَﻟِ ﻚَ ﺒِﻠْﻗَ ﻰَﻠَﻋ * ﻦُ ﻴﻣِ ﻷَ ا حُ وﺮﱡ ﻟا ﻪِ ﺑِ لَ ﺰَ ﻧَ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲا لﺎﻗ [195-193 :ءاﺮﻌﺸﻟا] {ﻦٍ ﻴِﺒُﻣ

:ةﺎﻴﺤﻟا نوﺆﺷ ﻞﱠ آ ﻢﻈﻨﺗ مﺎﻜﺣأ ﻰﻠﻋ :ﻢﻴﻈﻌﻟا نﺁﺮﻘﻟا يﻮﺘﺤﻳو

-6 ،تﺎﺑﻮﻘﻌﻟا -5 ،قﻼﺧﻷا -4 ،تﻼﻣﺎﻌﻤﻟاو تﺎﺿﻮﻌﻤﻟا -3 ،تادﺎﺒﻌﻟا -2 ،ﺪﺋﺎﻘﻌﻟا -1 .تﺎﻈﻌﻟاو ﺮﺒﻌﻠﻟ ﻞﺳﺮﻟاو ءﺎﻴﺒﻧﻷا ﺺﺼﻗ

ﻢﻴﻈﻌﻟا نﺁﺮﻘﻟا زﺎﺠﻋإ ﻰﻠﺠﺘﻳو :ﻢﻠﺳو ﻪﻴﻠﻋ ﷲا ﻰﻠﺻ لﻮﺳﺮﻠﻟ ةﺪﻟﺎﺧ ةﺰﺠﻌﻣ ﻢﻈﻋأ ﻮه نﺁﺮﻘﻟاو :ﺎﻬﻨﻣ ةﺮﻴﺜآ حٍ اﻮﻧ ﻲﻓ

.ﻲﻏﻼﺒﻟا زﺎﺠﻋﻹا -1

.ﻲﻌﻳﺮﺸﺘﻟا زﺎﺠﻋﻹا -2

.ﻲﻤﻠﻌﻟا زﺎﺠﻋﻹا -3

.ﺔﻘﺑﺎﺴﻟا ﻢﻣﻷاو تﺎﺒﱠﻴﻐﻤﻟا ﻦﻋ رﺎﺒﺧﻹا -4

ﻞﺒﻘﺘﺴﻤﻟا ﻲﻓ ﻊﻘﻴﺳ ﻪﻧأ ﻪﻨﻋ ﺮﺒﺧأ ﺎﻣو ﻪﺑ ﺪﻋو ﺎﻣ ﻖﻘﺤﺗ -5

E. Prilaku yang mencerminkan Keimanan Kepada Kitab Allah

1. Meyakini bahwa Kitab Allah itu benar datang dari Allah.

2. Menjadikan kitab Allah sebagai Pedoman (hudan) khusus kitab yang diturunkan

3. kepada kita

4. Memahami isi kandungannya.

5. Mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari

Umat manusia, khususnya umat muslim harus meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab Nya kepada para nabi atau Rasul sebagai pedoman hidup bagi umatnya masing-masing. Al Qur’an sebagai kitab Allah yang terakhir dan penyempurna sebelumnya telah diturunkan kepada nabi Muhammad SAW.

Upaya memahami isi kandungan Al Qur’an, ada beberapa tahapan yang perlu kita jalani antara lain sebagai berikut.

1. Tahap pertama, kita harus mengetahui dan memahami filosofi Islam sebagai agama yang mendapat ridha Allah SWT.

2. Tahap kedua, kita harus mengetahui tata krama membaca Al Qur’an.

3. Tahap ketiga, kita harus mengetahui bahwa di dalam Al Qur’an itu banyak sekali surah atau ayat yang mengandung perumpamaan atau berupa perumpamaan.

4. Tahap keempat, kita harus mempergunakan akal ketika mempelajari dan memahami Al Qur’an.

5. Tahap kelima, kita harus mengetahui bahwa didalam Al Qur’an banyak sekali surah atau ayat yang mengandung hikmah atau tidak bisa langsung diartikan, akan tetapi memiliki arti tersirat.

6. Tahap keenam, kita har