SILABUS MATA KULIAH Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Deskripsi Mata

Kuliah : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS :-

Fokus mata ajaran ini adalah mempelajari tentang histologi dan neuroanatomi. Histologi mengupas dari pengertian umum histologi sampai dengan macam jaringan, antara lain jaringan ikat, jaringan epitel, jaringan otot dan jaringan saraf. Histologi juga dikaitkan dengan berbagai sistem, meliputi kulit, traktus respiratorius, vaskuler, limfe, sistema urinaria, genitalia dan sistem digestivus. Neuroanatomi mempelajari tentang pengertian umum tentang neuroanatomi, susunan saraf pusat, susunan saraf tepi, upper motor neuron, lower motor neuron dan susunan saraf otonom. Mata ajaran ini merupakan basic science yang digunakan untuk mempermudah pemahaman tentang kasus-kasus klinis yang sering dijumpai, khususnya yang sering dijumpai fisioterapi. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf, selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi. Kompetensi Dasar Memahami tentang pengertian histologi dan macammacamnya. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan tentang pengertian histologi. 2. Menjelaskan tentang jaringan ikat, epitel, otot dan saraf. Pengalaman Pembelajaran 1. Memahami tentang histologi dan macammacamnya. 2. Mendiskusikan berbagai hal mengenai histologi dan macammacamnya. Materi Ajar 1. Pengantar histology. 2. Jaringan ikat. 3. Jaringan epitel.. 4. Jaringan saraf. Waktu 200’ Alat/Bahan/ Sumber Belajar LCD, Laptop, Histologi Dasar, Atlas Anatomi Manusia I-II, SpalteholsSpanner, 1983, Grand Anatony, Gray, 1997, Anatomy and Penilaian Tes essay

1

Memahami tentang berbagai sistem organ yang mendasari kasuskasus klinis.

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan pengertian dan cakupan organ-organ pada semua sistem. 2. Menelaah dasar teori anatomi semua sistem untuk memahami kasuskasus klinis..

Memahami tentang neuro anatomi, khususnya untuk dasar teori susunan saraf pusat, tepi, upper motor neuron dan lower motor neuron serta susunan saraf otonom.

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan berbagai hal mengenai neuroanatomi 2. Menelaah dasar teori neuroanatomi.

1. Memahami berbagai hal mengenai pengertian dan cakupan organorgan pada semua sistem. 2. Mendiskusikan berbagai hal mengenai pengertian dan cakupan organorgan pada semua sistem. 1. Memahami berbagai hal mengenai neuroanatomi dan dasar teori anatominya 2. Mendiskusikan bagai hal mengenai neuroanatomi dan dasar teori anatominya.

1. Kulit 2. Traktus respiratorius. 3. Vaskuler dan limfe. 4. Sistema urinaria dan genitalia. 5. Sistema digestivus.

400’

Physiology for Physiotherapist, Mattram, Moffat, 1979. LCD, Laptop, Histologi Dasar, Atlas Anatomi Manusia I-II, SpalteholsSpanner, 1983, Grand Anatony, Gray, 1997, Anatomy and Physiology for Physiotherapist, Mattram, Moffat, 1979. LCD, Laptop, Neuroanatomi, Atlas Anatomi Manusia I-II, SpalteholsSpanner, 1983, Grand Anatony, Gray, 1997, Anatomy and Physiology for Physiotherapist, Mattram, Moffat, 1979.

Tes essay.

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Neuroanatomi SSP SST UMN LMN SSO

600’

Tes essay

2

selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 200 menit : ke 1 dan ke 2 I. III. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. Menjelaskan tentang jaringan ikat. epitel.Kompetensi Dasar : Memahami tentang pengertian histologi dan macam-macamnya. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Materi Ajar : Pengantar histologi Jaringan ikat Jaringan epitel Jaringan otot Jaringan saraf V. II. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang pengertian histologi. otot dan saraf. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. IV. diskusi kelas 1 .

Grand Anatony. Wb. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Laptop. otot dan saraf dengan power point. Mattram. 1997. Sumber belajar : Histologi Dasar. Moffat. selanjunya dosen menjelaskan pengantar dan macam histologi Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. Penilaian : Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang jaringan ikat ? Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 2 . epitel. yaitu pengantar tentang jaringan. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan. Atlas Anatomi Manusia I-II. 2. SpalteholsSpanner. VII. 1979. Gray. 1983. gambar-gambar jarngan. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. jaringan ikat. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. Alat : LCD.VI. VIII.

II. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. IV. Traktus respiratorius pars respiratorius. Bagian-bagian traktus respiratorius. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. Materi Ajar : Definisi. Menjelaskan tentang traktus respiratorius. fungsi dan bagian-bagian dari kulit. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. diskusi kelas 3 . III. Appendages kulit. Traktus respiratorius pars conductiones. V.Kompetensi Dasar : Memahami tentang sistem kulit dan traktus respiratorius yang mendasari kasuskasus klinis. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang pengertian kulit.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 100 menit : ke 3 I. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi.

