P. 1
Berorientasi Pada Tindakan Dan Pengambilan Resiko-pegangan Mahasiswa

Berorientasi Pada Tindakan Dan Pengambilan Resiko-pegangan Mahasiswa

|Views: 237|Likes:
Dipublikasikan oleh Venter SLenge'an

More info:

Published by: Venter SLenge'an on May 17, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2015

pdf

text

original

3/26/2011

Tujuan Pengajaran Bab 4 Berorientasi Pada Tindakan
• Mempelajari salah satu karakter yang perlu dikembangkan sebagai calon wirausahawan yaitu senantiasa berorientasi pada tindakan • Memahami tindakan dan sikap yang perlu dimiliki untuk dapat menjadi pribadi yang berorientasi pada tindakan

Ciri-ciri Pengusaha
(Mampu Mengambil keputusan dan Bertindak Cepat)
Orientasi PDCA (Plan, Do, Check and Action) Menghindari - NATO (No Action Talk Only) hasil : gosip, konflik - NADO (No Action Dream Only) hasil : visi, karya seni - NACO (No Action Concept Only) hasil : teori, falsafah

8th Habits of Highly Effective People
(Stephen Covey)
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Proaktif Bermula dari Ujung Pemikiran (end of mind) Dahulukan Hal yang Utama Berfikir Menang – Menang (win – win ) Memahami Untuk Dipahami Sinergi Menajamkan Ketahanan, Fleksibilitas dan Kekuatan Menemukan Keunikan dan Membantu Orang Lain Menemukannya

Asumsi

NACO Akademis, Logika Formal (terlalu berhati-hati)

Tujuan

Hipotesa / Testing Loop Akademis

Kumpulan Data

Test Dan Kumpulan Data Keputusan

1

Keilmuan (Validity / Reality) 2. Proaktif • Mengambil inisiatif untuk bertindak. tetapi Tujuan Yang Benar • Agar Mencapai Tujuan Yang Benar: Tuliskan misi pribadi hidup Anda yang menggambarkan tujuan dan citra diri • Misi pribadi ditemukan melalui serangkaian tindakan atau kejadian-kejadian pahit sehingga membentuk kebajikan dan filosofi hidup 4. Pengalaman Hidup Filosofi Pembelajaran Sejarah 1. bertindak cepat mengenali lapangan dan memiliki pertimbangan yang ‘Good’. bukan menunggu atau berwacana • Mengambil tindakan sebelum sebuah kejadian yang tidak dikehendaki muncul : Contoh: TERLATIH DI LAPANGAN MEMILIKI INTUISI Pelajaran dari simbolisasi ini: Lebih baik proaktif.3/26/2011 1. “Marketing in Crisis” 2 . Kebajikan 3. Bermula Dari Ujung Pemikiran Kebajikan dapat diperoleh melalui tahapan berikut: • Tidak Sekedar Tujuan. Penginderaan Fisik Anugrah Sumber: Rhenadl Kasali (2009). daripada sesuatu yang lambat meskipun dengan pertimbangan yang ‘Great’ 2.

2009). memperbaiki proses produksi). pindah usaha.Action/Movement Penginderaan Manusia Tingkat 4 • Merupakan Tahap Tertinggi.Sinkronisasi Pikiran 3. 3 . Tahap Penerapan Pengetahuan Dengan Kebijakan..Maksimalisasi/Optimalisasi Penginderaan Dengan Pengalaman Lapangan 2. rayakanlah bersama karyawan dan keluarga. – Saat dapat mencapai goal. bekerja selama 5 tahun. terjamin secara ekonomi dan sejahtera). – Perhatikan setiap kemajuan yang sudah dicapai (misalnya: Melakukan evaluasi. lalu berevolusi. maka lakukanlah dalam hidup Anda langkah-langkah sebagai berikut: – Tetapkan tujuan akhir (misalnya: Hidup yang bahagia. • Kebijakan Membuat Kepemimpinan Seseorang Lebih Dari Sekedar Pemimpin Biasa Magnet yang berisi: Visi. merekrut manajer. dan – Pikirkan tujuan-tujuan baru yang lebih menantang (eHow. sehat.Indera Ke-enam Diaktifkan 4. Hope dan Inspirasi Hidup Dengan Kejelasan Tujuan • Untuk menjadi sesorang yang berorientasi pada tujuan. lalu membuka usaha).3/26/2011 Penginderaan Manusia Tingkat 1 • Mulai dari bayi: melalui stimulus temperatur (panas/hangat-dingin) • Gerakan-gerakan • Konsep • Bahasa Tubuh Penginderaan Manusia Tingkat 2 & 3 Agar Mempunyai Intuisi Matangkan Panca Indera Dengan Pengalaman 1. – Tentukan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya: Menyelesaikan studi..

