Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL

MENGUKUR DIAMETER RAMBUT MENGGUNAKAN PERSAMAAN INTERFERENSI CELAH GANDA


Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah optik oleh dosen pengampu
D. J. Djoko Herry Santjojo, PhD.

Disusun oleh: Arini Saadati Nur Weni Suaibah (115090311111012) (115090313111003) (115090313111004)

Jurusan Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya Malang 2013

[Type text]

1.JUDUL Mengukur Diameter Rambut Dengan Menggunakan Persamaan Interferensi Celah Ganda. 2.PENDAHULUAN
Dalam percobaan terkenal yang dilakukan oleh Thomas Young pada tahun 1801, beliau memperagakan sifat gelobang cahaya. Dua sumber cahaya yang koheren dihasilkan dengan menerangi dua celah sejajar dengan sumber cahaya tunggal. Sehingga terjadi interaksi antar gelombang disebut dengan interferensi gelombang yang saling menguatkan akan terbentuk pola terang dan gelombang yang saling menghilangkan akan terbentuk pola gelap.

(gambar 1) Keterangan Gambar 1 adalah:

S1 = Sumber cahaya S2 dan S3, dua sumber cahaya baru., d = jarak antar dua sumber c, = sudut belok. Interferensi maksimum/terang/konstruktif, terjadi bila : atau Keterangan : P=jarak dari terang/gelap ke-m dengan terang pusat (meter) d=jarak kedua sumber cahaya/celah(meter) l=jarak antara sumber cahaya dengan layar (meter) m=bilangan (1,2,3dst), l=panjang gelombang Interferensi Minimum/Gelap/Destrutip, terjadi jika atau Dengan merujuk pada pola interferensi young tersebut maka dari itu penulis mencoba melakukan percobaan untuk menghitung diameter rambut yang sangat kecil dengan menggunakan pola ini. Sehingga muncullah judul: Mengukur diameter rambut dengan menggunakan persamaan interferensi celah ganda.

[Type text]

3.TUJUAN Mempelajari pola interferensi celah ganda Untuk mengukur diameter rambut dengan menggunakan persamaan pola interferensi celah ganda. 4.ALAT DAN BAHAN 1. Sinar laser He-Ne berdaya rendah 2. Tembok bewarna hitam sebagai layar 3. Seutas rambut sebagai penghalang 4. Penggaris 5. Meja percobaan 6. selembar kertas grafik 5.LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN 1. Mengetahui panjang gelombang pada laser dimana sebagai sumber cahaya. 2. Seutas rambut digunakan sebagai pembatas celah dengan menaruhnya tepat didepan sumber laser dari pointer 3. Mengatur jarak celah terhadap sumber 4. Menempelkan kertas grafik ke layar 5. Menyorotkan lampu sinar sampai di layar terbentuk pola interferensi 6. Diukur jarak terang pertama dari terang pusat 7. Variabel yang didapat dimasukkan kedalam data percobaan untuk mengukur diameter rambut. 6.GAMBAR RANGKAIAN PERCOBAAN

7.ANALISA PERHITUNGAN
Karena diameter rambut sangat kecil sekali, maka perlu di perhatikan analisa perhitungan dengan tepat. Agar nantinya dalam melakukan percobaan didapatkan hasil yang memuaskan. 1. Laser memiliki panjang gelombang 632,8 nm=63,28 10-5 m

[Type text]

2. Yang diukur mulai dari terang pertama (n=1) 3. Jarak terang pertama dari terang pusat (y sekitar 2 mm) 4. Diameter rambut yang mana adalah d berdasarkan literature bernilai 45 m. Dari data tersebut diharapkan nantinya terbentuk atau terdeteksi adanya interfersi gelap terang sehingga kita dapat mengukur jarak celah kelayar dengan menggunakan persamaan interferensi maksimum yaitu:

L= 0,7 m = 70 cm Jadi dari perhitungan diatas untuk mendapatkan pola interferensi pada layar, layar harus diletakkan sekitar 70 cm dari celah.

8.PEMBAGIAN KERJA PADA PROPOSAL Penanggung jawab: Suaibah


1. Pendahuluan, teori, dan tujuan : Arini Saadati 2. Alat dan bahan dan Langkah-langkah percobaan : Suaibah 3. Gambar rangkaian percobaan dan analisa perhitunagan : Nur Weni

9. DAFTAR PUSTAKA
Beiser, A. (2005). Konsep Fisika Modern (Terjemahan). Jakarta : Erlangga

[Type text]

Beri Nilai