Grand Anatony. 1997. SpalteholsSpanner. 1979. Wb. yaitu kulit dan traktus respiratorius dengan power point. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. Gray. 3. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 4 . Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. Sumber belajar : Histologi Dasar. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. VII.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. selanjunya dosen menjelaskan pengantar kulit dan traktus respiratorius. 2. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. 2. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang alveolus ? 2. gambar-gambar jarngan. Moffat. Alat : LCD. 1983. Mattram. Laptop. Atlas Anatomi Manusia I-II. VIII. Penilaian : 1. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr.VI. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan.

vena dan kapiler.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 100 menit : ke 4 I. diskusi kelas 5 . Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang pengertian kardiovaskuler. V. Traktus respiratorius pars respiratorius.kasus klinis. IV. II. Menjelaskan tentang limfe. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. glandula timus. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. Arteri. Tonsil. Materi Ajar : Cakupan kardiovaskuler. Sistem peredaran darah.Kompetensi Dasar : Memahami tentang sistem kardiovaskuler dan limfe yang mendasari kasus. III. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Aliran dan fungsi limfe.

Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. 1979. 1983. 2. Anatomy and Physiology for Physiotherapist.VI. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. VII. Moffat. Gray. gambar-gambar jarngan. 2. SpalteholsSpanner. Penilaian : 1. Grand Anatony. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr. Atlas Anatomi Manusia I-II. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. Laptop. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang limfe ? 2. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 6 . Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan. Alat : LCD. yaitu kardiovaskuler dan limfe dengan power point. Sumber belajar : Histologi Dasar. VIII. 1997. selanjunya dosen menjelaskan pengantar kardiovaskuler dan limfe. Wb. 3.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Mattram.

III. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Posisi/lokasi masing-masing organ genitalia. struktur anatomi sistem urinaria. Bagian-bagian organ genitalia V. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi. Materi Ajar : Cakupan. II. Menjelaskan tentang sistem genitalia.Kompetensi Dasar : Memahami tentang sistem urinaria dan genitalia yang mendasari kasus. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. Tempat dan fungsi masing-masing organ sistem urinaria.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 100 menit : ke 5 I. IV. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. Tipe organ genitalia. diskusi kelas 7 .kasus klinis. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang sistem urinaria.

Gray. 1997. yaitu organ urinaria dan genitalia dengan power point. Wb. Alat : LCD. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Grand Anatony. Moffat. VIII. SpalteholsSpanner. Mattram. Atlas Anatomi Manusia I-II. gambar-gambar jarngan.VI. Penilaian : 1. 2. 3. 2. 1979. Laptop. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr. Sumber belajar : Histologi Dasar. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. selanjunya dosen menjelaskan pengantar system urinaria dan genitalia. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 8 . 1983. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. VII. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang ovarium ? 2.

selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi.kasus klinis. III. V. Materi Ajar : Definisi. Lokasi / struktur organ digestivus.Kompetensi Dasar : Memahami tentang sistem digestivus yang mendasari kasus. IV. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. diskusi kelas 9 . II. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang sistem digestivus.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 100 menit : ke 6 I. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. fungsi organ digestivus Bagian-bagian dari organ digestivus.

yaitu system digestivus dengan power point. Grand Anatony. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. 3. 2. selanjunya dosen menjelaskan pengantar system digestivus. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 10 . SpalteholsSpanner. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan. gambar-gambar jarngan. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang usus besar ? 2.VI. VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. Alat : LCD. Penilaian : 1. 2. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. Wb. 1983. Gray. VIII. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. 1997. Sumber belajar : Histologi Dasar.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Atlas Anatomi Manusia I-II. Laptop. Mattram. 1979. Moffat. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr.

diskusi kelas 11 . Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. fungsi dan bagian-bagian dari kulit. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang pengertian kulit.kasus klinis. V. Appendages kulit.Kompetensi Dasar : Memahami tentang neuroanatomi yang mendasari kasus. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. III. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. Traktus respiratorius pars conductiones.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 100 menit : ke 7 I. Traktus respiratorius pars respiratorius. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi. Bagian-bagian traktus respiratorius. Materi Ajar : Definisi. II. Menjelaskan tentang traktus respiratorius. IV.

Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang alveolus ? 2.VI.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. Gray. Moffat. Grand Anatony. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. gambar-gambar jarngan. yaitu kulit dan traktus respiratorius dengan power point. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr. Atlas Anatomi Manusia I-II. SpalteholsSpanner. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 12 . Mattram. Laptop. selanjunya dosen menjelaskan pengantar kulit dan traktus respiratorius. 1979. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan. 2. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. Alat : LCD. 1997. VII. Penilaian : 1. 3. 1983. Sumber belajar : Histologi Dasar. Wb. 2. VIII.

