Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENGAJARAN KRAM OTOT KAKI Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Muskuloskeletal 1

Disusun oleh : ERMAWATI (220110100048)

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJAJARAN Jatinangor 2011

SATUAN ACARA PENGAJARAN

Topik Sub Topik Tempat Hari / tanggal Waktu Durasi Sasaran

: Kram Otot Kaki : Pencegahan Pada Kram Otot Kaki : GOR Pakuan Universitas Padjadjaran : jumat , 02 DESEMBER 2011 : Jam 09.00-09.30 : 1 x 25 menit : Atlet dari semua cabang olah raga yang ada di Universitas Padjadjaran

A. Tujuan Institusional Diharapkan setelah diberikan penyuluhan , atlet dari berbagai cabang olahraga di Universitas Padjadjaran mengetahui tentang kesehatan dan mengerti tentang mencegah Kram Otot Kaki yang bisa terjadi pada kalangan manapun yang dapat mengganggu aktivitas.

B. Tujuan Instraksional Umum Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan para atlet mampu mengetahui dan memahami bagaimana menjaga agar tidak terjadi kram pada otot kaki.

C. Tujuan Instaksional Khusus Menyebutkan kembali pengertian kram otot kaki Menyebutkan kembali penyebab kram otot kaki Menyebutkan kembali cara mencegah kram otot kaki Menjelaskan kembali cara mengatasi kram otot kaki

D. Pokok Bahasaan Pencegahan Kram Otot Kaki

E. Sub Pokok Bahasaan Pengertian Kram Otot Kaki Penyebab Kram Otot kaki Cara pencegahan Kram Otot Kaki Cara mengatasi Kram Otot Kaki

F. Alokasi Waktu Pembukaan Uraian materi Evaluasi : 5 menit : 15 menit : 5 menit

Rangkuman akhir/penutup : 5 menit

G. Materi Pengajaran Terlampir

H. Strategi Intraksional

Menjelaskan dengan melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada atlet dari berbagai cabang olahraga Universitas Padjadjaran. Dengan cara menanyakan pengetahuan tentang kram otot kaki sejauh apa.

Menggunakan power point untuk mempermudah pemahaman peserta , jika tidak memiliki sarana untuk memakai power point jadi, diganti dengan menggunakan flip chart atau Lifleat.

Memberikan kesempatan bertanya kepada peserta jika ada yang kurang dimengerti. Jika tidak ada yang bertanya menunjuk salah satu dari peserta didik untuk bertanya mengenai materi yang disampaikan.

Mengadakan tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta . Jika tidak ada yang bisa menjawab, kita menjelaskan kembali inti dari pokok permasalahan

kepada peserta dan jika saya tidak bisa menjawab maka tetap ditutup tapi saya akan tetap mencari tentang pertanyaan itu dan jika ada waktu saya akan memberikan jawaban yang bertanya ( melalui email, sms).

I. Kegiatan Penyuluhan KEGIATAN PENDIDIK

TAHAP Persiapan

KEGIATAN PESERTA sarana Datang ke

METODE

MEDIA

ALOKASI WAKTU

Menyiapkan dan lainnya

perlengkapan tempat penyuluhan dan daftar

Menyiapkan tempat mengisi Menyiapkan hadir daftar hadir

Pembukaan

Memberikan salam Menyapa peserta Melakukan perkenalan

Duduk

dan Ceramah

Powerpoint pembukaan

5 menit

mendengarkan

Menjelaskan pembelajaran

tujuan

Menjelaskan cakupan materi dibahas yang akan

Uraian Materi

Brainstorming

Mengutarakan Ceramah dan Power point 15 menit pendapat Tanya jawab

Menjelaskan tentang definisi kaki kram otot Menyimak

Menjelaskan penyebab terjadinya

Menyimak

kram otot kaki

Menjelaskan pencegahan kram otot kaki

Menyimak

Menjelaskan

cara Menyimak

mengatasi kram otot kaki Evaluasi

Memberikan kesempatan untuk bertanya

Bertanya , peserta Menyimak, Ikut

Tanya jawab Power point 5 menit Evaluasi

Menjawab pertanyaan berpartisipasi , yang diajukan peserta Ikut menjawab

Memberikan pertanyaan peserta kepada

Memberikan dan peserta

waktu

kesempatan untuk

menjawab pertanyaan Penutupan

Menyimpulkan materi pengajaran

Menyimak

h ceramah

Power point 5 menit

secara singkat

Menutup pertemuan

J. Metode Penyuluhan

Ceramah

Tanya jawab

K. Media

Power point Infokus pada layar

L. Daftar Pustaka
http://www.klikdokter.com/tanyadokter/read/2009/01/23/3107/kram-otot-betis http://funkynetter.com/juli-2011_kram-kaki-dan-penyebabnya.php http://id-id.facebook.com/note.php?note_id=382337014519&comments http://www.detikhealth.com/read/2010/07/15/090529/1399522/766/4-cara-mengatasi-kram http://belajarrenang.com/2009/07/19/penanganan-kram-1/

M. Evaluasi

Lampiran Materi 1. Definisi kram otot kaki Kram kaki adalah nyeri akibat spasme otot di kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras. Daerah yang paling sering kram adalah otot betis di bawah dan belakang lutut. Nyeri kram dapat berlangsung beberapa detik hingga menit dengan keparahan bervariasi.