berargumentasi.… Kita akan berjalan beriringan.… Anda hanya bisa menang sekali saja. dan Anda juga kalah. Berpikir Menang-menang (Win-Win) Berwirausaha Pada Dasarnya Adalah Berupaya Untuk Memenangkan Kehidupan.… •Menang. dan tidak cepat-cepat menolak. • Ada usaha menempatkan diri kita pada posisi orang lain. Anda menang. Jika saya. •Kalah. saling perbaiki. atau melawan atas apa yang di dengar dari pihak lain. Dahulukan Hal Yang Utama Jadikanlah kebiasaan ini berkaitan dengan sikap yang mengedepankan prioritas Bisa membedakan antara Urgent dan Penting : URGENT PENTING situasi yang mendesak Ingatlah! Tidak Semua Masalah Harus Menjadi Prioritas Manusia yang gagal adalah manusia yang tidak bisa membedakan mana pekerjaan prioritas dan bukan… membutuhkan perhatian yang besar Berikan waktu lebih untuk bekerja dengan perencanaan. •Kalah. mengembangkan hubungan.… Buat apa kita teruskan kerjasama ini? •Menang dan Anda juga menang. • Kebiasaan mendengarkan dan memikirkannya. kekal abadi. memanfaatkan peluang-peluang dan recharge pengetahuan 4. 5. Memahami Untuk Dipahami • Seorang Wirausaha haruslah: • Memiliki keterbukaan (open mind) untuk mendengarkan.… Saya hanya menang sekali saja. 4 . Anda kalah (rugi).3/26/2011 3.

sampai penolakan itu berubah menjadi penerimaan. 8. manusia juga menciptakan penghapus) carilah rekan usaha yang saling melengkapi. Bo percaya bahwa usahanya kelak akan berhasil dan diterima. Contoh Bo Peabody. Blind Faith. kooperatif Bukan yang terkuat melainkan yang adaptif yang berumur panjang (Charles Darwin) Tidak ada manajer tanpa karyawan dan kawan. Temukan Keunikan Pribadi dan Bantulah Orang Lain Menemukannya Dari perilaku efektif menjadi luar biasa.com. Ia belajar menerima kata-kata penolakan. 7. Menajamkan Ketahanan. Dumb Mistakes (Ingatlah: Ketika manusia menciptakan pensil. yaitu suatu total yang lebih besar dari penjumlahan elemen-elemen tunggalnya. Mulailah dengan menemukan atau mengenali keunikan diri sendiri. membangun tripod. yang berorientasi pada sinergy agar Anda dapat berorientasi pada tindakan. wirausahawan internet. 4. pada empat elemen utama He "Rejects His Rejection" 1. 2002). bacalah buku-buku self help yang membangkitkan semangat atau dengarkanlah musik yang menggairahkan. Ia melakukan latihan blind faith. Jangan pernah takut mengahadapi kesalahan kecil. Sinergi (1+1>2) Seorang Wirausaha: • harus mencari sinergi. Fleksibilitas dan Kekuatan Upaya yang dapat dilakukan adalah : Berikan makanan pada jiwa (spiritual). 3. hidup yang seimbang. 2. lakukan meditasi.3/26/2011 6. dan menghadapinya dengan kepala dingin. Ia tekun meyakinkan bahwa investasi mereka dapat membuahkan hasil (Peabody. Pikiran (mind) Tubuh Hati Jiwa 5 . Potensi diri. •Sinergi yang efektif sangat bergantung pada komunikasi. mendengar merespon Smart Mistakes Vs. Walau mendapatkan serangkaian penolakan.