Craniales dan n. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. Anatomi SSP dan SST.kasus klinis.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 200 menit : ke 8 dan ke 9 I. Susunan saraf tepi (n. Menjelaskan tentang susunan saraf tepi. Meninges.Kompetensi Dasar : Memahami tentang susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi yang mendasari kasus. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Cerebrum dan Cerebelum. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi. IV. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. spinalis). II. III. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang susunan saraf pusat. diskusi kelas 13 . Trunkus cerebri dan hipofise. Materi Ajar : Embriologi susunan saraf. V.

Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr. VII. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 14 . yaitu susunan saraf dengan power point. VIII. 1997. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. Laptop. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. 1979. 2. Sumber belajar : Neuroanatomi. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. selanjunya dosen menjelaskan pengantar susunan saraf. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. Atlas Anatomi Manusia I-II. Grand Anatony. Moffat. 3. 2.VI. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan. Wb. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Mattram. Alat : LCD. gambar-gambar jarngan.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. 1983. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang cortex cerebri ? 2. Gray. SpalteholsSpanner. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. Penilaian : 1.

Neuron penyalur impuls. Menjelaskan tentang Lower motor neuron. diskusi kelas 15 .RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 200 menit : ke 10 dan ke 11 I.kasus klinis. Motor neuron. II. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah. Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang Upper motor neuron. V. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi. Materi Ajar : Traktus piramidalis Traktus ekstrapiramidalis. Gangguan-gangguan motoris. III. IV. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf.Kompetensi Dasar : Memahami tentang Upper motor meuron dan lower motor neuron yang mendasari kasus.

ekstrapiramidalis dan motor neuron dengan power point. Moffat. 1983. selanjunya dosen menjelaskan pengantar UMN dan LWN. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr. 2. 1979. 1997. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 16 . Alat : LCD. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. Laptop. VII. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. Sumber belajar : Neuroanatomi. Penilaian : 1. VIII. Wb. 3. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan.VI. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. yaitu Traktus piramidalis. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Apa yang anda ketahui tentang motor neuron ? 2. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Gray. SpalteholsSpanner. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Grand Anatony. Atlas Anatomi Manusia I-II. Mattram. gambar-gambar jarngan. 2.

diskusi kelas 17 . Materi Ajar : Macam SSO. III. II. selanjutnya mampu mengaitkan kasus-kasus klinis yang sering dihadapi fisioterapi.RENCANA MUTU PEMBELAJARAN Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas/Semester Alokasi Waktu Pertemuan : : Diploma IV Fisioterapi : FIS 20322 : Anatomi II : 2 SKS : A/II : 100 menit : ke 12 I. ejakulasi dll. Mahasiswa mampu memahami dasar teori dan menelaah secara sederhana kasus-kasus klinis terkait dengan jaringan maupun sistem-sistem organ serta anatomi yang mendasari ilmu penyakit saraf. Mekanisme defekasi. Metode/Strategi Pembelajaran : melihat CD materi. Mekanisme seksual. Indikator : Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang susunan saraf otonom (SSO). Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu memahami tentang histologi dan macam-macamnya serta neuroanatomi. ereksi. IV. V. Menjelaskan tentang mekanisme kerja SSO. Fleksus yang dibentuk Mekanisme urinasi.Kompetensi Dasar : Memahami tentang susunan saraf otonom yang mendasari kasus. ceramah.kasus klinis.

VII. gambar-gambar jarngan. Klarifikasi langsung dari dosen pada saat diskusi. Anatomy and Physiology for Physiotherapist. 2. selanjunya dosen menjelaskan pengantar SSO. Moffat. Penilaian : 1. Laptop. Gray. Alat/Bahan/Sumber Belajar : 1. VIII. Sumber belajar : Neuroanatomi. Tahap Pembelajaran : Kegiatan awal : Salam Pembuka : dosen mengucap salam “Assalamu’alaikum Wr. Atlas Anatomi Manusia I-II. Wb. 1997. yaitu susunan saraf otonom dengan power point. Grand Anatony. Kegiatan inti : Dosen menerangkan materi ajar. SpalteholsSpanner. 1983. 1979. Kriteria penilaian : Nilai formatif = 1 pd + 3 up 4 18 . Mattram. Kegiatan akhir : Dosen melakukan klarifikasi hasil diskusi dan penjelasan materi di akhir perkuliahan.” sebagai tanda pembuka perkuliahan. Dosen memberikan waktu untuk mendiskusikan materi dengan cara curah pendapat dengan mahasiswa. 3. Teknik dan instrumen penilaian : Proses diskusi (pd) Tes essay (te) Contoh soal : Jelaskan fleksusu yang dibentuk oleh SSO ? 2. 2.VI. dan mengakhiri dengan bacaan hamdalah. Alat : LCD.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful