Anda di halaman 1dari 5

FISIOLOGI PERNAFASAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) Kusfebriani, Nurhayati, Yulia H, Regina N ABSTRAK

Pengamatan yang dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2010 ini bertujuan untuk mengetahui alat perrnafasan yang terdapat pada ikan mas (Cyprinus carpio) dan daya permebialitas insang terhadap gas. Ikan mas mempunyai alat pernafasan primer berupa insang dan alat pernafasan sekunder berupa gelembung renang dengan tipe physostomus. Insang yang terdapat pada ikan ini berfungsi sebagai alat pernafasan primer. Proses pernafasan tersebut dilakukan secara difusi yaitu proses mengalirnya suatu molekul gas dari lingkungan yang konsentrasi gasnya tinggi ke lingkungan yang konsentrasi gasnya lebih rendah. Insang pada ikan mas yang berwarna pink dipengaruhi oleh habitatnya yang hidup di air yang kaya akan O2.. Terjadinya perubahan warna air kapur (CaCO3) yang menjadi bening setelah dimasukkan insang ikan mas menandakan adanya perbedaan tekanan pada insang dengan larutan air kapur sehingga terjadi difusi. Kata kunci : Cyprinus carpio, difusi, gelembung renang, insang, permebialitas, pernafasan,
1

PENDAHULUAN penutup insang (operkulum). Masing-masing lembar Ikan membutuhkan oksigen untuk proses metabolisme dan membuang gas CO2 sebagai hasil sisa metabolisme dalam sel. Proses pengikatan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida tersebut oleh darah melalui permukaan organ pernapasan disebut Pernapasan. Pada proses pernapasan, pertukaran gas terjadi secara difusi, yakni terjadi suatu aliran molekul gas dari lingkungan yang konsentrasi gasnya tinggi ke lingkungan yang konsentrasi gasnya lebih rendah. Proses difusi terjadi pada dinding atau membran yang tipis dan lembab serta adanya perbedaan konsentrasi gas antara lingkungan luar dengan lingkungan dalam (kapiler darah). Difusi gas pada ikan memerlukan organ khusus yaitu insang. Insang (gill) adalah bentuk pelipatan ke arah luar pada permukaan tubuh yang dikhususkan untuk pertukaran gas. Insang sepenuhnya dikelilingi oleh air, karena itu membran sel respirasi tetap lembab. Namun, konsentrasi oksigen di air jauh lebih rendah daripada di udara. Dengan demikian insang harus sangat efisien untuk mendapatkan oksigen yang cukup dari air. Salah satu proses yang membantu mekanisme itu adalah dengan ventilasi, yaitu peningkatan aliran medium respirasi di atas permukaan respirasi. Pada ikan bertulang sejati, insang terdapat di kedua sisi kepala, insang ini ditutupi oleh tulang
1

insang terdiri dari filamen insang, tulang lengkung insang dan tapis insang. Tiap lembar insang

memiliki filamen-filamen insang, yang jumlahnya berbeda antara jenis ikan yang satu dengan yang lainnya. Dalam beberapa hal berkurangnya jumlah lembar insang atau lamella insang pada suatu jenis ikan diimbangi dengan berkembangnya organ

pernapasan tambahan seperti labirin. Ikan secara terus menerus memompa air melalui mulut dan diatas lengkung insang, dengan menggunakan pergerakan terkoordinasi dari rahang dan operculum (penutup insang) untuk ventilasi ini. Masing-masing lengkung insang memiliki dua baris filament insang, yang terbuat dari lempengan pipih yang disebut lamella. Darah yang mengalir melalui kapiler di dalam lamella akan mengambil oksigen di
1

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Fakultas MIPA Pendidikan Biologi Reguler 2008

l i. Ai li i t l ll  l li , t    t   t  i t l   count current, yang  ningkatkan  indahan ksigen dari air ke darah.
Ketika darah engalir elal i kapiler, darah tersebut semakin banyak terisi leh ksigen. Akan tetapi secara bersamaan pula ia akan berhadapan dengan air dengan konentrasi oksigen yang lebih tinggi karena air itu baru saj a mulai mengalir di atas insang. !al tersebut berarti bahwa di sepanj ang kapiler terdapat suatu gradient difusi yang mendorong perpindahan oksigen dari air ke darah. Pengaturan pembuluh darah pada insang ikan, merupakan adaptasi yang memaksimalkan perpindahan oksigen dari air ke darah. Aliran lawan arus mempertahankan gradient konsentrasi tetap rendah saat

Alat dan Bahan Alat yang digunakan pada percobaan ini ialah alat bedah, papan bedah, benang halus,dan gelas kimia

99 5 ml. Bahan yang digunakan ialah ikan mas, dan

air kapur.

ara Kerja Percobaan 5.


y

rgan Gespirasi

Hengamati organ tambahan di atas insang


untuk mengetahui ada tidaknya labirin.