2. Penyebab kram otot kaki Kaki menjadi bagian tubuh yang paling sering terkena serangan kram, hal ini karena kaki menjadi penopang berat tubuh sehingga rentan mengalami tekanan yang berlebihan. Dalam beberapa kasus kram pada otot kaki terjadi akibat : 1. Kurangnya pemanasan saat akan melakukan kegiatan berolahraga. 2. Berolahraga pada cuaca panas. 3. Kurangnya aliran darah ke otot yakni adanya penumpukan asam laktat pada aliran darah akibat kurang sempurnanya metabolisme. 4. Kelelahan akibat penggunaan otot yang terus menerus. 5. Kekurangan cairan (dehidrasi) dan elektrolit. 6. Cedera otot. 7. Kekurangan vitamin, misalnya tiamin (B1), asam pantotenat (B5), dan piridoksin (B6). 8. Kadar elektrolit yang rendah pada darah, seperti potassium.

9. Kondisi udara yang dingin. Hal ini terjadi mekanisme pemanasan tubuh terganggu sehingga mengganggu aliran dalam tubuh. Otot menjadi kaku sehingga timbul kram. 10. Beberapa obat seperti, obat pelancar kemih, dan penurun lemak 3. Cara mencegah kram otot kaki Minum banyak cairan tiap hari (minimal 8 gelas per hari) Batasi konsumsi alkohol atau kafein, karena dapat membuat kita dehidrasi (tubuh kehilangan banyak cairan). Makan makanan yang kaya mineral kalsium, kalium, dan magnesium seperti buah-buahan (pisang, anggur, jeruk) dan sayuran, kentang, jagung, tomat Konsumsi suplemen kalsium (Calc) Regangkan otot betis beberapa menit sebelum tidur (tarik jari-jari kaki ke arah lutut, tungkai dalam keadaan lurus) 4. Cara Mengatasi Kram Otot Kaki a) Melakukan Pemijitan . Terapi pijat adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi kram, karena bisa membantu otot menjadi rileks. Melalui pemijatan ini akan membuat mobilisasi jaringan menjadi lebih lunak serta merangsang sirkulasi atau aliran darah. Akibatnya aliran darah bisa membawa oksigen dan nutrisi lainnya ke sel, sehingga membantu membersihkan limbah metabolisme termasuk asam laktat yang tertumpuk diotot. b) Mengompres dengan air hangat . Mengompres dengan sesuatu yang hangat bisa memperbaiki fleksibilitas tendon dan juga ligamen, mengurangi rasa sakit, meningkatkan aliran darah dan metabolisme serta mengurangi kejang otot. Hangat yang dialirkan bisa merangsang pelepasan zat endorfin yang dapat menghambat rasa sakit. The Sports Injury Bulletin menunjukkan ketika aliran panas tersebut diterapkan pada bagian tubuh akan membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks, namun sebaiknya tidak diterapkan jika bagian tubuh mengalami peradangan. Untuk meningkatkan fleksibitas jaringan, suhu yang

diberikan sebaiknya berkisar antara 40-45 derajat celsius dan durasinya selama 5-30 menit. c) Melakukan peregangan atau stretching . Peregangan adalah salah satu solusi jangka pendek untuk kram. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) arah yang harus dilakukan untuk menahan peregangan tergantung dari otot mana yang mengalami kram, hal ini bisa ditentukan berdasarkan apa yang bisa membuat kaki merasa bertambah parah atau lebih baik. AAOS menyarankan agar melakukan peregangan sebelum dan setelah laihan, hal ini bisa berguna sebagai pemanasan bagi otot. Salah satu caranya bisa dengan berjalan di tempat atau berjalan cepat. d) Mengonsumsi cairan . Beberapa kondisi kram disebabkan oleh dehidrasi, sehingga mengonsumsi air lebih banyak bisa membantu meringankan kram. Seseorang yang melakukan olahraga akan mengalami peningkatan suhu tubuh, sehingga konsumsi air harus lebih banyak dari biasanya untuk mencegah dehidrasi yang dapat memicu kram 5. Contoh posisi penanganan : Otot betis : luruskan lutut , tekan telapak kaki ke arah punggung kaki. Lakukan pemijatan pada otot betis Otot punggung kaki : tekan punggung kaki dan jari kaki ke arah telapak kaki (sehingga seperti penari balet). Lakukan pemijatan pada otot punggung kaki Otot Paha belakang : luruskan lutut, angkat tungkai bawah dan lakukan pemijatan Otot paha depan : tekuk lutut dan lakukan pemijatan