BAB IV PELAKSANAAN PROGRAM (Rencana Operasional (RO/POA

))

Pelaksanaan Program (RO) Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten OKU

Kegiatan
Promotif: Penyuluhan mengenai agar bayi tidak mati neonatal. Promosi kesehehatan gizi ibu hamil. Promosi kesehehatan gizi bayi. Preventif: Perbaikan gizi ibu hamil dan bayi. Pencegahan Kuratif: Ibu pasca melahirkan bayi neonatal diberikan makannya. Rehabilitatif: Perbaikan gizi. lebih banyak asupan vitamin/suplemen. Serta, mengatur pola defisiensi vitamin A, yodium, dan zat besi. Agar dan yang

Tujuan
ibu hamil

Sasaran

Biaya & Sumber daya APBD

Waktu

Penanggung Jawab
Petugas kesehehatan di puskesmas dan rumah sakit di kabupaten OKU.

Rencana Penilaian
Monitoring penjadwalan waktu. Serta, memonitoring komitmen dan keikutsertaan berbagai pihak yang terlibat.

Ket

dapat memperbaiki memantau Masyarakat ibu khusunya. OKU gizinya agar bayi akan tidak dilahirkan meninggal.

APBD

Seperti,kesehatan masyarakat. Petugas kesehatan seperti, dokter, perawat, ahli gizi, dan lain sebagainya.

pada umunya, dan

Agar ketika ibu akan hamil lagi dikemudian hari, gizinya sudah membaik kembali pasca bayi yang sebelumnya dilahirkan meninggal (mati neonatal)

APBD
Ibu yang telah melahirkan bayi neonatal.

APBD

Dipantau oleh diri sendiri, keluarga, dan sesekali mengecek kesehatan ke tenaga kesehatan terkait.

 Pelaksanaan Program (RO) Penyakit ISPA

di Kabupaten OKU

anak-anak. penderita ISPA benarbenar sembuh total. Seperti kesehatan masyarakat. Agar tidak komplikasi Agar penderita ISPA mengalami penyakit diketahui Penderita ISPA. Ket mengetahui bagaimana mencegah ISPA. memonitoring komitmen dan keikutsertaan berbagai pihak yang terlibat.Kegiatan Promotif: Mengadakan masyarakat kalangan ibu. perawat. Petugas kesehatan dan badan kesehatan lingkungan di kabupaten OKU.  Pelaksanaan Program (RO) Penyakit Diare di Kabupaten OKU . Preventif: Imunisasi. Kuratif: Pengadaan obat ISPA Pemberian cairan yang cukup pada penderita ISPA Rehabilitatif: Kunjungan dan pemantauan keadaan penderita ISPA pasca perawatan di puskesmas Agar penyuluhan OKU khususnya kepada pada Agar Tujuan masyarakat Sasaran Masyarakat OKU khususnya kalangan Ibu. Menjaga keadaan gizi agar tetap baik Menjaga Kebersihan Perorangan dan lingkungan. kesehatan lingkungan. Serta. APBD Petugas kesehatan serta peran serta keluarga penderita ISPA. dan masyakarat OKU lainnya. Bayi. lain yang lebih berat. dokter. bayi tidak ISPA masyarakat puskesmas dan rumah sakit. terhindar dari penyakit Penderita ISPA. APBD terinfeksi (pneumonia) Agar ISPA. APBD Petugas kesehatan seperti. Biaya & Sumber daya APBD Waktu Penanggung Jawab Petugas kesehehatan di Rencana Penilaian Monitoring penjadwalan waktu.

Serta. dan APBD Seperti kesehatan masyarakat. . dehidrasi sedang/ringan. Mencegah agar bayi tidak terinfeksi penyakit diare. Petugas kesehatan dan badan kesehatan lingkungan di kabupaten OKU. dan diare berat. Petugas kesehatan seperti ahli gizi. penyakit diare serta bahayanya penyakit diare kepada ibu. APBD Bayi penderita diare tanpa dehidrasi. Kuratif: Pemberian oralit Pemberian antibiotik sesuai indikasi. Agar penderita tidak menderita diare kembali. dan memperbaiki imun tubuh dengan mengatir makan dan minum yang cukup pasca menderita penyakit diare. Mayarakat mengetahui penyebab dan faktor risiko dari penyakit diare. Masyarakat OKU (ibu menyusui). Rehabilitatif: Memberikan makanan dan minuman yang optimal sesudah terjadi diare/ dilakukan pemantauan terus menerus. Pemberian Zinc 10hari berturut-turut. Pemberian ASI dan makanan. perawat.Kegiatan Tujuan Sasaran Biaya & Sumber daya Waktu Penanggung Jawab Rencana Penilaian Ket Promotif: Promosi kesehatan berupa penyuluhan mengenai Preventif: Persediaan air bersih dan perbaikan kesehatan lingkungan. dokter. APBD Petugas kesehatan seperti. serta peran serta keluarga penderita diare. kalangan APBD Petugas kesehehatan di puskesmas sakit. kesehatan lingkungan. memonitoring komitmen keikutsertaan berbagai pihak yang terlibat. dan rumah Monitoring penjadwalan waktu. khusunya ibu hamil. perawat. Memperpendek lamanya sakit diare dan mencegah diare menjadi berat.