Hembedah ikan secara hati-hati kemudian


mengamati

Iductus P neumaticus) dan menentukan tipe


renang

bentuk

gelembung

renang atau

gelembung fisoklistus).

Qfisotomus

ara Kerja Percobaan . Tji Permeabilitas Insang


y

Uembedah ikan kemudian mengambil


insangnya.

"

# berdifusi dari air ke dalam darah

sepanj ang kapiler. Ketika darah mengalir melaui kapiler lamella, darah tersebut semakin banyak memuat oksigen karena darah secara terusmenerus dilewati oleh air yang kandungan
y

Uemasukkan insang ke dalam larutan V


aCO3.

Uengamati perubahan yang terjadi baik


pada air maupun pada insang.

"

# nya $%
% 1.

semakin pekat. Karena pertukaran lawan arus, maka lamella dapat mengekstraksi lebih dari oksigen yang terlarut dalam air yang lewat

X `Xa X X Xa W SIY PEbc W S


Organ despirasi

diatasnya. Sebaliknya, jika darah mengalir melalui kapiler lamella dengan arah yang sama dengan air yang mengalir di atas lamella, maka insang hanya dapat mengambil paling banyak 5 % oksigen yang terlarut dalam air. Ketika

lat

eterangan

Pernafasan Primer Struktur W arna Struktur Bentuk Insang

"

# berdifusi dari air ke

dalam darah, gradient konsentrasi akan semakin menurun kemiringannya dan akhirnya tidak ada lagi ketika jumlah

Pink erdapat 4 lengkung insang,

"

# yang terlarut di air

masing-masing lengkung insang terdapat Sekunder

dan darah

filamen. renang tipe

adalah sama. Insang ikan melakukan aliran lawan arus, bukan aliran searus.

Gelembung fisostomus.

0 &E'()E PE C(1223
W aktu dan empat

Alat pernafasan primer pada ikan mas adalah insang.

iap lembaran insang terdiri dari

89 9 5 di Laboratorium @isiologi @akultas Aatematika C dan Ilmu Pengetahuan Alam, Bni ersitas Degeri E
akarta.

Praktikum ini dilaksanakan dari tanggal 5

67

sepasang filamen dan tiap filamen terdiri dari ktober lamella. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler yang memungkinkan O2 dan CO2 berdifusi keluar. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler
4

darah. Pada ikan mas terdapat 4 pasang lembaran insang yang bertipe holobranchi, yaitu filamen terletak pada setiap sisi septum. Insang pada ikan mas berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda hpink). W arna merah muda pada insang ini disebabkan karena adanya pembuluh darah yang membawa darah kaya akan oksigen sehingga menyebabkan rendah. Sehingga, Insang pada ikan mas memiliki intensitas warna merah yang tidak pekat jika dibandingkan dengan ikan yang di air yang miskin O2 hberwarna merah pekat/kecokelatan), misalnya ikan mujair. Alat pernafasan sekunder pada ikan mas terdapat satu buah gelembung renang berwarna putih bening dengan tipe hysostomus, yaitu gelembung renang yang berhubungan dengan saluran pencernaan hesophagus). Ikan mas memiliki siklus hidup melayang dan menyelam di dalam air, sehingga membutuhkan gelembung renang yang memiliki fungsi utama sebagai alat hidrostatiq.. rdara yang merupakan isi dari gelembung renang terdiri dari campuran nitrogen, oksigen, dan karbondioksida. Gelembung renang dapat mengatur tekanan darah agar sama dengan tekanan udara lingkungan hhidrostatiq) karena pada gelembung ini dimasuki oleh pembuluh darah. Gelembung juga berperan sebagai pengabsorbsi dan pensekresi gas dari atau ke dalam darah yang sesuai dengan keseimbangan tekanan udara. Campuran udara di dalam gelembung renang masih menyerupai campuran udara di atmosfer. Pada saat terjadinya pengisian atau pengosongan gelembung renang dengan udara maka berat jenis seluruh tubuh ikan akan berubah. Sehingga, ikan mas dapat melayang dan menyelam di dalam air. yang

fungsi labirin tersebut sebab habitatnya hidup sudah menyediakan cukup oksigen. 2.

