3/26/2011

Tujuan Pengajaran Bab 4 Berorientasi Pada Tindakan
• Mempelajari salah satu karakter yang perlu dikembangkan sebagai calon wirausahawan yaitu senantiasa berorientasi pada tindakan • Memahami tindakan dan sikap yang perlu dimiliki untuk dapat menjadi pribadi yang berorientasi pada tindakan

Ciri-ciri Pengusaha
(Mampu Mengambil keputusan dan Bertindak Cepat)
Orientasi PDCA (Plan, Do, Check and Action) Menghindari - NATO (No Action Talk Only) hasil : gosip, konflik - NADO (No Action Dream Only) hasil : visi, karya seni - NACO (No Action Concept Only) hasil : teori, falsafah

8th Habits of Highly Effective People
(Stephen Covey)
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Proaktif Bermula dari Ujung Pemikiran (end of mind) Dahulukan Hal yang Utama Berfikir Menang – Menang (win – win ) Memahami Untuk Dipahami Sinergi Menajamkan Ketahanan, Fleksibilitas dan Kekuatan Menemukan Keunikan dan Membantu Orang Lain Menemukannya

Asumsi

NACO Akademis, Logika Formal (terlalu berhati-hati)

Tujuan

Hipotesa / Testing Loop Akademis

Kumpulan Data

Test Dan Kumpulan Data Keputusan

1

tetapi Tujuan Yang Benar • Agar Mencapai Tujuan Yang Benar: Tuliskan misi pribadi hidup Anda yang menggambarkan tujuan dan citra diri • Misi pribadi ditemukan melalui serangkaian tindakan atau kejadian-kejadian pahit sehingga membentuk kebajikan dan filosofi hidup 4.3/26/2011 1. Keilmuan (Validity / Reality) 2. bukan menunggu atau berwacana • Mengambil tindakan sebelum sebuah kejadian yang tidak dikehendaki muncul : Contoh: TERLATIH DI LAPANGAN MEMILIKI INTUISI Pelajaran dari simbolisasi ini: Lebih baik proaktif. Bermula Dari Ujung Pemikiran Kebajikan dapat diperoleh melalui tahapan berikut: • Tidak Sekedar Tujuan. Pengalaman Hidup Filosofi Pembelajaran Sejarah 1. bertindak cepat mengenali lapangan dan memiliki pertimbangan yang ‘Good’. Proaktif • Mengambil inisiatif untuk bertindak. Penginderaan Fisik Anugrah Sumber: Rhenadl Kasali (2009). Kebajikan 3. “Marketing in Crisis” 2 . daripada sesuatu yang lambat meskipun dengan pertimbangan yang ‘Great’ 2.

dan – Pikirkan tujuan-tujuan baru yang lebih menantang (eHow. – Saat dapat mencapai goal. Hope dan Inspirasi Hidup Dengan Kejelasan Tujuan • Untuk menjadi sesorang yang berorientasi pada tujuan.. pindah usaha. terjamin secara ekonomi dan sejahtera). sehat. 2009). merekrut manajer. – Tentukan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya: Menyelesaikan studi. rayakanlah bersama karyawan dan keluarga. • Kebijakan Membuat Kepemimpinan Seseorang Lebih Dari Sekedar Pemimpin Biasa Magnet yang berisi: Visi..Action/Movement Penginderaan Manusia Tingkat 4 • Merupakan Tahap Tertinggi. bekerja selama 5 tahun. lalu berevolusi. lalu membuka usaha).3/26/2011 Penginderaan Manusia Tingkat 1 • Mulai dari bayi: melalui stimulus temperatur (panas/hangat-dingin) • Gerakan-gerakan • Konsep • Bahasa Tubuh Penginderaan Manusia Tingkat 2 & 3 Agar Mempunyai Intuisi Matangkan Panca Indera Dengan Pengalaman 1.Sinkronisasi Pikiran 3. Tahap Penerapan Pengetahuan Dengan Kebijakan. 3 . maka lakukanlah dalam hidup Anda langkah-langkah sebagai berikut: – Tetapkan tujuan akhir (misalnya: Hidup yang bahagia.Indera Ke-enam Diaktifkan 4.Maksimalisasi/Optimalisasi Penginderaan Dengan Pengalaman Lapangan 2. – Perhatikan setiap kemajuan yang sudah dicapai (misalnya: Melakukan evaluasi. memperbaiki proses produksi).

