Anda di halaman 1dari 23

Pulpitis

Nita Juliana

Definisi
Pulpitis adalah proses radang pada jaringan pulpa gigi, yang pada umumnya merupakan kelanjutan dari proses karies.

Etiologi
Iritan mikroba. Iritan mekanik. Iritan kimia.

Iritan mikroba
Bakteri yang terdapat dalam karies merupakan sumber utama iritasi terhadap jaringan pulpa. Bakteri akan memproduksi toksin dan berpenetrasi ke dalam pulpa melalui tubulus dentinalis sehingga sel-sel inflamasi kronik seperti makrofag, limfosit, dan sel plasma akan berinfiltrasi secara lokal pada jaringan pulpa.

Jaringan pulpa bisa tetap terinflamasi untuk waktu yang lama sampai akhirnya menjadi nekrosis atau bisa dengan cepat menjadi nekrosis bergantung pada:
virulensi bakteri kemampuan mengeluarkan cairan inflamasi guna mencegah peningkatan tekanan intra pulpa ketahanan host jumlah sirkulasi drainase limfe.

Bakteri penyebab inflamasi


Peptostreptococcus spp. Porphyromonas spp. Prevotella spp. Fusobacterium spp. Actinomyces spp. Enterococcus spp.

Iritan mekanik
Preparasi kavitas yang dalam tanpa pendinginan yang memadai Dampak trauma: trauma oklusal, kuretase periodontal yang dalam, dan gerakan ortodonsi merupakan iritan-iritan yang berperan terhadap kerusakan jaringan pulpa.

Iritan kimia
Iritan pulpa mencakup berbagai zat yang digunakan untuk desentisasi, sterilisasi, pembersih dentin, base, tambalan sementara dan permanen. Zat antibakteri seperti silver nitrat, fenol dengan atau tanpa camphor, dan eugenol dapat menyebabkan perubahan inflamasi pada jaringan pulpa.

Diagnosis
Diagnosis penyakit pulpa didasarkan pada tanda dan gejala klinis oleh karena sedikit atau tidak adanya korelasi antara data histologik penyakit pulpa dan gejalanya.

Pulpitis reversibel
Pulpitis reversibel merupakan inflamasi pulpa yang tidak parah. Jika penyebabnya dihilangkan, inflamasi akan menghilang dan pulpa akan kembali normal.

Stimulus ringan seperti :


karies insipien erosi servikal atrisi oklusal sebagian besar prosedur operatif kuretase periodontal yang dalam fraktur email yang menyebabkan tubulus dentin terbuka Aplikasi cairan dingin dan panas yg dapat menyebabkan nyeri sementara yang tajam

Pulpitis irreversibel
Pulpitis irreversibel merupakan perkembangan dari pulpitis reversibel. Kerusakan pulpa yang parah akibat :
pengambilan dentin yang luas selama prosedur operatif terganggunya aliran darah pada pulpa akibat trauma pergerakan gigi dalam perawatan ortodonsi

Pulpitis irreversibel merupakan inflamasi parah yang tidak akan dapat pulih walaupun penyebabnya dihilangkan. Nyeri pulpitis irreversibel dapat berupa nyeri tajam, tumpul, lokal, atau difus dan berlangsung hanya beberapa menit atau berjam-jam.

Secara klinis, pulpitis irreversibel dapat bersifat simtomatik dan asimtomatik. 1. Pulpitis irreversibel simtomatik merupakan salah satu jenis pulpitis irreversibel yang ditandai dengan rasa nyeri spontan (stimulus tidak jelas). Nyeri spontan terus menerus dapat dipengaruhi dari perubahan posisi tubuh. Pulpitis irreversibel simtomatik yang tidak diobati dapat bertahan atau mereda jika sirkulasi dibuat untuk eksudat inflamasi.

2. Sedangkan pulpitis irreversibel asimtomatik merupakan tipe lain dari pulpitis irreversible dimana eksudat inflamasi yang dengan cepat dihilangkan. Pulpitis irreversibel asimtomatik yang berkembang biasanya disebabkan oleh paparan karies yang besar atau oleh trauma sebelumnya yang mengakibatkan rasa sakit dalam durasi yang lama.

Pulpitis irreversibel hiperplastik


Pulpitis irreversibel hiperplastik (polip pulpa) adalah bentuk pulpitis irreversibel pada pulpa yang terinflamasi secara kronis hingga timbul ke permukaan oklusal. Biasanya pada pasien muda karena ruang pulpa yang masih besar dan mempunyai pembuluh darah yang banyak dan adanya perforasi pada atap pulpa yang merupakan drainase.

Polip pulpa merupakan jaringan granulasi yang terdiri dari serat jaringan ikat dengan pembuluh kapiler yang banyak. Tanda klinis seperti nyeri spontan dan nyeri yang menetap terhadap stimulus termal. Pada beberapa kasus, rasa nyeri yang ringan juga terjadi ketika pengunyahan.

Nekrosis Pulpa
Nekrosis pulpa adalah kematian pulpa yang dapat diakibatkan oleh pulpitis irreversibel yang tidak dirawat atau terjadi trauma yang dapat mengganggu suplai darah ke pulpa.

Nekrosis pulpa dapat berupa nekrosis sebagian (nekrosis parsial) dan nekrosis total. Nekrosis parsial menunjukkan gejala seperti pulpitis irreversibel dengan nyeri spontan. Nekrosis total tidak menunjukkan gejala dan tidak ada respon terhadap tes termal (tes panas dingin) dan tes listrik (beri arus listrik).

Patofisiologi
Karies gigi (streptococcus mutans) demineralisasi meluas (tidak mendapat perawatan) karies meluas ke dalam gigi menembus lapisan-lapisan email, dentin dan pada akhirnya akan mencapai ke dalam ruang pulpa peradangan pada jaringan pulpa

Penatalaksanaan
Berikan analgetik bila perlu : - Parasetamol 3 x 500 mg/hari pada orang dewasa. Parasetamol 3 x 250 mg/hari pada anak-anak. Bila sudah ada peradangan jaringan periapikal, berikan antibiotik selama 5 hari : - Amoksisilin : 3 x 500 mg/hari pada orang dewasa. Amoksisilin : 3 x 250 mg/hari pada anak-anak. Bila penderita alergi terhadap golongan penisilin, maka diberikan : - Tetrasiklin 3 x 500 mg/hari selama 5 hari untuk orang dewasa. Eritromisin 3 x 250 mg/hari selama 5 hari untuk anak-anak.

Jika pulpitis diketahui pada stadium dini penambalan sementara yang mengandung obat penenang saraf bisa menghilangkan nyeri Tambalan dibiarkan sampai 6-8 minggu dan kemudian diganti dengan tambalan permanen. Jika kerusakan pulpa luas dan tidak dapat diperbaiki menghilangkan nyeri dengan mencabut pulpa, baik melalui pengobatan saluran akar maupun dengan pencabutan gigi.