Jangan lebih dari 5 orang. Tugas tim adalah mengembangkan suatu produk yang inovatif. • Dibutuhkan latihan konkrit yang memungkinkan Anda kenal betul-betul keadaan lapangan dan berani mengambil tindakan. Sebab kalau lebih akan terjadi saling andel-andelan. Tujuan Pembelajaran Bab 5 Pengambilan Risiko • Menjelaskan konsep resiko • Menjelaskan bagaimana pengambilan resiko dilakukan • Mengidentifikasi resiko-resiko yang potensial terjadi ketika memulai usaha • Menjelaskan pengelolaan resiko 6 .3/26/2011 Tugas • Untuk menjadi wirausahawan yang mempunyai daya juang. Empat orang adalah tim yang ideal. • Mempunyai intuisi yang tajam • Serta berani mengambil resiko. Petunjuk • Bagilah kelas ke dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang.

dengan formula: Frekuensi x Dampak – Kerugian Tidak Langsung • • • • Kemungkinan sales/profit yang gagal diterima Munculnya biaya operasional tambahan Kesempatan investasi yang hilang Kerugian lainnya 7 .Risiko – Rizki – Rejeki Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Jenis-jenis Risiko Dalam Bisnis – Risiko Murni • • • • • Risiko hilang/rusaknya aset yang dimiliki Kecelakaan kerja Risiko akibat tuntutan hukum Risiko operasional lainnya Bencana alam (force majure) • Motivasi mengambil risiko – Menginginkan pengembalian yang sepadan (return) • mampu mengkalkulasi risiko – Risiko spekulatif • Risiko Perubahan Harga – Perubahan harga input – Perubahan harga output – Kepepet • tidak mampu mengkalkulasi risiko. atau • tidak tahu risiko yang dihadapi • Risiko Kredit Konsep Risiko: Sebuah Pengantar(cont) • Bentuk Kerugian Akibat Risiko – Kerugian Langsung • Nominal yang harus ditanggung akibat dampak langsung risiko yang terjadi Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Bagaimana Mengkalkulasi Risiko – Tentukan seberapa sering risiko tersebut terjadi (frekuensi atau probability) – Tentukan dampak yang timul dari risiko yang terjadi (dampak) – Hitung kemungkinan prediksi kerugian.3/26/2011 Konsep Risiko: Sebuah Pengantar • Difinisi Risiko – – – – Ketidakpastian (uncertainty) Konsekuensi yang memunculkan dampak yang merugikan Risiko dan Pengambilan keputusan bisnis Hubungan antara: Risk .

dibuat cadangan dana untuk membiayai jika risiko terjadi Tips & Trik • Bagaimana menghadapi risiko – Perlu difahami bahwa risiko tidak untuk menjadi penghambat untuk maju. supplier dan asuransi • Dibiayai sendiri. Juran berdasarkan ekonom italia yang bernama vilfredo Pareto pada tahun 1906) – Pilihan Strategi Pengelolaan: • Dikontrol. misal: konsumen. misal: SOP. Quality Control • Ditransfer kepada pihak lain.3/26/2011 Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Contoh Mengkalkulasi Risiko – Risiko terjadinya pencurian barang dagangan – Frekuensi: 1 bulan 5 kali – Dampak: Dalam setiap kejadian rata-rata kerugian yang ditanggung adalah Rp300 ribu – Kemungkinan prediksi kerugian: 5 x 300.5 juta Konsep Risiko: Sebuah Pengantar (cont) • Pengelolaan Risiko – Mulai dari Risiko yang memiliki kemungkinan prediksi kerugian terbesar (prinsip Pareto) • Prinsip pareto juga dikenal sebagai aturan 80-20 yang menyatakan bahwa 80% efek daripada suatu kejadian merupakan hasil dari 20% penyebabnya (joseph M. supaya risiko-risiko tidak muncul.000 Artinya: Dalam satu bulan terdapat risiko pencurian barang dagangan yang berpotensi menyebabkan kerugian sebesar Rp1. Risiko harus diambil sebagai konsekuensi menginginkan sesuatu yang lebih baik (keberhasilan) – Identifikasi risiko apa yang berpotensi muncul dalam bisnis – Identifikasi seberapa sering risiko tersebut muncul – Identifikasi seberapa besar dampak dari risiko yang muncul tersebut – Siapkan langkah-langkah mitigasi risiko hanya pada risiko yang dominan/prioritas The Best Way to Ensure that Lucky Things Happen is to Make Sure that A Lot of Things Happen 8 .500.000 = 1.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->