rji Permeabilitas Insang


Sebelum Sesudah Putih pucat Bening dasar Percobaan ini dilakukan untuk melihat dan terdapat endapan di

i iskositas darah yang

W arna insang W arna larutan CaCO3

pink Putih keruh

apakah terdapat perubahan pada larutan air kapur

uCaCO3 ) dan juga perubahan pada dan juga


perubahan pada insang yang dimasukkan ke dalam air kapur. Setelah insang ikan mas dimasukkan selama kurang lebih 20 menit didapatkan hasil bahwa air kapur yang keruh berubah menjadi cukup bening dan terdapat endapan, selain itu warna insang yang sebelumnya berwarna merah muda menjadi berwarna lebih pucat.

val tersebut

dikarenakan terjadinya proses difusi gas CO2 yang dihasilkan dari reaksi kimia antara CaCO3 dengan

v2 O. . Adapun reaksi yang terjadi adalah sebagai


berikut:

v2O + CaCO3 CO2 + Ca(OH) 2 + endapan w


adi, hasil reaksi kimia air kapur yaitu gas

CO2 akan masuk ke insang secara difusi gas. Hal inilah yang menyebabkan warna merah muda pada insang semakin lama semakin pudar. Perubahan warna tersebut menjadi agak pucat karena kurangnya oksigen dalam darah, insang yang berwarna merah memiliki banyak darah yang mengikat O2.

xifusi

dapat

terjadi

karena

adanya

idak adanya organ respirasi sekunder,

perbedaan tekanan pada insang dengan larutan air kapur. Pada filamen insang terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 dan CO2 berdifusi. Pada ikan yang masih hidup pertukaran gas O2 dan CO2 terjadi secara difusi dari insang ke kapiler dan kapiler ke jaringan.

labirin, pada ikan mas, dikarenakan adaptasi ikan mas terhadap habitat ikan mas yang kaya akan O2.

tal ini tidak berkesinambungan dengan fungsi


labirin, yaitu sebagai alat bantu pernapasan dan sebagai perluasan area penyerapan O2 pada ikan yang memiliki habitat di air yang kadar oksigennya rendah. Sedangkan ikan mas tidak membutuhkan

KESIyP Alat pernafasan pada ikan bergantung pada habitatnya. Alat pernafasan primer pada ikan adalah insang. Ikan yang hidup di air yang kaya O2 memiliki alat pernafasan yang sekunder berfungsi berupa juga gelembung alat renang sebagai

hidrostatik.sedangkan ikan yang hidup di air yang miskin O2 memiliki alat pernafasan sekunder berupa labirin sebagai tempat cadangan oksigen.

erjadinya perubahan warna air kapur (CaCO3)

Gelembung renang ikan mas

yang menj adi bening setelah dimasukkan insang ikan mas menandakan adanya perbedaan tekanan pada insang dengan larutan air kapur sehingga terjadi difusi.

eil.A.

PSKA
2004. Bi ol ogi Jilid III.

Campbell,

erj. W asmen

analu.

akart a : Erlangga

Lehninger., 1994. Dasar-dasar Bi ok imia Jilid I. Erl angga. Sherwood, Laurall e. 2001. Sistem. erj. Brahm

akart a :

isiologi Manusia, dari S el . Pendit. akart a : EGC

Ke

Insang setelah beberapa lama dimasukkan ke air kapur (larutan CaCO3)

Suri pt o. 2010. Catatan K uliah Fisi ol ogi Hewan. B andung : I B.

AMPI AN

awaban pertanyaan

1.

dengapa keluar masuknya O2 dan CO2 dari


organ respirasi ke jaringan dan sebaliknya berlangsung secara difusi? awab : Hal ini dikarenakan adanya perbedaan tekanan. dalam

Foto kegiatan

ekanan CO2 dalam j aringan lebih yang berlawanan sedangkan

besar dalam darah sehingga CO2 berdifusi arah tekanan O2 dalam darah lebih besar daripada dalam jaringan sehingga O2 lebih mudah masuk ke dalam jaringan. Selain itu, organ pernafasan memiliki sifat yang mendukung proses difusi, yaitu memiliki membran yang Insang ikan mas bersifat permeable, permukaan mebran basah, memiliki 2.

faskularitas

tinggi

dan

memiliki

permukaan yang relatif luas.