Berpikir Menang-menang (Win-Win) Berwirausaha Pada Dasarnya Adalah Berupaya Untuk Memenangkan Kehidupan. atau melawan atas apa yang di dengar dari pihak lain. Jika saya. dan Anda juga kalah. 5. 4 .… Anda hanya bisa menang sekali saja. kekal abadi. dan tidak cepat-cepat menolak.… •Menang. Anda menang.3/26/2011 3. Anda kalah (rugi). Dahulukan Hal Yang Utama Jadikanlah kebiasaan ini berkaitan dengan sikap yang mengedepankan prioritas Bisa membedakan antara Urgent dan Penting : URGENT PENTING situasi yang mendesak Ingatlah! Tidak Semua Masalah Harus Menjadi Prioritas Manusia yang gagal adalah manusia yang tidak bisa membedakan mana pekerjaan prioritas dan bukan… membutuhkan perhatian yang besar Berikan waktu lebih untuk bekerja dengan perencanaan. •Kalah. mengembangkan hubungan. Memahami Untuk Dipahami • Seorang Wirausaha haruslah: • Memiliki keterbukaan (open mind) untuk mendengarkan.… Buat apa kita teruskan kerjasama ini? •Menang dan Anda juga menang.… Kita akan berjalan beriringan. berargumentasi. • Ada usaha menempatkan diri kita pada posisi orang lain. saling perbaiki.… Saya hanya menang sekali saja. memanfaatkan peluang-peluang dan recharge pengetahuan 4. •Kalah. • Kebiasaan mendengarkan dan memikirkannya.

Dumb Mistakes (Ingatlah: Ketika manusia menciptakan pensil. membangun tripod. yang berorientasi pada sinergy agar Anda dapat berorientasi pada tindakan. Pikiran (mind) Tubuh Hati Jiwa 5 . 7. 2. •Sinergi yang efektif sangat bergantung pada komunikasi. Ia melakukan latihan blind faith. Jangan pernah takut mengahadapi kesalahan kecil. Ia belajar menerima kata-kata penolakan. Ia tekun meyakinkan bahwa investasi mereka dapat membuahkan hasil (Peabody. lakukan meditasi.com. 2002). dan menghadapinya dengan kepala dingin. Fleksibilitas dan Kekuatan Upaya yang dapat dilakukan adalah : Berikan makanan pada jiwa (spiritual). bacalah buku-buku self help yang membangkitkan semangat atau dengarkanlah musik yang menggairahkan. Sinergi (1+1>2) Seorang Wirausaha: • harus mencari sinergi.3/26/2011 6. Menajamkan Ketahanan. 8. 4. wirausahawan internet. Mulailah dengan menemukan atau mengenali keunikan diri sendiri. pada empat elemen utama He "Rejects His Rejection" 1. Contoh Bo Peabody. mendengar merespon Smart Mistakes Vs. 3. Walau mendapatkan serangkaian penolakan. kooperatif Bukan yang terkuat melainkan yang adaptif yang berumur panjang (Charles Darwin) Tidak ada manajer tanpa karyawan dan kawan. Potensi diri. manusia juga menciptakan penghapus) carilah rekan usaha yang saling melengkapi. Blind Faith. sampai penolakan itu berubah menjadi penerimaan. hidup yang seimbang. Temukan Keunikan Pribadi dan Bantulah Orang Lain Menemukannya Dari perilaku efektif menjadi luar biasa. Bo percaya bahwa usahanya kelak akan berhasil dan diterima. yaitu suatu total yang lebih besar dari penjumlahan elemen-elemen tunggalnya.