Buatlah kurva disosiasi HbO2! awab : Kurva disosisasi HbO2 adalah kurva menggambarakan O2 pada pengikatan hemoglobin dan darah

yang

pembebasan

secara

kooperatif.

Faktor-faktor

yang

pada waktu yang sama membentuk tambahan ikatan fosfat berenergi tinggi. Kini dapat ditentukan jumlah total molekul ATP yang dibentuk untuk energi dari satu molekul glukosa, jumlahnya adalah 2 selama glikolisis, 2 selama siklus asam sitrat dan 34 selama fosforilasi oksidatif. Yang membuat jumlah total 38 molekul ATP terbentuk untuk tiap molekul glukosa yang didegradasi menjadi CO2 dan air. Jadi 30.000 kalori energi disimpan dalam bentuk ATP, sedangkan 686.000 kalori dikeluarkan selama oksidasi lengkap setiap grm molekul glukosa. Hal ini menggambarkan efisiensi keseluruhan transfer energi sebesar 44%. Sisa energi sebesar 6% menjadi panas, oleh karena itu tidak dapat digunakan oleh se l untuk melakukan fungsi spesifik. 4. Sebutkan membran respirasi atau pada bagian apa pertukaran O2 dan CO2 berlangsung pada

mempengaruhi pergeseran kurva disosisasi adalahafinitas oksigen. Afinitas oksigen pada hemoglobin ditingkatkan adalah dengan labil. Afnitas dapat suhu,

menurunkan

peningkatan pH dasar darah, atau kadar difosfogliserat (DP ) yang rendah. Keadaan ini mengakibatkan disosiasi hemoglobin-oksigen bergeser ke kiri.

Sepanjang kisaran tekanan parsial oksigen dimana kurva disosiasi memiliki kemiringan yang tajam, perubahan Po2 sedikit saja akan menyebabkan hemoglobin memuat atau

ikan, katak, reptilian, burung dan mamalia! Jawab : a. Ikan: labirin. insang, Difusi gelembung gas renang, pada

terdapat

melepaskan oksigen dalam jumlah yang sangat banyak. 3. Jelaskan secara singkat mekanisme sintesis ATP di dalam sel! Jawab : angkah akhir pada fosforilasi oksidatif adalah mengkonservasi ADP menjadi ATP. Ini terjadi dalam gabungan molekul protein yang besar, yang menonjol ke segala arah melalui bagian dalam membran mitokondria dan d. c. b.

kapiler-kapiler darah di lamella insang. Katak: kulit, paru-paru (trakhea, gas

bronchus,bronkheoli).

Difusi

terjadi di alveolus pada paru-paru dan di kulit secara difusi langsung dengan air. Reptil: paru-paru (trachea, bronchus, selat kompleks). Difusi gas terjadi di alveolus pada paru-paru Burung: kantong udara (pundit-pundi hawa), paru-paru (trachea, bronchus, parabronkhus, kapiler-kapiler udara). Difusi gas terjadi di alveolus pada paru-paru. Kantong udara menyimpan udara (O2). Selama burung terbang, sumber oksigen yang dipakai adalah yang berasal dari kantung udara. e. Mamalia: paru-paru (trakhea,

menonjolkan kepala seperti bongkol ke bagian dalam matriks. Molekul ini adalah ATPase, dinamai ATP sintetase. Dipostulasikan bahwa konsentrasi ion hidrogen yang lebih tinggi di dalam ruang antara 2 membran mitokondria dan perbedaan potensial listrik yang kasar yang melintasi bagian dalam membran ini

menyebabkan ion hidrogen mengalir ke dalam matriks mitokondria melalui zat dari molekul ATPase. Dalam melakukan ini, energi yang berasal dari aliran ion hidrogen digunakan oleh ATPase. Untuk mengubah ADP menjadi ATP dengan menggabungkan ADP dengan fosfat,

bronchus, bronkheoli, alveoli). Difusi gas terjadi di alveolus pada paru-paru