Sebab kalau lebih akan terjadi saling andel-andelan. Tujuan Pembelajaran Bab 5 Pengambilan Risiko • Menjelaskan konsep resiko • Menjelaskan bagaimana pengambilan resiko dilakukan • Mengidentifikasi resiko-resiko yang potensial terjadi ketika memulai usaha • Menjelaskan pengelolaan resiko 6 . Petunjuk • Bagilah kelas ke dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang. Tugas tim adalah mengembangkan suatu produk yang inovatif. Empat orang adalah tim yang ideal.3/26/2011 Tugas • Untuk menjadi wirausahawan yang mempunyai daya juang. • Dibutuhkan latihan konkrit yang memungkinkan Anda kenal betul-betul keadaan lapangan dan berani mengambil tindakan. • Mempunyai intuisi yang tajam • Serta berani mengambil resiko. Jangan lebih dari 5 orang.

Risiko – Rizki – Rejeki Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Jenis-jenis Risiko Dalam Bisnis – Risiko Murni • • • • • Risiko hilang/rusaknya aset yang dimiliki Kecelakaan kerja Risiko akibat tuntutan hukum Risiko operasional lainnya Bencana alam (force majure) • Motivasi mengambil risiko – Menginginkan pengembalian yang sepadan (return) • mampu mengkalkulasi risiko – Risiko spekulatif • Risiko Perubahan Harga – Perubahan harga input – Perubahan harga output – Kepepet • tidak mampu mengkalkulasi risiko.3/26/2011 Konsep Risiko: Sebuah Pengantar • Difinisi Risiko – – – – Ketidakpastian (uncertainty) Konsekuensi yang memunculkan dampak yang merugikan Risiko dan Pengambilan keputusan bisnis Hubungan antara: Risk . dengan formula: Frekuensi x Dampak – Kerugian Tidak Langsung • • • • Kemungkinan sales/profit yang gagal diterima Munculnya biaya operasional tambahan Kesempatan investasi yang hilang Kerugian lainnya 7 . atau • tidak tahu risiko yang dihadapi • Risiko Kredit Konsep Risiko: Sebuah Pengantar(cont) • Bentuk Kerugian Akibat Risiko – Kerugian Langsung • Nominal yang harus ditanggung akibat dampak langsung risiko yang terjadi Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Bagaimana Mengkalkulasi Risiko – Tentukan seberapa sering risiko tersebut terjadi (frekuensi atau probability) – Tentukan dampak yang timul dari risiko yang terjadi (dampak) – Hitung kemungkinan prediksi kerugian.

supplier dan asuransi • Dibiayai sendiri. misal: konsumen.5 juta Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Pengelolaan Risiko – Mulai dari Risiko yang memiliki kemungkinan prediksi kerugian terbesar (prinsip Pareto) • Prinsip pareto juga dikenal sebagai aturan 80-20 yang menyatakan bahwa 80% efek daripada suatu kejadian merupakan hasil dari 20% penyebabnya (joseph M. dibuat cadangan dana untuk membiayai jika risiko terjadi Tips & Trik • Bagaimana menghadapi risiko – Perlu difahami bahwa risiko tidak untuk menjadi penghambat untuk maju. misal: SOP.500. Juran berdasarkan ekonom italia yang bernama vilfredo Pareto pada tahun 1906) – Pilihan Strategi Pengelolaan: • Dikontrol.3/26/2011 Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Contoh Mengkalkulasi Risiko – Risiko terjadinya pencurian barang dagangan – Frekuensi: 1 bulan 5 kali – Dampak: Dalam setiap kejadian rata-rata kerugian yang ditanggung adalah Rp300 ribu – Kemungkinan prediksi kerugian: 5 x 300.000 = 1.000 Artinya: Dalam satu bulan terdapat risiko pencurian barang dagangan yang berpotensi menyebabkan kerugian sebesar Rp1. Risiko harus diambil sebagai konsekuensi menginginkan sesuatu yang lebih baik (keberhasilan) – Identifikasi risiko apa yang berpotensi muncul dalam bisnis – Identifikasi seberapa sering risiko tersebut muncul – Identifikasi seberapa besar dampak dari risiko yang muncul tersebut – Siapkan langkah-langkah mitigasi risiko hanya pada risiko yang dominan/prioritas The Best Way to Ensure that Lucky Things Happen is to Make Sure that A Lot of Things Happen 8 . Quality Control • Ditransfer kepada pihak lain. supaya risiko-risiko tidak muncul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful